TINJAUAN SISTEMATIS CHATBOT MULTIBAHASA: ARSITEKTUR, PENERAPAN, DAN TANTANGAN LINGUISTIK PADA BAHASA SUMBER DAYA RENDAH
Abstract
Penelitian ini mengidentifikasi perkembangan chatbot lintas bahasa dan tantangan linguistik yang dihadapi, khususnya bagi bahasa minoritas. Menggunakan metode Grounded Theory Literature Review terhadap studi tahun 2020–2025, penelitian ini menganalisis penerapan chatbot di berbagai sektor seperti pendidikan dan kesehatan, serta arsitektur utama seperti BERT dan RAG. Temuan menunjukkan bahwa meskipun chatbot meningkatkan aksesibilitas informasi, terdapat hambatan signifikan terkait kelangkaan data pada bahasa sumber daya rendah (low-resource languages) dan kurangnya sensitivitas terhadap konteks budaya yang memicu ketidakadilan linguistik. Analisis ini menyoroti urgensi penguatan korpus data lokal dan pendekatan desain yang berpusat pada manusia. Penelitian ini merekomendasikan integrasi pengetahuan sosiolinguistik ke dalam model algoritma dan penggunaan arsitektur hibrida untuk menciptakan sistem interaksi manusia-komputer yang lebih inklusif, akurat, dan adaptif secara global.
Kata kunci: Chatbot Multibahasa, Bahasa Sumber Daya Rendah, Tantangan Linguistik, Natural Language Processing (NLP), Tinjauan Literatur.







