OMBAK BONO SEBAGAI DAYA TARIK PARAWISATA ALAM DI TELUK MERANTI, KABUBATEN PELALAWAN RIAU
Abstract
Ombak Bono merupakan fenomena alam unik berupa gelombang pasang surut yang terjadi di Sungai Kampar, khususnya di daerah Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Fenomena ini disebabkan oleh pertemuan antara aliran Sungai Kampar dengan gelombang pasang dari Selat Malaka. Keunikan Ombak Bono menjadikannya memiliki potensi besar sebagai daya tarik wisata alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Ombak Bono sebagai daya tarik wisata alam, serta mengidentifikasi potensi dan tantangan dalam pengembangannya. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi literatur dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ombak Bono memiliki nilai daya tarik alam, nilai ekonomi, dan nilai budaya yang signifikan bagi masyarakat setempat. Namun, pengembangan wisata ini masih menghadapi kendala seperti keterbatasan infrastruktur, aspek keselamatan pengunjung, serta pengelolaan lingkungan yang belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan agar Ombak Bono dapat memberikan manfaat maksimal tanpa merusak lingkungan dan nilai sosial masyarakat.
Kata Kunci: Ombak Bono, pariwisata alam, Teluk Meranti, Pelalawan







