STUDI TAFSIR TENTANG DIMENSI KERUSAKAN DALAM Q.S. AR-RŪM AYAT 41
Keywords:
Ar Rum, Kerusakan, Ulah tangan manusiaAbstract
Persoalan tentang permasalahan kerusakan ulah tangan manusia tidak akan ada habisnya, terlebih lagi akhir akhir ini, dunia seperti sudah di tahap kritis dengan berbagai isu seperti pemanasan global, iklim yang ekstream,maraknya penggundulan hutan dan buruknya moral dan sosial manusia, ini menjadi persoalan yang seharusnya menjadi sorotan namun seringkali dianggap remeh, dan seringkali manusia ini tidak merasa bersalah sama sekali padahal dalam alquran, khususnya surat ar rum ayat 41 sudah dijelaskan bahwasanyanya kerusakan yang terjadi di darat maupun di laut sekarang ini ialah "bimā kasabat aydin-nās", yang secara harfiah berarti “karena ulah tangan manusia”. Dalam permasalahan ini penulis akan membahas Studi Tafsir tentang Dimensi Kerusakan dalam Q.S. Ar-Rūm Ayat 41. Yang mana sangat penting bagi kita untuk mengkaji ayat ini lebih mendalam melalu tafsir para ulama karna makna fasad disini tidak hanya tentang kerusakan di darat mau pun dilaut tetapi juga mencakup dimensi moral, sosial, bahkan spiritual manusia. Melalui kajian ini, diharapkan tercipta pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai konsep kerusakan menurut perspektif Al-Qur’an.











