Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan <p align="justify"><span style="font-family: Times New Roman, serif;"><span style="font-size: medium;"><strong>Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, e-issn: <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20220629232264730" target="_blank" rel="noopener">2830-7755</a>, p-issn:<a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20220629152292734" target="_blank" rel="noopener">2830-7844 </a></strong></span></span><span style="color: #333333;"><span style="font-family: Open Sans, serif;"><span style="font-size: small;">is an open access and peer-reviewed journal of Islamic Studies published by the Amuntai High School of Al-Quran, South Kalimantan which contains writings from lecturers, education staff, education observers and so on. This journal is published bi-monthly </span></span></span><span style="color: #333333;"><span style="font-family: Open Sans, serif;"><span style="font-size: small;"><strong>(January, March, May, July, September, November)</strong></span></span></span><span style="color: #333333;"><span style="font-family: Open Sans, serif;"><span style="font-size: small;"> in print and online. </span></span></span><span style="color: #333333;"><span style="font-family: Open Sans, serif;"><span style="font-size: small;">This journal publishes research results related to Islamic issues related to social issues such as the study of the Qur'an and Hadith, Islamic philosophy, education, social, local wisdom, politics, economics, urbanism, multiculturalism, and others. through interdisciplinary. study. All papers submitted to the journal must be written in good Indonesian, English, Arabic or Malay. </span></span></span></p> en-US hafizhihusinsungkar@gmail.com (Husin) hafizhihusinsungkar@gmail.com (HUSIN) Wed, 06 May 2026 08:23:12 +0000 OJS 3.3.0.11 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 EVALUASI PENILAIAN FORMATIF DALAM KURIKULUM MERDEKA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI DI SMK KREATIF BAHRUL ULUM TAMBAKBERAS JOMBANG https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4252 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan penilaian formatif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMK Kreatif Hasbullah Tambakberas Jombang, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta mengeksplorasi solusi untuk mengoptimalkan asesmen formatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dua guru PAI, dan dua siswa kelas XI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan penilaian formatif dilakukan secara sistematis melalui penyusunan RPP/Modul Ajar, penetapan tujuan dan indikator capaian pembelajaran, serta perancangan instrumen yang variatif, termasuk kuis, tes lisan, portofolio, lembar observasi, dan refleksi siswa. Pelaksanaan penilaian formatif dilakukan secara integratif dan berkelanjutan, dengan guru memberikan feedback cepat dan siswa dilibatkan secara aktif melalui refleksi dan diskusi evaluatif. Kendala yang muncul meliputi motivasi dan disiplin siswa yang belum optimal, keterbatasan sarana dan prasarana digital, serta kurangnya pelatihan dan supervisi khusus bagi guru. Upaya untuk mengoptimalkan penilaian formatif meliputi kolaborasi antar guru dalam penyusunan instrumen, pemanfaatan teknologi digital, pemberian feedback konstruktif, dan penguatan budaya belajar aktif serta kolaboratif di kelas. Kesimpulannya, penilaian formatif di SMK Kreatif berjalan efektif untuk mendukung pemahaman dan perkembangan kompetensi siswa, namun perlu dukungan berkelanjutan dari sekolah dan guru untuk mengatasi kendala yang ada.</p> Mohammad Imam Khambali, Muhamad Khoirur Roziqin, Khoirun Nisa Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4252 Wed, 06 May 2026 00:00:00 +0000 PERUBAHAN IKLIM AKIBAT DEFORESTASI DAN DAMPAKNYA TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP HARIMAU SUMATERA https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4275 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara deforestasi sebagai aktivitas manusia, perubahan iklim yang ditimbulkannya, serta dampaknya terhadap kelangsungan hidup spesies, khususnya Harimau Sumatera. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui penelaahan berbagai literatur ilmiah yang relevan. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh dari lima artikel ilmiah yang dipilih sesuai dengan fokus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa deforestasi berkontribusi signifikan terhadap perubahan iklim melalui peningkatan emisi gas rumah kaca serta menurunnya kemampuan hutan dalam menyerap karbon. Aktivitas ini juga memicu perubahan iklim lokal, seperti peningkatan suhu, penurunan kelembapan, dan perubahan pola curah hujan. Perubahan kondisi lingkungan tersebut berdampak langsung terhadap habitat dan ketersediaan sumber makanan bagi spesies. Pada Harimau Sumatera, dampak yang ditimbulkan meliputi kerusakan habitat, berkurangnya populasi mangsa, meningkatnya kebakaran hutan, serta tingginya risiko konflik antara manusia dan satwa liar. Dengan demikian, terdapat hubungan sebab-akibat yang jelas antara deforestasi, perubahan iklim, dan penurunan kelangsungan hidup spesies. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengendalian deforestasi dan penguatan konservasi hutan untuk menjaga keseimbangan ekosistem serta melindungi spesies yang terancam punah.</p> Gustia Nurul’ Ain, Rorisa Adela Jengka, Dandi Arianto Pelly, Hutri Rizki Amelia Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4275 Mon, 11 May 2026 00:00:00 +0000 DAMPAK PERUBAHAN IKLIM TERHADAP PERGESERAN PERSEBARAN FLORA DAN FAUNA DI INDONESIA: TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4276 <p>Perubahan iklim merupakan faktor utama yang memengaruhi dinamika persebaran flora dan fauna, terutama di wilayah tropis seperti Indonesia yang memiliki keanekaragaman hayati tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak perubahan iklim terhadap pergeseran persebaran spesies serta mengidentifikasi pola dan faktor yang memengaruhinya. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis dengan mengacu pada pedoman PRISMA, menggunakan sumber dari database ilmiah seperti Google Scholar, ScienceDirect, dan Scopus dengan rentang tahun 2015–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa perubahan iklim menyebabkan pergeseran distribusi spesies secara altitudinal dan latitudinal, serta memengaruhi siklus hidup organisme melalui perubahan habitat dan kondisi lingkungan. Selain faktor iklim, tekanan antropogenik seperti deforestasi dan alih fungsi lahan turut mempercepat perubahan tersebut. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi antara faktor global dan lokal dalam satu kerangka konseptual yang menjelaskan hubungan antara perubahan iklim, respons spesies, dan dampak ekosistem. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kajian berbasis data spasial dan model prediksi sebagai dasar perencanaan konservasi yang adaptif.</p> Fajrina Akmalia, Melva Putri Dealova, Hutri Rizki Amelia Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4276 Mon, 11 May 2026 00:00:00 +0000 PENGUATAN WAWASAN KEBANGSAAN DALAM MENINGKATKAN SOLIDITAS PEMUDA PANCA MARGA PADA RESIMEN IX YP/JAYA https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4278 <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis penguatan wawasan kebangsaan dalam meningkatkan soliditas organisasi Pemuda Panca Marga (PPM) Resimen IX YP/Jaya Tahun 2026. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan fokus pada kegiatan pemantapan wawasan organisasi, pelatihan, dan penyegaran di satuan Denprov, Denma, dan Batalyon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan wawasan kebangsaan melalui pembinaan ideologi, pelatihan organisasi, dan penguatan nasionalisme mampu meningkatkan disiplin, loyalitas, solidaritas, serta profesionalisme anggota organisasi. Nasionalisme menjadi perekat identitas organisasi dalam menghadapi tantangan globalisasi, budaya digital, dan perubahan sosial. Strategi penguatan kepemimpinan, komunikasi internal, serta evaluasi pembinaan secara berkelanjutan terbukti mendukung terciptanya organisasi yang solid, adaptif, dan berorientasi pada nilai perjuangan kebangsaan.</p> Aris Cahyo Nugroho, Kartika Wati, Mochamad Taufik Saeful Anwar Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4278 Mon, 11 May 2026 00:00:00 +0000 FAKTOR LINGKUNGAN SEBAGAI PENENTU PERSEBARAN TUMBUHAN DALAM KAJIAN BIOGEOGRAFI https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4279 <p>Kajian biogeografi memandang persebaran tumbuhan sebagai hasil interaksi berbagai faktor lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor utama yang menentukan distribusi tumbuhan melalui metode literature review. Artikel yang digunakan berasal dari jurnal nasional dan internasional yang terbit pada rentang tahun 2015–2026 dengan jumlah minimal 15 artikel yang relevan. Hasil studi menunjukkan bahwa faktor iklim seperti suhu, curah hujan, dan kelembapan menjadi pengendali utama persebaran tumbuhan. Selain itu, kondisi tanah, topografi, interaksi biotik, serta aktivitas manusia turut memengaruhi pola distribusi vegetasi. Penelitian terdahulu menemukan bahwa perubahan penggunaan lahan dan perubahan iklim mempercepat pergeseran distribusi tumbuhan. Tumbuhan merespons melalui adaptasi morfologis, fisiologis, dan anatomis untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya. Secara keseluruhan, persebaran tumbuhan merupakan hasil interaksi kompleks berbagai faktor lingkungan. Hasil kajian ini penting sebagai dasar perencanaan konservasi dan pengelolaan vegetasi di tengah perubahan lingkungan global saat ini.</p> Rahmatul Khusna, Saidatul Ahmalia, Hutri Rizki Amelia, Rahmah Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4279 Mon, 11 May 2026 00:00:00 +0000 PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL (LAPTOP) SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PAI DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4283 <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan laptop sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan hasil belajar siswa di MA Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, meliputi bentuk penggunaan, faktor pendukung dan penghambat, serta dampaknya terhadap proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejak diterapkannya program Madrasah Digital pada tahun 2022, laptop berperan sebagai media utama dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Pemanfaatan laptop memungkinkan guru menyajikan materi secara lebih variatif melalui sumber digital, sehingga meningkatkan pemahaman siswa, khususnya pada materi yang bersifat abstrak. Selain itu, penggunaan laptop juga meningkatkan efisiensi pembelajaran dan mempermudah administrasi penilaian. Faktor pendukung meliputi ketersediaan fasilitas, pelatihan guru, dan budaya digital, sedangkan hambatan meliputi keterbatasan perangkat, jaringan internet, dan kesiapan guru. Secara keseluruhan, penggunaan laptop berdampak positif terhadap efektivitas, motivasi, dan hasil belajar siswa.</p> Nur Fadhilah, Chusnul Chotimah, Khoirun Nisa’ Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4283 Tue, 12 May 2026 00:00:00 +0000 KEANEKARAGAMAAN FAUNA RIAU DAN PERAN EDUKASI BIODIVERSITAS DALAM MENINGKATKAN KONSERVASI LINGKUNGAN https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4284 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keanekaragaman fauna di Provinsi Riau serta mengkaji peran edukasi biodiversitas dalam meningkatkan upaya konservasi lingkungan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai hasil penelitian terkait keanekaragaman fauna dan edukasi lingkungan, serta didukung oleh data sekunder dari artikel ilmiah, jurnal, dan publikasi akademik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa keanekaragaman fauna di Riau meliputi primata seperti lutung nokah, monyet ekor panjang, beruk, dan ungko, serta mamalia besar seperti gajah Sumatera, harimau Sumatera, beruang madu, dan tapir yang tersebar di berbagai kawasan konservasi. Edukasi biodiversitas dilakukan melalui penyuluhan, media pembelajaran interaktif, serta kegiatan praktik langsung seperti pengamatan lingkungan. Kegiatan ini terbukti meningkatkan pengetahuan siswa dari nilai 55 menjadi 90, serta membentuk sikap peduli lingkungan dan kemampuan dalam melakukan tindakan pelestarian sederhana, sehingga mendukung upaya konservasi secara berkelanjutan.</p> Dwi Natasya, Eggi Khoirani Lutfia, Hutri Rizki Amelia, Fatmawati Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4284 Tue, 12 May 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS PRODUK PERBANKAN HYARIAH PADA BANK SYARIAH BERKAH FADHILLAH AIR TIRIS DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN MASYARAKAT https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4285 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produk perbankan syariah pada Bank Syariah Berkah Fadhillah Air Tiris dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Perbankan syariah hadir sebagai alternatif sistem keuangan yang berlandaskan prinsip-prinsip Islam, seperti larangan riba, gharar, dan maisir, serta mengedepankan keadilan, transparansi, dan kemaslahatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pihak bank dan nasabah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bank Syariah Berkah Fadhillah Air Tiris telah menyediakan berbagai produk, seperti tabungan berbasis wadiah dan mudharabah, pembiayaan murabahah dan musyarakah, serta layanan jasa keuangan lainnya. Produk-produk tersebut dinilai telah sesuai dengan prinsip syariah dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama dalam hal penyimpanan dana yang aman dan pembiayaan usaha yang halal. Keberadaan produk ini juga memberikan kontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat. Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa kendala, di antaranya rendahnya tingkat pemahaman masyarakat terhadap produk perbankan syariah, terbatasnya inovasi layanan, serta kurangnya sosialisasi yang dilakukan oleh pihak bank. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan literasi keuangan syariah serta pengembangan produk yang lebih inovatif dan berbasis teknologi. Dengan demikian, perbankan syariah diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan memperluas inklusi keuangan di masyarakat</p> Wandi Haris, Miko Indrawan, Azwar, Muhammad Fikri, Rendi Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4285 Tue, 12 May 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS POLA BIOGEOGRAFI DAN KEANEKARAGAMAN HAYATI DI KAWASAN INDO-MALAYA https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4286 <p>Kawasan Indo-Malaya merupakan salah satu wilayah biogeografi dengan tingkat keanekaragaman hayati tertinggi di dunia yang mencakup Asia Selatan dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia bagian barat, Malaysia, Thailand, dan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola biogeografi serta faktor-faktor yang memengaruhi tingginya keanekaragaman hayati di kawasan Indo-Malaya. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (<em>literature review</em>) dengan mengkaji berbagai jurnal nasional dan internasional bereputasi yang relevan pada periode 2015–2025. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh dari sumber ilmiah seperti Scopus, ScienceDirect, dan Google Scholar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola persebaran flora dan fauna di kawasan Indo-Malaya dipengaruhi oleh interaksi kompleks antara sejarah geologi, iklim tropis yang stabil, perubahan muka laut pada masa glasial, serta proses evolusi jangka panjang. Keberadaan Paparan Sunda memungkinkan migrasi spesies dari daratan Asia, sedangkan Garis Wallace menjadi batas biogeografi penting yang menyebabkan diferensiasi spesies. Selain itu, kawasan ini memiliki tingkat endemisme yang tinggi, namun menghadapi ancaman serius akibat deforestasi, fragmentasi habitat, alih fungsi lahan, dan perubahan iklim. Oleh karena itu, diperlukan strategi konservasi yang terintegrasi melalui perlindungan ekosistem, pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan, serta keterlibatan masyarakat dalam menjaga kelestarian biodiversitas kawasan Indo-Malaya.<br><br></p> Ananda Kurniawan, Nadiya Septia Wati, Yola Nurlatifah, Hutri Rizki Amelia, Yulia Asyura Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4286 Tue, 12 May 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS BIOGEOGRAFI PERSEBARAN VEGETASI DI KABUPATEN PELALAWAN https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4292 <p>Biogeografi merupakan ilmu yang mempelajari persebaran makhluk hidup, termasuk vegetasi, berdasarkan kondisi lingkungan. Kabupaten Pelalawan Regency memiliki kondisi geografis yang didominasi lahan gambut dan hutan tropis sehingga memengaruhi pola persebaran vegetasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persebaran vegetasi serta faktor-faktor yang memengaruhinya di Kabupaten Pelalawan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa vegetasi di Kabupaten Pelalawan didominasi oleh hutan rawa gambut. Persebaran vegetasi dipengaruhi oleh iklim, tanah, hidrologi, dan aktivitas manusia, terutama alih fungsi lahan. Oleh karena itu, diperlukan upaya konservasi untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan kelestarian lingkungan.</p> Hasriani Dwy Anjani, Tiara Ayu Safitri Dewi, Hutri Rizki Amelia, Fatmawati Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4292 Wed, 13 May 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS FILOSOFI PERMAINAN TRADISIONAL CONGKLAK SEBAGAI SARANA INTERNALISASI NILAI-NILAI PANCASILA https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4293 <p>Permainan tradisional congklak merupakan salah satu budaya lokal Indonesia yang memiliki nilai filosofis serta mengandung berbagai nilai kehidupan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam praktiknya, congklak mengajarkan pentingnya menghargai aturan, bersikap adil, serta menghormati orang lain. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan nilai-nilai Pancasila yang menjadi dasar kehidupan masyarakat. Namun, di era globalisasai, perkembangan teknologi dan masuknya budaya asing menyebabkan generasi muda semakin jarang mengenal permainan tradisional. Kondisi ini berdampak pada melemahnya pemahaman terhadap budaya lokal dan nilai-nilai Pancasila. Selain itu, penyampaian nilai-nilai Pancasila dalam lingkungan pendidikan sering kali dilakukan secara teoritis dan cenderung kaku sehingga kurang menarik bagi peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang lebih menyenangkan, salah satunya melalui permainan tradisional congklak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis filosofi permainan congklak sebagai sarana internalisasi nilai-nilai pancasila. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur melalui berbagai sumber ilmiah seperti jurnal, buku, dan penelitian terdahulu yang relevan dengan permainan tradisional, pendidikan karakter, dan nilai-nilai Pancasila. Teknik analisis data dilakukan dengan cara mengidentifikasi, mengkaji, dan menghubungkan nilai-nilai yang terkandung dalam permainan tradisional congklak dengan implementasi sila-sila Pancasila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam permainan tradisional congklak sejalan dengan nilai-nilai Pancasila. Permainan tradisional congklak tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, permainan tradisional congklak tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga mengandung nilai- nilai seperti kejujuran, kerja sama, tanggung jawab, kesabaran, sportivitas, dan kemampuan berpikir strategis. Permainan tradisional congklak &nbsp;memiliki nilai filosofis dan edukatif yang dapat mendukung pembentukan karakter. Melalui proses bermain yang interaktif dan menyenangkan, peserta didik dapat memahami serta menerapkan nilai-nilai Pancasila secara lebih nyata dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, permainan tradisionalcongklak memiliki relevansi sebagai media edukasi budaya dan sarana internalisassi nilai-nilai Pancasila di tengah tantangan globalisasi. Pelestarian permainan tradisional juga menjadi upaya penting dalam mempertahankan identitas budaya sekaligus membentuk generasi muda yang berkarakter.</p> Erlina, Syamzaimar Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4293 Wed, 13 May 2026 00:00:00 +0000 BIOGEOGRAFI FLORA DAN FAUNA INDONESIA : POLA PERSEBARAN DAN PENGARUH FAKTOR LINGKUNGAN https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4294 <p style="margin: 0cm; text-align: justify;"><span lang="EN-US">Indonesia merupakan salah satu negara megabiodiversitas di dunia dengan keanekaragaman flora dan fauna yang tinggi, yang dipengaruhi oleh kondisi geografis dan lingkungan yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola persebaran flora dan fauna di Indonesia serta mengidentifikasi faktor-faktor lingkungan yang memengaruhinya berdasarkan perspektif biogeografi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui kajian literatur terhadap 17 artikel ilmiah yang mencakup berbagai wilayah biogeografi Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persebaran flora dan fauna dipengaruhi oleh topografi, iklim, jenis tanah, ketersediaan air, sejarah geologi, serta aktivitas manusia seperti deforestasi dan fragmentasi habitat. Zona Wallacea memiliki tingkat endemisitas tinggi, sementara wilayah lain menunjukkan pola distribusi yang berbeda sesuai kondisi lingkungannya. Kajian ini menegaskan pentingnya pemahaman faktor lingkungan dalam mendukung pengelolaan biodiversitas dan konservasi berkelanjutan di Indonesia.</span></p> Kalara, Rahmad Refaldy, Hutri Rizki Amelia, Rahmah Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4294 Wed, 13 May 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS SPASIAL-EKOLOGIS DALAM MENENTUKAN POLA PERSEBARAN VEGETASI PADA EKOSISTEM TROPIS https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4295 <p>Ekosistem tropis merupakan salah satu ekosistem paling kompleks dan kaya secara biologis di muka bumi, namun pola persebaran&nbsp;vegetasi tropis&nbsp;hingga kini masih menjadi tantangan ilmiah yang membutuhkan pendekatan analitis komprehensif. Penelitian ini mengkaji penerapan&nbsp;analisis spasial-ekologis yang mengintegrasikan teknologi&nbsp;penginderaan jauh&nbsp;(remote sensing),&nbsp;Sistem Informasi Geografis&nbsp;(SIG), dan metode statistik ekologi sebagai kerangka metodologis dalam mengidentifikasi dan menjelaskan pola&nbsp;distribusi fitososiologis&nbsp;vegetasi di kawasan hutan hujan tropis. Melalui pemodelan spasial berbasis data citra satelit multitemporal serta analisis faktor lingkungan seperti topografi, iklim mikro, kelembapan tanah, dan gangguan antropogenik, kajian ini menunjukkan bahwa pola persebaran vegetasi tropis bersifat heterogen, bertingkat secara vertikal, dan sangat dipengaruhi oleh gradien lingkungan lokal maupun regional dalam kerangka&nbsp;ekologi lanskap. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan spasial-ekologis terpadu merupakan instrumen yang efektif dan esensial dalam upaya pemantauan, konservasi, dan pengelolaan&nbsp;keanekaragaman hayati&nbsp;kawasan tropis secara berkelanjutan.</p> Aulia Putri Nurjanah, Ropi Yanti, Hutri Rizki Amelia, Fatmawati Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4295 Wed, 13 May 2026 00:00:00 +0000 POLA PERSEBARAN FLORA DI INDONESIA BERDASARKAN BIOGEOGRAFI DAN PENGARUH EKOLOGI LOKAL https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4296 <p>Indonesia memegang peranan krusial sebagai pusat megabiodiversitas dunia yang menyimpan kompleksitas biogeografi unik, namun stabilitas distribusi floranya kian terhimpit oleh berbagai tekanan ekosistem yang masif. Penelitian ini bertujuan untuk membedah secara mendalam kerumitan pola persebaran flora di tanah air melalui perspektif biogeografi serta pengaruh variabel ekologi lokal yang sering kali bersifat spesifik. Pendekatan yang digunakan adalah metode studi literatur sistematis terhadap 16 artikel ilmiah terpilih periode 2012-2025, yang kemudian diperkuat dengan observasi lapangan faktual di titik-titik strategis seperti Pulau Kalimantan, Papua, hingga kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat guna menghimpun data sekunder yang valid dan komprehensif. Fokus analisis diarahkan pada dinamika variabel abiotik utama yang meliputi fluktuasi iklim, struktur topografi wilayah, serta karakteristik pedologi atau kondisi tanah setempat. Temuan studi secara tegas mengonfirmasi bahwa pembagian zona biogeografis menjadi fondasi utama dalam pembentukan variasi keanekaragaman hayati, di mana faktor ekologi lokal bertindak sebagai penentu kritis bagi daya hidup dan eksistensi spesies endemik di habitat aslinya. Mengingat ancaman nyata dari aktivitas antropogenik dan perubahan iklim, strategi penyelamatan flora nasional ke depan memerlukan transformasi pendekatan menuju manajemen berbasis ekosistem yang lebih integratif, inklusif, dan didukung oleh akurasi data spasial demi menjamin keberlanjutan botani di masa depan.</p> Shallu Madina, Nadeatul Asyiera, Hutri Rizki Amelia, Rahmah Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4296 Wed, 13 May 2026 00:00:00 +0000 DINAMIKA PERSEBARAN SPESIES AKIBAT PERUBAHAN IKLIM GLOBAL https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4299 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Perubahan Iklim Global terhadap dinamika persebaran spesies serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menentukan respons organisme dalam perspektif Biogeografi. Urgensi penelitian ini didasarkan pada masih terbatasnya kajian integratif yang menghubungkan perubahan iklim dengan kemampuan adaptasi, dispersal, dan hambatan geografis secara komprehensif, khususnya di wilayah tropis. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis artikel ilmiah terindeks pada rentang tahun 2000–2023 melalui basis data utama seperti Google Scholar dan ScienceDirect. Analisis dilakukan menggunakan teknik content analysis dan komparasi antar penelitian untuk mengidentifikasi pola umum dan perbedaan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan iklim mendorong pergeseran distribusi spesies secara spasial (lintang dan elevasi) serta temporal (fenologi), dengan variasi respons yang dipengaruhi oleh faktor biologis dan lingkungan. Selain itu, keterbatasan dispersal dan fragmentasi habitat menjadi kendala utama adaptasi spesies. Kesimpulannya, dinamika persebaran spesies merupakan hasil interaksi kompleks antara faktor iklim, ekologis, dan antropogenik, sehingga diperlukan pendekatan konservasi adaptif berbasis data empiris dan model prediktif untuk menjaga keberlanjutan ekosistem.</p> M. Faris Kamil, Rossalia. Nh, Dandi Arianto Pelly, Hutri Rizki Amelia Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4299 Wed, 13 May 2026 00:00:00 +0000 PERSEBARAN FLORA ENDEMIK INDONESIA: TANTANGAN DAN STRATEGI PELESTARIAN https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4300 <p style="margin: 0cm; text-align: justify;"><span class="citation-251">Indonesia memiliki kekayaan flora endemik yang luar biasa, seperti Rafflesia kemumu, Cyrtandra polyneura, dan pohon Ulin (Eusideroxylon zwageri), namun keberadaannya menghadapi ancaman serius akibat deforestasi, degradasi lahan, perubahan iklim, serta eksploitasi berlebihan di habitat alami</span>. <span class="citation-250">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola persebaran flora endemik di Indonesia, mengidentifikasi hambatan utama dalam upaya pelestarian, serta merumuskan strategi pelestarian yang terintegrasi untuk menjaga keberlanjutan hayati</span>. <span class="citation-249">Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui studi literatur dengan mengkaji 15 artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam rentang tahun 2024–2026 dari portal jurnal terakreditasi, serta didukung oleh metode observasi lapangan </span>. <span class="citation-248">Proses analisis dilakukan melalui tahapan identifikasi literatur, seleksi artikel, analisis isi, dan sintesis temuan</span>. <span class="citation-247">Berdasarkan hasil kajian literatur dan observasi, ditemukan bahwa persebaran flora endemik sangat bergantung pada mikrohabitat yang spesifik, sementara tantangan utama pelestarian didominasi oleh faktor antropogenik seperti deforestasi dan rendahnya partisipasi masyarakat</span>. <span class="citation-246">Sebagai kesimpulan, diperlukan strategi pelestarian yang mengintegrasikan pendekatan in situ dan ex situ yang didukung oleh inovasi riset serta penguatan etnosains untuk menekan risiko kepunahan flora endemik di Indonesia</span>.</p> Alya Marni, Balqist Salsabila Mukharomah, Hutri Rizki Amelia, Rahmah Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4300 Thu, 14 May 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS FAKTOR DOMINAN YANG MEMPENGARUHI PERSEBARAN FLORA DAN FAUNA DI INDONESIA https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4305 <p>Indonesia merupakan negara dengan tingkat keanekaragaman hayati yang tinggi yang dipengaruhi oleh kondisi geografis, iklim tropis, serta karakteristik wilayah kepulauan. Persebaran flora dan fauna di Indonesia tidak terjadi secara acak, melainkan dipengaruhi oleh berbagai faktor lingkungan yang saling berinteraksi. Namun, hasil penelitian sebelumnya menunjukkan adanya perbedaan dalam menentukan faktor dominan yang memengaruhi persebaran organisme, sehingga diperlukan kajian yang lebih terfokus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor dominan yang memengaruhi persebaran flora dan fauna di Indonesia.Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji 15 artikel ilmiah yang relevan dan diterbitkan dalam rentang waktu 2015–2025. Sumber data diperoleh dari database akademik seperti Google Scholar, ScienceDirect, dan ResearchGate. Analisis dilakukan melalui tahapan identifikasi literatur, seleksi artikel berdasarkan kriteria inklusi, analisis isi, dan sintesis temuan untuk menemukan pola umum.Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor iklim, khususnya suhu dan curah hujan, merupakan faktor dominan dalam menentukan persebaran flora dan fauna di Indonesia. Selain itu, faktor tanah, topografi, serta aktivitas manusia seperti deforestasi dan alih fungsi lahan juga memberikan pengaruh signifikan terhadap pola distribusi organisme. Interaksi antar faktor tersebut membentuk karakteristik ekosistem yang beragam di setiap wilayah IndonesiaKesimpulannya, persebaran flora dan fauna di Indonesia dipengaruhi oleh kombinasi faktor abiotik, biotik, dan aktivitas manusia, dengan iklim sebagai faktor utama. Pemahaman terhadap faktor-faktor ini penting dalam mendukung upaya konservasi dan pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.</p> Misa Mutiza, Yumna Zakiah, Hutri Rizki Amelia, Rahmah Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4305 Thu, 14 May 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH KEBAKARAN TERHADAP VEGETASI LAHAN GAMBUT DI DAERAH RIAU https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4306 <p>Lahan gambut di Provinsi Riau merupakan salah satu ekosistem penting yang memiliki peran besar dalam penyimpanan karbon serta menjaga keseimbangan lingkungan. Namun, ekosistem ini sangat rentan terhadap kebakaran yang sering terjadi akibat kondisi kekeringan, perubahan sistem hidrologi, serta aktivitas manusia seperti pembukaan lahan dan pembangunan drainase. Kebakaran lahan gambut dapat menyebabkan perubahan struktur dan komposisi vegetasi serta mempengaruhi proses pemulihan ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi vegetasi serta dampak kebakaran terhadap ekosistem lahan gambut di Provinsi Riau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai hasil penelitian terkait vegetasi gambut dan kebakaran hutan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebakaran lahan gambut menyebabkan perubahan komposisi vegetasi yang ditandai dengan munculnya vegetasi pionir yang mampu beradaptasi pada kondisi lingkungan yang terganggu. Beberapa jenis vegetasi yang umum ditemukan pada lahan gambut bekas terbakar antara lain Macaranga sp., Ficus sp., Melastoma malabathricum, dan Imperata cylindrica. Vegetasi tersebut berperan penting dalam proses suksesi alami serta dalam akumulasi biomassa dan penyerapan karbon. Dengan demikian, pengelolaan lahan gambut secara berkelanjutan serta upaya restorasi ekosistem sangat diperlukan untuk mengurangi risiko kebakaran dan mendukung proses pemulihan ekosistem gambut di Provinsi Riau.</p> Annisa Herviana, Vania Azalia, Hutri Rizki Amelia, Yulia Asyura Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4306 Thu, 14 May 2026 00:00:00 +0000 AKAD QARDH DAN UNSUR RIBA DALAM SISTEM SHOPEE PAYLATER: PERSPEKTIF FIQIH MUAMALAH https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4307 <p>Perkembangan <em>financial technology</em> melahirkan layanan <em>Buy Now Pay Later</em> (BNPL), salah satunya Shopee PayLater yang mendominasi pasar Indonesia dengan lebih dari 12 juta pengguna aktif. Namun, sistem ini menimbulkan pertanyaan serius terkait kesesuaiannya dengan prinsip fiqih muamalah, khususnya akad qardh dan larangan riba. Penelitian ini bertujuan menganalisis mekanisme transaksi Shopee PayLater serta mengidentifikasi ada tidaknya unsur riba dalam sistem tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (<em>library research</em>). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bunga cicilan yang ditetapkan sejak awal akad termasuk kategori riba qardh, sedangkan denda keterlambatan 5% termasuk riba jahiliyah yang tidak memenuhi ketentuan Fatwa DSN-MUI Nomor 17/DSN-MUI/IX/2000. Pengecualian berlaku bagi pengguna yang membayar penuh tepat waktu. Disimpulkan bahwa Shopee PayLater secara struktural tidak sesuai dengan prinsip syariah, sehingga konsumen Muslim dianjurkan bersikap <em>ihtiyath</em> dan regulator didorong mengembangkan regulasi fintech berbasis syariah.</p> Ainil Hasanah Harahap, Ririn Wilka, Fatmah Taufik Hidayat Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4307 Thu, 14 May 2026 00:00:00 +0000 STRATEGI KONSERVASI KEANEKARAGAMAN HAYATI INDONESIA DALAM MENDUKUNG PELESTARIAN SUMBER DAYA ALAM https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4308 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi konservasi keanekaragaman hayati di Indonesia dalam mendukung pelestarian sumber daya alam secara berkelanjutan. Keanekaragaman hayati memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem serta menyediakan berbagai kebutuhan bagi kehidupan manusia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review, yaitu dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah berupa jurnal, buku, dan hasil penelitian sebelumnya yang berkaitan dengan konservasi keanekaragaman hayati dan pengelolaan sumber daya alam. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif untuk memahami konsep, permasalahan, serta strategi konservasi yang dapat diterapkan dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa strategi konservasi keanekaragaman hayati di Indonesia perlu dilakukan melalui pendekatan yang terpadu, meliputi perlindungan kawasan konservasi, pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan, peningkatan kesadaran masyarakat, serta dukungan kebijakan pemerintah.</p> Julia Armita Parenja, Miftah Az-zura Salsabila, Hutri Rizki Amelia, Fatmawati Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4308 Fri, 15 May 2026 00:00:00 +0000 POLA PERSEBARAN VEGETASI BERDASARKAN WILAYAH BIOGEOGRAFI https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4309 <p style="margin: 0cm; text-align: justify;"><span lang="EN-US">Persebaran vegetasi di permukaan bumi menunjukkan pola yang berbeda-beda pada setiap wilayah biogeografi. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor lingkungan seperti iklim, tanah, topografi, air, dan kelembapan udara. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola persebaran vegetasi berdasarkan wilayah biogeografi serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhinya melalui pendekatan kajian pustaka. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan mengumpulkan berbagai sumber ilmiah berupa jurnal, buku, dan hasil penelitian terbaru terkait persebaran vegetasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa setiap wilayah biogeografi memiliki karakteristik vegetasi yang khas sebagai bentuk adaptasi terhadap kondisi lingkungannya. Faktor air dan kelembapan menjadi unsur penting dalam menentukan pertumbuhan dan persebaran vegetasi karena berpengaruh terhadap proses fisiologis tumbuhan. Indonesia sebagai wilayah peralihan antara kawasan Oriental dan Australis memiliki keanekaragaman vegetasi yang tinggi. Penelitian ini diharapkan dapat menambah pemahaman mengenai pentingnya menjaga kelestarian vegetasi sesuai karakteristik wilayah biogeografi.</span></p> Alya Syafira, Dewi Maharani Sutarlin, Hutri Rizki Amelia, Fatmawati Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4309 Fri, 15 May 2026 00:00:00 +0000 DAMPAK PERUBAHAN SISTEM BUMI (EARTH SYSTEM CHANGE) TERHADAP PERGESERAN WILAYAH BIOGEOGRAFI DAN KELANGSUNGAN HIDUP SPESIES DI SUMATERA https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4312 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak perubahan sistem bumi (Earth System Change) terhadap pergeseran wilayah biogeografi dan kelangsungan hidup spesies di Pulau Sumatera. Perubahan sistem bumi yang meliputi peningkatan suhu, perubahan pola curah hujan, serta perubahan tutupan lahan telah memberikan tekanan signifikan terhadap keanekaragaman hayati. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis spasial berbasis Google Earth Engine (GEE) yang memanfaatkan data citra satelit seperti Landsat dan MODIS, serta data iklim global dalam rentang waktu tertentu. Analisis dilakukan melalui tahapan pengolahan data, identifikasi perubahan lingkungan, serta pemodelan potensi pergeseran habitat spesies berdasarkan parameter lingkungan seperti suhu, curah hujan, dan indeks vegetasi (NDVI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan sistem bumi di Sumatera telah menyebabkan terjadinya pergeseran wilayah biogeografi yang ditandai dengan perubahan distribusi habitat yang sesuai bagi spesies. Spesies cenderung mengalami perpindahan ke wilayah dengan kondisi lingkungan yang lebih stabil, seperti daerah dengan ketinggian lebih tinggi atau kawasan yang masih memiliki tutupan hutan yang baik. Selain itu, perubahan tersebut juga berdampak pada penurunan kualitas habitat, fragmentasi ekosistem, serta meningkatnya risiko kepunahan spesies tertentu. Oleh karena itu, diperlukan upaya mitigasi dan adaptasi berbasis data spasial untuk menjaga keberlanjutan ekosistem dan keanekaragaman hayati di Pulau Sumatera.</p> Zahara Zafria Rahma, Zahratun Nasywa Elno, Hutri Riski Amelia, Dandi Arianto Pelly Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4312 Fri, 15 May 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS BIOGEOGRAFI PERSEBARAN FAUNA INDONESIA BERDASARKAN ZONA ASIATIS, WALLACEA, DAN AUSTRALIS https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4316 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola persebaran fauna di Indonesia berdasarkan pembagian biogeografi yang meliputi zona Asiatis, Wallacea, dan Australis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review dengan meninjau 31 artikel ilmiah bereputasi dari basis data nasional dan internasional yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa perbedaan karakteristik fauna di ketiga zona tersebut sangat dipengaruhi oleh sejarah geologi Paparan Sunda dan Paparan Sahul, serta isolasi wilayah di zona Wallacea. Fauna zona Asiatis didominasi oleh mamalia besar, zona Wallacea memiliki tingkat endemisme yang sangat tinggi karena isolasi pulau, sedangkan zona Australis didominasi oleh burung berwarna cerah dan mamalia berkantung. Kesimpulannya, pemahaman mengenai batas-batas biogeografi seperti Garis Wallace dan Weber sangat krusial dalam merancang strategi konservasi yang spesifik untuk melindungi spesies endemik dari ancaman aktivitas manusia dan perubahan iklim.</p> Rahmah Fadillah Ripaini, Lia Afiqah, Hutri Rizki Amelia, Dandi Arianto Pelly Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4316 Sat, 16 May 2026 00:00:00 +0000 BIOGEOGRAFI DAN KEANEKARAGAMAN HAYATI EKOSISTEM TROPIS INDONESIA https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4339 <p>Indonesia merupakan salah satu negara megabiodiversitas yang memiliki ekosistem tropis dengan tingkat keanekaragaman hayati yang sangat tinggi. Letak geografis, sejarah geologi, kondisi iklim, serta karakteristik wilayah kepulauan memberikan pengaruh besar terhadap pola persebaran flora dan fauna di berbagai kawasan Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara biogeografi dan keanekaragaman hayati pada ekosistem tropis Indonesia serta mengidentifikasi faktor-faktor ekologis yang memengaruhi persebaran spesies dan keberlanjutan ekosistem. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur (literature review) dengan menganalisis 15 artikel ilmiah yang diterbitkan pada rentang tahun 2015–2025. Artikel yang dipilih berasal dari jurnal ilmiah terakreditasi, database akademik, serta sumber ilmiah relevan yang membahas biogeografi, keanekaragaman hayati, ekosistem tropis, dan konservasi ekologi di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekosistem tropis Indonesia memiliki tingkat keanekaragaman hayati yang tinggi yang dipengaruhi oleh isolasi geografis, variasi lingkungan, proses evolusi, serta aktivitas manusia. Pola biogeografi di wilayah Indonesia bagian barat, tengah, dan timur menunjukkan perbedaan komposisi spesies dan karakteristik ekosistem yang khas. Kajian ini menegaskan bahwa pemahaman tentang biogeografi memiliki peran penting dalam mendukung konservasi keanekaragaman hayati dan pengelolaan ekosistem secara berkelanjutan.</p> Mawaddah R, Reva Rahmadani, Hutri Rizki Amelia, Rahmah Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4339 Wed, 20 May 2026 00:00:00 +0000 DAMPAK KERUSAKAN HUTAN BAGI KEBERLANGSUNGAN HIDUP FLORA DAN FAUNA DI INDONESIA https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4342 <p>Hutan merupakan salah satu sumber daya alam yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan serta keberlangsungan hidup flora dan fauna. Indonesia dikenal sebagai negara dengan kawasan hutan tropis yang luas dan memiliki tingkat keanekaragaman hayati yang tinggi. Namun, kerusakan hutan yang disebabkan oleh aktivitas manusia seperti penebangan liar, kebakaran hutan, alih fungsi lahan, serta eksploitasi sumber daya alam secara berlebihan terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kondisi kerusakan hutan di Indonesia serta dampaknya terhadap keberlangsungan hidup flora, fauna, dan lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka (library research) dengan mengumpulkan data dan informasi dari berbagai sumber seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, dan laporan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerusakan hutan menyebabkan hilangnya habitat alami flora dan fauna, menurunnya keanekaragaman hayati, terganggunya rantai makanan, serta meningkatnya risiko bencana lingkungan seperti banjir, tanah longsor, dan pemanasan global. Selain itu, berbagai spesies tumbuhan dan satwa endemik Indonesia juga mengalami ancaman kepunahan akibat kerusakan ekosistem hutan. Oleh karena itu, diperlukan upaya pelestarian hutan melalui reboisasi, konservasi, penegakan hukum, serta peningkatan kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian hutan Indonesia.</p> Yadissabil Ilgiansyah, Rehan Sukma, Hutri Rizki Amelia, Dandi Arianto Pelly Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4342 Wed, 20 May 2026 00:00:00 +0000 KEWARGANEGARAAN DAN HAK ASASI MANUSIA: PERSPEKTIF HUKUM NASIONAL DAN HUKUM ISLAM https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4343 <p>Kewarganegaraan dan hak asasi manusia merupakan konsep fundamental dalam sistem hukum modern yang memiliki peran penting dalam menjamin keadilan, persamaan, dan perlindungan terhadap martabat manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara kewarganegaraan dan hak asasi manusia dalam perspektif hukum nasional dan hukum Islam, serta menemukan bentuk integrasi kedua sistem hukum tersebut dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode <em>library research</em> dengan pendekatan normatif dan analitis melalui kajian terhadap konstitusi, peraturan perundang-undangan, jurnal ilmiah, serta berbagai literatur hukum Islam yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum nasional di Indonesia menjamin hak asasi manusia sebagai hak konstitusional warga negara yang wajib dilindungi oleh negara melalui instrumen hukum dan prinsip demokrasi. Sementara itu, hukum Islam memandang hak asasi manusia sebagai bagian dari <em>maqashid syariah</em> yang bertujuan menjaga agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta sebagai unsur utama kesejahteraan manusia. Kedua sistem hukum tersebut sama-sama menekankan prinsip keadilan, persamaan di hadapan hukum, kebebasan, dan penghormatan terhadap martabat manusia, meskipun memiliki perbedaan pada landasan filosofis dan teologis. Penelitian ini juga menegaskan bahwa integrasi antara hukum nasional dan nilai-nilai hukum Islam dapat memperkuat sistem kewarganegaraan yang lebih inklusif, humanis, dan berkeadilan sosial. Integrasi tersebut relevan dalam menghadapi tantangan kontemporer seperti diskriminasi, statelessness, ketimpangan sosial, dan pelanggaran hak asasi manusia dalam kehidupan masyarakat modern. Oleh karena itu, harmonisasi antara hukum nasional dan prinsip-prinsip Islam menjadi penting dalam menciptakan sistem hukum yang seimbang, demokratis, dan mampu memberikan perlindungan terhadap hak-hak dasar seluruh warga negara.</p> Ayu Ritnasari, Syamzaimar Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4343 Thu, 21 May 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS NILAI AKHLAK DAN TASAWUF DALAM KITAB MANAQIB NURUL BURHANI KARYA K.H. MUSLIH BIN ABDURRAHMAN MRANGGEN DEMAK https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4347 <p>Kitab Manaqib Nurul Burhani karya K.H. Muslih bin Abdurrahman sering dibaca secara ritual-simbolik tanpa menggali nilai-nilai edukatif yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis nilai-nilai akhlak dan tasawuf dalam kitab tersebut sebagai sumber pendidikan karakter Islam. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menemukan dua dimensi akhlak: (1) akhlak relasional kepada Allah (iman, taqwa, ridha, taubat), kepada Rasulullah (mahabbah, keteladanan, shalawat), dan kepada sesama (bakti orang tua, penghormatan guru, kepedulian sosial); (2) akhlak mahmudah meliputi jujur, sabar, syukur, tawadhu', dermawan, zuhud, dan wara'. Nilai tasawuf yang teridentifikasi meliputi tazkiyatun nafs, mujahadah, mahabbah, tawakkal, zuhud, sabar-syukur, ikhlas, dan taubat, yang semuanya terwujud dalam keteladanan Syekh Abdul Qadir al-Jailani. Kitab ini merupakan sumber pembelajaran akhlak dan tasawuf yang relevan untuk pendidikan karakter Islam kontemporer.</p> Zidane Alfiqhi Achmad, Afif Kholishun Nashoih, M. Aliyul Wafa Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4347 Thu, 21 May 2026 00:00:00 +0000 PERANG DUNIA II DAN KRISIS KEMANUSIAAN: TINJAUAN SOSIAL HISTORIS https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4352 <p>Perang Dunia II merupakan salah satu konflik terbesar dalam sejarah manusia yang memberikan dampak luas terhadap kehidupan sosial, politik, ekonomi, dan kemanusiaan di berbagai negara. Konflik yang berlangsung pada tahun 1939–1945 tersebut tidak hanya menyebabkan kerusakan fisik dan kehancuran negara-negara yang terlibat, tetapi juga memunculkan berbagai krisis kemanusiaan seperti kelaparan, pengungsian, genosida, serta pelanggaran hak asasi manusia. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dampak sosial historis Perang Dunia II terhadap krisis kemanusiaan yang terjadi di berbagai belahan dunia. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah berupa buku, jurnal, dan dokumen sejarah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Perang Dunia II menjadi titik penting dalam perkembangan kesadaran internasional mengenai perlindungan hak asasi manusia dan hukum humaniter internasional. Selain itu, perang tersebut juga meninggalkan trauma sosial yang panjang dan memengaruhi perkembangan tatanan dunia modern hingga saat ini.</p> M. Zaid Syahputra, Safi’I, Rendi, Fitra Aulia Ramadhani, Sri Yuliani Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4352 Sat, 23 May 2026 00:00:00 +0000 REKONSTRUKSI PERAN WALI MUJBIR DALAM TRADISI ABHEKALAN: TINJAUAN SOSIOLOGI HUKUM DAN HUKUM FIKIH https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4357 <p>Penelitian ini membahas praktik wali mujbir dalam tradisi Abhekalan di Desa Pramian, Kabupaten Sampang, Madura, di mana orang tua terutama ayah dapat menikahkan anak perempuannya tanpa persetujuan. Tradisi ini dianggap menjaga kehormatan keluarga namun bertentangan dengan hukum positif Indonesia yang mewajibkan persetujuan kedua mempelai dalam pernikahan. Ketegangan antara hukum adat, hukum agama, dan hukum negara menjadi latar belakang utama penelitian ini. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus, menggunakan teori Living Law dari Eugen Ehrlich dan Social Engineering dari Roscoe Pound. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap masyarakat lokal yang menjalankan atau terlibat dalam praktik Abhekalan. Penelitian ini bertujuan menggambarkan praktik wali mujbir dalam tradisi Abhekalan serta menganalisisnya melalui teori Living Law dan Social Engineering dalam perspektif sosiologi hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik wali mujbir dalam tradisi Abhekalan masih diterima secara luas sebagai bagian dari identitas budaya dan kontrol sosial. Namun, terdapat resistensi dari sebagian perempuan dan kelompok muda yang mulai menyadari pentingnya hak untuk memilih pasangan hidup. Teori Living Law menegaskan bahwa keberadaan hukum adat ini terus hidup karena mendapatkan legitimasi sosial, sementara teori Social Engineering menuntut adanya reformasi hukum untuk menjembatani kepentingan adat dan perlindungan hak individu. Penelitian ini menyarankan perlunya sinergi antara pendekatan sosiologis dan yuridis dalam membangun hukum keluarga Islam yang adil, kontekstual, dan berakar pada keadilan sosial.</p> A. Fauzi Aziz, Faris Arry Hidayatullah Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4357 Sun, 24 May 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH ASBABUN NUZUL TERHADAP PENAFSIRAN AYAT AL-QUR’AN https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4366 <p>Asbabun nuzul merupakan salah satu kajian penting dalam Ulumul Quran yang membahas tentang sebab-sebab turunnya ayat Al-Qur’an. Pemahaman terhadap asbabun nuzul sangat berpengaruh dalam proses penafsiran ayat Al-Qur’an karena dapat membantu memahami latar belakang, konteks, dan tujuan turunnya suatu ayat. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh asbabun nuzul terhadap penafsiran ayat Al-Qur’an serta pentingnya kajian tersebut dalam memahami makna ayat secara tepat. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah studi pustaka dengan mengkaji berbagai buku, jurnal, dan sumber ilmiah yang berkaitan dengan ulumul Quran dan tafsir. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pemahaman asbabun nuzul dapat membantu mufassir dalam menghindari kesalahan penafsiran, memahami konteks historis ayat, serta menjelaskan hikmah di balik turunnya ayat Al-Qur’an. Dengan demikian, asbabun nuzul memiliki peranan yang sangat penting dalam penafsiran Al-Qur’an agar makna ayat dapat dipahami secara benar dan menyeluruh.</p> Raisya Riana, Natasya Syawalia Qalbi, Ali Akbar Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4366 Tue, 26 May 2026 00:00:00 +0000 PERSEPSI MASYARAKAT ADAT TERHADAP PENGELOLAAN DAN PELESTARIAN HUTAN LARANGAN DI KENEGERIAN RUMBIO, KABUPATEN KAMPAR, PROVINSI RIAU https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4376 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat adat terhadap pengelolaan dan pelestarian Hutan Larangan Adat Kenegerian Rumbio serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi persepsi dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di Hutan Larangan Adat Kenegerian Rumbio, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang dipilih secara purposive, yaitu tokoh adat dan masyarakat setempat. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat adat memiliki persepsi positif terhadap keberadaan hutan larangan sebagai warisan leluhur yang memiliki fungsi ekologis, sosial, budaya, dan ekonomi. Pengelolaan hutan dilakukan berdasarkan aturan adat yang dipimpin oleh ninik mamak dan Penghulu Nan Sepuluh melalui prinsip <em>Tigo Tungku Sajorangan</em>. Faktor-faktor yang memengaruhi persepsi dan partisipasi masyarakat meliputi nilai adat dan budaya, faktor ekonomi, kesadaran lingkungan, serta peran kelembagaan adat. Keberadaan aturan adat dan pengawasan sosial terbukti mampu menjaga kelestarian hutan, meskipun tekanan ekonomi dan pertambahan penduduk menjadi tantangan dalam pengelolaannya. Penelitian ini menegaskan pentingnya kerja sama antara masyarakat adat, pemerintah, dan lembaga terkait dalam memperkuat pengelolaan hutan berbasis kearifan lokal melalui pendidikan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan.</p> Selviana, Khoirun Nisa Lubis, Fitra Aulia Ramadhani Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4376 Thu, 28 May 2026 00:00:00 +0000 TRADISI LUBUK LARANGAN SEMBAT KAMPAR DI DESA KAMPAR KECAMATAN KAMPA SEBAGAI STRATEGI PELESTARIAN LINGKUNGAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4390 <p>Penelitian ini membahas tentang Tradisi lubuk larangan yang merupakan salah satu bentuk kearifan lokal masyarakat Melayu Riau dalam menjaga kelestarian sumber daya perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tradisi Lubuk Larangan Sembat Kampar di Desa Kampar Kecamatan Kampa sebagai strategi pelestarian lingkungan berbasis kearifan lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi lubuk larangan berfungsi sebagai aturan adat yang melarang masyarakat menangkap ikan pada kawasan tertentu dalam jangka waktu tertentu. Tradisi ini mampu menjaga keseimbangan ekosistem sungai, melestarikan populasi ikan, memperkuat nilai gotong royong, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Selain itu, pengelolaan lubuk larangan dilakukan melalui kesepakatan adat yang melibatkan ninik mamak, tokoh masyarakat, dan pemerintah desa. Dengan demikian, tradisi Lubuk Larangan Sembat Kampar menjadi salah satu strategi pelestarian lingkungan yang efektif karena menggabungkan nilai budaya, sosial, dan konservasi alam.</p> Riri Zainap, Ega Ignatia Nandari, Irfan Taufik Noprilis, Diva Zulaiqa Ananta Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4390 Fri, 29 May 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH TEMBANG MACAPAT JAWA DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN PSIKOLOGI PENDIDIKAN https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4391 <p>Tembang Macapat merupakan bentuk puisi tembang tradisional Jawa yang sarat nilai kearifan lokal dan ajaran moral. Artikel ini bertujuan mengkaji secara kritis pengaruh tembang Macapat dalam dua dimensi utama: Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Psikologi Pendidikan. Melalui metode kajian pustaka sistematis (systematic literature review), penelitian ini menganalisis teks-teks tembang Macapat—meliputi Mijil, Sinom, Dhandhanggula, Pangkur, dan Kinanthi—serta menginterpretasikan kandungan filosofisnya dalam kerangka ajaran Islam dan teori-teori psikologi pendidikan kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa tembang Macapat mengandung substansi tauhid, akhlak, dan tasawuf yang selaras dengan prinsip-prinsip PAI. Dalam perspektif psikologi pendidikan, tembang ini terbukti berperan sebagai medium internalisasi nilai, pembentukan karakter, dan regulasi emosi peserta didik. Namun demikian, kajian ini juga mengidentifikasi potensi risiko kognitif dan teologis ketika tembang dihayati secara literalis tanpa pemahaman yang memadai, khususnya dalam konteks masyarakat yang mewarisi tradisi secara turun-temurun tanpa refleksi kritis. Artikel ini selanjutnya memetakan perbandingan antara individu yang mempelajari tembang secara mendalam (penghayatan) dengan mereka yang hanya menyanyikan tanpa refleksi makna. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar kebijakan integrasi tembang Macapat dalam kurikulum PAI secara kritis dan kontekstual.</p> Mukhammad Nur Hakim, Ellen Prima Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4391 Fri, 29 May 2026 00:00:00 +0000 URGENSI MENJAGA MAKANAN DALAM PERSPEKTIF SURAH ‘ABASA AYAT 24 https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4400 <p>Penelitian ini mengkaji urgensi menjaga makanan dalam perspektif QS. 'Abasa [80]: 24. Meningkatnya penyakit degeneratif akibat pola konsumsi yang tidak terkontrol di mana prevalensi obesitas di Indonesia tercatat 21,8% (2018) dan 12,2% pada deteksi dini tahun 2023 menjadikan kajian ini relevan dan mendesak. Penelitian bertujuan menganalisis makna <em>falyanẓur</em> secara linguistik, mengkaji <em>munāsabah</em> ayat 24 dengan ayat 25–32, serta merumuskan relevansinya terhadap kehidupan kontemporer. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan tafsir tematik (<em>mawḍū'ī</em>) dan <em>library research</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>falyanẓur</em> mengandung perintah kognitif yang mengikat (<em>wujūb al-tafakkur</em>), dan analisis <em>munāsabah tartībiyyah</em> mengungkapkan bahwa ayat 24 merupakan <em>muqaddimah</em> dari rangkaian ayat 24–32 yang memuat peta gizi alami. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perintah menjaga makanan mencakup tiga lapis urgensi: normatif, spiritual, dan praksis sebagai wujud ketaatan dan syukur kepada Allah.</p> Ainil Hasanah Harahap, Ali Akbar Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4400 Mon, 01 Jun 2026 00:00:00 +0000 MODEL PENDAYAGUNAAN EKONOMI UMAT MELALUI PROGRAM Z-IFTHAR BAZNAS MOJOKERTO: PERSPEKTIF DAKWAH DAN MANAJEMEN https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4217 <p>Program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat menjadi salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya pelaku UMKM. Penelitian ini bertujuan mengkaji pelaksanaan Program Z-Ifthar oleh BAZNAS Kabupaten Mojokerto sebagai bentuk kolaborasi dengan BAZNAS RI dalam memperkuat kapasitas ekonomi masyarakat. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan cara mengumpulkan data melalui, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian menunjukkan bahwa Z-Ifthar tidak sekadar kegiatan bazar Ramadhan, melainkan sarana pemberdayaan ekonomi produktif melalui penyediaan fasilitas usaha dan dukungan modal awal. Program ini berdampak pada peningkatan pendapatan, perluasan peluang usaha, serta terbentuknya pusat ekonomi baru di tingkat lokal. Sinergi antar lembaga menjadi faktor penting keberhasilan, meskipun masih terdapat tantangan pada aspek keberlanjutan dan kemandirian penerima manfaat.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata kunci: Z-ifthar, zakat produktif UMKM, pemberdayaan ekonomi</strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> Dina Zahrotun Nabilah, Moh Haikal Ardany, Iftikharus Sadat Afif Aditya, Airlangga Bramayudha, Ahmad khairul Hakim Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4217 Tue, 02 Jun 2026 00:00:00 +0000 PANDANGAN WANITA KARIR TERHADAP HAK DAN KEWAJIBAN SUAMI-ISTERI DI DESA SUMBER GIRANG PERSFEKTIF MASLAHAH MURSALAH https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4401 <p>Fenomena wanita karir yang bekerja di luar rumah sering kali memicu pergeseran nilai dalam pemenuhan hak dan kewajiban domestik, yang tidak jarang menimbulkan konflik internal dalam rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika pemenuhan hak dan kewajiban suami-istri pada keluarga wanita karir di Desa Sumber Girang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, serta meninjaunya melalui perspektif sosiologi hukum Islam dan teori <em>maslahah mursalah</em> Abdul Wahab Khallaf. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (<em>field research</em>) dengan pendekatan yuridis empiris. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara mendalam dengan wanita karir, suami, tokoh masyarakat, dan aparat desa, yang kemudian dianalisis secara kualitatif melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran paradigma sosiologis menuju pola kemitraan yang setara (<em>egalitarian partnership</em>), di mana para istri menuntut pembagian beban domestik yang adil (<em>sharing of burden</em>). Aktivitas publik ini berdampak ganda; memperkuat ketahanan ekonomi keluarga (<em>family economic resilience</em>), namun berisiko memicu beban ganda (<em>double burden</em>) dan konflik internal jika tidak diimbangi adaptasi peran dari suami. Dalam perspektif <em>maslahah mursalah</em>, tuntutan pembagian peran domestik ini sah karena sejalan dengan asas <em>raf’ul haraj</em> (menghilangkan kesulitan) demi mewujudkan keadilan hukum keluarga. Status hukum dari dampak ganda ini bersifat kontekstual: bernilai <em>maslahah</em> (manfaat) apabila menjadi penyelamat ekonomi tanpa merusak keharmonisan, dan harus dihindari berdasarkan prinsip <em>dar’u al-mafasid</em> (menolak kerusakan) jika memicu penelantaran anak dan keretakan rumah tangga. Keberhasilan keluarga wanita karir di lokasi penelitian sangat bergantung pada fleksibilitas negosiasi peran dan komunikasi yang sehat antar pasangan.</p> Fajrul Falah, Abdullah Afif Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4401 Tue, 02 Jun 2026 00:00:00 +0000 KARAKTERISTIK AYAT MAKKIYAH DAN MADANIYAH SERTA IMPLIKASINYA DALAM TAFSIR https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4403 <p>Penelitian ini mengkaji karakteristik ayat Makkiyah dan Madaniyah serta implikasinya dalam penafsiran Al-Qur'an. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman tentang Makkiyah dan Madaniyah sebagai salah satu ilmu fundamental dalam Ulumul Qur'an yang sangat berpengaruh terhadap proses penafsiran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan atau library research. Sumber data primer yang digunakan meliputi kitab-kitab Ulumul Qur'an klasik karya Manna' al-Qaththan, As-Suyuthi, Az-Zarqani, dan Az-Zarkasyi, serta sumber sekunder berupa jurnal ilmiah dan buku-buku tafsir yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Makkiyah dan Madaniyah didefinisikan berdasarkan waktu turunnya wahyu, yaitu sebelum dan sesudah hijrah Nabi SAW ke Madinah. Ayat-ayat Makkiyah memiliki karakteristik yang berfokus pada tema akidah dan tauhid dengan gaya bahasa yang singkat dan tegas, sedangkan ayat-ayat Madaniyah lebih banyak membahas hukum syariat dan kehidupan sosial dengan gaya bahasa yang lebih panjang dan terperinci. Pemahaman tentang kedua kategori ini terbukti memiliki implikasi yang signifikan dalam penafsiran Al-Qur'an, meliputi pemahaman konteks historis, kajian nasikh dan mansukh, tahapan penetapan hukum Islam, serta penerapan metode tafsir maudhu'i. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ilmu Makkiyah dan Madaniyah merupakan instrumen penting yang tidak dapat dipisahkan dari proses penafsiran Al-Qur'an secara komprehensif dan kontekstual.</p> Ririn Wilka, Ali Akbar Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4403 Tue, 02 Jun 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS AKAD QARDH YANG TERDAPAT DI DALAM( SURAH AL-BAQARAH AYAT 245) DI ERA KONTEMPORER https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4406 <p>Akad qardh adalah akad pinjaman dalam Islam di mana peminjam wajib mengembalikan sejumlah yang diterima tanpa tambahan apapun. Landasan utamanya terdapat dalam Surah Al-Baqarah ayat 245 melalui frasa qardhan hasanan yang mengandung nilai tolong-menolong, solidaritas sosial, dan dimensi spiritual yang tinggi. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akad qardh tetap relevan di era kontemporer melalui penerapannya pada lembaga keuangan syariah, pembiayaan mikro, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat sebagai alternatif atas sistem pinjaman berbasis bunga.</p> Muhammad Ridwan Ritonga, Saimi, Fatmah Hidayat Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4406 Tue, 02 Jun 2026 00:00:00 +0000 FIQH MUAMALAH TERHADAP PRAKTIK AFFILIATE MARKETING DAN INFLUENCER ECONOMY https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4416 <p>Perkembangan ekonomi digital yang pesat dalam melahirkan model bisnis baru yang sebelumnya tidak dikenal dalam tradisi fiqih klasik, di antaranya adalah affiliate marketing dan influencer ekonomi. Kedua praktik ini telah menjadi sumber penghasilan yang signifikan bagi jutaan individu di seluruh dunia, termasuk masyarakat Muslim Indonesia. Namun demikian, belum banyak kajian ilmiah yang secara mendalam menganalisis kedua fenomena tersebut dari perspektif fiqih muamalah kontemporer. penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi elemen-elemen transaksi dalam affiliate marketing dan influencer ekonomi, kemudian mengevaluasi nya berdasarkan prinsip prinsip muamalah Islam khususnya agar Samsarah, ju’alah, ijarah, dan larangan gharar, maysir, serta tadlis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan yang bersumber dari literatur fiqih klasik, fatwa lembaga keagamaan, dan riset akademik kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik affiliate marketing pada dasarnya dapat di akomodasi oleh akad Samsara dan juga ju’alah, sepanjang memenuhi syarat kejelasan objek, kepastian imbalan, dan kejujuran dalam penyampaian informasi kepada konsumen. Sementara itu, influencer ekonomi mensyaratkan keterbukaan Dan kejujuran konten sebagai fondasi keabsahan, serta menghindari promosi produk yang diharamkan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan normatif bagi praktis ekonomi digital muslim dan bahan pertimbangan bagi lembaga fatwa dalam merumuskan regulasi yang komperhensif.</p> Ahbib Mursidun, Alif Wildan Harish, Fatmah Taufik Hidayat Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4416 Wed, 03 Jun 2026 00:00:00 +0000 EPISTEMOLOGI PENDIDIKAN ISLAM : KAJIAN FILSAFAT TENTANG SUMBER DAN HAKIKAT ILMU DALAM ISLAM https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4244 <p>This study aims to analyze the epistemology of Islamic education by focusing on the nature and sources of knowledge from an Islamic perspective, as well as its relevance to the development of contemporary Islamic education. The research employs a qualitative approach through library research by examining various literature related to the philosophy of knowledge and Islamic education. The findings indicate that the epistemology of Islamic education views knowledge as a unified whole derived from revelation, reason, sensory perception, and intuition. Knowledge is not merely understood as empirical information, but also encompasses spiritual and moral dimensions that aim to bring humans closer to Allah SWT and to achieve happiness in both this world and the hereafter. Furthermore, the concept of knowledge integration serves as an important foundation for overcoming the dichotomy between religious and general sciences. The relevance of Islamic educational epistemology in the contemporary context is reflected in efforts to develop an educational system that is holistic, integrative, and oriented toward character building. The thoughts of figures such as Al-Ghazali, Ibn Sina, Ibn Khaldun, Ki Hajar Dewantara, Azyumardi Azra, and Nurcholish Madjid emphasize that Islamic education must be adaptive to the developments of the times without neglecting spiritual values. Therefore, the epistemology of Islamic education plays an important role in building an educational system capable of producing knowledgeable, morally grounded individuals who are ready to face global challenges.</p> Atik Nur Alifah, Fauzan Mubarok, Yulia Priyati Ning Tyas Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4244 Thu, 04 Jun 2026 00:00:00 +0000 VALIDITAS PENGETAHUAN DALAM ULUMUL QUR'AN: ANALISIS EPISTEMOLOGIS KRITIS TERHADAP TAFSIR, TA'WIL, DAN KASHF DALAM PENAFSIRAN AL-QUR'AN https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4419 <p>Artikel ini berfokus pada kajian mengenai standar keabsahan pengetahuan yang digunakan sebagai dasar legitimasi penafsiran Al-Qur’an dalam tradisi Ulumul Qur’an. Dengan memanfaatkan pendekatan epistemologi kritis, penelitian ini menganalisis tiga bentuk utama interpretasi, yaitu tafsir, ta’wil, dan kashf, untuk menelaah implikasinya terhadap persoalan kebenaran, objektivitas, serta kriteria yang menentukan validitas suatu penafsiran. Kajian ini berargumen bahwa ketiga modalitas tersebut tidak memiliki kedudukan epistemologis yang setara. Tafsir dinilai memiliki tingkat validitas yang lebih kuat karena bertumpu pada analisis linguistik dan historis yang dapat diverifikasi secara intersubjektif, sedangkan ta’wil beroperasi dalam kerangka hermeneutis yang menuntut penggunaan rasionalitas serta berpedoman pada kaidah dan tradisi keilmuan yang telah berkembang. Sementara itu, kashf menghadapi tantangan epistemologis yang lebih kompleks karena didasarkan pada pengalaman spiritual yang bersifat personal dan sulit diuji secara objektif. Penelitian ini menggunakan metode analisis dokumen kualitatif dengan pendekatan hermeneutika kritis serta mengkaji berbagai literatur klasik dan kontemporer yang berkaitan dengan epistemologi Islam, filsafat tafsir, dan studi Al-Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Ulumul Qur’an telah mengembangkan konstruksi hierarki validitas penafsiran yang cukup kompleks, namun konstruksi tersebut masih memerlukan perumusan ulang secara lebih sistematis dalam kerangka epistemologi kontemporer agar tetap relevan dalam menjawab tantangan hermeneutika modern, termasuk fenomena demokratisasi penafsiran Al-Qur’an di era digital.</p> Muhammad Ridho, Abdurrahman Sulaimana Syaputra, Ali Akbar Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4419 Thu, 04 Jun 2026 00:00:00 +0000 TRADISI KOLAM HIJAU SEBAGAI WARISAN BUDAYA MELAYU: KAJIAN SEJARAH, NILAI SOSIAL, KEPERCAYAAN TRADISIONAL, DAN ETIKA LINGKUNGAN DI KABUPATEN SIAK https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4420 <p>Penelitian ini membahas tentang keberadaan Tradisi Kolam Hijau sebagai salah satu warisan budaya masyarakat Melayu di Kabupaten Siak. Tradisi ini dipercaya telah ada sejak masa pemerintahan Sultan Abdul Jalil Rahmad Syah dan berkaitan dengan kegiatan pencucian senjata para panglima kerajaan pada malam satu suro atau 1 Muharram. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai sejarah, nilai sosial, nilai budaya, kepercayaan tradisional, serta etika lingkungan yang terdapat dalam Tradisi Kolam Hijau. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui wawancara, observasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kolam Hijau bukan hanya dianggap sebagai peninggalan sejarah kerajaan Melayu, tetapi juga menjadi simbol identitas budaya masyarakat setempat. Tradisi yang masih dipertahankan hingga sekarang memperlihatkan adanya hubungan yang kuat antara masyarakat dengan warisan leluhur mereka. Selain itu, tradisi tersebut juga memiliki fungsi sosial dalam mempererat hubungan masyarakat serta menumbuhkan kesadaran terhadap pentingnya menjaga lingkungan sekitar. Masyarakat juga masih mempercayai air Kolam Hijau sebagai bagian dari pengobatan tradisional, meskipun secara ilmiah belum terdapat bukti medis yang mendukung hal tersebut. Oleh karena itu, pelestarian budaya dan lingkungan di kawasan Kolam Hijau perlu terus dilakukan agar nilai sejarah dan budaya yang terkandung di dalamnya tetap terjaga.</p> M. Safi’i, Dewi Yuwandari, Naswa Mutiadilara, Sandes Mario, Ahmad Makmun Khodori Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4420 Thu, 04 Jun 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS AKAD E-WALLET DALAM PERSPEKTIF WAKALAH DAN UJRAH https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4421 <p>Perkembangan teknologi finansial telah melahirkan berbagai instrumen pembayaran digital, salah satunya e-wallet. Kemudahan yang ditawarkan e-wallet dalam kehidupan sehari-hari ternyata menyimpan pertanyaan mendasar yang belum banyak dikaji: apakah mekanisme akad dalam transaksi e-wallet telah sesuai dengan prinsip-prinsip syariah, khususnya akad wakalah dan ujrah? Artikel ini bertujuan menganalisis mekanisme akad e-wallet menggunakan kerangka wakalah pendelegasian kewenangan dari satu pihak kepada pihak lain untuk melaksanakan pekerjaan tertentu serta ujrah sebagai imbalan atas jasa yang diberikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan pendekatan library research, bersumber dari kitab fiqih klasik dan kontemporer, fatwa DSN-MUI, serta regulasi Bank Indonesia dan OJK. Hasil analisis menunjukkan bahwa mekanisme e-wallet memiliki kesesuaian struktural dengan akad wakalah bil ujrah, di mana penyedia layanan bertindak sebagai wakil yang dipercaya mengelola transaksi keuangan pengguna. Kompensasi berupa biaya administrasi dan komisi merchant dapat dikategorikan sebagai ujrah yang sah selama memenuhi syarat kejelasan jumlah, kejelasan pekerjaan, serta bebas dari unsur gharar dan riba. Namun demikian, fitur pinjaman berbunga dan ketidakjelasan pengelolaan dana float berpotensi menimbulkan persoalan syariah yang perlu dikaji lebih lanjut.</p> Ariel Rubadri, Gilang Ramadhan, Fatmah Taufik Hidayat Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4421 Thu, 04 Jun 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS PRODUK PERBANKAN SYARIAH PADA BANK SYARIAH BERKAH FADHILLAH AIR TIRIS DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN MASYARAKAT https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4427 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produk perbankan syariah pada Bank Syariah Berkah Fadhillah Air Tiris dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Perbankan syariah hadir sebagai alternatif sistem keuangan yang berlandaskan prinsip-prinsip Islam, seperti larangan riba, gharar, dan maisir, serta mengedepankan keadilan, transparansi, dan kemaslahatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pihak bank dan nasabah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bank Syariah Berkah Fadhillah Air Tiris telah menyediakan berbagai produk, seperti tabungan berbasis wadiah dan mudharabah, pembiayaan murabahah dan musyarakah, serta layanan jasa keuangan lainnya. Produk-produk tersebut dinilai telah sesuai dengan prinsip syariah dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama dalam hal penyimpanan dana yang aman dan pembiayaan usaha yang halal. Keberadaan produk ini juga memberikan kontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat. Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa kendala, di antaranya rendahnya tingkat pemahaman masyarakat terhadap produk perbankan syariah, terbatasnya inovasi layanan, serta kurangnya sosialisasi yang dilakukan oleh pihak bank. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan literasi keuangan syariah serta pengembangan produk yang lebih inovatif dan berbasis teknologi. Dengan demikian, perbankan syariah diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan memperluas inklusi keuangan di masyarakat</p> Wandi Haris, Miko Indrawan, Azwar, Muhammad Fikri, Rendi Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4427 Fri, 05 Jun 2026 00:00:00 +0000 KEBANGKRUTAN YANG HAKIKI DALAM PERSPEKTIF HADIS TARBAWI https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4430 <p>Kebangkrutan dalam perspektif umum sering diartikan sebagai kondisi kehilangan harta atau kegagalan finansial. Namun, dalam ajaran Islam, kebangkrutan memiliki makna yang lebih mendalam sebagaimana dijelaskan dalam hadis Nabi Muhammad. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep kebangkrutan yang hakiki dalam perspektif Hadis Tarbawi serta implikasinya dalam pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif, yaitu menganalisis hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah tentang orang yang bangkrut di hari kiamat. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebangkrutan yang hakiki adalah kondisi seseorang yang kehilangan pahala amal ibadahnya karena perbuatan zalim terhadap orang lain, seperti mencaci, memfitnah, mengambil hak orang lain, dan melakukan kekerasan. Dalam perspektif tarbawi, hadis ini mengandung nilai pendidikan yang menekankan pentingnya keseimbangan antara ibadah ritual dan akhlak sosial. Pendidikan Islam tidak hanya berfokus pada aspek kognitif dan spiritual, tetapi juga pada pembentukan karakter dan etika peserta didik. Oleh karena itu, konsep kebangkrutan yang hakiki sangat relevan untuk diintegrasikan dalam proses pembelajaran guna membentuk pribadi yang berakhlak mulia dan bertanggung jawab.</p> Khafifa Khairi Annisa, Nurcahaya, Zacky Ramadhan, M. Tizani Nawa Bik Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4430 Fri, 05 Jun 2026 00:00:00 +0000 MENGAJARKAN ILMU KEPADA ORANG LAIN https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4431 <p><strong>Abstract</strong></p> <p>Teaching knowledge to others is a crucial part of the educational process, contributing to improving the quality of individuals and society. This study aims to analyze the importance of teaching, its underlying principles, and its impact on students' cognitive development and character. The method used was library research, reviewing various articles from relevant educational and Islamic journals. The results of the study indicate that teaching knowledge serves not only as a transfer of knowledge but also as a process for shaping attitudes, values, and social skills. Furthermore, teaching effectiveness is greatly influenced by the methods used, the competence of the teacher, and the interaction between the teacher and students. From an Islamic educational perspective, teaching knowledge has the value of worship and is a continuous charity that provides ongoing benefits. Therefore, awareness and responsibility are required for each individual to not only acquire knowledge but also to practice and disseminate it wisely.</p> Ratna Amalia, Nurcahaya, Anjely Ramadiansyah Putri, Bakhis Olga Sani Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4431 Fri, 05 Jun 2026 00:00:00 +0000 SILATURAHIM DALAM PERSPEKTIF HADIS TARBAWI DAN RELEVANSINYA DALAM PENDIDIKAN ISLAM https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4444 <p>Penelitian ini membahas konsep silaturahim dalam perspektif Hadis Tarbawi serta relevansinya dalam pendidikan Islam. Silaturahim tidak hanya dipahami sebagai hubungan kekerabatan secara biologis, tetapi juga sebagai bentuk hubungan sosial yang mengandung nilai pendidikan akhlak, spiritual, dan sosial dalam kehidupan manusia. Di era modern saat ini, praktik silaturahim mengalami penurunan akibat perkembangan teknologi dan gaya hidup individualistik, sehingga kajian ini menjadi penting untuk mengembalikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Sumber data diperoleh dari hadis-hadis Nabi Muhammad SAW dalam kitab Shahih Bukhari dan Shahih Muslim, Al-Qur’an, serta literatur pendukung berupa buku dan jurnal ilmiah yang relevan dengan tema silaturahim dan pendidikan Islam. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis isi (content analysis) dengan mengkaji, mengelompokkan, dan menarik kesimpulan dari berbagai sumber yang telah dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa silaturahim memiliki nilai-nilai pendidikan yang penting, seperti memperkuat persaudaraan, menumbuhkan kepedulian sosial, membentuk akhlak mulia, serta menjadi sarana memperoleh keberkahan hidup. Dalam perspektif Hadis Tarbawi, silaturahim berperan penting dalam pembentukan karakter peserta didik agar memiliki sikap sosial yang baik dan berakhlakul karimah. Oleh karena itu, nilai-nilai silaturahim perlu diinternalisasikan dalam dunia pendidikan Islam sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.</p> Afifah Aththahirah, Nurcahaya, Anggun Cahaya, Rajab Sanjani Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4444 Sat, 06 Jun 2026 00:00:00 +0000 NABI MUHAMMAD SAW SEBAGAI SEORANG GURU https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4448 <p>Nabi Muhammad SAW dikenal sebagai sosok guru yang ideal dalam pendidikan Islam. Beliau memiliki sifat sabar, lemah lembut, jujur, dan penuh kasih sayang dalam membimbing umat. Dalam proses pembelajaran, Nabi menggunakan berbagai cara yang mudah dipahami, seperti memberikan teladan secara langsung (uswatun hasanah), berdialog dengan para sahabat, serta menyampaikan nasihat secara sederhana dan bertahap. Cara ini membuat ajaran yang disampaikan menjadi lebih jelas dan mudah diterima oleh semua kalangan. Selain itu, Nabi Muhammad SAW tidak hanya berperan sebagai penyampai ilmu, tetapi juga sebagai pembimbing yang membentuk akhlak, kepribadian, dan sikap sosial umat. Beliau memperhatikan kondisi dan kemampuan setiap individu, sehingga pendekatan yang digunakan bersifat fleksibel dan manusiawi. Sikap beliau yang adil, bijaksana, dan penuh perhatian menjadikan proses pembelajaran lebih efektif dan bermakna. Dengan demikian, sosok Nabi Muhammad SAW sebagai guru memberikan gambaran tentang pentingnya peran pendidik yang tidak hanya menguasai materi, tetapi juga mampu menjadi teladan yang baik. Nilai-nilai pendidikan yang beliau ajarkan masih sangat relevan untuk diterapkan dalam dunia pendidikan saat ini, terutama dalam membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia dan berilmu.</p> Nia Husniati, Nur Cahaya, Salsabila Alfiatur Rizki Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4448 Sun, 07 Jun 2026 00:00:00 +0000 PENDIDIKAN KARAKTER DALAM AL-QUR’AN SEBAGAI SOLUSI KRITIS MORAL TERHADAP GENERASI GEN Z DI ERA DIGITAL https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4449 <p>Perkembangan teknologi digital telah membawa berbagai perubahan dalam kehidupan Generasi Z, termasuk munculnya berbagai persoalan moral seperti menurunnya etika komunikasi, penyalahgunaan media sosial, dan lemahnya kontrol diri. Kondisi ini menuntut penguatan pendidikan karakter yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendidikan karakter dalam Al-Qur’an sebagai solusi terhadap krisis moral Generasi Z di era digital. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), menggunakan sumber data berupa Al-Qur’an, hadis, tafsir, dan literatur ilmiah terkait. Analisis data dilakukan melalui teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an mengandung nilai-nilai karakter seperti kejujuran, amanah, tanggung jawab, pengendalian diri, dan akhlak mulia yang relevan dalam menghadapi tantangan era digital. Implementasi nilai-nilai tersebut dapat membantu Generasi Z memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab. Dengan demikian, pendidikan karakter berbasis Al-Qur’an dapat menjadi alternatif solusi dalam mengatasi degradasi moral di era digital.</p> Delsi Amelia Putri, Jia Rizi Kiya, Fitri Melaini, Hidayatullah Ismail Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4449 Sun, 07 Jun 2026 00:00:00 +0000 TINJAUAN LITERATUR TENTANG FUNGSI PADANG LAMUN SEBAGAI HABITAT BIOTA LAUT DAN PENUNJANG PRODUKTIVITAS PERIKANAN https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4451 <p>Padang lamun merupakan ekosistem laut dangkal yang memiliki produktivitas hayati tinggi serta fungsi ekologis dan ekonomi penting bagi lingkungan pesisir. Namun, informasi ilmiah mengenai hubungan kausalitas antara kualitas habitat lamun dan produktivitas perikanan selama ini masih tersebar secara parsial, di tengah meningkatnya ancaman degradasi akibat aktivitas antropogenik dan perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan untuk menyintesis data secara terintegrasi mengenai fungsi padang lamun sebagai habitat biota laut dan perannya dalam menunjang produktivitas perikanan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengadopsi protokol PRISMA. Sumber data diperoleh dari Google Scholar dengan menyeleksi secara ketat 20 artikel ilmiah mutakhir yang relevan menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil tinjauan literatur menunjukkan bahwa padang lamun yang didominasi oleh spesies seperti Thalassia hemprichii, Enhalus acoroides, dan Cymodocea rotundata berfungsi krusial sebagai habitat perlindungan, daerah asuhan (nursery ground), tempat mencari makan (feeding ground), dan daerah pemijahan (spawning ground) spesifik bagi biota ekonomis penting seperti ikan baronang (Siganus spp.). Kerapatan dan persentase tutupan lamun yang sehat berkorelasi positif terhadap kelimpahan stok ikan dan stabilitas hasil tangkapan nelayan. Temuan terbaru dari penelitian ini berhasil merumuskan model keterkaitan multisektoral terintegrasi yang menegaskan bahwa kesehatan fungsi ekologis padang lamun adalah prasyarat mutlak dalam menjamin keberlanjutan ekonomi perikanan tangkap pesisir. Penelitian ini merekomendasikan integrasi antara kebijakan konservasi habitat lamun dan pengelolaan perikanan terpadu demi kesejahteraan masyarakat pesisir secara jangka panjang.</p> Ardiansyah, Nia Silvina Daulay, Nila Armita, Poja Ramandila, Zahratun Nasywa Elno Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4451 Sun, 07 Jun 2026 00:00:00 +0000 KEARIFAN LOKAL GHATIB BEGHANYUT DI SUNGAI SIAK https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4452 <p>Ghatib Beghanyut merupakan salah satu tradisi budaya masyarakat Melayu Siak yang berkembang di kawasan Sungai Siak, Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Tradisi ini dilaksanakan dengan cara berzikir dan berdoa di atas perahu yang dihanyutkan mengikuti arus sungai sebagai bentuk permohonan keselamatan dan perlindungan kepada Allah SWT. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam tradisi Ghatib Beghanyut serta perannya dalam kehidupan masyarakat Siak. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik wawancara dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Ghatib Beghanyut mengandung nilai religius, sosial, budaya, dan lingkungan. Tradisi ini menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, mempererat hubungan sosial melalui gotong royong dan kebersamaan, serta menjadi upaya pelestarian budaya Melayu Siak yang diwariskan secara turun-temurun sejak masa Kesultanan Siak. Selain itu, tradisi ini juga berpotensi menjadi daya tarik wisata budaya yang mendukung pelestarian identitas daerah. Oleh karena itu, Ghatib Beghanyut perlu terus dijaga dan dilestarikan agar nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya tetap hidup dan dikenal oleh generasi mendatang.</p> Dian Pratiwi, Luthfiah Ayu Pramutri, Rendi, Yogi Aditiya, Ahmad Makmun Khodori Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4452 Sun, 07 Jun 2026 00:00:00 +0000 AKHLAK MULIA SEBAGAI TUJUAN PENDIDIKAN ISLAM KAJIAN HADIS TARBAWI https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4454 <p>Pendidikan Islam memiliki tujuan utama untuk membentuk manusia yang beriman, bertakwa, berilmu, dan berakhlak mulia. Akhlak mulia merupakan aspek fundamental dalam pendidikan Islam karena menjadi indikator keberhasilan pembentukan karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji akhlak mulia sebagai tujuan pendidikan Islam dalam perspektif hadis tarbawi. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis berbagai literatur yang berkaitan dengan pendidikan Islam, akhlak, dan hadis tarbawi. Hasil kajian menunjukkan bahwa hadis tarbawi memberikan landasan yang kuat mengenai konsep pendidikan Islam yang berorientasi pada pembentukan karakter. Nilai-nilai akhlak yang terkandung dalam hadis, seperti kejujuran, amanah, kesabaran, kasih sayang, tanggung jawab, dan rendah hati, menjadi dasar dalam membentuk kepribadian peserta didik. Implementasi nilai-nilai tersebut melalui pendidikan Islam memberikan implikasi positif terhadap pembentukan karakter yang religius, disiplin, dan bertanggung jawab. Dengan demikian, hadis tarbawi memiliki peran yang sangat penting dalam mewujudkan tujuan pendidikan Islam, yaitu melahirkan generasi yang berakhlak mulia dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.</p> Hertaty Hairun Nisa, Nurcahaya, Hanida Uswatun Hasanah Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4454 Sun, 07 Jun 2026 00:00:00 +0000 MATERI PENDIDIKAN ISLAM DALAM HADIST TARBAWI https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4457 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis materi pendidikan Islam yang terkandung dalam hadis-hadis tarbawi. Hadis tarbawi merupakan hadis-hadis Nabi Muhammad SAW yang secara eksplisit maupun implisit memuat nilai-nilai dan prinsip-prinsip pendidikan Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), yaitu dengan menganalisis berbagai sumber tekstual berupa hadis, kitab tafsir, literatur pendidikan Islam, dan jurnal-jurnal ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis tarbawi mengandung berbagai materi pendidikan Islam yang komprehensif, meliputi: (1) pendidikan akidah dan keimanan, (2) pendidikan akhlak dan moral, (3) pendidikan ibadah, (4) pendidikan akal dan intelektual, serta (5) pendidikan sosial kemasyarakatan. Hadis-hadis tarbawi menjadi landasan normatif yang kokoh dalam pengembangan kurikulum pendidikan Islam di Indonesia. Kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi ilmiah bagi pengembangan ilmu pendidikan Islam, khususnya dalam bidang Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial yang memiliki keterkaitan erat dengan nilai-nilai kemanusiaan dan sosial yang diajarkan dalam hadis Nabi SAW.</p> Dian Nugraha, Nurcahaya, Febrianti, Dahliani Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4457 Sun, 07 Jun 2026 00:00:00 +0000 KONSEP MUKMIN YANG KUAT SEBAGAI SOLUSI MENGATASI TANTANGAN HIDUP GENERASI Z DALAM PERSPEKTIF HADIS TARBAWI https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4458 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep mukmin yang kuat dalam perspektif hadis tarbawi serta relevansinya sebagai solusi dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan Generasi Z. Penelitian menggunakan metode kepustakaan (<em>library research</em>) dengan sumber data berupa hadis Nabi SAW, kitab syarah hadis, buku-buku pendidikan Islam, dan artikel ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan interpretatif untuk memahami makna hadis serta keterkaitannya dengan kondisi Generasi Z di era digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep mukmin yang kuat tidak hanya mencakup kekuatan fisik, tetapi juga meliputi kekuatan iman, ilmu, mental, akhlak, dan spiritual. Nilai-nilai tersebut memiliki relevansi yang tinggi dalam membantu Generasi Z menghadapi berbagai tantangan seperti krisis identitas, kecanduan media sosial, tekanan akademik, kecemasan terhadap masa depan, serta pengaruh budaya global. Kekuatan iman berperan sebagai fondasi spiritual, kekuatan ilmu membantu menyaring informasi secara kritis, kekuatan mental membentuk ketahanan diri, kekuatan akhlak menjadi pedoman dalam berinteraksi, dan kekuatan fisik mendukung produktivitas serta kualitas hidup. Dengan demikian, konsep mukmin yang kuat dalam hadis tarbawi dapat menjadi landasan pendidikan Islam yang efektif dalam membentuk Generasi Z yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, tangguh, dan mampu menghadapi perkembangan zaman secara bijaksana.</p> Anisa, Nur Cahaya, Nurul Hanifah, Nur Hasni Zahrah Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4458 Sun, 07 Jun 2026 00:00:00 +0000 DAMPAK PERKATAAN NEGATIF TERHADAP PERKEMBANGAN EMOSIONAL ANAK USIA DINI PERSPEKTIF QS. AL-HUJURAT AYAT 11 https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4462 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan bahasa bernuansa negatif terhadap perkembangan emosional anak usia dini dengan merujuk pada penafsiran Surah Al-Hujurat ayat 11. Kajian ini dilatarbelakangi oleh fenomena yang masih sering dijumpai, baik dalam lingkungan keluarga maupun lembaga pendidikan, berupa penggunaan ujaran yang bersifat merendahkan, yang berpotensi memengaruhi kondisi psikologis anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan (library research). Sumber utama penelitian mencakup Al-Qur’an dan kitab-kitab tafsir, yang kemudian diperkuat dengan berbagai literatur ilmiah yang relevan. Proses analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis untuk mengkaji makna ayat secara mendalam serta menghubungkannya dengan aspek perkembangan emosi anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larangan terhadap perilaku mencela, merendahkan, dan memberi julukan buruk sebagaimana termuat dalam QS. Al-Hujurat ayat 11 memiliki hubungan yang signifikan dengan upaya menjaga stabilitas emosional anak. Penggunaan bahasa negatif terbukti dapat menurunkan rasa percaya diri, meningkatkan tingkat kecemasan, mengganggu kemampuan anak dalam mengelola emosi, serta menghambat interaksi sosialnya. Dengan demikian, penerapan nilai-nilai komunikasi Islami dalam lingkungan keluarga dan pendidikan menjadi sangat penting sebagai upaya mendukung tumbuh kembang emosional anak secara sehat dan seimbang.</p> Muhammad Alhafiz, Hidayatullah Ismail Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4462 Mon, 08 Jun 2026 00:00:00 +0000 KONSEP PENDIDIKAN RASULULLAH SAW SEBAGAI GURU IDEAL DAN RELEVANSINYA DALAM PENDIDIKAN KONTEMPORER https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4465 <p class="isselectedend" style="margin: 0cm; text-align: justify;"><span lang="EN-US">Pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk manusia yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia. Dalam Islam, Rasulullah SAW merupakan sosok pendidik ideal yang menjadi teladan sepanjang masa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep pendidikan Rasulullah SAW sebagai guru ideal, metode pengajaran yang beliau terapkan, serta relevansinya terhadap pendidikan kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui kajian terhadap Al-Qur'an, hadis, buku, jurnal ilmiah, dan berbagai literatur yang relevan. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan mengkaji karakteristik Rasulullah SAW sebagai pendidik serta metode pembelajaran yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rasulullah SAW merupakan guru ideal yang memiliki sifat jujur, amanah, sabar, adil, dan penuh kasih sayang. Dalam proses pembelajaran, beliau menerapkan berbagai metode seperti keteladanan, perumpamaan, pembelajaran bertahap, nasihat, serta dialog dan tanya jawab. Konsep pendidikan Rasulullah SAW memiliki relevansi yang kuat dengan pendidikan kontemporer, terutama dalam penguatan pendidikan karakter, penerapan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, pengembangan kecerdasan sosial, dan peningkatan profesionalisme guru. Oleh karena itu, nilai-nilai pendidikan Rasulullah SAW dapat dijadikan sebagai pedoman dalam mengembangkan sistem pendidikan yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa mengabaikan pembentukan moral dan karakter peserta didik.</span></p> Daniatul Maghfiroh, Nur Cahaya, Wafiq Azizah Hasibuan Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4465 Mon, 08 Jun 2026 00:00:00 +0000 PEMBERDAYAAN UMKM MELALUI PEMBUATAN AKUN MEDIA SOSIAL, LOGO, DAN VIDEO PROMOSI DIGITAL (STUDI KASUS : SOSIALIASI UMKM MIE TEK – TEK DI DESA SUKATANI) https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4475 <p>Perkembangan teknologi digital memberikan peluang besar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam meningkatkan efektivitas pemasaran produk. Namun, masih banyak UMKM yang belum memanfaatkan media digital secara optimal dalam kegiatan promosi usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu UMKM Mie Tek Tek di Desa Sukatani dalam meningkatkan daya saing usaha melalui pembuatan akun media sosial, logo usaha, dan video promosi digital. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi observasi, wawancara, dan praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial dan media promosi digital mampu memperluas jangkauan pemasaran, memperkuat identitas usaha, serta meningkatkan daya tarik produk di mata konsumen. Selain itu, pelaku UMKM menjadi lebih memahami pentingnya digital marketing dalam mendukung perkembangan usaha di era digital. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan UMKM dapat terus mengembangkan strategi pemasaran digital secara kreatif dan berkelanjutan.</p> Naila Rahmayanti, Nur Latifah Puspitasari, Raisa Ramadhani, Zahra Dwi Rahmawati Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4475 Mon, 08 Jun 2026 00:00:00 +0000 MENCARI ILMU DALAM PERSPEKTIF HADIST TARBAWI https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4478 <p>Menuntut ilmu merupakan ajaran penting dalam Islam yang sangat ditekankan dalam hadis Nabi Muhammad SAW. Ilmu tidak hanya berfungsi untuk menambah pengetahuan, tetapi juga untuk membentuk keimanan, akhlak, dan karakter seorang Muslim. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep menuntut ilmu dalam perspektif Hadis Tarbawi serta relevansinya dalam kehidupan umat Islam. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan library research melalui kajian hadis, kitab hadis, buku Hadis Tarbawi, dan jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis-hadis Nabi mendorong umat Islam untuk menuntut ilmu sebagai bentuk ibadah serta sarana pembentukan karakter dan spiritualitas. Oleh karena itu, menuntut ilmu memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi masyarakat.</p> Mila Sebmi Angglepi, Nurcahaya, Mala Walda Sari, Umi Hasnah Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4478 Tue, 09 Jun 2026 00:00:00 +0000 INTEGRASI NILAI ETIKA LINGKUNGAN DALAM PROSES RITUAL BELANCANG SEBAGAI PENGOBATAN TRADISIONAL DI PANIPAHAN ROKAN HILIR https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4479 <p>Ritual belancang merupakan salah satu tradisi pengobatan tradisional yang masih dilestarikan oleh masyarakat Panipahan, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau. Ritual ini tidak hanya dimaknai sebagai sarana penyembuhan penyakit, tetapi juga mengandung nilai budaya dan etika lingkungan yang berkaitan erat dengan hubungan manusia dan alam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi nilai etika lingkungan dalam proses ritual belancang sebagai pengobatan tradisional masyarakat Panipahan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ritual belancang mengandung nilai penghormatan terhadap alam melalui penggunaan unsur-unsur alami seperti laut, hutan, dan bahan organik dalam prosesi ritual. Selain itu, ritual ini juga memperlihatkan adanya perubahan pandangan masyarakat modern yang mulai memaknai belancang sebagai bagian dari pelestarian budaya lokal dibandingkan sebagai media pengobatan utama. Dengan demikian, ritual belancang tidak hanya memiliki nilai spiritual dan budaya, tetapi juga mengandung nilai ekologis yang penting dalam menjaga hubungan harmonis antara manusia dan lingkungan.</p> M. Zaid Syaputra, Siti Rona Daulay, Henia Desralda Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4479 Tue, 09 Jun 2026 00:00:00 +0000 MENJADI MUKMIN YANG KUAT https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4484 <p>Menjadi mukmin yang kuat merupakan salah satu ajaran penting dalam Islam. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadis riwayat Imam Muslim yang menyebutkan bahwa mukmin yang kuat lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah.ini bertujuan untuk membahas makna mukmin yang kuat serta bagaimana penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam konteks pendidikan. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menelaah Al-Qur’an, hadis, dan beberapa sumber pendukung lainnya. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa kekuatan seorang mukmin tidak hanya dilihat dari fisik, tetapi juga dari kekuatan iman, ilmu, akhlak, mental, dan tanggung jawab sosial. Mukmin yang kuat adalah pribadi yang teguh dalam keyakinan, aktif berbuat kebaikan, serta mampu menghadapi ujian hidup dengan sabar dan optimis. Dalam dunia pendidikan, pembentukan mukmin yang kuat dapat dilakukan melalui pembinaan iman, pembiasaan ibadah, penanaman nilai akhlak, serta pengembangan potensi diri secara seimbang. Dengan demikian, menjadi mukmin yang kuat bukan hanya tujuan pribadi, tetapi juga menjadi bekal dalam membangun kehidupan yang lebih baik.</p> Nurhayati, Nurcahaya, Lusi Sasta Maylza, Dhea Julia Cahyani Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4484 Tue, 09 Jun 2026 00:00:00 +0000 KEJUJURAN DALAM PERSPEKTIF HADIS TARBAWI https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4485 <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Kejujuran dipandang sebagai salah satu pilar moral paling esensial dalam Islam yang menjadi pondasi terbentuknya karakter pribadi maupun kolektif. Penelitian ini bermaksud menelusuri konsep kejujuran berdasarkan tinjauan hadits Nabi Muhammad ﷺ serta kaitannya dengan dinamika kehidupan masa kini. Melalui pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka, hasil penelitian menyimpulkan bahwa ṣidq atau sifat jujur memperoleh perhatian khusus dalam hadits karena menjadi jalan menuju kebajikan dan keselamatan hidup, baik di dunia maupun di akhirat. Dengan demikian, aktualisasi nilai kejujuran menjadi sangat krusial untuk diterapkan dalam ranah pendidikan, perekonomian, hingga kehidupan bermasyarakat</p> Rizki Suwandi, Nurcahaya, Hani Kurnia Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4485 Tue, 09 Jun 2026 00:00:00 +0000 INDAHNYA SILATURAHIM DALAM MENGUATKAN PERSAUDARAAN https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4486 <p>Silaturahim merupakan salah satu nilai sosial dan keagamaan yang penting dalam kehidupan masyarakat. Silaturahim tidak hanya berarti saling berkunjung, tetapi juga menjaga komunikasi, mempererat hubungan sosial, dan meningkatkan rasa kepedulian antarsesama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran silaturahim dalam memperkuat persaudaraan dan menjaga keharmonisan sosial. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) melalui berbagai jurnal, buku, dan referensi terpercaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa silaturahim dapat meningkatkan rasa persaudaraan, solidaritas sosial, sikap saling menghargai, serta menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih harmonis. Namun, perkembangan teknologi dan gaya hidup modern menjadi tantangan dalam menjaga hubungan sosial secara langsung. Oleh karena itu, budaya silaturahim perlu terus dijaga agar rasa kebersamaan dan kepedulian sosial tetap terpelihara.</p> Dahliana, Nurcahaya, Assyifaturrahmah, Nabila Zhaskia Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4486 Tue, 09 Jun 2026 00:00:00 +0000 KEBANGKRUTAN YANG HAKIKI (AL-MUFLIS) DALAM PERSPEKTIF HADIS TARBAWI: ANALISIS KESALEHAN RITUAL DAN KESALEHAN SOSIAL https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4489 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep kebangkrutan hakiki (<em>al-muflis</em>) dalam perspektif hadis Nabi Muhammad SAW serta implikasinya terhadap kehidupan spiritual dan sosial manusia. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (<em>library research</em>) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Data diperoleh melalui kajian terhadap hadis-hadis terkait konsep <em>al-muflis</em>, kitab syarah hadis, buku-buku keislaman, dan berbagai jurnal ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik <em>content analysis</em> secara kritis dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebangkrutan hakiki bukanlah kehilangan harta benda atau aset material, melainkan habisnya pahala amal akibat kezaliman terhadap sesama manusia. Hadis riwayat Muslim menjelaskan bahwa seseorang dapat datang pada hari kiamat dengan membawa pahala shalat, puasa, dan zakat, tetapi kehilangan seluruh pahalanya karena perbuatan seperti mencela, memfitnah, merampas hak orang lain, dan melakukan tindakan zalim lainnya. Ketika pahala telah habis, dosa-dosa korban akan dipindahkan kepadanya sehingga menyebabkan kerugian spiritual yang berujung pada azab akhirat. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi antara kesalehan ritual dan kesalehan sosial sebagai fondasi utama keselamatan manusia. Oleh karena itu, setiap individu perlu menjaga hubungan dengan Allah SWT sekaligus menghormati hak-hak sesama manusia agar terhindar dari kebangkrutan hakiki di akhirat.</p> Hafizah Aulia, Nurcahaya, Muhammad Alghifari, Zhidan Muhammad Erfarizi Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4489 Tue, 09 Jun 2026 00:00:00 +0000 LINGKUNGAN PENDIDIKAN PERFEKTIF HADIS TARBAWI https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4491 <p>Penelitian ini membahas tentang esensi lingkungan pendidikan Islam yang berfungsi sebagai ekosistem sosial-spiritual untuk mengarahkan manusia pada tujuan penciptaannya. Lingkungan ini memiliki keunikan tersendiri, yaitu berpusat pada tauhid, mengedepankan keteladanan fisik (uswah hasanah), membiasakan akhlak mulia, serta mengintegrasikan peran keluarga, sekolah, dan masyarakat. Namun, di era digital, lingkungan ini menghadapi tantangan besar seperti kaburnya batasan ruang belajar, krisis figur idola digital, penurunan adab dalam interaksi virtual, dan kedangkalan berpikir akibat komersialisasi informasi. Melalui analisis deskriptif, tulisan ini membedah empat komponen utama pembentuk lingkungan pendidikan Islam, yaitu komponen manusiawi, filosofis-normatif, fisik-material, serta kultural-psikologis. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pembentukan lingkungan yang kondusif memiliki urgensi yang sangat tinggi untuk menjaga fitrah anak, mendukung pembiasaan akhlak, memberikan filter terhadap arus negatif dunia maya, serta menjamin keberkahan dalam transfer ilmu.</p> Afriani Azzahra, Nurcahaya, Junaldi Putra Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4491 Tue, 09 Jun 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH MENGHAFAL AL-QUR’AN TERHADAP KETENANGAN JIWA MAHASISWA https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4495 <p>Menghafal Al-Qur’an merupakan salah satu bentuk ibadah yang tidak hanya berorientasi pada aspek spiritual, tetapi juga memiliki pengaruh terhadap kondisi psikologis seseorang. Di kalangan mahasiswa, tekanan akademik, tuntutan sosial, dan perubahan lingkungan sering kali menimbulkan kecemasan, stres, serta ketidakstabilan emosi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kegiatan menghafal Al-Qur’an terhadap ketenangan jiwa mahasiswa dalam konteks pembelajaran tahfidz. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan (library research), melalui pengkajian terhadap ayat Al-Qur’an, hadis, serta berbagai penelitian ilmiah yang relevan mengenai tahfidz dan kesehatan mental. Hasil kajian menunjukkan bahwa aktivitas menghafal Al-Qur’an dapat memberikan efek positif terhadap ketenangan jiwa mahasiswa melalui peningkatan kedekatan spiritual kepada Allah SWT, pengendalian emosi, stabilitas psikologis, serta munculnya rasa optimisme dan ketenteraman batin. Selain itu, proses muraja’ah dan kedisiplinan dalam tahfidz juga berkontribusi dalam membentuk karakter sabar, fokus, dan kemampuan manajemen diri. Dengan demikian, menghafal Al-Qur’an tidak hanya berfungsi sebagai aktivitas religius, tetapi juga sebagai sarana pembinaan kesehatan mental dan spiritual mahasiswa di tengah tantangan kehidupan akademik modern. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pengembangan program tahfidz di perguruan tinggi sebagai upaya meningkatkan kualitas spiritual dan psikologis mahasiswa.</p> Raisya Riana, Nur Hikmah, Edi Hermanto Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4495 Tue, 09 Jun 2026 00:00:00 +0000 KEUTAMAAN MENGAJARKAN ILMU KEPADA ORANG LAIN MENURUT HADIS RASULULLAH SAW https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4501 <p>Ilmu merupakan salah satu anugerah Allah SWT yang memiliki peran penting dalam membentuk pola pikir, sikap, dan perilaku manusia. Dalam Islam, ilmu tidak hanya dianjurkan untuk dipelajari, tetapi juga diajarkan kepada orang lain agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keutamaan mengajarkan ilmu kepada orang lain berdasarkan hadis Rasulullah SAW, memahami nilai-nilai tarbawi yang terkandung di dalamnya, serta menjelaskan manfaat dan implementasinya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (<em>library research</em>) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari berbagai sumber, seperti Al-Qur'an, hadis, buku, dan jurnal ilmiah yang relevan dengan tema penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mengajarkan ilmu merupakan amalan yang sangat mulia dan memiliki kedudukan tinggi dalam Islam. Seseorang yang mengajarkan ilmu akan memperoleh pahala yang terus mengalir selama ilmu tersebut diamalkan oleh orang lain. Selain itu, kegiatan berbagi ilmu memberikan manfaat bagi pemberi maupun penerima ilmu, seperti meningkatkan pemahaman, keterampilan, serta kualitas diri. Implementasi hadis tentang mengajarkan ilmu dapat dilakukan dalam lingkungan keluarga, pendidikan, masyarakat, maupun melalui media digital. Oleh karena itu, setiap Muslim dianjurkan untuk terus belajar, mengamalkan, dan menyebarkan ilmu yang bermanfaat sebagai bentuk ibadah dan kontribusi dalam membangun masyarakat yang berilmu serta berakhlak mulia.</p> Shela Andini, Nurcahaya, Zumi Nur Faiza, Dina Rahmayani Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4501 Wed, 10 Jun 2026 00:00:00 +0000 PERBEDAAN AYAT MAKKIYYAH DAN MADANIYYAH DALAM KAJIAN ULUMUL QUR’AN https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4504 <p>Kajian Makkiyyah dan Madaniyyah merupakan salah satu cabang penting dalam Ulumul Qur’an yang membahas klasifikasi ayat dan surah berdasarkan periode turunnya wahyu. Pembahasan ini memiliki peran penting dalam memahami konteks historis, sosial, dan budaya yang melatarbelakangi turunnya ayat-ayat Al-Qur’an. Melalui pemahaman terhadap karakteristik ayat Makkiyyah dan Madaniyyah, seorang penafsir dapat memahami tujuan, kandungan, dan hikmah yang terkandung dalam suatu ayat secara lebih komprehensif. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan mengkaji berbagai literatur klasik dan kontemporer tentang Ulumul Qur’an. Hasil kajian menunjukkan bahwa ayat Makkiyyah dan Madaniyyah memiliki perbedaan yang signifikan dalam aspek waktu turunnya, tema pembahasan, gaya bahasa, sasaran dakwah, dan kandungan hukumnya. Ayat Makkiyyah lebih menitikberatkan pada penguatan akidah, tauhid, dan pembentukan akhlak, sedangkan ayat Madaniyyah lebih berfokus pada pengaturan kehidupan sosial, politik, ekonomi, dan hukum dalam masyarakat Islam.</p> Nurlisana Shidqi Saili, Syahira Ramadhani, Ali Akbar, Edi Hermanto Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4504 Wed, 10 Jun 2026 00:00:00 +0000 PENERAPAN METODE QUANTUM TEACHING DALAM MENCIPTAKAN SUASANA BARU UNTUK MENGURANGI KETEGANGAN BELAJAR SISWA DI SMPN 1 JOGOROTO https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4490 <p>Penerapan Quantum Teaching dapat dilakukan dengan belajar menggunakan alat musik, belajar dengan syair, maupun belajar dari lingkungan sekitar. Quantum Teaching dapat menyusun bahan pengajaran yang sesuai, yang dapat melibatkan keaktifan peserta didik. Penelitian ini bertujuan menjelaskan pengaruh Penerapan Metode Quantum Teaching Dalam Menciptakan Suasana Baru Untuk Mengurangi Ketegangan Belajar Siswa di SMPN 1 Jogoroto dan menjelaskan faktor penghambat Penerapan Metode Quantum Teaching Dalam Menciptakan Suasana Baru Untuk Mengurangi Ketegangan Belajar Siswa Di SMPN 1 Jogoroto. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif. Sumber data penelitian ini, yaitu kuisioner. Hasil penelitian Penerapan Metode Quantum Teaching berpengaruh positif dan signifikan terhadap Ketegangan Belajar Siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Jogoroto dan Faktor penghambat penerapan metode Quantum Teaching dalam mengurangi ketegangan belajar siswa berasal dari aspek guru, siswa, sarana prasarana, serta lingkungan sekolah. Oleh karena itu, diperlukan upaya kolaboratif antara guru dan pihak sekolah untuk meminimalkan hambatan tersebut agar penerapan Quantum Teaching dapat berjalan secara optimal.</p> Lutfi Fauzi, Mohammad Faridl Darmawan, Muhammad Aliyul Wafa, Zaki Ahmad Fauzan Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4490 Wed, 10 Jun 2026 00:00:00 +0000 NILAI-NILAI AKHLAK DALAM KITAB AL-’ARABIYYAH BAYNA YADAYK: ANALISIS ISI PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4508 <p>Pendidikan Islam tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan akhlak peserta didik. Oleh karena itu, bahan ajar yang digunakan dalam proses pembelajaran seharusnya mengandung nilai-nilai yang mendukung pembentukan karakter. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis nilai-nilai akhlak yang terkandung dalam kitab <em>Al-’Arabiyyah Bayna Yadayk</em> jilid 1 dan 2 serta menjelaskan relevansinya dalam perspektif pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi (<em>content analysis</em>). Data diperoleh dari materi <em>hiwār</em>, <em>qirā’ah</em>, dan <em>tamrīn</em> yang terdapat dalam kitab, kemudian dianalisis melalui proses kategorisasi, pengodean, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kitab <em>Al-’Arabiyyah Bayna Yadayk</em> memuat sembilan belas nilai akhlak yang dapat diklasifikasikan ke dalam tiga kategori utama, yaitu akhlak kepada Allah, akhlak kepada sesama manusia, dan akhlak kepada diri sendiri. Nilai-nilai tersebut meliputi cinta kepada Nabi Muhammad SAW, berpegang teguh pada Al-Qur’an dan Sunnah, salam, kerja sama (<em>ta‘āwun</em>), kejujuran, disiplin, tanggung jawab, menghormati orang lain, menjaga kebersihan, cinta ilmu, dan berbagai nilai karakter lainnya. Temuan ini menunjukkan bahwa kitab <em>Al-’Arabiyyah Bayna Yadayk</em> tidak hanya berfungsi sebagai bahan ajar bahasa Arab, tetapi juga sebagai media internalisasi nilai dan pembentukan karakter dalam pendidikan Islam.</p> Muhammad Faiz, Mega Satria Nurul Falah Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4508 Wed, 10 Jun 2026 00:00:00 +0000 AL-QUR'AN DAN FENOMENA HOAKS: TELAAH TAFSIR QS. AL-HUJARAT [49]:6 DALAM KONTEKS ERA DIGITAL https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4512 <p>Fenomena hoaks atau berita bohong yang menyebar secara masif di era digital menjadi tantangan serius bagi masyarakat Muslim Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penafsiran QS. Al-Hujurat [49]:6 menurut mufassir klasik dan kontemporer serta mengkaji relevansi konsep tabayyun sebagai solusi normatif terhadap fenomena hoaks di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (<em>library research</em>). Sumber data primer meliputi kitab <em>Tafsir Al-Qur'an Al-'Azhim</em> karya Ibnu Katsir, <em>Jami' Al-Bayan</em> karya Al-Thabari, <em>Tafsir Al-Misbah</em> karya M. Quraish Shihab, dan <em>Tafsir Al-Azhar</em> karya Buya Hamka. Data dianalisis menggunakan metode tafsir <em>maudhui</em> (tematik) dan <em>muqaran</em> (komparatif) dengan pendekatan deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mufassir klasik dan kontemporer sepakat bahwa perintah tabayyun dalam QS. Al-Hujurat [49]:6 bersifat universal yakni kewajiban verifikasi informasi sebelum bertindak, meskipun terdapat perbedaan pada aspek kontekstualisasinya. Mufassir klasik lebih menekankan konteks historis dan kebahasaan, sedangkan mufassir kontemporer mengkontekstualisasikannya dalam kehidupan modern termasuk fenomena hoaks di media sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsep tabayyun memiliki relevansi yang sangat tinggi sebagai solusi normatif sekaligus panduan etis bermedia sosial bagi masyarakat Muslim di era digital. Internalisasi nilai tabayyun dalam pendidikan Islam diharapkan mampu membentuk generasi Muslim yang kritis, bijak, dan bertanggung jawab dalam menghadapi gelombang hoaks di era digital.</p> Ririn Wilka, Khurul Ain, Edi Hermanto Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4512 Thu, 11 Jun 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS HUKUM JUAL BELI MU’ATHAH DALAM PERSPEKTIF MAZHAB IMAM SYAFI’I https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4513 <p>Jual beli merupakan salah satu bentuk muamalah yang memiliki peran penting dalam kehidupan manusia sebagai sarana pemenuhan kebutuhan hidup. Dalam praktiknya, terdapat berbagai bentuk akad jual beli, salah satunya adalah jual beli mu'athah, yaitu transaksi yang dilakukan melalui serah terima barang dan harga tanpa adanya ucapan ijab dan qabul secara lisan. Praktik ini banyak ditemukan dalam transaksi modern, seperti di pasar swalayan, minimarket, dan perdagangan elektronik. Namun, keabsahan jual beli mu'athah menjadi perbincangan di kalangan ulama, khususnya dalam Mazhab Imam Syafi'i yang memberikan perhatian besar terhadap keberadaan sighat akad sebagai salah satu unsur penting dalam transaksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hukum jual beli mu'athah dalam perspektif Mazhab Imam Syafi'i serta mengkaji relevansinya dengan praktik transaksi kontemporer. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (<em>library research</em>) dengan pendekatan normatif melalui kajian terhadap kitab-kitab fiqih Syafi'iyyah, terutama <em>Al-Umm</em>, <em>Al-Majmu' Syarh al-Muhadzdzab</em>, dan <em>Mughni al-Muhtaj</em>, serta berbagai literatur fiqih muamalah lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Imam Syafi'i dalam <em>Al-Umm</em> mensyaratkan adanya ijab dan qabul yang jelas sebagai bentuk manifestasi kerelaan para pihak dalam akad jual beli, sehingga jual beli mu'athah pada dasarnya tidak dianggap sah. Namun, perkembangan pemikiran ulama Syafi'iyyah muta'akhkhirin, seperti Imam al-Nawawi, memberikan kelonggaran dengan membolehkan jual beli mu'athah berdasarkan pertimbangan kebiasaan masyarakat (<em>'urf</em>) yang telah menunjukkan adanya kerelaan antara penjual dan pembeli. Dengan demikian, jual beli mu'athah dalam praktik modern dapat dipandang sah menurut pendapat yang lebih fleksibel dalam Mazhab Syafi'i selama memenuhi prinsip kerelaan, kejelasan objek transaksi, dan tidak mengandung unsur gharar maupun penipuan.</p> Raisya Riana, Natasya Syawalia Qalbi, Fatmah Taufik Hidayat Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4513 Thu, 11 Jun 2026 00:00:00 +0000 PERAN KOMUNIKASI VISUAL DALAM MENINGKATKAN LITERASI KESEHATAN MENTAL MAHASISWA PRODI KPI ANGKATAN 2022 UNISMUH MAKASSAR MELALUI KONTEN TIKTOK @mudahbergaul https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4514 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan media sosial, khususnya TikTok, sebagai sarana penyebaran informasi kesehatan mental yang berpotensi meningkatkan literasi kesehatan mental di kalangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk komunikasi visual yang digunakan dalam konten TikTok @mudahbergaul, perannya dalam meningkatkan literasi kesehatan mental mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas Muhammadiyah Makassar Angkatan 2022, serta faktor pendukung dan penghambat penyampaian pesan melalui media tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap mahasiswa KPI Angkatan 2022 serta konten yang dipublikasikan pada akun TikTok @mudahbergaul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi visual pada akun tersebut diwujudkan melalui penggunaan warna-warna lembut, teks visual reflektif, ilustrasi dan simbol visual, serta musik latar yang mendukung suasana emosional. Unsur-unsur tersebut berperan dalam meningkatkan pemahaman, kesadaran, empati, dan keterbukaan mahasiswa terhadap isu kesehatan mental. Faktor pendukung meliputi kesesuaian gaya visual dengan karakteristik mahasiswa, penggunaan bahasa yang sederhana, dan kemudahan akses platform TikTok, sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan durasi video, perbedaan penafsiran pesan, dan minimnya interaksi langsung antara kreator dan audiens. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi visual melalui TikTok efektif mendukung peningkatan literasi kesehatan mental mahasiswa dan dapat dimanfaatkan sebagai media edukasi yang relevan bagi generasi muda.</p> Rian Fadli Bafadhal, Muhammad Syahruddin, Amri Amir Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4514 Thu, 11 Jun 2026 00:00:00 +0000 PENGEMBANGAN UMKM BERBASIS POTENSI LOKAL DIWILAYAH PEDESAAN https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4517 <p>Pengembangan&nbsp; usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) berbasis potensi local merupakan salah satu strategi yang relevan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah pedesaan. Dalam perspektif geografi ekonomi , keberadaan UMKM tidak hanya dipengaruhi oleh faktor internal pelaku usaha, tetapi juga oleh kondisi spasial, sumber daya alam, serta karakteristik sosial budaya masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana potensi local dapat dioptimalkan dalam pengembangan UMKM serta implikasinya terhadap peningkatan kesejahteran masyarakat desa. Pendekatan berbasisi wilayah dalam pengenbangan UMKM memungkinkan terjadinya integrasi antara potensi local dengan dinamika pasar, sehingga mampu meningkatkan nilai tambah produk dan memperluas peluang ekonomi masyarakat.</p> Dahnila Aini, Disty Gusvalinda Arijati, Yulia Novita Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4517 Thu, 11 Jun 2026 00:00:00 +0000 RELEVANSI SANAD HADIS DI ERA MEDIA SOSIAL: TANTANGAN VERIFIKASI, DIGITAL ISNĀD MAPPING, DAN REKONSTRUKSI LITERASI HADIS DIGITAL https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4519 <p>Era media sosial telah membawa transformasi fundamental dalam cara hadis Nabi Muhammad SAW disebarluaskan, dikonsumsi, dan diinterpretasikan oleh masyarakat Muslim. Kemudahan akses dan kecepatan penyebaran informasi di platform digital seperti WhatsApp, Facebook, Instagram, TikTok, dan Twitter menciptakan paradoks: demokratisasi pengetahuan hadis membuka peluang pembelajaran yang lebih luas, namun juga memfasilitasi proliferasi hadis palsu (mawḍū‘) dan lemah (ḍa‘īf) tanpa verifikasi sanad yang memadai. Penelitian ini bertujuan menganalisis relevansi sistem sanad sebagai metodologi verifikasi hadis di tengah arus digital, mengidentifikasi pola penyebaran hadis tidak terverifikasi di media sosial, serta mengeksplorasi integrasi metodologi klasik dengan pendekatan digital kontemporer. Menggunakan metode kualitatif dengan studi kepustakaan (library research) dan analisis isi terhadap 35 sumber akademik dari basis data, penelitian ini menunjukkan tiga temuan utama.&nbsp;Pertama, sistem sanad yang dikembangkan sejak abad pertama Hijriah tetap memiliki relevansi epistemologis yang kuat di era digital, berfungsi seperti sistem peer review dalam dunia akademik modern.&nbsp;Kedua, media sosial telah menjadi ekosistem baru di mana otoritas hadis lebih banyak ditentukan oleh visibilitas algoritmik daripada verifikasi keilmuan; temuan empiris menunjukkan bahwa konten hadis di Instagram tidak mencantumkan status keshahihan.&nbsp;Ketiga, pendekatan digital seperti digital isnād mapping, kecerdasan buatan (AI), natural language processing (NLP), dan teknologi blockchain menawarkan peluang transformatif untuk memperkuat verifikasi sanad, meskipun menghadapi tantangan etis dan metodologis yang signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa revitalisasi sanad di era media sosial menuntut rekonstruksi literasi hadis digital yang mengintegrasikan prinsip-prinsip klasik ulumul hadis dengan kecakapan literasi digital serta inovasi teknologi.</p> Ahmad Khairuddin Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4519 Thu, 11 Jun 2026 00:00:00 +0000 PENGUATAN BRANDING DAN PROMOSI BUDIDAYA CACING FOSFOR MELALUI PENDAMPINGAN KKN-T BERDAMPAK UNIPMA DI DESA BANGET, KWADUNGAN, NGAWI https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4520 <p>Desa Banget, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi, memiliki potensi ekonomi unggulan dari budidaya cacing fosfor sejak 2013, yang membantu kesejahteraan masyarakat melalui inovasi lahan terbuka. Namun, terkendala pada minimnya branding dan ketergantungan pemasaran pada pengepul serta panen tradisional. Program pengabdian KKN Kelompok 34 Universitas PGRI Madiun bertujuan memperkuat identitas usaha dan efisiensi produksi. Metode mencakup pembuatan serta pemasangan banner branding, membuat video promosi untuk media sosial, serta pendampingan langsung proses panen. Hasil menunjukkan pembuatan dan pemasangan banner meningkatkan pengenalan usaha, video memungkinkan pemasaran mandiri mengurangi ketergantungan pada pengepul, sementara proses panen berjalan lebih cepat, efisien, dan tertata. Pembahasan menegaskan sinergi akademisi-masyarakat mampu meningkatkan kualitas produksi dan daya saing pasar. Saran&nbsp; yang diberikan adalah melanjutkan pelatihan digital marketing dan kemitraan UMKM untuk ekspansi berkelanjutan.&nbsp;</p> Apriyanti, Karuniawati Hasanah, Laelatul Amalyah, Meyke Dwifa Subaita, Herisma Desta Faradini, Della Ayu Febriana Putri Setyawan, Desreza Dwiky Alvandy Ramadhan Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4520 Fri, 12 Jun 2026 00:00:00 +0000 HUKUM CASHBAK DALAM TRANSAKSI JUAL BELI ONLINE MELALUI APLIKASI E-COMMERCE PERSPEKTIF FIQIH MUAMALAH https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4522 <p>Cashback dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan penjualan dan mempertahankan pelanggan. Namun, dalam konteks hukum ekonomi Islam, pertanyaan muncul mengenai keabsahan dan implementasi cashback dalam transaksi e-commerce Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang keabsahan konsep cashback dalam transaksi e-commerce dari perspektif hukum ekonomi Islam dengan pendekatan yuridis normatif. Analisis data dilakukan dengan mengkaji berbagai sumber seperti al-Qur'an beserta tafsir-tafsirnya, al-Sunnah dan Ijtihad. Hasil penelitian ini menyoroti poroti pentingnya penilaian cashback dalam transaksi e-commerce dengan mempertimbangkan prinsip-prinsip hukum ekonomi Islam. Diperolehnya. pemahaman yang lebih baik terkait kesesuaian praktik cashback dengan nilai-nilai syariah dapat membantu pemangku kepentingan dalam merancang strategi pemasaran yang sesuai dengan prinsip-prinsip hukum ekonomi Islam tanpa mengorbankan keberlanjutan bisnis. Studi ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman lebih dalam mengenai interaksi antara prinsip hukum ekonomi Islam dan praktik bisnis dalam era e-commerce yang berkembang pesat.</p> Fitria Rahmadani, Khurul A’in, Fatmah Taufik Hidayat Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4522 Fri, 12 Jun 2026 00:00:00 +0000 MUḤAMMAD `AJJĀJ AL-KHAṬĪB https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4527 <p style="margin: 0cm; text-align: justify;"><span class="whitespace-normal"><span lang="EN-US">Muḥammad `Ajjāj al-Khaṭīb</span></span><span lang="EN-US"> merupakan salah satu ulama hadis kontemporer yang berperan penting dalam pengembangan studi hadis di dunia akademik modern. Pemikirannya berakar kuat pada tradisi ilmu hadis klasik, khususnya metodologi yang dirumuskan oleh ulama seperti <span class="whitespace-normal">Ibn al-Ṣālah</span>, yang menekankan kritik sanad, perawi, dan matan dalam menentukan keotentikan hadis. Di sisi lain, ia hidup dalam konteks intelektual modern yang ditandai dengan berkembangnya studi Islam di universitas serta munculnya kritik orientalis seperti <span class="whitespace-normal">Ignaz Goldziher</span> dan <span class="whitespace-normal">Joseph Schacht</span>. Kondisi ini mendorongnya untuk menyajikan ilmu hadis secara lebih sistematis, rasional, dan sesuai dengan kebutuhan pendidikan tinggi Islam. Penelitian ini menunjukkan bahwa kontribusi utama `Ajjāj al-Khaṭīb terletak pada upayanya mensistematisasikan ilmu hadis klasik ke dalam bentuk yang lebih akademik melalui karyanya <em>Uṣūl </em><em><span style="font-style: normal;">Hadits</span></em>. Ia tidak hanya mempertahankan otoritas hadis sebagai sumber hukum Islam, tetapi juga memberikan argumentasi ilmiah dalam membantah kritik terhadap keotentikan hadis. Dengan demikian, pemikirannya dapat dipahami sebagai sintesis antara tradisi hadis klasik dan pendekatan akademik modern, yang menjadikannya tokoh penting dalam perkembangan studi hadis kontemporer.</span></p> Kurbiyah, Riska Kamalia, Istiqomah Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4527 Fri, 12 Jun 2026 00:00:00 +0000 MENJAGA KEHORMATAN DAN AURAT PEREMPUAN SERTA LARANGAN ZINA DALAM AL-QUR’AN https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4531 <p>Artikel ini mengkaji secara mendalam konsep perlindungan kehormatan manusia dalam pengaturan pandangan dan sentuhan antar mahram menurut Mazhab Syafi'i. Dalam perspektif Islam, penjagaan kehormatan. (hifz al-'ird) menempati posisi yang sangat fundamental sebagai bagian dari tujuan syariat, khususnya dalam mengatur relasi sosial dan hubungan keluarga. Meskipun hubungan mahram secara hukum memperbolehkan interaksi yang lebih dekat, Islam tetap menetapkan batasan-batasan etis guna menjaga kesucian dan moralitas Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif yang menggunakan pendekatan konseptual dan normatif-fikih, dengan bertumpu pada sumber-sumber utama berupa Al-Qur'an, hadis Nabi, serta literatur fikih Mazhab Syafi'i baik klasik maupun kontemporer.Perzinahan adalah hubungan seksual antara pria dan wanita tanpa persetujuan. Ikatan perkawinan yang sah. Al-Qur'an berbicara tentang zina dalam tiga surat, yaitu: pertama, Al-Qur'an, ayat (32) Al-Qur'an. Kedua, Al-Qur'an ayat (2) dan ayat (3) Al-Qur'an. Ketiga, Al-Furqan ayat 68. Ayat pertama (ayat 32) berisi larangan mendekati zina. Ayat kedua (ayat 2-3) berisi hukum bagi pelaku zina dan larangan menikahinya, dan ayat ketiga (68) berisi balasan bagi pelaku zina di hadapan Allah. Dalam Islam, kata zina mencakup zina muhshan dan ghairu muhshan.</p> <p>&nbsp;</p> Nur Hikmah, Fitria Rahmadani, Novi Rahmadhani, Edi Hermanto Copyright (c) 2026 Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/4531 Fri, 12 Jun 2026 00:00:00 +0000