SEJARAH ALAT MUSIK SALUANG MINANGKABAU : KAJIAN TRADISI BUDAYA SUMATRA BARAT

Authors

  • Fauziah Septiani Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Sania Malya Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Annisa Indriani Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Rian Habibullah Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Qaf Nidhasantika Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Syairul Bahar Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Farkhan Abdurochim Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

Keywords:

Saluang, Minangkabau, sejarah, simbolik, etnomusikologi, budaya Sumatra Barat dalam konteks sosial, pertunjukan Saluang

Abstract

Saluang merupakan salah satu alat musik tradisional Minangkabau yang telah menjadi bagian penting dari budaya Sumatra Barat selama berabad-abad. Instrumen tiup sederhana yang terbuat dari bambu talang ini memiliki karakter suara khas yang melankolis dan menjadi media utama dalam tradisi dendang dan pertunjukan bagurau. Artikel ini membahas secara mendalam sejarah kemunculan Saluang, perkembangan tradisinya dalam masyarakat Minangkabau, nilai simbolik yang terkandung dalam bentuk, bunyi, teknik permainan, serta fungsinya dalam konteks sosial, emosional, dan spiritual masyarakat Minang. Melalui pendekatan etnomusikologis dan tinjauan budaya, artikel ini menjelaskan bahwa Saluang bukan sekadar alat musik, melainkan artefak budaya yang memuat kearifan lokal mengenai kehidupan, identitas, moralitas, dan filosofi masyarakat Minangkabau. Hasil kajian menunjukkan bahwa simbolisme Saluang berkaitan erat dengan konsep harmoni, kontinuitas, kedalaman rasa, serta hubungan manusia dengan alam, yang semuanya tercermin dalam suara dan cara permainan Saluang. Hingga kini, Saluang tetap bertahan dan bertransformasi sebagai simbol kebudayaan Minangkabau, baik dalam pertunjukan tradisional maupun adaptasi modern.

Downloads

Published

2025-12-13