POTENSI TEKNOLOGI BLOCKCHAIN DALAM MENINGKATKAN INTEGRITAS DAN KEPERCAYAAN PADA KOLEKSI DIGITAL DI PERPUSTAKAAN: SEBUAH TINJAUAN LITERATUR
Abstract
Peningkatan eksponensial dalam penggunaan koleksi digital di perpustakaan akademik dan lembaga warisan budaya telah memicu kebutuhan mendesak akan mekanisme yang kuat untuk menjamin integritas data, keamanan, dan autentikasi jangka panjang. Seiring dengan meningkatnya ketergantungan institusi pada repositori digital dan penyimpanan awan, muncul tantangan kritis terkait kerentanan aset digital terhadap manipulasi yang tidak sah, potensi pemalsuan metadata, serta kurangnya transparansi dalam sistem manajemen yang terpusat. Risiko penghapusan atau pengubahan isi arsip secara sengaja maupun tidak sengaja menjadi ancaman nyata bagi kredibilitas lembaga informasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi teknologi blockchain sebagai solusi strategis dalam meningkatkan integritas dan kepercayaan terhadap koleksi digital perpustakaan. Menggunakan metode tinjauan literatur sistematis, penelitian ini mensintesis wacana akademik terkini mengenai teknologi buku besar terdistribusi (distributed ledger technology), preservasi digital, dan tata kelola informasi. Temuan utama menunjukkan bahwa teknologi blockchain menawarkan keunggulan signifikan melalui sifatnya yang kekal (immutable) dan terdesentralisasi, yang menjamin transparansi serta keamanan terhadap gangguan data. Secara spesifik, penggunaan hash kriptografi dan jaringan terdistribusi memfasilitasi autentikasi objek digital, menjamin keandalan metadata, dan mendukung akses permanen melalui strategi preservasi terdesentralisasi yang mirip dengan inisiatif LOCKSS. Selain itu, integrasi blockchain mampu mendefinisikan ulang provenans digital, sehingga menumbuhkan kepercayaan pemangku kepentingan yang lebih besar. Studi ini menyimpulkan bahwa meskipun blockchain memiliki potensi transformatif untuk merevolusi pengelolaan aset digital, implementasi praktisnya di perpustakaan sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur teknis, investasi biaya yang signifikan, serta pembentukan kerangka kebijakan yang adaptif untuk mengatur sistem terdesentralisasi ini secara efektif.
Kata Kunci: Teknologi blockchain, perpustakaan digital, integritas data, preservasi digital, kepercayaan, tinjauan literatur sistematis.







