POSISI AKAL SERTA KEDUDUKANNYA DALAM ISLAM PERSPEKTIF Q.S. ALI ‘IMRAN/3: 190-191
Keywords:
Posisi Akal, Serta Kedudukannya, dalam Islam, Perspektif Q.S. Ali ‘Imran/3: 190-191Abstract
Penelitian ini bertolak dari betapa pentingnya posisi dan kedudukan akal dalam Islam. Dalam alquran banyak disebutkan lafal ayat yang memiliki makna akal, bahkan dalam Islam akal juga digunakan untuk mengenal Allah, yang dikenal dengan istilah hukum akal. Oleh karena itu, penelitian ini berusaha mendeskripsikan posisi dan kedudukan akal dalam Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research), sumber data dalam penelitian ini adalah al-Qur’an, Hadits dan buku-buku ilmiah yang membahas tentang kedudukan akal dalam Islam. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis isi (content analysis). Pemanfaatan akal dalam Islam diperintahkan oleh al-Qur’an. Karena al-Qur’an itu sendiri baru dapat dipahami, dihayati dan dipraktekan oleh orang-orang yang berakal. Selanjutnya seluruh aturan ibadah lainnya dalam ajaran Islam baru diwajibkan apabila sasarannya (manusia) memiliki akal yang sudah berfungsi (baligh). Pemahaman terhadap berbagai fungsi akal yang terdapat dalam diri manusia harus dijadikan titik tolak dalam merumuskan tujuan dan mata pelajaran yang terdapat dalam kegiatan pendidikan. Pemahaman yang keliru terhadap akal sebagaimana pernah terjadi dalam sejarah dapat menyebabkan terjadinya kekeliruan pula dalam merumuskan tujuan pendidikan dan materi pendidikan. Dengan demikian pemahaman yang tepat terhadap fungsi dan peran akal ini amat penting dilakukan, dan dijadikan pertimbangan dalam merumuskan masalah-masalah pendidikan, terutama masalah tujuan dan kurikulum pendidikan.











