HUBUNGAN ANTARA RELIGIUSITAS DENGAN KECEMASAN MORAL PADA MAHASISWA
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dengan kecemasan moral pada mahasiswa. Kecemasan moral merupakan bentuk kecemasan spesifik yang muncul ketika individu menghadapi dilema etis dan konflik nilai. Sementara itu, religiusitas dipandang sebagai salah satu faktor yang dapat membantu individu mengelola kecemasan, termasuk kecemasan moral, melalui nilai-nilai dan pedoman spiritual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik korelasi Spearman terhadap 61 mahasiswa sebagai responden. Instrumen yang digunakan adalah skala religiusitas dan skala kecemasan moral yang telah disesuaikan. Sejumlah penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat religiusitas seseorang, semakin rendah tingkat kecemasan moral yang dialami. Namun, hasil analisis dalam penelitian ini justru menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara religiusitas dan kecemasan moral (r = 0,452, p < 0,001), yang berarti semakin tinggi tingkat religiusitas mahasiswa, semakin tinggi pula tingkat kecemasan moral yang mereka alami. Temuan ini menunjukkan bahwa religiusitas dapat meningkatkan sensitivitas terhadap nilai-nilai moral, sehingga memunculkan kecemasan yang lebih besar dalam menghadapi dilema etis.
Kata Kunci: Religiusitas, Kecemasan Moral, Mahasiswa, Psikologi Islam, Mekanisme Koping







