PENERAPAN KONSEP ESENSIAL GEOGRAFI PARIWISATA PADA DESTINASI DESA WISATA PENGLIPURAN BALI

Authors

  • Gita Adelya Putri UIN Suska Riau
  • Stevani Claudia Ginting Uin Suska Riau
  • Yulia Novita Uin Suska Riau
  • Yulia Asyura Uin Suska Riau

Abstract

Desa Wisata Penglipuran merupakan salah satu destinasi wisata budaya di Bali yang dikenal karena keberhasilan masyarakatnya dalam mempertahankan tata ruang tradisional, nilai adat, dan kebersihan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik Desa Wisata Penglipuran melalui pendekatan geografi pariwisata dengan menerapkan konsep esensial geografi dan konsep pariwisata. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka dengan memanfaatkan data sekunder berupa jurnal ilmiah, buku referensi, dan dokumen resmi terkait pariwisata Bali. Analisis dilakukan dengan menerapkan sepuluh konsep esensial geografi, yaitu lokasi, jarak, keterjangkauan, pola, aglomerasi, morfologi, nilai guna, interaksi dan interdependensi, diferensiasi area, serta keterkaitan ruang. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan konsep 4A pariwisata untuk melihat kelengkapan komponen destinasi wisata. Hasil analisis menunjukkan bahwa Desa Wisata Penglipuran memiliki keterkaitan ruang yang kuat antara aspek fisik, sosial, dan budaya yang mendukung keberlanjutan pariwisata. Integrasi antara konsep esensial geografi dan konsep pariwisata memberikan pemahaman yang lebih utuh mengenai dinamika dan pengelolaan Desa Wisata Penglipuran sebagai destinasi wisata budaya yang berkelanjutan.

Kata kunci: Konsep Esensial Geografi ,Geografi Pariwisata,Desa wisata, Penglipuran

Downloads

Published

2025-12-17