PEMETAAN SOSIAL DAN RELASI KELEMBAGAAN DALAM PENGUATAN EKONOMI KAWASAN TRANSMIGRASI LUNANG SILAUT
Abstract
Dasar penguatan ekonomi kawasan memerlukan pemahaman mendalam terhadap kondisi sosial dan relasi kelembagaan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan keadaan sosial dan relasi kelembagaan guna mendukung penguatan ekonomi Kawasan Transmigrasi Lunang-Silaut. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode pemetaan sosial dan spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam (IDI), serta diskusi kelompok terarah (FGD) dengan melibatkan aktor-aktor utama, seperti pemerintah daerah, kelembagaan ekonomi, dan kelompok masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur sosial dan kelembagaan ekonomi di Lunang Silaut memiliki potensi besar, namun masih menghadapi kendala berupa keterbatasan koordinasi, belum optimalnya kolaborasi antar lembaga, serta belum terintegrasinya peran aktor dalam satu ekosistem ekonomi kawasan. Pemetaan ini mampu mengidentifikasi aktor kunci, pola hubungan antar lembaga, serta wilayah strategis yang berperan dalam aktivitas ekonomi masyarakat. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam perumusan model kolaborasi kelembagaan serta mendukung perencanaan pembangunan ekonomi kawasan yang lebih terarah, inklusif, dan berkelanjutan di wilayah transmigrasi Lunang Silaut.
Kata Kunci: Pemetaan Sosial-Ekonomi, Relasi Antar Kelembagaan, Kawasan Transmigrasi Lunang-Silaut







