REVIEW ARTIKEL : STUDI GEOMORFOLOGI KARST DALAM POTENSINYA SEBAGAI GEOWISATA DI PULAU MUNA SULAWESI TENGGARA
Keywords:
geomorfologi karst, geowisata, Pulau Muna, geoheritage, konservasi berkelanjutanAbstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji potensi geomorfologi karst di Pulau Muna, Sulawesi Tenggara, sebagai dasar pengembangan kawasan geowisata yang berkelanjutan. Kawasan karst Pulau Muna memiliki karakteristik geomorfologi yang unik dengan keanekaragaman bentuk lahan seperti bukit karst, dolina, gua, dan danau karst, serta formasi pesisir seperti cliff, notch, dan coral reef. Selain keunikan bentuk lahannya, wilayah ini juga menyimpan nilai-nilai budaya dan ilmiah yang penting, seperti keberadaan Gua Liangkabori yang memiliki lukisan prasejarah. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (literature review) dengan menganalisis 13 artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2008 hingga 2023, yang diperoleh melalui berbagai platform ilmiah seperti Google Scholar. Proses analisis meliputi seleksi abstrak, peninjauan teks lengkap, serta penilaian relevansi dan kualitas artikel. Hasil kajian menunjukkan bahwa Pulau Muna memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi geowisata berbasis geoheritage. Keberagaman bentuk morfologi karst dan nilai geologis kawasan ini dapat menjadi daya tarik wisata edukatif yang mendukung pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal. Namun, pengembangan ini menghadapi tantangan seperti keterbatasan akses, minimnya infrastruktur, dan kurangnya sumber daya manusia yang kompeten. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengelolaan terpadu berbasis konservasi dan partisipasi komunitas agar potensi kawasan karst dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.







