SOSIOLOGI LEMBAGA PENDIDIKAN: KANTIN SEKOLAH SEBAGAI RUANG REPRODUKSI BUDAYA KONSUMSI DAN INTERAKSI SOSIAL PESERTA DIDIK DI MADRASAH ALIYAH STUDI OBSERVASI DI MAN 1 BANYUMAS TENTANG POLA KONSUMSI DAN INTERAKSI SOSIAL PESERTA DIDIK
Abstract
Artikel ini mengkaji kantin sekolah sebagai ruang reproduksi budaya konsumsi dan interaksi sosial peserta didik di Madrasah Aliyah MAN 1 Banyumas dalam perspektif sosiologi lembaga pendidikan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena kantin sekolah yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat jual beli makanan dan minuman, tetapi juga menjadi ruang sosial bagi peserta didik dalam membangun relasi pertemanan, membentuk pola konsumsi, serta menunjukkan identitas sosial di lingkungan madrasah. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pola konsumsi peserta didik dan bentuk interaksi sosial yang terjadi di kantin sekolah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif lapangan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pilihan makanan dan minuman peserta didik dipengaruhi oleh tren, media sosial, kemampuan ekonomi, serta pengaruh kelompok sebaya. Interaksi sosial di kantin memperlihatkan terbentuknya solidaritas kelompok, pembagian ruang sosial informal, dan reproduksi budaya konsumsi dalam kehidupan sehari-hari peserta didik. Kantin sekolah juga menjadi ruang negosiasi antara nilai religius madrasah dengan budaya populer remaja modern. Dengan demikian, kantin sekolah dapat dipahami sebagai miniatur kehidupan sosial peserta didik di lingkungan lembaga pendidikan Islam.
Kata Kunci: Kantin Sekolah, Budaya Konsumsi, Interaksi Sosial, Madrasah Aliyah, Sosiologi Pendidikan







