EKSTRAKURIKULER SENI TARI SEBAGAI MEDIA PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA MAN 4 KOTA PEKANBARU
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan ekstrakurikuler seni tari sebagai media pembentukan karakter siswa di MAN 4 Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian seorang guru seni budaya yang sekaligus menjadi pembina ekstrakurikuler dan enam siswa peserta ekstrakurikuler seni tari. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrakurikuler seni tari berperan sebagai media pendukung pembentukan karakter siswa melalui empat proses, yaitu keteladanan pembina, pembiasaan, komunitas moral, serta pemberian kepercayaan dan tanggung jawab. Keteladanan pembina tercermin melalui sikap disiplin, adil, dan sopan yang menjadi contoh bagi siswa. Pembiasaan dilakukan melalui kegiatan datang tepat waktu, berdoa sebelum latihan, melakukan olah tubuh, serta mengikuti latihan secara rutin hingga selesai. Komunitas moral terbentuk melalui sikap saling membantu, menghargai, berdiskusi, dan bekerja sama, sementara pemberian kepercayaan dan tanggung jawab dilakukan melalui pembagian kelompok, presentasi gerakan, dan koordinasi kelompok. Keempat proses tersebut secara bertahap mendukung berkembangnya karakter disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan percaya diri pada siswa, sehingga ekstrakurikuler seni tari dapat dimanfaatkan sebagai salah satu media pendukung pendidikan karakter di lingkungan madrasah.
Kata kunci: Ekstrakurikuler Seni Tari, Pembentukan Karakter, Pendidikan Karakter Siswa







