PEMIKIRAN AL-GHAZALI TENTANG GURU IDEAL
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemikiran Imam Al-Ghazali mengenai konsep guru ideal dalam perspektif pendidikan Islam, khususnya sebagaimana termuat dalam karya monumentalnya Ihya’ Ulumuddin. Fokus penelitian diarahkan pada karakteristik guru ideal menurut Al-Ghazali serta relevansinya dalam menjawab tantangan pendidikan di era modern. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi tokoh dan deskriptif-historis. Sumber data primer berasal dari karya-karya Al-Ghazali, sementara data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, dan penelitian terdahulu yang relevan. Teknik analisis dilakukan secara induktif melalui penelaahan teks dan interpretasi konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru ideal menurut Al-Ghazali adalah sosok yang tidak hanya memiliki keluasan ilmu, tetapi juga berakhlak mulia, ikhlas, sabar, bijaksana, dan penuh kasih sayang terhadap peserta didik. Guru dipandang sebagai teladan moral dan spiritual yang bertanggung jawab membimbing murid menuju kebenaran serta kedekatan kepada Allah SWT. Konsep ini menegaskan bahwa profesi guru bukan sekadar pekerjaan, melainkan amanah suci yang menuntut integritas dan keteladanan. Dalam konteks pendidikan kontemporer, pemikiran Al-Ghazali relevan sebagai solusi atas krisis moral dan minimnya figur teladan di dunia pendidikan. Dengan demikian, pemikiran ini berkontribusi penting dalam pembentukan karakter pendidik Islam yang profesional dan berakhlak.
Kata kunci: Al-Ghazali, Guru Ideal, Pendidikan Islam







