FESTIVAL PACU JALUR SEBAGAI PENGGERAK PARIWISATA BUDAYA DILIHAT DARI PERSPEKTIF GEOGRAFI PARIWISATA

Authors

  • Fadzlee UIN Suska Riau
  • M. Geovando Musadava UIN Suska Riau
  • Yulia Novita UIN Suska Riau
  • Fatmawati UIN Suska Riau

Abstract

Festival Pacu Jalur telah menjadi acara budaya ikonik di Kuantan Singingi, Riau, Indonesia, yang menarik wisatawan dari dalam dan luar negeri. Perlombaan perahu tradisional ini yang melibatkan tim-tim mendayung perahu kayu panjang yang dikenal sebagai "jalur" bukan hanya sekadar acara olahraga, tetapi juga simbol budaya lokal yang mencerminkan nilai-nilai kerjasama dan solidaritas antar masyarakat. Popularitas festival ini terutama yang dipicu oleh media sosial tetapi menjadikannya sebagai representasi global dari warisan budaya Indonesia. Penelitian ini mengkaji Festival Pacu Jalur melalui perspektif geografi pariwisata dengan menekankan dampaknya terhadap perkembangan ekonomi lokal dan pemanfaatan ruang. Festival ini mendorong pariwisata dan memicu peningkatan aktivitas ekonomi sementara seperti, pedagang musiman, jasa transportasi, dan akomodasi. Selain itu, festival ini memperkuat struktur sosial masyarakat dengan menumbuhkan rasa kebanggaan dan persatuan. Dalam konteks geografi acara ini dapat meningkatkan aksesibilitas dan menarik perhatian pemerintah untuk pengembangan infrastruktur di wilayah tersebut. Artikel ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan penelitian pustaka untuk mengumpulkan data dari berbagai sumber akademik, dengan tujuan memberikan pemahaman komprehensif tentang Pacu Jalur sebagai penggerak pariwisata budaya. Artikel ini menyimpulkan bahwa, dengan pengelolaan yang tepat, festival ini memiliki potensi untuk berkontribusi pada pariwisata budaya yang berkelanjutan sambil melestarikan tradisi lokal dan mendorong pembangunan wilayah.

Kata kunci: Pacu Jalur, Pariwisata Budaya, Geografi Pariwisata.

Downloads

Published

2025-12-18