PERJALANAN MISI Dr. INGWER LUDWIG NOMMENSEN DI TANAH BATAK

(Studi Kasus Sejarah Agama Kristen di Tanah Batak)

Authors

  • Melisa Manurung Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Zefanya Novelia Simalango Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Garry Anderson Nainggolan Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Liyus Waruwu Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Keywords:

Perjalanan, Dr. Ingwer Ludwing Nommensen, Batak

Abstract

Jurnal ini bertujuan untuk mengetahui perjalanan missionaris Dr. Ingwer Ludwing Nommensen di tanah Batak, serta sejarah agama Kristen di Tanah Batak. Sebelum agama Kristen, Katholik, Islam, Buddha, Hindu dan Khonghucu masuk ke tanah Batak, masyarakat batak sudah terlebih dahulu memiliki kepercayaan animisme sendiri yaitu “Ugamo Malim” (Kepercayaan Malim). Ritual Adat (Ibadah) yang dilakukan Ugamo Malim biasanya dilaksanakan pada hari sabtu (Marari Sabtu) hal ini dilakukan sebagai ucapan syukur kepada Oppung Mulajadi Nabolon, yaitu yang diyakini Sang Pencipta alam semesta. Pada tahun 1834 Hendry Lyman dan Samuel Munson sudah masuk ke Tanah Batak, sebelum Dr. Ingwer Ludwing Nommensen (1862) juga datang ke Tanah Batak, mereka memiliki tujuan atau misi yang sama yaitu menyebarkan agama Kristen ke Tanah Batak.

Downloads

Published

2024-05-29