Journal Education, Sociology and Law
https://publisherqu.com/index.php/edusola
<div style="border: 3px #086338 Dashed; padding: 10px; background-color: #ffffff; text-align: left;"> <ol> <li><strong>Journal Title </strong>: Journal Education, Sociology and Law</li> <li><strong>Initials </strong>: Edusola</li> <li><strong>Frequency </strong>: March, June, September, December</li> <li><strong>Online ISSN </strong>: 3089-9508</li> <li><strong>Editor in Chief </strong>: <a>Putri Humairoh, S.Pd</a></li> <li><strong style="font-size: 0.875rem;">DOI </strong><span style="font-size: 0.875rem;">: XX.XXXXX</span></li> <li><strong>Publisher </strong>: Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh</li> </ol> </div> <p style="text-align: justify;"><strong>Edusola : Journal Education, Sociology and Law, </strong>accepts submissions of articles that provide insight into current and major related issues in Education, sociology and law. This journal provides a venue for researchers to discuss, pursue and promote knowledge in the emerging and developing fields of education, sociology and law. Articles can be written in English or Indonesian. This journal is published 1 year 4 times <strong>(March, June, September, December).</strong></p>Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannahen-USJournal Education, Sociology and Law3089-9508LAPORAN KASUS ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PADA TN. R DENGAN MASALAH UTAMA WAHAM DI WISMA ARJUNA RSJ GHRASIA YOGYAKARTA
https://publisherqu.com/index.php/edusola/article/view/4960
<p>Waham kebesaran merupakan salah satu gangguan proses pikir yang ditandai dengan keyakinan yang tidak sesuai dengan realitas mengenai kemampuan, kekuasaan, identitas, atau kedudukan diri. Kondisi ini dapat mengganggu fungsi sosial, hubungan interpersonal, serta aktivitas sehari-hari pasien sehingga memerlukan penanganan yang komprehensif melalui asuhan keperawatan jiwa. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan asuhan keperawatan jiwa pada pasien dengan gangguan proses pikir waham kebesaran melalui Strategi Pelaksanaan (SP) Waham di Wisma Arjuna RSJ Grhasia Yogyakarta. Studi kasus dilakukan pada satu orang pasien laki-laki berusia 43 tahun dengan diagnosis waham kebesaran. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan status mental, dan studi dokumentasi. Intervensi keperawatan dilaksanakan selama 4 hari menggunakan Strategi Pelaksanaan (SP) Waham yang meliputi pembinaan hubungan saling percaya, identifikasi isi waham, latihan orientasi realitas, edukasi kepatuhan minum obat, serta identifikasi kemampuan positif pasien. Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengalami waham kebesaran yang ditandai dengan keyakinan bahwa dirinya mampu meramal, menghentikan hujan, seorang indigo, dan habib keturunan Diponegoro. Setelah dilakukan intervensi keperawatan selama 3 hari, pasien menunjukkan peningkatan kemampuan dalam menjalin hubungan saling percaya, mengikuti latihan orientasi realitas, memahami pentingnya minum obat secara teratur, serta mengidentifikasi kemampuan positif yang dimiliki. Frekuensi pembicaraan yang berkaitan dengan isi waham tampak berkurang dan pasien menjadi lebih kooperatif selama proses perawatan. Penerapan Strategi Pelaksanaan (SP) Waham memberikan hasil yang positif dalam membantu pasien mengenali kondisi yang dialami, meningkatkan orientasi realitas, meningkatkan kepatuhan terhadap pengobatan, serta mengembangkan kemampuan positif yang dimiliki. Dukungan keluarga, kepatuhan minum obat, dan tindak lanjut pelayanan kesehatan jiwa diperlukan untuk mempertahankan hasil yang telah dicapai dan mencegah kekambuhan.</p> <p>Kata Kunci: Waham Kebesaran, Asuhan Keperawatan Jiwa, Strategi Pelaksanaan (SP) Waham</p>Cindy Diah AnjarwatiPrastiwi Puji Rahayu
Copyright (c) 2026 Journal Education, Sociology and Law
2026-09-072026-09-072326232634EKSTRAKURIKULER SENI TARI SEBAGAI MEDIA PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA MAN 4 KOTA PEKANBARU
https://publisherqu.com/index.php/edusola/article/view/4953
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan ekstrakurikuler seni tari sebagai media pembentukan karakter siswa di MAN 4 Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian seorang guru seni budaya yang sekaligus menjadi pembina ekstrakurikuler dan enam siswa peserta ekstrakurikuler seni tari. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrakurikuler seni tari berperan sebagai media pendukung pembentukan karakter siswa melalui empat proses, yaitu keteladanan pembina, pembiasaan, komunitas moral, serta pemberian kepercayaan dan tanggung jawab. Keteladanan pembina tercermin melalui sikap disiplin, adil, dan sopan yang menjadi contoh bagi siswa. Pembiasaan dilakukan melalui kegiatan datang tepat waktu, berdoa sebelum latihan, melakukan olah tubuh, serta mengikuti latihan secara rutin hingga selesai. Komunitas moral terbentuk melalui sikap saling membantu, menghargai, berdiskusi, dan bekerja sama, sementara pemberian kepercayaan dan tanggung jawab dilakukan melalui pembagian kelompok, presentasi gerakan, dan koordinasi kelompok. Keempat proses tersebut secara bertahap mendukung berkembangnya karakter disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan percaya diri pada siswa, sehingga ekstrakurikuler seni tari dapat dimanfaatkan sebagai salah satu media pendukung pendidikan karakter di lingkungan madrasah.</p> <p> </p> <p><strong>Kata kunci: </strong><em>Ekstrakurikuler Seni Tari, Pembentukan Karakter, Pendidikan Karakter Siswa</em></p> <p> </p>Meuthia Nurul FadilaFatia Kurniati
Copyright (c) 2026 Journal Education, Sociology and Law
2026-08-312026-08-312326002609PENGARUH METODE PEMBELAJARAN ROLE PLAYING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN BUDI PEKERTI SISWA KELAS X DI SMA NEGERI 1 ADIANKOTING TAHUN PEMBELAJARAN 2025/2026
https://publisherqu.com/index.php/edusola/article/view/4956
<p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh yang positif dan signifikan metode pembelajaran <em>Role playing </em>terhadap motivasi belajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti siswa kelas X di SMA Negeri 1 Adiankoting Tahun Pembelajaran 2025/2026. Hipotesis penelitian ini adalah metode pembelajaran <em>Role playing </em>berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti siswa kelas X di SMA Negeri 1 Adiankoting Tahun Pembelajaran 2025/2026. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Adiankoting yang beragama Kristen Protestan sebanyak 136 siswa. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>, yaitu kelas X-1 sebagai kelas eksperimen sebanyak 35 siswa dan kelas X-4 sebagai kelas kontrol sebanyak 33 siswa, sehingga jumlah keseluruhan sampel sebanyak 68 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan desain kuasi eksperimen (<em>Quasi Eksperimental Design</em>) dalam bentuk <em>Nonequivalent Control Group Design</em>. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket motivasi belajar sebanyak 26 butir pernyataan. Data penelitian dianalisis menggunakan uji beda rata-rata <em>N-Gain Score</em>. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai rata-rata <em>N-Gain Score</em> kelas eksperimen sebesar 0,3757 berada pada kategori sedang, sedangkan nilai rata-rata <em>N-Gain Score</em> kelas kontrol sebesar 0,1457 berada pada kategori rendah. Selanjutnya, hasil uji <em>Independent Samples t-Test</em> menunjukkan bahwa nilai pada taraf signifikansi dengan , serta nilai <em>Sig. (2-tailed)</em> sebesar . Dengan demikian, H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran <em>Role playing </em>berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti siswa kelas X di SMA Negeri 1 Adiankoting Tahun Pembelajaran 2025/2026.</p> <p>Kata Kunci: Metode Pembelajaran <em>Role Playing</em>, Motivasi Belajar, Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti.</p>Intan Sari Deli SidabutarAndar Gunawan PasaribuRawatri SitanggangRusmauli SimbolonHelena Turnip
Copyright (c) 2026 Journal Education, Sociology and Law
2026-09-032026-09-032326102622