https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/issue/feed Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2026-07-26T02:29:07+00:00 Muhammad Aziz Aziz@gmail.com Open Journal Systems <div style="border: 3px #086338 Dashed; padding: 10px; background-color: #ffffff; text-align: left;"> <ol> <li><strong>Journal Title </strong>: Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora</li> <li><strong>Initials </strong>: pediaqu</li> <li><strong>Frequency </strong>: January, April, July, October</li> <li><strong>Print ISSN </strong>: <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20220629132263937" target="_blank" rel="noopener">2964-7142</a></li> <li><strong>Online ISSN </strong>: <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20220628441084248" target="_blank" rel="noopener">2964-6499</a></li> <li><strong>Editor in Chief </strong>: Muhammad Amin</li> <li><strong style="font-size: 0.875rem;">DOI </strong><span style="font-size: 0.875rem;">: XX.XXXXX</span></li> <li><strong>Publisher </strong>: Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh</li> </ol> </div> <p style="text-align: justify;"><strong>Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, </strong>E-ISSN : <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20220628441084248" target="_blank" rel="noopener">2964-6499</a>, P-ISSN : <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20220629132263937" target="_blank" rel="noopener">2964-7142</a> accepts submissions of articles that provide insight into current and major related issues in education, social sciences and humanities. This journal provides a venue for researchers to discuss, pursue and promote knowledge in the emerging and developing fields of social science education and humanities. Articles can be written in English or Indonesian. This journal is published 1 year 4 times (<strong>January, April, July, October).</strong></p> <div> <p><strong style="font-size: 0.875rem;">Indexed by:</strong></p> </div> <div> <div> <table style="height: 133px;" width="688"> <tbody> <tr> <td style="width: 132.275px;"><img src="https://journal.arimbi.or.id/public/site/images/admin/gs.jpg" alt="" width="250" height="94" /></td> <td style="width: 132.275px;"><img src="https://journal.arimbi.or.id/public/site/images/admin/copernicus.png" alt="" width="250" height="94" /></td> <td style="width: 132.275px;"><img src="https://journal.arimbi.or.id/public/site/images/admin/garuda.jpg" alt="" width="250" height="94" /></td> <td style="width: 132.275px;"><img src="https://journal.arimbi.or.id/public/site/images/admin/ddimension.png" alt="" width="250" height="94" /></td> <td style="width: 132.3px;"><img src="https://ijrs.globalacademic.id/public/site/images/admin/logo-crossref-0af0948db2947ab78e845e48f8963635.png" alt="" width="250" height="92" /></td> </tr> <tr> <td style="width: 132.275px;"><img src="https://ijrs.globalacademic.id/public/site/images/admin/logo-orcid-46b003aaebec558d495d8cd666a5d460.png" alt="" width="250" height="92" /></td> <td style="width: 132.275px;"> </td> <td style="width: 132.275px;"> </td> <td style="width: 132.275px;"> </td> <td style="width: 132.3px;"> </td> </tr> </tbody> </table> </div> </div> https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4280 STRATEGI PEMBERANTASAN KORUPSI DI INDONESIA : TANTANGAN DAN SOLUSI 2026-05-11T12:49:49+00:00 Chintya Nur Kholifah 25080314148@mhs.unesa.ac.id Dewi Sukmawati 25080314130@mhs.unesa.ac.id Nur Aisyah Salsabila 25080314135@mhs.unesa.ac.id Putri Rizky Afrilianis put@gmail.com Khusnul Khotimah k@gmail.com <p>Korupsi merupakan permasalahan serius yang hingga saat ini masih menjadi penghambat utama dalam proses pembangunan di Indonesia. Tindakan korupsi tidak hanya berdampak pada kerugian finansial negara, tetapi juga menurunkan kualitas pelayanan publik, memperlebar kesenjangan sosial, serta mengurangi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya korupsi, mengidentifikasi berbagai kendala dalam upaya pemberantasannya, serta merumuskan strategi yang tepat sebagai solusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui studi pustaka terhadap berbagai referensi ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penyebab korupsi berasal dari faktor internal, seperti rendahnya integritas dan moral individu, serta faktor eksternal, seperti lemahnya sistem pengawasan dan adanya budaya yang cenderung mentoleransi korupsi. Selain itu, upaya pemberantasan korupsi juga dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti penegakan hukum yang belum optimal, adanya intervensi kepentingan tertentu, serta minimnya partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan langkah strategis yang bersifat menyeluruh dan berkelanjutan, seperti memperkuat sistem hukum, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, menanamkan pendidikan anti korupsi, serta mengoptimalkan peran lembaga anti korupsi dan masyarakat. Melalui kerja sama yang sinergis antara berbagai pihak, diharapkan upaya pemberantasan korupsi dapat berjalan lebih efektif guna mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.</p> 2026-05-11T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4288 ANALISIS PERSEBARAN FLORA DI PULAU SULAWESI: KAJIAN LITERATURE REVIEW 2026-05-12T10:38:20+00:00 Mohd. Sayid Aqil Al Munawwar sayidaqil2@gmail.com Septia Dewi dewiseptia768@gmail.com Hutri Rizki Amelia hdaffa0@gmail.com Dandi Arianto Pelly d@gmail.com <p>Indonesia dikenal sebagai negara megabiodiversitas yang memiliki tingkat keanekaragaman flora sangat tinggi. Diperkirakan terdapat sekitar 20.000 spesies tumbuhan berbunga di Indonesia, dengan sekitar 40% merupakan spesies endemik . Tingginya keanekaragaman ini dipengaruhi oleh letak geografis Indonesia yang berada di antara dua benua dan dua samudra, sehingga memungkinkan terjadinya proses migrasi dan adaptasi flora dari berbagai wilayah. Secara biogeografi, Indonesia terbagi menjadi tiga wilayah utama, yaitu Asiatis, Australis, dan Wallacea. Pulau Sulawesi termasuk dalam wilayah Wallacea yang memiliki karakteristik flora unik karena merupakan daerah peralihan antara Asia dan Australia . Kondisi ini menjadikan Sulawesi sebagai wilayah dengan tingkat endemisitas tinggi serta komposisi flora yang khas dan berbeda dari wilayah lain di Indonesia. Selain faktor biogeografi, persebaran flora di Sulawesi juga dipengaruhi oleh sejarah geologi, kondisi iklim, topografi, serta interaksi dengan fauna dalam proses penyerbukan dan penyebaran biji . Berbagai jenis tumbuhan ditemukan pada habitat yang beragam, mulai dari hutan hujan tropis hingga daerah pegunungan. Namun, keanekaragaman flora tersebut saat ini menghadapi berbagai ancaman, seperti deforestasi, perubahan tata guna lahan, dan fragmentasi habitat yang menyebabkan terbatasnya persebaran spesies tertentu . Kondisi ini dapat mengancam kelestarian flora, terutama spesies endemik yang memiliki sebaran terbatas. Oleh karena itu, diperlukan kajian melalui pendekatan literatur review untuk menganalisis persebaran flora di Pulau Sulawesi. Penelitian ini penting untuk memahami pola distribusi flora serta mendukung upaya konservasi keanekaragaman hayati secara berkelanjutan.</p> 2026-05-12T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4297 MANAJEMEN PENDIDIKAN PADA MADYAMA WIDYA PASRAMAN JNANA DHARMA SASTRA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PESERTA DIDIK SERTA STRATEGI PENGELOLAAN PENDIDIKAN 2026-05-13T12:13:46+00:00 Kadek Putri Krisna Dewi Putrikrisnad@gmail.com Luh Shinta Dewi Yani sintadewiyani05@gmail.com Kadek Novi Trisnayani novitrisnayani@gmail.com Ketut Sudi Padmini psudi7812@gmail.com Luh Eka M. Julianingsih l.eka.m.j.p.90@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pendidikan serta strategi pengelolaan yang diterapkan di Madyama Widya Pasraman Jnana Dharma Sastra dalam upaya meningkatkan kualitas peserta didik. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung di lapangan. Fokus penelitian meliputi manajemen kurikulum, sumber daya manusia, peserta didik, sarana dan prasarana, serta peran kepemimpinan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pendidikan di lembaga ini telah berjalan secara sistematis dan terarah. Pengelolaan sumber daya manusia dilakukan melalui proses rekrutmen yang selektif serta pengembangan kompetensi guru secara berkelanjutan. Kurikulum yang diterapkan mengintegrasikan pembelajaran umum dengan nilai-nilai ajaran Hindu, sehingga mampu membentuk karakter dan spiritualitas peserta didik. Pengelolaan peserta didik juga didukung melalui berbagai kegiatan pembiasaan seperti meditasi, literasi, dan kegiatan berbagi yang berorientasi pada pembentukan karakter. Selain itu, ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai serta pengelolaan keuangan yang efektif turut menunjang proses pembelajaran. Kepemimpinan kepala sekolah berperan penting dalam mengarahkan program kerja dan mendorong peningkatan prestasi siswa. Secara keseluruhan, manajemen pendidikan di Madyama Widya Pasraman Jnana Dharma Sastra memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan mutu pembelajaran dan kualitas peserta didik, baik dari aspek akademik maupun karakter.</p> 2026-05-13T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4298 PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COLLABORATIVE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 3 KOTA PEKANBARU 2026-05-13T22:10:09+00:00 Nathasya Amelia Rianda 11910122700@students.uin-suska.ac.id <p>Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran Akidah Akhlak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan model pembelajaran <em>Collaborative</em> terhadap hasil belajar siswa mata pelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Aliyah Negeri 3 Kota Pekanbaru. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan <em>Quasy Eksperimental Design, </em>dengan bentuk <em>Nonequivalent Control Group Design</em>. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X yang mengikuti pelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Aliyah Negeri 3 Kota Pekanbaru yang berjumlah 294 siswa. Pengambilan sampel penelitian ini dengan menggunakan <em>Purposive Sampling</em>. Sampel pada penelitian ini ialah kelas X5 berjumlah 31 siswa sebagai kelas eksperimen dan&nbsp; X7 berjumlah 31 siswa sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini <em>Independen Sample T-Test</em>. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa terdapat perbedaan hasil belajar Siswa antara penerapan model pembelajaran <em>Collaborative</em> dengan model pembelajaran <em>Problem Solving </em>pada mata pelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Aliyah Negeri 3 Kota Pekanbaru. Dibuktikan dengan nilai t<sub>hitung</sub> lebih besar dari t<sub>tabel</sub> pada taraf signifikan 5% (2,147 &gt; 2,000) dan perhitungan nilai sig ( 2-tailed) &lt; α (0,36 &lt; 0,05). Hal ini berarti bahwa juga ada perbedaan yang signifikan penerapan model pembelajaran <em>Collaborative</em> pada mata pelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Aliyah Negeri 3 Kota Pekanbaru. Hasil <em>Mean Skor</em> kelas eksperimen 78.23 lebih tinggi dari kelas kontrol 67.42 .</p> 2026-05-13T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4301 IMPLEMENTASI METODE HYBRID CRITERIA IMPORTANCE THROUGH INTERCRITERIA CORRELATION DAN EVALUATION BASED ON DISTANCE FROM AVERAGE SOLUTION UNTUK SELEKSI PENERIMAAN BEASISWA 2026-05-14T11:35:50+00:00 Muhammad Arda’ Zainurrohim muhammadardazainurrohim17@gmail.com Dedy Kurniadi de@gmail.com <p style="margin: 0cm; text-align: justify; text-justify: inter-ideograph;"><span lang="IN" style="color: black;">Peningkatan jumlah pendaftar Beasiswa Tahfidz di Universitas Islam Sultan Agung menuntut adanya sistem seleksi yang mampu bekerja secara objektif, cepat, dan akurat dalam menghadapi kompleksitas penilaian multikriteria. Proses seleksi konvensional yang masih bergantung pada penilaian manual berpotensi menimbulkan bias subjektivitas serta kesulitan dalam menentukan peringkat ketika terjadi nilai seri antar kandidat. Penelitian ini mengusulkan penerapan<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><em>Sistem Pendukung Keputusan</em><span class="apple-converted-space">&nbsp;</span>(<em>SPK</em>) berbasis algoritma<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><em>hybrid</em><span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><em>Criteria Importance Through Intercriteria Correlation</em><span class="apple-converted-space">&nbsp;</span>(<em>CRITIC</em>) dan<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><em>Evaluation based on Distance from Average Solution</em><span class="apple-converted-space">&nbsp;</span>(<em>EDAS</em>) untuk mengatasi permasalahan tersebut. Metode<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><em>CRITIC</em><span class="apple-converted-space">&nbsp;</span>digunakan untuk menghasilkan bobot kriteria secara objektif berbasis<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><em>data-driven</em>, sedangkan metode<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><em>EDAS</em>digunakan untuk melakukan evaluasi dan perankingan alternatif berdasarkan jaraknya terhadap nilai rata-rata. Dataset yang digunakan terdiri dari 500 data pendaftar dengan tiga kriteria penilaian, yaitu Kelancaran,<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><em>Fashohah</em>, dan Lagu/Irama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu menghasilkan bobot kriteria yang proporsional dengan nilai tertinggi pada Lagu/Irama sebesar 34,60%, diikuti Kelancaran 32,85% dan<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><em>Fashohah</em><span class="apple-converted-space">&nbsp;</span>32,55%. Proses perankingan menghasilkan<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><em>Appraisal Score</em><span class="apple-converted-space">&nbsp;</span>yang presisi serta mampu mengatasi permasalahan nilai seri. Evaluasi menggunakan<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><em>analisis sensitivitas</em><span class="apple-converted-space">&nbsp;</span>menunjukkan bahwa model memiliki tingkat<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><em>robustness</em><span class="apple-converted-space">&nbsp;</span>yang tinggi terhadap perubahan bobot kriteria. Selain itu, hasil komparatif menunjukkan bahwa metode<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><em>EDAS</em><span class="apple-converted-space">&nbsp;</span>memiliki performa lebih baik dibandingkan metode lain dengan tingkat konsistensi perankingan yang tinggi. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan terbukti mampu memberikan rekomendasi seleksi yang objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan secara matematis.</span></p> 2026-05-14T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4302 FRAGMENTASI HABITAT TERHADAP KELESTARIAN FLORA ENDEMIK DI TAMAN NASIONAL KERINCI SEBLAT 2026-05-14T11:48:08+00:00 Awellya Novia Ramadanisa an@gmail.com Enjel Olivia el@gmail.com Hutri Rizki Amelia hdha@gmail.com Fatmawati far@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fragmentasi habitat terhadap pelestarian flora endemik di Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan systematic literature review terhadap berbagai artikel ilmiah yang relevan dalam rentang waktu 2015–2026. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi dengan mengelompokkan informasi berdasarkan faktor penyebab, dampak, dan upaya mitigasi fragmentasi habitat. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa fragmentasi habitat di TNKS disebabkan oleh perambahan hutan dan konversi lahan, tekanan sosial ekonomi masyarakat, serta perubahan kondisi lingkungan dan mikrohabitat. Dampak yang ditimbulkan meliputi penurunan keanekaragaman spesies, terbatasnya distribusi flora endemik, serta perubahan mikroklimat yang mempengaruhi keseimbangan ekosistem. Upaya mitigasi yang dapat dilakukan antara lain rehabilitasi habitat melalui reforestasi, penguatan pengelolaan kawasan konservasi, serta penerapan pendekatan berbasis masyarakat dan kearifan lokal dalam menjaga kelestarian hutan.</p> 2026-05-14T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4303 DINAMIKA PERSEBARAN FLORA DAN FAUNA DI INDONESIA BERDASARKAN VARIASI FAKTOR LINGKUNGAN DAN AKTIVITAS MANUSIA 2026-05-14T12:03:21+00:00 Mery Merlina Widianingsih m@gmail.com Nicken Octavia Suparno n@gmail.com Hutri Rizki Amelia hdha@gmail.com Fatmawati fat@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi persebaran flora dan fauna di Indonesia. Indonesia dikenal sebagai negara dengan tingkat keanekaragaman hayati yang tinggi, namun persebarannya tidak merata karena dipengaruhi oleh berbagai faktor lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai jurnal nasional yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa persebaran flora dan fauna dipengaruhi oleh faktor alami seperti iklim, topografi, jenis tanah, ketersediaan air, serta interaksi antar makhluk hidup. Selain itu, aktivitas manusia seperti deforestasi, alih fungsi lahan, dan perubahan iklim juga berperan dalam mengubah pola persebaran organisme. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan kelestarian keanekaragaman hayati di Indonesia.<br><br></p> 2026-05-14T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4304 PENGARUH IKLIM DAN FAKTOR LINGKUNGAN TERHADAP POLA DISTRIBUSI FLORA DI INDONESIA 2026-05-14T12:18:25+00:00 Dinda Parasnalurita put@gmail.com Siti Hotijah s@gmail.com Hutri Rizki Amelia hdha@gmail.com Rahmah r@gmail.com <p>Indonesia memiliki keanekaragaman flora yang sangat tinggi, namun pola distribusinya dipengaruhi oleh berbagai faktor iklim dan lingkungan. Perubahan iklim global yang semakin meningkat menyebabkan terjadinya perubahan pola persebaran tumbuhan dan berpotensi mengganggu kestabilan ekosistem di berbagai wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh iklim dan faktor lingkungan terhadap pola distribusi flora berdasarkan kajian literatur ilmiah terkini. Metode yang digunakan adalah studi literature review dengan pendekatan deskriptif kualitatif terhadap lima belas artikel ilmiah nasional dan internasional yang dipublikasikan dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa suhu dan curah hujan menjadi faktor iklim utama yang memengaruhi distribusi flora, sedangkan jenis tanah, topografi, dan kondisi habitat berperan dalam menentukan kemampuan adaptasi tumbuhan pada skala lokal. Selain itu, perubahan iklim turut menyebabkan pergeseran wilayah vegetasi dan meningkatkan potensi homogenisasi spesies. Dengan demikian, pola distribusi flora terbentuk melalui interaksi kompleks antara faktor iklim dan lingkungan yang bersifat dinamis.</p> 2026-05-14T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4310 HUBUNGAN ANTARA LITERASI DIGITAL GURU DENGAN KESIAPAN KETERAMPILAN ABAD 21 (6C) PADA SISWA DI ERA DIGITAL 2026-05-15T01:03:35+00:00 Zahara Edlin Putri zahara.edlin2553@student.unri.ac.id Lia Rahayu l@gmail.com Damar Hidayat de@gmail.com Rifqa Gusmida Syahrun Barokah boho@gmail.com <p>Literasi digital guru memegang peranan penting dalam menentukan kualitas pembelajaran abad ke-21, khususnya dalam mempersiapkan siswa dengan keterampilan esensial yang meliputi critical thinking, creativity, collaboration, communication, citizenship, dan character (6C). Namun, penelitian yang secara langsung mengkaji hubungan antara literasi digital guru dengan kesiapan keterampilan abad ke-21 pada siswa di tingkat sekolah dasar masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara literasi digital guru dengan kesiapan keterampilan abad ke-21 (6C) pada siswa di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner secara daring kepada 50 guru sekolah dasar yang dipilih menggunakan teknik convenience sampling. Instrumen penelitian mengukur literasi digital guru sebagai variabel independen (X) dan kesiapan keterampilan abad ke-21 siswa sebagai variabel dependen (Y), yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya sebelum digunakan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan analisis korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara literasi digital guru dengan kesiapan keterampilan abad ke-21 siswa, dengan nilai koefisien korelasi r = 0,456 dan nilai signifikansi 0,001 (&lt;0,05), yang termasuk dalam kategori hubungan sedang. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya peningkatan literasi digital guru melalui program pengembangan profesional dan dukungan institusional, karena hal tersebut berkontribusi langsung terhadap peningkatan kesiapan siswa dalam menghadapi tuntutan pembelajaran abad ke-21 di era digital.</p> 2026-05-15T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4322 STRATEGI PEMBINAAN WARGA GEREJA UNTUK MENINGKATKAN KEHIDUPAN ROHANI JEMAAT 2026-05-18T09:03:38+00:00 Tiurma Berasa tiurmaberasa@gmail.com Retta Monika Siregar r@gmail.com Indah Permatasari Silalahi in@gmail.com Sevti Romauli Sihotang s@gmail.com Keterine Natama Sitorus k@gmail.com <p>Strategi pembinaan warga gereja merupakan bagian penting dalam meningkatkan kehidupan rohani jemaat di tengah perkembangan zaman modern. Penelitian ini bertujuan mengetahui pentingnya pembinaan rohani, faktor penyebab menurunnya kehidupan rohani jemaat, strategi pembinaan yang efektif, peran gereja dan pelayan, serta dampak pembinaan terhadap pertumbuhan iman jemaat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui berbagai sumber seperti buku, jurnal, artikel, dan Alkitab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan rohani yang dilakukan secara terarah dan berkelanjutan mampu membantu jemaat memahami firman Tuhan secara lebih mendalam. Pembinaan juga meningkatkan semangat ibadah, pelayanan, kehidupan doa, dan hubungan jemaat dengan Tuhan maupun sesama manusia. Selain itu, gereja dan pelayan memiliki peranan penting dalam mendampingi jemaat menghadapi tantangan kehidupan modern. Dengan strategi pembinaan yang kreatif dan relevan, jemaat dapat bertumbuh secara rohani, memiliki karakter Kristen yang baik, serta menjadi berkat bagi masyarakat.</p> 2026-05-18T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4323 PEMBINAAN WARGA GEREJA SEBAGAI FONDASI PEMBENTUKAN JEMAAT YANG TRANSFORMATIF DAN MISIONER 2026-05-18T09:16:47+00:00 Tiurma Berasa tiurmaberasa@gmail.com Chika Claudia Simanjuntak cah@gmail.com Natasya Gultom n@gmail.com Junita Ester Nainggolan jun@gmail.com Dina Uli Sitohang de@gmail.com <p>Pembinaan warga gereja merupakan bagian penting dalam kehidupan gereja karena melalui pembinaan jemaat dibimbing untuk bertumbuh dalam iman, memiliki karakter Kristiani, serta mampu menjalankan tanggung jawab pelayanan di tengah masyarakat. Perkembangan zaman dan berbagai tantangan kehidupan menuntut gereja untuk tidak hanya berfokus pada kegiatan ibadah, tetapi juga membentuk jemaat yang mampu membawa perubahan positif dan memiliki semangat misioner. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pembinaan warga gereja sebagai fondasi dalam membentuk jemaat yang transformatif dan misioner. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dengan memanfaatkan Alkitab, buku teologi, dan jurnal ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan yang dilakukan melalui pengajaran firman Tuhan, pemuridan, persekutuan, dan keterlibatan dalam pelayanan dapat membantu jemaat mengalami perubahan dalam pola pikir, sikap, dan tindakan sesuai nilai-nilai Kristen. Selain itu, pembinaan yang berkelanjutan juga mendorong jemaat untuk memiliki kepedulian sosial dan aktif dalam melaksanakan misi gereja di tengah masyarakat. Dengan demikian, pembinaan warga gereja menjadi dasar yang penting dalam membangun jemaat yang dewasa secara rohani, aktif melayani, dan mampu menjadi saksi Kristus dalam kehidupan sehari-hari.</p> 2026-05-18T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4324 MENGEMBALIKAN MEZBAH KELUARGA: STRATEGI PEMBINAAN WARGA GEREJA BERBASIS RUMAH TANGGA DI ERA MODERN 2026-05-18T09:32:06+00:00 Rosa Bunga Maria Pasaribu r@gmail.com Vebiyanti Sianturi van@gmail.com Desi Elisabet Mangunsong de@gmail.com Tiurma Berasa tiurmaberasa@gmail.com <p class="MdParagraph" style="margin: 0cm; text-align: justify;"><span lang="IN">Jurnal ini mengkaji urgensi dan strategi pembinaan warga gereja (PWG) yang berpusat pada keluarga sebagai "gereja kecil" (ecclesia domestica). Di tengah tantangan era modern, peran rumah tangga sebagai pusat pendidikan iman seringkali terabaikan. Melalui pendekatan kualitatif studi literatur, artikel ini menganalisis mengapa keluarga adalah fondasi utama pertumbuhan iman dan bagaimana gereja dapat secara efektif memberdayakan orang tua sebagai pendidik iman utama. Hasil penelitian ini menawarkan model PWG berbasis keluarga yang praktis, mudah dipahami, dan berdampak nyata dalam membentuk karakter Kristiani yang kokoh di setiap anggota keluarga. Diharapkan jurnal ini dapat menjadi panduan bagi gereja dan keluarga dalam mengembalikan fungsi mezbah keluarga di era kontemporer.</span></p> 2026-05-18T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4325 ANALISIS PERMASALAHAN DALAM PELAKSANAAN PEMBINAAN WARGA GEREJA DI ERA KONTEMPORER 2026-05-18T10:39:34+00:00 Tiurma Berasa tiurmaberasa@gmail.com Miranda Nababan m@gmail.com Reni Manalu r@gmail.com Renna Manurung r@gmail.com Relita N. Situmorang r@gmail.com <p>Pembinaan warga gereja (PWG) merupakan elemen krusial dalam menjaga vitalitas dan relevansi gereja di tengah dinamika era kontemporer. Namun, pelaksanaannya seringkali dihadapkan pada berbagai permasalahan internal dan eksternal yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis masalah-masalah utama dalam pelaksanaan PWG, meliputi keterbatasan sumber daya manusia pembina, kurikulum yang kurang relevan, rendahnya partisipasi jemaat, serta fokus yang terlalu berpusat pada ritual. Selain itu, faktor eksternal seperti perkembangan teknologi digital, perubahan pola hidup masyarakat, pengaruh sekularisme dan pluralisme, serta masalah sosial-moral juga turut menjadi tantangan signifikan. Dengan pemahaman mendalam terhadap akar permasalahan ini, gereja diharapkan dapat merumuskan strategi pembinaan yang lebih holistik, kontekstual, dan efektif, guna menghasilkan warga gereja yang dewasa secara rohani, berkarakter Kristiani, dan berdampak positif bagi masyarakat.</p> 2026-05-18T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4326 PENGEMBANGAN KURIKULUM DENGAN MENURUT PENDEKATAN KURIKULUM BOBBIT DAN CHARTERS 2026-05-18T12:11:08+00:00 Icha Christian Silalahi ichachristis@gmail.com Selfius Dur s@gmail.com Justice Zeni Zari Panggabean jun@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pendekatan pengembangan kurikulum menurut Franklin Bobbitt dan Werrett W. Charters serta relevansinya dalam pendidikan modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (<em>library research</em>) melalui pengumpulan data dari buku, jurnal ilmiah, dan berbagai sumber literatur yang berkaitan dengan pengembangan kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan Bobbitt menekankan analisis aktivitas kehidupan manusia sebagai dasar penyusunan kurikulum, sedangkan pendekatan Charters berfokus pada analisis tugas (<em>task analysis</em>) yang harus dikuasai peserta didik dalam kehidupan nyata. Kedua pendekatan tersebut memiliki persamaan dalam menekankan tujuan pendidikan yang jelas, pembelajaran yang sistematis, serta relevansi kurikulum dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. Selain itu, pendekatan Bobbitt dan Charters masih relevan dalam pengembangan kurikulum berbasis kompetensi dan pembelajaran kontekstual pada pendidikan modern, termasuk dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK). Dengan demikian, kedua pendekatan tersebut dapat menjadi dasar dalam merancang kurikulum yang efektif, aplikatif, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi peserta didik secara holistik.</p> 2026-05-18T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4330 EFEKTIFITAS PEMBINAAN WARGA GEREJA TERHADAP PERTUMBUHAN SPIRITUALITAS REMAJA DI ERA KONTEMPORER 2026-05-19T04:00:55+00:00 Jetty Sitompul ju@gmail.com Debora Giawa de@gmail.com Rosliani Astri r@gmail.com Sartia Malau s@gmail.com Tiurma Berasa tiurmaberasa@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pembinaan warga gereja terhadap pertumbuhan spiritualitas remaja di era kontemporer yang ditandai oleh pesatnya kemajuan teknologi digital, dominasi media sosial, dan pergeseran nilai-nilai sekuler. Dengan menggunakan pendekatan mixed-methods dan desain explanatory sequential, penelitian ini melibatkan survei terhadap 285 remaja berusia 13–19 tahun dari 12 gereja di wilayah urban dan suburban Indonesia pada tahap kuantitatif, serta Focus Group Discussion (FGD) dan wawancara mendalam dengan 42 remaja dan 18 pembina gereja pada tahap kualitatif. Data dikumpulkan dari September 2025 hingga Februari 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan warga gereja yang bersifat holistik, relasional, dan kontekstual memiliki efektivitas yang signifikan (p &lt; 0,01) terhadap pertumbuhan spiritualitas remaja. Mentoring personal dan pemanfaatan platform digital kreatif menjadi faktor paling dominan, meskipun masih terdapat kesenjangan antara model pembinaan konvensional dengan kebutuhan remaja yang mendambakan dialog autentik dan terbuka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembinaan gereja tetap efektif sebagai sarana pertumbuhan rohani remaja apabila dilakukan dengan pendekatan adaptif dan hybrid yang mengintegrasikan kekuatan komunitas offline dengan kreativitas digital.</p> 2026-05-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4335 PERAN PEMBINAAN WARGA GEREJA DALAM MEMBENTUK KARAKTER DAN SPIRITUALITAS LINTAS GENERASI 2026-05-19T09:47:17+00:00 Juwita Tasyah Sinaga ju@gmail.com Jenny Siregar ju@gmail.com Marcella Sianipar m@gmail.com Tiurma Berasa tiurmaberasa@gmail.com <p>Penelitian ini menganalisis hambatan yang dihadapi oleh gereja dalam membina anggota jemaat, terutama remaja, di zaman digital. Kemajuan dalam teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan besar dalam cara hidup, interaksi sosial, dan pembentukan karakter bagi remaja. Gereja perlu menyesuaikan diri dengan kondisi ini agar proses pembinaan yang dilaksanakan tetap relevan dan berhasil. Metodologi yang diterapkan adalah kualitatif deskriptif dengan mengandalkan studi literatur. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa tantangan utama meliputi kehadiran konten negatif, perubahan nilai moral, berkurangnya interaksi langsung, serta kebutuhan akan metode pembinaan yang inovatif dan melibatkan partisipasi. Oleh sebab itu, gereja harus merancang strategi pembinaan yang secara positif mengintegrasikan teknologi digital, meningkatkan literasi digital remaja, serta menegaskan pentingnya komunitas dan contoh spiritual dalam membentuk karakter Kristen yang kuat di tengah banjir informasi yang deras.</p> 2026-05-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4340 PENDIDIKAN WARGA GEREJA DI TENGAH ARUS MODERNISASI DAN KEBEBASAN DIGITAL 2026-05-20T11:48:32+00:00 Septiana A. P. Samosir s@gmail.com Lidia Butar Butar l@gmail.com Lilis Purnama Zega l@gmail.com Ebenezer Mendrofa el@gmail.com Tiurma Berasa tiurmaberasa@gmail.com <p style="margin: 0cm; text-align: justify;"><span lang="EN-US">Modernisasi dan kebebasan digital telah membawa perubahan signifikan terhadap pendidikan warga gereja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak modernisasi dan kebebasan digital terhadap proses pendidikan dalam konteks keagamaan, khususnya pada komunitas gereja. Dalam era globalisasi ini, transformasi pada cara penyampaian pesan dan praktik keagamaan menjadi tantangan sekaligus peluang bagi pengembangan pendidikan gereja. Selain itu, digitalisasi juga menciptakan ruang baru untuk interaksi dan pembelajaran, yang memungkinkan akses yang lebih luas terhadap sumber-sumber keagamaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara dan survei sebagai teknik pengumpulan data yang akan memberikan pemahaman mendalam tentang persepsi warga gereja terhadap pendidikan di tengah arus modernisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ada tantangan, warga gereja cenderung menerima perubahan ini sebagai bagian dari proses pembaruan dalam kehidupan beragama mereka. Temuan ini diharapkan dapat memberi kontribusi pada pengembangan strategi pendidikan yang lebih relevan dengan kebutuhan zaman.</span></p> 2026-05-20T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4344 ANALISIS PERBANDINGAN ANTARA METODE CERAMAH DAN PEMBELAJARAN BERBASIS PENGALAMAN DALAM RETENSI MEMORI MAHASISWA 2026-05-21T02:25:36+00:00 Khairunnisa Afaaf kkas@gmail.com Ellen Prima el@gmail.com <p>Dunia pendidikan tinggi pasca-pandemi menghadapi tantangan pola pikir berupa penurunan rentang fokus mahasiswa akibat keterbiasaan terhadap media digital yang serba cepat. Kondisi ini memicu fenomena "amnesia akademik", di mana materi perkuliahan hanya sampai pada memori kerja (working memory) jangka pendek. Penelitian ini bertujuan untuk membedah secara membandingkan dua metode yaitu ceramah (auditif-pasif) dan pembelajaran berbasis pengalaman atau experiential learning (aktif-praktik) dalam memengaruhi stabilitas retensi memori mahasiswa. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research), data dikumpulkan melalui dokumentasi sistematis terhadap literatur relevan dan dianalisis menggunakan teknik menganalisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ceramah memicu kegagalan enkode (encoding failure) dan beban kognitif berlebih (cognitive overload) yang berujung pada hafalan semu (surface learning). Sebaliknya, experiential learning terbukti mengoptimalkan kerja otak melalui integrasi multi-indrawi (multi-sensory integration) yang menyambungkan korteks visual, auditori, dan motorik. Keterlibatan aktif ini bertindak sebagai penjaga keseimbangan emosional dan intelektual yang mengunci pemahaman secara permanen (deep learning). Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi menuju pembelajaran berbasis pengalaman merupakan syarat wajib dalam mendorong kebijakan "Merdeka Belajar" guna mencetak lulusan dengan ketajaman memory recall yang mudah beradaptasi di lapangan.</p> 2026-05-21T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4346 STRATEGI PENGUATAN KOHESI SOSIAL MELALUI KOMUNIKASI ORGANISASI PADA DPD LVRI JAWA TIMUR DAN DPC LVRI SURABAYA 2026-05-21T04:41:19+00:00 Ardian Yudi K ardianproi@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi penguatan kohesi sosial melalui komunikasi organisasi pada komunitas veteran Legiun Veteran Republik Indonesia dan Pemuda Panca Marga di Jawa Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi organisasi berperan penting dalam memperkuat solidaritas sosial, loyalitas anggota, serta menjaga nilai nasionalisme dan persatuan. Strategi penguatan kohesi sosial dilakukan melalui silaturahmi rutin, kegiatan kebangsaan, aksi sosial, pemanfaatan media digital, dan kolaborasi lintas generasi. Tantangan globalisasi, perubahan pola komunikasi, dan faktor usia anggota dihadapi melalui strategi komunikasi adaptif. Penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi organisasi efektif mampu menjaga keberlangsungan organisasi veteran dan memperkuat identitas kebangsaan masyarakat.</p> 2026-05-21T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4351 SOLIDARITAS DAN KEPATUHAN ANGGOTA DALAM ORGANISASI HMPS DAN JMPS: ANALISIS BERDASARKAN TEORI FAKTA SOSIAL DAN SOLIDARITAS “EMILE DURKHEIM” 2026-05-22T09:10:20+00:00 Reviana Ghestie La Christhie revianaghestie025@gmail.com Arnelita Widianti an@gmail.com Syahdan Idzarulhaq s@gmail.com Triana Arinati Kusumadewi ti@gmail.com Achmad Hufad an@gmail.com Yani Achdiani y@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk solidaritas dan kepatuhan anggota dalam organisasi HMPS dan JMPS berdasarkan teori fakta sosial dan solidaritas yang dikemukakan oleh Émile Durkheim. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk memahami bagaimana aturan, nilai, dan budaya organisasi memengaruhi perilaku anggota dalam menjalankan peran serta tanggung jawabnya. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap anggota organisasi HMPS dan JMPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa solidaritas dalam kedua organisasi terbentuk melalui rasa kebersamaan, kerja sama, dan kesadaran kolektif yang berkembang dalam kegiatan organisasi. Selain itu, kepatuhan anggota terhadap aturan organisasi dipengaruhi oleh adanya fakta sosial berupa norma, tata tertib, serta tekanan moral yang mendorong anggota untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan organisasi. Solidaritas mekanik terlihat dari adanya kesamaan tujuan dan identitas antaranggota, sedangkan solidaritas organik tampak pada pembagian tugas dan peran yang berbeda dalam organisasi. Dengan demikian, teori fakta sosial dan solidaritas Émile Durkheim relevan dalam menjelaskan hubungan sosial, kepatuhan, dan integrasi anggota dalam organisasi mahasiswa.</p> 2026-05-22T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4350 KATEKESE GEREJAWI DI DESA MENANAMKAN NILAI KEJUJURAN DEMI MEMBENTUK KARAKTER ANTIKORUPSI 2026-05-22T01:24:36+00:00 Emilius Nardi emiliusnardi2905@mail.com Apolonia Gumur an@gmail.com Eufemia Priska Ngindu el@gmail.com Desiderius H. Jehalu de@gmail.com Aelenora Halima an@gmail.com <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih maraknya praktik korupsi yang menunjukkan lemahnya internalisasi nilai kejujuran dalam kehidupan masyarakat. Gereja sebagai lembaga pembinaan iman memiliki peran strategis melalui katekese gerejawi dalam menanamkan nilai kejujuran untuk membentuk karakter antikorupsi, khususnya di lingkungan desa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran katekese gerejawi dalam menanamkan nilai kejujuran serta dampaknya terhadap pembentukan karakter antikorupsi umat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi pastor, katekis, pengurus gereja, dan umat yang terlibat dalam kegiatan katekese. Hasil penelitian menunjukkan bahwa katekese gerejawi efektif dalam menanamkan nilai kejujuran melalui pendalaman Kitab Suci, refleksi iman, pembinaan kelompok, dan keteladanan pelayan gereja. Nilai kejujuran yang diinternalisasi berdampak pada meningkatnya sikap tanggung jawab, keterbukaan, dan integritas umat dalam kehidupan sosial. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa katekese gerejawi berkontribusi signifikan dalam pembentukan karakter antikorupsi berbasis komunitas religius di desa. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa gereja dapat menjadi model pendidikan karakter antikorupsi yang kontekstual dan berkelanjutan dalam masyarakat.</p> 2026-05-23T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4354 PERAN PEMBINAAN WARGA GEREJA DALAM MENINGKATKAN KEDEWASAAN IMAN JEMAAT 2026-05-23T21:55:38+00:00 Pelita Sihombing put@gmail.com Sella Monika Manullang s@gmail.com Nency Pasya Pratama Pasaribu n@gmail.com Rotua Delima Sinaga de@gmail.com Tiurma Berasa tiurmaberasa@gmail.com <p>Pembinaan Warga Gereja (PWG) memiliki peranan yang sangat penting dalam mendukung pertumbuhan gereja secara kualitas, terutama dalam membimbing jemaat menuju kedewasaan rohani. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran strategis PWG dalam membentuk iman dan karakter jemaat agar mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan di era modern. Dengan menggunakan metode studi literatur, penelitian ini menelaah pemikiran para tokoh teologi seperti Ruth F. Selan dan J.L. Ch. Abineno mengenai pembinaan dan pendewasaan iman, serta mengaitkannya dengan ciri-ciri kedewasaan rohani dalam kehidupan jemaat. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembinaan yang dilakukan secara terarah, berkesinambungan, dan sesuai dengan kebutuhan jemaat dapat memperdalam pemahaman terhadap ajaran Alkitab, memperkuat kehidupan spiritual, serta membangun hubungan yang baik dalam persekutuan gereja. Selain itu, PWG yang berjalan dengan efektif juga mendorong jemaat untuk lebih aktif dalam pelayanan, memiliki komitmen yang kuat terhadap nilai-nilai Kristiani, dan menampilkan karakter Kristus melalui kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, PWG menjadi sarana penting bagi gereja dalam mempersiapkan jemaat yang bertumbuh secara rohani, teguh dalam iman, dan mampu menjadi saksi Kristus di tengah masyarakat.</p> 2026-05-23T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4358 IMPLEMENTASI EVALUASI PROGRAM SUPERVISI SEKOLAH SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI SMA NEGERI 1 PARMAKSIAN 2026-05-24T22:30:43+00:00 Rachel Simanjuntak readsaa@gmail.com Ingrit Nababan in@gmail.com Tasya Hutagaol ti@gmail.com Indah Pakpahan in@gmail.com <p>Mutu pendidikan merupakan indikator keberhasilan sekolah dalam memberikan pembelajaran yang efektif dan berkualitas.Salah satu upaya peningkatan mutu dilakukan melalui evaluasi program supervisi yang sistematis dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi evaluasi program supervisi di SMA Negeri 1 Parmaksian. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan informan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan guru. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi supervisi dilaksanakan secara terencana melalui penetapan indikator, pelaksanaan supervisi akademik terjadwal, serta pembahasan hasil dalam forum sekolah. Tindak lanjut dilakukan melalui pembinaan guru dan perbaikan pembelajaran.Evaluasi supervisi berperan penting dalam memperkuat penjaminan mutu dan budaya refleksi sekolah.</p> 2026-05-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4370 KARYA PENEBUSAN YESUS KRISTUS DALAM PERSPEKTIF TEOLOGI 2026-05-27T23:37:52+00:00 Yolanda Lumban Gaol yayasa@gmail.com Jerni Manurung ju@gmail.com Dommasia Padang put@gmail.com Yusi Meriska Dongoran far@gmail.com <p>Karya penebusan Yesus Kristus merupakan inti dari iman Kristen dan menjadi dasar utama dalam doktrin keselamatan. Penebusan menjelaskan bagaimana Allah, melalui Yesus Kristus, menyelamatkan manusia dari dosa dan memulihkan hubungan antara manusia dengan Allah. Tujuan dari kajian ini adalah untuk menjelaskan makna teologis dari karya penebusan Yesus Kristus serta implikasinya bagi kehidupan orang percaya. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah pendekatan teologis dan studi literatur terhadap sumber-sumber teologi Kristen. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa karya penebusan Kristus dinyatakan melalui kematian dan kebangkitan-Nya. Kematian Yesus di kayu salib dipahami sebagai pengorbanan yang menggantikan manusia berdosa serta menjadi sarana pendamaian antara manusia dengan Allah. Sementara itu, kebangkitan Kristus menunjukkan kemenangan atas dosa dan maut serta menjadi dasar pengharapan akan kehidupan kekal bagi orang percaya. Dengan demikian, karya penebusan Kristus tidak hanya membawa pengampunan dosa, tetapi juga memulihkan hubungan manusia dengan Allah dan memberikan kehidupan baru bagi umat percaya.Karya penebusan Yesus Kristus memiliki peranan yang sangat penting dalam teologi Kristen karena menjadi pusat dari keselamatan manusia. Pemahaman yang benar tentang penebusan Kristus akan menolong orang percaya untuk semakin memahami kasih karunia Allah serta hidup dalam iman, ketaatan, dan pengharapan akan kehidupan kekal.</p> 2026-05-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4371 PERAN ROH KUDUS DALAM KEHIDUPAN ORANG PERCAYA MENURUT PERJANJIAN BARU 2026-05-27T23:51:51+00:00 Sabar Rudi sasasa@gmail.com Yohana Febriyanti Saragih y@gmail.com Gracia Micel Amalia SMJ g@gmail.com Wanda Lawina Sianturi w@gmail.com Nensa Marbun n@gmail.com <p>Jurnal ini mengkaji peran Roh Kudus dalam kehidupan orang percaya sebagaimana diajarkan dalam Perjanjian Baru. Dengan menggunakan pendekatan eksegesis biblika dan teologi sistematis, penelitian ini menelusuri berbagai dimensi karya Roh Kudus yang meliputi: peran-Nya sebagai Penolong (Parakletos) dalam Injil Yohanes, karya-Nya dalam regenerasi dan pengudusan, kepemimpinan-Nya dalam kehidupan doa dan penyembahan, serta pemberian karunia-karunia rohani bagi pembangunan tubuh Kristus. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa Roh Kudus bukan sekadar kekuatan impersonal, melainkan Pribadi ilahi yang sepenuhnya terlibat dalam setiap aspek kehidupan spiritual orang percaya sejak kelahiran baru hingga akhir kehidupan. Perjanjian Baru secara konsisten menggambarkan orang percaya sebagai mereka yang hidup, berjalan, dan dipimpin oleh Roh, sehingga pemahaman yang tepat tentang Roh Kudus bersifat krusial bagi pertumbuhan rohani dan misi gereja.</p> 2026-05-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4373 AJARAN YESUS KRISTUS SEBAGAI DASAR PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM PERJANJIAN BARU 2026-05-28T00:06:59+00:00 Sabar Rudi Sitompul rikab@gmail.com Gracia Micel Amalia g@gmail.com Febriani Br Siregar, far@gmail.com Indah Tessalonika in@gmail.com Nurmawati Aritonang n@gmail.com Esra Butar Butar el@gmail.com Andreas Eko Hermanto an@gmail.com <p>Ajaran Yesus Kristus dalam Perjanjian Baru merupakan dasar utama dalam Pendidikan Agama Kristen karena mengandung nilai-nilai ilahi yang membentuk iman, karakter, dan kehidupan orang percaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ajaran Yesus sebagai landasan pendidikan Kristen, mencakup peran-Nya sebagai Guru Agung, isi ajaran, metode pengajaran, tujuan pendidikan, serta relevansinya dalam konteks masa kini. Hasil kajian menunjukkan bahwa ajaran Yesus berpusat pada kasih, kebenaran, dan nilai-nilai Kerajaan Allah, serta disampaikan melalui metode yang kontekstual, dialogis, dan transformatif. Ajaran tersebut tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga menghasilkan perubahan hidup yang nyata dalam iman, karakter, dan tindakan. Selain itu, ajaran Yesus memiliki relevansi yang kuat dalam pendidikan masa kini karena mampu menjawab tantangan moral, sosial, dan spiritual. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ajaran Yesus Kristus merupakan fondasi utama yang tidak tergantikan dalam Pendidikan Agama Kristen untuk membentuk manusia yang beriman, berkarakter, dan bertanggung jawab.</p> 2026-05-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4374 EVALUASI DIGITAL DAN ASESMEN OTENTIK DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI ERA DIGITAL 2026-05-28T00:16:08+00:00 Tsaniyatus Sholihah 250101210033@stundent.uin-malang.ac.id Samsul Susilawati susilawati@pips.uin-malang.ac.id Nurlaeli Fitriah nurlaily.fitriah@uin.malang.ac.id <p>Transformasi pesat teknologi digital telah mengubah secara mendasar praktik penilaian dan evaluasi di bidang pendidikan, termasuk Pendidikan Agama Islam (PAI). Meskipun penelitian sebelumnya telah membahas evaluasi digital dan penilaian otentik secara terpisah, kerangka kerja integratif yang menggabungkan keduanya dalam konteks khusus PAI masih langka, terutama yang membahas prosedur implementasi praktis, hambatan, dan strategi solusi berbasis bukti. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pustaka sistematis, dengan menganalisis secara kritis 14 artikel jurnal yang terindeks di sinta, dilengkapi dengan buku teks yang relevan. Keunikan penelitian ini terletak pada sintesis temuan empirisnya untuk membangun kerangka kerja implementasi yang praktis dan terdiferensiasi bagi pendidik PAI di seluruh tingkat pendidikan. Tiga temuan utama muncul: (1) evaluasi digital yang berhasil mengikuti prosedur lima tahap perencanaan, pemilihan platform, pengembangan instrumen, administrasi, dan umpan balik meskipun terhambat oleh kesenjangan literasi digital dan keterbatasan infrastruktur yang dapat diatasi melalui program pembelajaran antar-rekan dan model evaluasi hibrida, (2) penilaian otentik secara signifikan meningkatkan pengukuran kompetensi holistik dalam PAI (kognitif +18,3%, afektif +23,7%, psikomotorik +19,2%), dengan tantangan reliabilitas yang dapat diatasi melalui rubrik digital terstandarisasi, dan (3) sinergi kedua pendekatan tersebut menghasilkan hasil yang lebih unggul ketika didukung oleh kebijakan institusional, pelatihan berkelanjutan, dan triangulasi multi-sumber untuk mengukur dimensi spiritual. Rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti, yang dibedakan berdasarkan tingkat pendidikan dan kapasitas infrastruktur, disediakan bagi pendidik PAI.</p> 2026-05-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4377 PEMAHAMAN DOSA DAN KESELAMATAN DALAM PERJANJIAN BARU 2026-05-28T03:38:41+00:00 Sabar Rudi Sitompul rikab@gmail.com Samsiah s@gmail.com Kristiani kris@gmail.com Cicilia cah@gmail.com Putri put@gmail.com Lin Trifena l@gmail.com <p>Pemahaman tentang dosa dan keselamatan merupakan salah satu pokok utama dalam teologi Perjanjian Baru. Konsep dosa menjelaskan kondisi manusia yang telah jatuh dan terpisah dari Allah akibat pelanggaran terhadap kehendak-Nya. Sementara itu, konsep keselamatan menunjukkan karya kasih karunia Allah yang bertujuan memulihkan hubungan manusia dengan Allah melalui Yesus Kristus. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara teologis pemahaman tentang dosa dan keselamatan dalam Perjanjian Baru serta menjelaskan bagaimana kedua konsep tersebut saling berkaitan dalam rencana keselamatan Allah bagi umat manusia. Dalam konteks tersebut, keselamatan dipahami sebagai karya anugerah Allah yang dinyatakan melalui kehidupan, kematian, dan kebangkitan Yesus Kristus. Keselamatan diberikan kepada manusia melalui iman kepada Kristus, bukan melalui usaha atau perbuatan manusia. Perjanjian Baru juga menegaskan bahwa keselamatan memiliki dimensi yang luas, yaitu pembenaran oleh iman, pengudusan dalam kehidupan orang percaya, serta pengharapan akan kehidupan kekal bersama Allah. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa pemahaman yang benar mengenai dosa dan keselamatan sangat penting bagi kehidupan iman orang percaya. Kesadaran akan dosa menuntun manusia untuk menyadari kebutuhan akan keselamatan, sedangkan pemahaman tentang keselamatan menegaskan kasih dan anugerah Allah yang dinyatakan melalui Yesus Kristus.</p> 2026-05-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4378 TIMOTIUS SEBAGAI TELADAN GURU MUDA DALAM MENGAJAR DAN MEMELIHARA IMAN BERDASARKAN 1 TIMOTIUS 4:12 2026-05-28T04:10:59+00:00 Sabar Rudi Sitompul rikab@gmail.com Nitra n@gmail.com Resnita r@gmail.com Yesika y@gmail.com Samuel s@gmail.com Laura l@gmail.com <p>Penelitian ini membahas tentang Timotius sebagai teladan guru muda dalam mengajar dan memelihara iman berdasarkan 1 Timotius 4:12. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami makna teologis dari nasihat Rasul Paulus kepada Timotius serta relevansinya bagi guru muda dalam pelayanan pendidikan Kristen masa kini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan melalui analisis teks Alkitab dan berbagai literatur teologi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1 Timotius 4:12 menegaskan bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk melayani Tuhan dan memimpin dalam pengajaran iman. Rasul Paulus menasihati Timotius untuk menjadi teladan bagi orang percaya dalam lima aspek penting, yaitu dalam perkataan, tingkah laku, kasih, kesetiaan, dan kesucian. Kelima aspek tersebut menunjukkan bahwa pelayanan pengajaran tidak hanya berfokus pada penyampaian pengetahuan teologis, tetapi juga pada keteladanan hidup yang mencerminkan nilai-nilai iman Kristen. Keteladanan tersebut menjadi dasar otoritas moral seorang guru dalam membimbing dan memelihara iman jemaat atau peserta didik.</p> 2026-05-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4381 IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN QUIZIZZ UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN AL-QUR’AN HADIS DI MAN 2 KEDIRI 2026-05-28T13:09:10+00:00 Imam Ali Musthofa Habibullah imama2936@gmail.com <p>Pembelajaran Al-Qur’an Hadis di madrasah masih cenderung didominasi metode konvensional, sehingga keaktifan dan hasil belajar peserta didik belum optimal; sementara itu, kajian yang secara spesifik menguji efektivitas media belajar Quizizz pada materi pembagian hadis berdasarkan kuantitas dan kualitasnya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas X-B MAN 2 Kediri melalui pemanfaatan aplikasi Quizizz dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadis. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 36 peserta didik. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan hasil evaluasi belajar, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar setelah penerapan Quizizz. Pada siklus I, nilai rata-rata peserta didik sebesar 59,861 dengan ketuntasan belajar 22,22%. Setelah perbaikan pada siklus II, nilai rata-rata meningkat menjadi 79,861 dengan ketuntasan belajar 72,22%. Temuan ini membuktikan bahwa Quizizz efektif digunakan sebagai media pembelajaran interaktif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadis.</p> 2026-05-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4383 BEBAN MORAL PADA ANAK SEHAT DALAM KELUARGA DENGAN FOKUS PADA PENYALAHGUNAAN NAPZA 2026-05-28T22:57:37+00:00 Zara Zetira Hayatunnufus zarazetirah@student.upi.edu Nur Salsabillah Ariyanti n@gmail.com Syifa Salsabila s@gmail.com R Javier Brilliant Sasmito r@gmail.com Gina Indah Permata Nastia g@gmail.com <p>Penyalahgunaan NAPZA tidak hanya merusak kondisi penggunanya, tetapi juga meninggalkan beban moral yang berat bagi anak sehat yang hidup dalam keluarga yang sama. Penelitian ini bertujuan untuk melihat lebih dalam bagaimana beban moral itu dialami oleh anak sehat, khususnya dari sisi emosional, kognitif, dan etis. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan data yang dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur bersama konselor BNN Provinsi Jawa Barat. Dari hasil wawancara, ditemukan bahwa anak sehat kerap terjebak dalam peran yang seharusnya bukan milik mereka (<em>parentified child</em>), menghadapi kecemasan yang berkepanjangan, menarik diri dari lingkungan sosial, dan bergulat dengan dilema moral akibat stigma yang melekat pada keluarga pecandu. Dukungan dari keluarga dan keterlibatan lembaga seperti BNN menjadi faktor yang sangat menentukan dalam proses pemulihan. Penelitian ini menegaskan bahwa pemulihan dari dampak NAPZA tidak bisa hanya tertuju pada pecandunya saja, tetapi harus menyentuh perlindungan psikologis anak sehat yang selama ini menjadi korban yang tidak terlihat.</p> 2026-05-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4384 SOSIOLOGI LEMBAGA PENDIDIKAN: KONSTRUKSI IDENTITAS SANTRI PERKOTAAN DALAM TRADISI PESANTREN KILAT DAN PEMBELAJARAN NONFORMAL 2026-05-28T23:47:42+00:00 Muh. Hanif muh.hanif@uinsaizu.ac.id Nilma Sifa nilmasifa159@gmail.com <p>Artikel ini membahas konstruksi identitas santri perkotaan dalam tradisi pesantren kilat dan pembelajaran nonformal melalui perspektif sosiologi lembaga pendidikan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berkembangnya kegiatan pesantren kilat di sekolah perkotaan yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana pembelajaran agama, tetapi juga menjadi ruang pembentukan identitas sosial dan keagamaan siswa. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui motivasi siswa mengikuti pesantren kilat, perubahan perilaku keagamaan setelah kegiatan berlangsung, serta bentuk integrasi budaya populer dalam pembelajaran nonformal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi siswa mengikuti pesantren kilat dipengaruhi oleh keinginan memperdalam agama, kewajiban sekolah, dorongan orang tua, dan pengaruh teman sebaya. Setelah kegiatan berlangsung, sebagian siswa mengalami perubahan perilaku seperti lebih rajin beribadah, menjaga ucapan, dan menggunakan simbol-simbol religius dalam kehidupan sehari-hari, meskipun perubahan tersebut tidak selalu bertahan lama. Pesantren kilat di lingkungan perkotaan juga memadukan pembelajaran agama dengan media populer seperti video islami, permainan edukatif, dan seminar motivasi agar lebih menarik bagi remaja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pesantren kilat menjadi ruang pembentukan identitas santri perkotaan yang bersifat adaptif, simbolik, dan dipengaruhi budaya modern.</p> 2026-05-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4385 PENGARUH FAKTOR CUACA TERHADAP EFISIENSI RUTE PELAYARAN: STUDI KASUS PADA KAPAL PENUMPANG SABUK NUSANTARA 43 DI PERAIRAN ROTE NDAO INDONESIA 2026-05-29T02:43:34+00:00 Alief Dhani Rahman Pradana aliefdhanirahmanpradana9@gmail.com Mudiyanto mudiyanto@hangtuah.ac.id Dedy Kristiawan dedy.kristiawan@hangtuah.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor cuaca terhadap efisiensi operasional pelayaran KM. Sabuk Nusantara 43 di wilayah perairan Nusa Tenggara Timur. Faktor cuaca yang diteliti meliputi kecepatan angin, tinggi gelombang, dan kecepatan arus, sedangkan efisiensi operasional diukur melalui efisiensi waktu tempuh dan konsumsi bahan bakar. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 30 awak kapal serta data sekunder dari BMKG dan logbook kapal. Analisis data menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor cuaca berpengaruh positif dan signifikan terhadap efisiensi operasional pelayaran dengan nilai signifikansi 0,000 &lt; 0,05 dan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 66,5%. Faktor yang paling dominan memengaruhi efisiensi operasional adalah tinggi gelombang karena berpengaruh langsung terhadap stabilitas kapal, kecepatan pelayaran, dan konsumsi bahan bakar. Penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi cuaca yang baik dapat meningkatkan efisiensi operasional kapal, sedangkan cuaca buruk menurunkan efisiensi pelayaran.</p> 2026-05-29T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4387 ANALISIS KESESUAIAN MATERI GEOGRAFI SMA DALAM KURIKULUM MERDEKA TERHADAP PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL STUDI LITERATUR 2026-05-29T09:30:43+00:00 Fatur Ramadhan fafafy@gmail.com Muhammad Rasya Maulana r@gmail.com Natasyah Nadillah n@gmail.com Nurhafizah n@gmail.com Sartika s@gmail.com Ismail is@gmail.com <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian materi Geografi SMA dalam Kurikulum Merdeka terhadap pembelajaran kontekstual. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada adanya kesenjangan antara tuntutan Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran kontekstual dengan praktik pembelajaran Geografi di sekolah yang masih cenderung berorientasi pada penyampaian konsep secara teoritis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR). Data penelitian diperoleh dari artikel ilmiah yang diakses melalui Google Scholar, Garuda, dan DOAJ dengan rentang tahun publikasi 2020–2025. Artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi yang meliputi kajian tentang Geografi SMA, Kurikulum Merdeka, dan pembelajaran kontekstual, sedangkan artikel yang tidak relevan serta terbit sebelum tahun 2020 dikeluarkan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis untuk mengidentifikasi pola kesesuaian materi, implementasi pembelajaran, serta faktor yang memengaruhi keterkaitan antara keduanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara konseptual materi Geografi telah sejalan dengan prinsip Kurikulum Merdeka, khususnya dalam mendukung pengembangan literasi spasial dan keterampilan abad ke-21. Namun, dalam implementasinya masih ditemukan ketidakkonsistenan dalam mengaitkan materi dengan konteks kehidupan nyata peserta didik. Kesenjangan tersebut dipengaruhi oleh kesiapan guru, kualitas bahan ajar, serta strategi pembelajaran yang belum sepenuhnya kontekstual. Kebaruan penelitian ini terletak pada sintesis komprehensif yang mengintegrasikan analisis terhadap materi, kesiapan guru, dan kualitas pembelajaran dalam satu kerangka kajian kontekstual.Implikasi penelitian ini menunjukkan perlunya penguatan integrasi materi dengan konteks lokal, peningkatan kompetensi guru, serta pengembangan bahan ajar berbasis kontekstual agar pembelajaran Geografi menjadi lebih relevan dan bermakna.</p> 2026-05-29T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4388 IMPLEMENTASI NILAI-NILAI INJIL DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI MAHASISWA DI KAMPUS STIPAS ST SIRILUS RUTENG 2026-05-29T10:47:16+00:00 Anatolia Saiman Ansaim08@gmail.com Faldisius Malus Faldymalus872@gmail.com Farnodius Diego Syukur far@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi nilai-nilai injil dalam kehidupan sehari-harimahasiswa STIPAS St.Sirilus Ruteng. Nilai-nilai injil seperti kasih, kejujuran, pelayanan, kerendhan hari, tanggung jawab, dan solidaritas menjadi dasar penting dalam pembentukan karakter mahasiswa sabagai calon pelayan Gereja dan masyarakat. Penelitian ini munggunkan metode kuantitatif dengan Pendekatan deskriptif melalui observasi,wawancara, dan studi Pustaka. Hasil penelitian menunjukan bahwa Sebagian besar mahasiswa telah telah mengimplementasikan nila-nilai injil dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghormati,keterlibatan dalam kegiatan sosial,disiplindalam tanggung jawab akademik,serta semangat pelayanan kepada sesama. Namun terdapat beberapa tantangan dalam penerapannya,seperti pengaruh lingkungan&nbsp; pergaulan,perkembangan teknologi digital, dan kurannya kesadaran pribadi dalam menghayati nila-nilai Injil secara konsisten. Oleh karena itu,diperlukan pembinaan iman dan pendampingan yang berkelanjutan agar mahasiswa mampu menghidupi nilai-nilaiInjil secara nyata dalam kehidupan pribadi maupun sosial.</p> 2026-05-29T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4382 MANAJEMEN KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DALAM MENANAMKAN BUDAYA ORGANISASI MAJA LABO DAHU DI MTS AR-RIDWAN SAPE RAI OI 2026-05-28T17:55:23+00:00 Khairunnisa Tul Sholiha tyulsholihah@gmail.com Ruswan ruswan@walisongo.ac.id Fatah Syukur fsyukur@walisongo.ac.id <p>Lembaga pendidikan Islam saat ini dituntut memiliki benteng internal yang kokoh guna menghadapi pergeseran moral era globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen kepemimpinan kepala madrasah dalam menanamkan budaya organisasi berbasis kearifan lokal <em>Maja Labo Dahu</em> (Malu dan Takut) di MTs Ar-Ridwan Sape Rai Oi, berikut hambatan dan solusi yang dihadapi. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan kepala madrasah, guru, dan staf, serta melalui observasi partisipatif pasif dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menerapkan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perencanaan dan internalisasi nilai dilakukan melalui pengondisian lingkungan (<em>formatting</em>) dan keteladanan (<em>uswah</em>) nyata dari kepala madrasah; (2) Fungsi pengawasan (<em>controlling</em>) bertransformasi menjadi pengawasan transendental berbasis kesadaran teologis (<em>self-assessment</em>) guru terhadap amanah profesinya; dan (3) Manifestasi nilai <em>Maja Labo Dahu</em> dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) berhasil menggeser pendekatan hukuman (<em>punishment</em>) ke metode <em>modeling</em> (peniruan) yang humanis-dialogis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengintegrasian kearifan lokal Bima ke dalam manajemen modern mampu menciptakan akuntabilitas ganda, yaitu tanggung jawab publik sekaligus ketuhanan, yang meningkatkan kedisiplinan serta integritas madrasah secara organik.</p> 2026-05-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4395 VETERAN ADALAH GURU SEJARAH TERBAIK 2026-05-31T09:22:41+00:00 Fitri Sukawati fsukawati@gmail.com Tina Trisana Andriani Silondae ti@gmail.com Ardian Yudi K an@gmail.com <p>Penelitian ini membahas peran veteran sebagai guru sejarah terbaik dalam refleksi Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026 dengan tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara terhadap pengurus veteran dan organisasi kepemudaan (Pemuda Panca Marga). Hasil penelitian menunjukkan bahwa veteran memiliki peran penting sebagai pelaku dan saksi sejarah yang mampu menanamkan nilai nasionalisme, persatuan, disiplin, dan cinta tanah air kepada generasi muda. Di era digital, tantangan terhadap identitas nasional semakin meningkat akibat globalisasi dan rendahnya kesadaran sejarah generasi muda. Kehadiran veteran menjadi sumber pembelajaran sejarah yang kontekstual dan inspiratif dalam pendidikan karakter bangsa. Oleh karena itu, pelibatan veteran dalam pendidikan kebangsaan perlu diperkuat guna menjaga kedaulatan dan keberlanjutan bangsa Indonesia.</p> 2026-05-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4402 HUBUNGAN CERPEN “TANYAKAN PADA DIRI, APAKAH AKU KORUPSI” SEBAGAI MOTIVASI BELAJAR DALAM PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN KELAS IV DI SD NEGERI 173140 PAGAR BATU TAHUN AJARAN 2026 2026-06-02T10:56:31+00:00 Rismauli Siagian r@gmail.com Sentia R Simbolon s@gmail.com Menanti R Manullang m@gmail.com Andar Gunawan Pasaribu andargunawanpsaribu@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan cerpen "Tanyakan pada diri, apakah aku korupsi" sebagai motivasi belajar dalam Pendidikan Agama Kristen kelas IV di SD Negeri 173140 Pagar Batu Tahun Ajaran 2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 173140 Pagar Batu yang berjumlah 20 siswa dan seluruhnya dijadikan sampel (total sampling). Instrumen penelitian menggunakan angket yang terdiri dari 25 butir pernyataan untuk variabel X (penggunaan cerpen) dan 25 butir pernyataan untuk variabel Y (motivasi belajar), sehingga total angket berjumlah 50 butir. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan rumus korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan nilai r<sub>xy</sub> = 0,832 yang berarti terdapat hubungan yang sangat kuat dan positif antara penggunaan cerpen "Tanyakan pada diri, apakah aku korupsi" dengan motivasi belajar siswa dalam Pendidikan Agama Kristen kelas IV di SD Negeri 173140 Pagar Batu. Nilai rtabel dengan df = 18 pada taraf signifikansi 5% adalah 0,444, sehingga r<sub>hitung</sub> (0,832) &gt; r<sub>tabel</sub> (0,444), maka H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan cerpen tersebut terhadap motivasi belajar PAK siswa kelas IV.</p> 2026-06-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4404 SAFE TEEN ( SEX AWARENESS FOR EVERYONE ): STRATEGI EDUKASI REMAJA DALAM MENCEGAH PERILAKU SEKS BEBAS DAN DAMPAKNYA 2026-06-02T13:06:22+00:00 Salsabila Nur Faridah Salsabilanurfaridah2@gmail.com Prassanti Widya Pravitasari put@gmail.com <p style="margin: 0cm; text-align: justify;"><span lang="IN" style="color: black;">Remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap perilaku seksual berisiko akibat kurangnya pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi, kesehatan mental, dan konsekuensi hukum yang berkaitan dengan seks bebas. Perilaku seks bebas dapat menyebabkan berbagai dampak negatif, seperti kehamilan tidak diinginkan, infeksi menular seksual (IMS), gangguan kesehatan mental, serta permasalahan hukum. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai bahaya seks bebas. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><strong><span style="font-weight: normal;">SAFE Teen (Sex Awareness For Everyone)</span></strong><span class="apple-converted-space">&nbsp;</span>melalui media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan remaja mengenai bahaya seks bebas dari perspektif kesehatan fisik, mental, dan hukum. Kegiatan menggunakan desain<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><strong><span style="font-weight: normal;">pre-experimental</span></strong><span class="apple-converted-space">&nbsp;</span>dengan pendekatan<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><strong><span style="font-weight: normal;">one group pretest-posttest design</span></strong>. Kegiatan dilaksanakan pada bulan April 2026 di SMK Gantra Kota Bandung dengan jumlah responden sebanyak 73 siswa. Pengukuran pengetahuan dilakukan menggunakan kuesioner sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) pemberian edukasi melalui media leaflet SAFE Teen. Data dianalisis menggunakan uji<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><strong><span style="font-weight: normal;">Paired Sample t-test</span></strong><span class="apple-converted-space">&nbsp;</span>dengan tingkat signifikansi 95% (α=0,05). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan responden meningkat dari<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><strong><span style="font-weight: normal;">62,14 ± 8,52</span></strong><span class="apple-converted-space">&nbsp;</span>pada pretest menjadi<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><strong><span style="font-weight: normal;">85,67 ± 6,31</span></strong><span class="apple-converted-space">&nbsp;</span>pada posttest. Hasil analisis menggunakan uji Paired Sample t-test menunjukkan nilai<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><strong><span style="font-weight: normal;">p-value = 0,000 (p&lt;0,05)</span></strong><span class="apple-converted-space">&nbsp;</span>yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi. Peningkatan pengetahuan terjadi pada aspek kesehatan fisik, kesehatan mental, dan pemahaman mengenai konsekuensi hukum yang berkaitan dengan perilaku seks bebas. Edukasi<span class="apple-converted-space">&nbsp;</span><strong><span style="font-weight: normal;">SAFE Teen (Sex Awareness For Everyone)</span></strong><span class="apple-converted-space">&nbsp;</span>melalui media leaflet terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai bahaya seks bebas dari perspektif kesehatan fisik, mental, dan hukum. Program edukasi kesehatan reproduksi yang komprehensif perlu dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya promotif dan preventif dalam mencegah perilaku seksual berisiko pada remaja.</span></p> 2026-06-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4409 PENGEMBANGAN KURIKULUM DENGAN LEARNER – CENTERED DESIGN 2026-06-03T09:02:11+00:00 Edelwis Pardosi ede@gmail.com Hesty Sinaga dsasa@gmail.com Hisardo Sitorus g@gmail.com <p>Kurikulum merupakan komponen penting dalam sistem pendidikan yang berfungsi sebagai pedoman dalam mencapai tujuan pembelajaran. Perkembangan paradigma pendidikan modern telah mendorong terjadinya pergeseran dari pendekatan yang berpusat pada guru (teacher-centered) menuju pendekatan yang berpusat pada peserta didik (learner-centered). Oleh karena itu, pengembangan kurikulum dengan pendekatan learner-centered design menjadi penting untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih aktif, bermakna, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep learner-centered design, prinsip dan model pengembangan kurikulum, langkah-langkah pengembangannya, kelebihan dan kelemahannya, serta implementasinya dalam Pendidikan Agama Kristen. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui kajian berbagai buku, jurnal ilmiah, dan dokumen akademik yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil kajian menunjukkan bahwa learner-centered design menempatkan peserta didik sebagai pusat pengembangan kurikulum dengan memperhatikan kebutuhan, minat, potensi, dan karakteristik mereka. Pendekatan ini memberikan berbagai keunggulan, seperti meningkatkan motivasi belajar, menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna, serta mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah. Dalam Pendidikan Agama Kristen, pendekatan ini berkontribusi terhadap pertumbuhan iman, pembentukan karakter Kristiani, dan peningkatan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, learner-centered design dapat menjadi salah satu pendekatan yang efektif dalam pengembangan kurikulum untuk menjawab kebutuhan pendidikan abad ke-21.</p> 2026-06-03T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4412 PEMANFAATAN ENERGI SURYA UNTUK SISTEM SMART GARDEN BERBASIS IOT DENGAN APLIKASI BLYNK 2026-06-03T11:01:12+00:00 Abdul Ghani Sabilul Haq abb@gmail.com Dimas Haifan Adib de@gmail.com Mochammad Fauzan Yusuf m@gmail.com <p>Keterbatasan waktu dan lahan di lingkungan perkotaan menyebabkan perawatan tanaman yang tidak konsisten, berakibat pada kondisi overwatering atau underwatering yang merugikan pertumbuhan tanaman. Makalah ini memaparkan perancangan dan analisis konseptual sistem Smart Garden berbasis Internet of Things (IoT) yang didukung energi surya sebagai sumber daya mandiri. Sistem mengintegrasikan sensor kelembapan tanah dan sensor DHT11 dengan mikrokontroler NodeMCU ESP8266 sebagai unit pemrosesan utama. Penyiraman otomatis diaktifkan berdasarkan nilai ambang batas kelembapan tanah yang telah ditentukan, sementara pemantauan real-time dan kendali jarak jauh diimplementasikan melalui aplikasi Blynk. Subsistem catu daya terdiri dari panel surya 10 Wp, charge controller PWM, dan baterai 12 V/7 Ah, dengan estimasi konsumsi energi harian sebesar 4,8 Wh dan otonomi baterai mencapai ±17,5 hari tanpa masukan surya. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi lengkap antara subsistem sensing-aktuasi IoT, antarmuka Blynk, dan subsistem energi surya mandiri dalam satu arsitektur terpadu, disertai analisis kelayakan energi kuantitatif. Analisis konseptual menunjukkan sistem mampu mencegah overwatering dan underwatering, mengurangi ketergantungan listrik konvensional, serta mendukung pertanian perkotaan yang berkelanjutan.</p> 2026-06-03T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4461 TANTANGAN ADMINISTRASI PENDIDIKAN INKLUSIF 2026-06-08T08:32:26+00:00 Desri Noer Laily 12410522824@students.uin-suska.ac.id Miftahir Rizqa m@gmail.com Ratnaduhita Nabilah Azzahra r@gmail.com Shinta Shavira s@gmail.com <p>Pendidikan inklusif adalah bentuk pendidikan yang bertujuan untuk memastikan terpenuhinya hak belajar semua siswa secara setara, termasuk siswa berkebutuhan khusus. Keberhasilan implementasinya dipengaruhi oleh efektivitas administrasi pendidikan, yang meliputi pengelolaan sumber daya manusia, fasilitas dan infrastruktur, pembiayaan, serta dukungan kebijakan dan regulasi yang memadai. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep administrasi pendidikan inklusif, mengidentifikasi berbagai tantangan yang muncul dalam implementasinya, dan menjelaskan kontribusi supervisi pendidikan dan pendekatan manajemen humanistik dalam mendukung keberhasilan pendidikan inklusif. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan meninjau berbagai hasil penelitian dan referensi ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan inklusif di Indonesia masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan fasilitas dan infrastruktur, dukungan pendanaan yang kurang optimal, kompetensi guru yang perlu terus dikembangkan, dan kendala sosial dan budaya seperti rendahnya pemahaman masyarakat dan munculnya stigma terhadap siswa berkebutuhan khusus. Dalam mengatasi berbagai tantangan tersebut, supervisi pendidikan memiliki fungsi strategis sebagai sarana pengembangan profesional melalui implementasi supervisi klinis dan supervisi kolaboratif yang dapat meningkatkan kapasitas guru sekaligus memperkuat budaya sekolah inklusif. Selain itu, manajemen yang berorientasi pada nilai-nilai humanistik melalui optimalisasi sumber daya, peningkatan kolaborasi antar pemangku kepentingan, dan evaluasi berkelanjutan merupakan faktor penting dalam mewujudkan pendidikan inklusif yang berkualitas tinggi, berkelanjutan, dan adaptif yang menjawab beragam kebutuhan siswa.</p> 2026-06-08T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4466 EFEKTIVITAS GAME-BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA : SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW 2026-06-08T16:05:38+00:00 Fauziah Nur Risqi Fajrin fauziahnurriski32@gmail.com Hasanuddin hasanuddin@uin-suska.ac.id <p>Kemampuan berpikir kritis matematis siswa di Indonesia masih tergolong lemah, berdasarkan hasil PISA 2022 yang menempatkan Indonesia pada urutan 71 dari 81 negara. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas model Pembelajaran Berbasis Permainan (Game-Based Learning/GBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa melalui tinjauan literatur sistematis. Metode yang diterapkan adalah Tinjauan Literatur Sistematis (TLS) dengan cara mengidentifikasi, menilai, dan menginterpretasi temuan-temuan penelitian dari berbagai artikel jurnal yang berkaitan. Artikel ditemukan menggunakan Publish or Perish dengan sumber dari Crossref dan Semantic Scholar, lalu disaring melalui penilaian kualitas sehingga menghasilkan 9 artikel jurnal yang sesuai dengan kriteria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model GBL terbukti berhasil dan lebih baik dibandingkan model pengajaran konvensional dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa, dengan nilai signifikansi yang stabil (p &lt; 0,05). Keunggulan GBL semakin jelas saat dikombinasikan dengan media digital interaktif, yang dapat meningkatkan semua indikator berpikir kritis (interpretasi, analisis, inferensi, evaluasi) secara merata dengan kategori peningkatan tinggi (N-gain 0,78). Di samping itu, GBL juga sukses dalam meningkatkan motivasi, keterlibatan aktif, pemahaman konsep, dan kerjasama siswa. Integrasi GBL dengan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) menghasilkan hasil yang maksimal. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa GBL bukan hanya soal mendesain permainan bagi siswa, tetapi sebuah pendekatan pembelajaran yang terencana, berfokus pada siswa, dan mengharuskan guru untuk memanfaatkan kemajuan teknologi agar sesuai dengan tuntutan abad ke-21.</p> 2026-06-10T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4541 PENGARUH PENERAPAN TARIF PAJAK EFEKTIF RATA RATA (TER) TERHADAP PERHITUNGAN PAJAK PPh 21 WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI (STUDI KASUS CV A) 2026-06-14T12:29:30+00:00 Septia Najwa Lubis fsdsaas@gmail.com Qatrun Nada Salsabila de@gmail.com Cici Andriani van@gmail.com Dini Vientiani cah@gmail.com <p>Pajak Penghasilan adalah jenis pajak yang kena pada penerimaan penghasilan wajib pajak dalam satu tahun pajak.PPh Pasal 21 merupakan berkas jenis PPh di mana sebagian wajib pajak dapat dikategorikan memiliki karakter tertentu Untuk memfasilitasi PPh Pasal 21, wajib pajak yang dimaksud harus menjadi orang pribadi, menerima penghasilan dari pekerjaan, dan memiliki hubungan kerja dengan perusahaan atau lembaga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal-komparatif untuk mengetahui pengaruh pengenaan PPh Pasal 21 terhadap beban pajak orang pribadi karyawan tetap perusahaan. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa TER memberikan nilai pengurangan pajak yang lebih rendah setiap bulan bagi karyawan yang berstatus tanggungan keluarga. Rangkuman yang disajikan menunjukkan bahwa kenaikan tarif PPh Pasal 21 memberikan penghematan sebesar Rp845.834 atau sekitar 6.9% dari total pajak yang terutang. Ini adalah bukti bahwa TER tidak hanya dapat menghemat waktu, tetapi juga dapat menghemat pajak bagi beberapa karyawan. Namun, tidak semua karyawan mendapatkan keuntungan dari penerapan TER.</p> 2026-06-14T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4570 SMART MPASI: INOVASI EDUKASI KESEHATAN UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PEMBERIAN MPASI PADA ANAK USIA 6–24 BULAN 2026-06-18T21:02:37+00:00 Irma Rosliani Dewi iiiiiras@gmail.com Nurasiah Jamil n@gmail.com Prassanti Widya Pravitasari n@gmail.com Salsabila Nur Faridah n@gmail.com <p style="margin: 0cm; text-align: justify;"><strong><span lang="IN" style="color: black;">Latar Belakang:</span></strong><span class="apple-converted-space"><span lang="IN" style="color: black;">&nbsp;</span></span><span lang="IN" style="color: black;">Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang tepat pada anak usia 6–24 bulan merupakan faktor penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal serta mencegah masalah gizi. Rendahnya pengetahuan ibu mengenai MPASI masih menjadi salah satu penyebab praktik pemberian makan yang kurang sesuai rekomendasi kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan inovasi edukasi kesehatan seperti program Smart MPASI untuk meningkatkan pengetahuan ibu.</span></p> <p style="margin: 0cm; text-align: justify;"><strong><span lang="IN" style="color: black;">Tujuan:</span></strong><span class="apple-converted-space"><span lang="IN" style="color: black;">&nbsp;</span></span><span lang="IN" style="color: black;">Mengetahui pengaruh edukasi Smart MPASI terhadap peningkatan pengetahuan ibu tentang pemberian MPASI pada anak usia 6–24 bulan.</span></p> <p style="margin: 0cm; text-align: justify;"><strong><span lang="IN" style="color: black;">Metode:</span></strong><span class="apple-converted-space"><span lang="IN" style="color: black;">&nbsp;</span></span><span lang="IN" style="color: black;">Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 41 responden yang dipilih secara accidental sampling. Intervensi berupa edukasi Smart MPASI menggunakan metode ceramah, diskusi interaktif, tanya jawab, dan media leaflet. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan MPASI. Analisis data menggunakan uji Shapiro-Wilk untuk normalitas dan uji Paired Sample t-Test dengan tingkat signifikansi 0,05.</span></p> <p style="margin: 0cm; text-align: justify;"><strong><span lang="IN" style="color: black;">Hasil:</span></strong><span class="apple-converted-space"><span lang="IN" style="color: black;">&nbsp;</span></span><span lang="IN" style="color: black;">Rata-rata skor pengetahuan responden sebelum intervensi adalah 52,37 dan meningkat menjadi 85,92 setelah intervensi. Hasil uji Paired Sample t-Test menunjukkan nilai p = 0,001 (p &lt; 0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara edukasi Smart MPASI terhadap peningkatan pengetahuan ibu.</span></p> <p style="margin: 0cm; text-align: justify;"><strong><span lang="IN" style="color: black;">Kesimpulan:</span></strong><span class="apple-converted-space"><span lang="IN" style="color: black;">&nbsp;</span></span><span lang="IN" style="color: black;">Edukasi Smart MPASI efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu tentang pemberian MPASI pada anak usia 6–24 bulan.</span></p> 2026-06-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4576 ANALISIS PENERAPAN PENDEKATAN SOSIOEMOSIONAL DAN PENGUBAHAN PERILAKU DALAM PEMBELAJARAN IPS DI LINGKUNGAN PESANTREN 2026-06-19T10:54:36+00:00 Mala Walda Sari Malaws924@gmail.com Nur Hasni Zahrah n@gmail.com Mila Sebmi Angglepi n@gmail.com Alwi van@gmail.com Muhammad Algifari ber@gmail.com Ade Irma cah@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pendekatan sosioemosional dan pengubahan perilaku dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di sebuah lembaga pendidikan berbasis pesantren. Pendekatan sosioemosional berfokus pada terciptanya hubungan yang harmonis antara guru dan peserta didik, sedangkan pendekatan pengubahan perilaku menekankan pembentukan perilaku positif melalui penguatan dan pembiasaan. Penelitian ini mengunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan guru IPS di sebuah lembaga pendidikan berbasis pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan sosioemosional bisa menciptakan suasana belajar yang nyaman, meningkatkan motivasi belajar, serta mempererat hubungan antara guru dan peserta didik. Sementara itu, penerapan pendekatan pengubahan perilaku dilakukan melalui pemberian penghargaan, nasihat, pembiasaan disiplin, dan keteladanan guru yang berdampak positif terhadap sikap dan perilaku peserta didik. Meskipun terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaannya, kedua pendekatan tersebut terbukti mendukung efektivitas pembelajaran IPS dan pembentukan karakter peserta didik di lingkungan pesantren. Oleh karena itu, pendekatan sosioemosional dan pengubahan perilaku dapat menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPS sekaligus membentuk karakter peserta didik yang lebih baik.</p> 2026-06-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4595 REDEFINISI MANAJEMEN KESEJAHTERAAN KARYAWAN: EKSPLORASI KRITIS DAMPAK STRES FINANSIAL PRIBADI TERHADAP BUDAYA KERJA DAN PRODUKTIVITAS KARYAWAN MODERN 2026-06-21T12:01:29+00:00 Sufian Hamim sufianhamim@soc.uir.ac.id May Tiara Saputri tiaramzhrr@gmail.com Imam Hanafi imamhanafi@eco.uir.ac.id Nabila Nazha nabilanazha920@gmail.com <p style="margin: 0cm; text-align: justify;"><span lang="EN-US">Manajemen kesejahteraan karyawan mengalami perkembangan yang signifikan seiring dengan perubahan lingkungan kerja modern yang semakin kompleks. Selama ini, kesejahteraan karyawan umumnya dipahami melalui aspek fisik, psikologis, dan lingkungan kerja. Namun, meningkatnya tekanan ekonomi, biaya hidup, serta ketidakstabilan kondisi keuangan individu menunjukkan bahwa stres finansial pribadi menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan sumber daya manusia. Artikel ini bertujuan untuk melakukan eksplorasi kritis terhadap redefinisi manajemen kesejahteraan karyawan dengan menempatkan stres finansial pribadi sebagai salah satu dimensi utama yang memengaruhi budaya kerja dan produktivitas karyawan modern. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menganalisis berbagai teori dan hasil penelitian terdahulu mengenai kesejahteraan karyawan, stres finansial, budaya organisasi, dan produktivitas kerja. Hasil kajian menunjukkan bahwa stres finansial pribadi tidak hanya berdampak pada kondisi psikologis individu, seperti kecemasan, kelelahan mental, dan menurunnya motivasi kerja, tetapi juga berkontribusi terhadap terbentuknya budaya kerja yang kurang kondusif. Karyawan yang mengalami tekanan finansial cenderung memiliki tingkat konsentrasi yang rendah, meningkatnya absensi, rendahnya keterlibatan kerja, serta menurunnya kemampuan dalam pengambilan keputusan. Kondisi tersebut pada akhirnya berdampak pada penurunan produktivitas individu maupun organisasi. Temuan ini menegaskan bahwa organisasi perlu mengembangkan pendekatan kesejahteraan yang lebih holistik dengan mengintegrasikan aspek kesehatan finansial ke dalam strategi manajemen sumber daya manusia. Program literasi keuangan, konseling finansial, serta kebijakan kompensasi yang adaptif dapat menjadi instrumen penting dalam mendukung kesejahteraan karyawan secara menyeluruh. Dengan demikian, redefinisi manajemen kesejahteraan karyawan tidak lagi terbatas pada pemenuhan kebutuhan kerja semata, tetapi juga mencakup upaya menjaga stabilitas finansial individu sebagai fondasi terciptanya budaya kerja yang sehat, produktif, dan berkelanjutan di era kerja modern.</span></p> 2026-06-21T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4596 PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP IPAS MELALUI PEMANFAATAN MEDIA VIDEO INTERAKTIF DAN GAMIFIKASI QUIZIZZ PADA PESERTA DIDIK KELAS V SEKOLAH DASAR 2026-06-21T13:01:42+00:00 Riska Ainun Nadhiroh 231330001301@unisnu.ac.id Khalimatus Sa'diyah jun@gmail.com Syailin Nichla Choirin Attalina de@gmail.com <p>Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas V SD Negeri 1 Keling masih didominasi metode ceramah tanpa dukungan media digital, sehingga keterlibatan dan pemahaman konsep peserta didik rendah. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan mendeskripsikan implementasi media video interaktif dan gamifikasi Quizizz serta menganalisis peningkatan pemahaman konsep IPAS pada materi Kondisi Permukaan Bumi dan Siklus Air. Penelitian menggunakan model spiral Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan subjek 23 peserta didik kelas V. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, tes hasil belajar, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata kelas dari 80 pada Siklus I menjadi 92 pada Siklus II, dengan ketuntasan klasikal meningkat dari 70% menjadi 100%. Peningkatan ini terjadi setelah dilakukan perbaikan berupa pemendekan durasi video, penyediaan panduan teknis Quizizz, dan penataan tingkat kesulitan soal secara bertahap. Disimpulkan bahwa integrasi video interaktif sebagai advance organizer dan gamifikasi Quizizz sebagai instrumen evaluasi berbasis permainan efektif meningkatkan pemahaman konsep dan keaktifan belajar peserta didik kelas V sekolah dasar.</p> 2026-06-21T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4597 PERAN ASEAN DALAM MENGATASI PERMASALAHAN LINGKUNGAN GLOBAL DI ASIA TENGGARA: TINJAUAN LITERATUR 2026-06-21T14:10:13+00:00 Inayah Dwiwanti Sya’rani dwiwantiinayah@gmail.com Marsha Danisa Juniar ber@gmail.com Mila Yuniar van@gmail.com Nasywaa Hadaina Sabila Husnan n@gmail.com Riva Sutris Reana de@gmail.com Jaliludin Muslim n@gmail.com <p>Permasalahan lingkungan global di Asia Tenggara semakin kompleks seiring meningkatnya perubahan iklim, deforestasi, pencemaran laut, sampah plastik, serta kabut asap lintas negara yang berdampak terhadap kehidupan sosial, ekonomi, dan keberlanjutan lingkungan kawasan. Karakter permasalahan yang bersifat lintas batas menjadikan kerja sama regional sebagai kebutuhan penting dalam menciptakan tata kelola lingkungan yang efektif. Dalam konteks tersebut, ASEAN memiliki peran strategis sebagai organisasi regional yang berupaya memperkuat koordinasi dan kebijakan lingkungan antarnegara anggota. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ASEAN dalam mengatasi permasalahan lingkungan global di Asia Tenggara serta mengidentifikasi berbagai hambatan dalam implementasi kebijakan lingkungan regional. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode literature review melalui pengumpulan dan analisis berbagai jurnal ilmiah, dokumen resmi ASEAN, dan sumber akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ASEAN telah menjalankan perannya melalui instrumen hukum dan kelembagaan regional, diplomasi lingkungan global, serta kolaborasi multistakeholder. Berbagai kebijakan seperti ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution (AATHP), ASEAN Working Group on Climate Change (AWGCC), dan Bangkok Declaration on Combating Marine Debris menjadi bentuk konkret kerja sama regional dalam menangani isu lingkungan. Namun, implementasi kebijakan tersebut masih menghadapi berbagai kendala, seperti lemahnya kekuatan hukum regional, prinsip The ASEAN Way, benturan kepentingan ekonomi nasional dengan agenda lingkungan, serta keterbatasan kapasitas pendanaan dan teknologi di beberapa negara anggota. Dengan demikian, penguatan komitmen politik, harmonisasi kebijakan, dan peningkatan kapasitas regional menjadi hal penting untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Asia Tenggara.</p> 2026-06-21T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4599 KRISIS AIR BERSIH DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEHIDUPAN MASYARAKAT DI KECAMATAN TUGU, TRENGGALEK 2026-06-21T21:33:45+00:00 Citra Nabila Sully Nurrahma citranabila11@gmail.com Hizbi Hulyatul Muna hizbihulyatul8@gmail.com Azahid azahid19@uinsatu.ac.id <p>Krisis air bersih adalah masalah sosio ekologis yang rumit, yang tidak hanya disebabkan oleh faktor faktor fisik, tetapi juga oleh ketimpangan dalam struktur sosial dan manajemen. Penelitian ini menganalisis isu krisis air bersih beserta dampaknya terhadap aspek sosial, ekonomi, dan kesehatan masyarakat di Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif interpretatif dalam kerangka ekologi politik, studi ini mengeksplorasi pengalaman warga yang terkena dampak, khususnya di Dusun Krajan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa masyarakat menghadapi penurunan kualitas air sumur yang parah, serta risiko kekeringan di sumur dangkal yang semakin buruk karena penggunaan air tanah secara berlebihan untuk pertanian selama musim kemarau. Ketimpangan ekonomi memengaruhi kemampuan rumah tangga untuk beradaptasi, di mana warga dengan pendapatan rendah terpaksa mengandalkan metode sederhana untuk menjaga air sumur seperti proses pengendapan, yang tidak menjamin keamanan untuk konsumsi. Di sisi lain, respons pemerintah yang cenderung bersifat tekno birokratis, reaktif, dan berfokus pada solusi jangka pendek misalnya, pengiriman air dan penyediaan penampungan umum musiman dianggap menciptakan ilusi pengelolaan yang menutupi masalah struktural yang mendasar dan memperpanjang kerentanan masyarakat. Oleh karena itu, studi ini menekankan pentingnya perubahan kebijakan menuju pengelolaan air yang adil secara sosial, pemenuhan hak atas air, dan redistribusi beban ekologis yang lebih seimbang di daerah pedesaan.</p> 2026-06-21T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4611 STRATEGI PEMASARAN DIGITAL BERBASIS E-COMMERCE DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING UMKM 2026-06-23T14:07:02+00:00 Sufian Hamim sufianham@soc.uir.ac.id Reva Viona Ladysta 255210311@student.uir.ac.id M Fauwaz Zufdian 255210392@student.uir.ac.id <p class="abstrak" style="margin: 0cm; margin-bottom: .0001pt;"><span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt;">Penelitian ini membahas strategi pemasaran digital berbasis e-commerce dalam meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di era digital. Perkembangan teknologi informasi dan internet telah mendorong perubahan perilaku konsumen serta menciptakan peluang baru bagi UMKM untuk memperluas pasar dan meningkatkan kinerja bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran penerapan strategi pemasaran digital melalui platform e-commerce dalam meningkatkan daya saing UMKM. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan e-commerce dan strategi pemasaran digital, seperti media sosial, optimasi mesin pencari, serta pemasaran berbasis konten, mampu meningkatkan visibilitas produk, memperluas jangkauan pasar, dan memperkuat hubungan dengan pelanggan. Dengan demikian, penerapan strategi pemasaran digital berbasis e-commerce menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberlanjutan dan daya saing UMKM. </span></p> 2026-06-23T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4624 PROBLEMATIKA GURU AKIDAH AKHLAK DALAM MEMBINA AKHAK SISWA KEPADA GURU DI MADRASAH TSANAWIYAH FADILLAH PEKANBARU 2026-06-25T13:26:40+00:00 Sasabilla Rahma Putri Andini 11910122770@students.uin-suska.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan problematika yang dihadapi guru Akidah Akhlak dalam membina akhlak siswa kepada guru, dan mengungkap upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi problematika tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Informan penelitian adalah guru Akidah Akhlak di Madrasah Tsanawiyah Fadhilah Pekanbaru. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Akidah Akhlak menghadapi beberapa problematika dalam membina akhlak siswa, antara lain: kurangnya perhatian orang tua dalam membimbing akhlak siswa di rumah, pengaruh lingkungan pergaulan dan media sosial, rendahnya motivasi belajar serta sikap hormat siswa kepada guru, serta keterbatasan waktu pembelajaran yang menyebabkan nilai-nilai akhlak kurang terinternalisasi secara optimal. Adapun upaya yang dilakukan guru meliputi pendekatan personal kepada siswa, pemberian keteladanan, penegakan disiplin secara proporsional, kolaborasi dengan orang tua dan wali kelas, serta integrasi nilai akhlak dalam setiap kegiatan pembelajaran. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pembinaan akhlak siswa kepada guru tidak hanya bergantung pada proses pembelajaran Akidah Akhlak, tetapi juga membutuhkan sinergi antara guru, orang tua, serta lingkungan sekolah secara keseluruhan. Optimalisasi pembinaan akhlak diperlukan melalui peningkatan kualitas interaksi, keteladanan, dan pengawasan yang berkesinambungan.</p> 2026-06-25T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4625 DAMPAK METODE CERAMAH TERHADAP PARTISIPASI SISWA DI SEKOLAH DASAR NEGERI 03 GEJLIK 2026-06-25T20:42:42+00:00 Silvia Ayu Muniro silvia.ayu.muniro@mhs.uingusdur.ac.id Sania Khasina sania.khasina@mhs.uingusdur.ac.id Azmi Irbah Syahira azmi.irbah.syahira@mhs.uingusdur.ac.id Dina Kamila Izzatillah dina.kamila.izzatillah@mhs.uingusdur.ac.id Nurlaila Ana nurlailaana@uingusdur.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak metode ceramah terhadap partisipasi siswa dalam pembelajaran di SD Negeri 03 Gejlik. Metode ceramah masih dominan digunakan oleh guru karena dianggap efektif dalam memberikan pemahaman awal dan menyampaikan materi secara sistematis. Namun, penerapannya seringkali menyebabkan siswa menjadi kurang aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan guru dan siswa kelas lima sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ceramah memiliki dampak positif dan negatif terhadap partisipasi siswa. Secara positif, metode ini membantu siswa memahami konsep dengan lebih jelas dan mendukung pembelajaran terstruktur. Namun, penggunaan metode ceramah yang berkepanjangan cenderung mengurangi partisipasi siswa, yang ditunjukkan oleh perilaku pasif, rendahnya kepercayaan diri dalam menyampaikan pendapat, dan interaksi yang terbatas selama kegiatan pembelajaran. Untuk mengatasi masalah ini, guru menggabungkan metode ceramah dengan sesi tanya jawab, diskusi kelompok, dan media pembelajaran untuk menciptakan suasana kelas yang lebih interaktif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode ceramah tetap relevan dalam pembelajaran di sekolah dasar, tetapi penerapannya perlu dikombinasikan dengan strategi yang lebih interaktif untuk meningkatkan partisipasi siswa dan mengoptimalkan hasil belajar.</p> 2026-06-25T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4626 IMPLEMENTASI GERAKAN LITERASI SEKOLAH MELALUI PEMBIASAAN MEMBACA 15 MENIT PADA SISWA SDI NURUL ISLAM 2026-06-26T00:38:26+00:00 Amiruddin pendekarjalanan212@gmail.com Muhammad Nasir n@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan tingkat efektivitas program pembiasaan membaca 15 menit terhadap minat baca serta pemahaman bacaan siswa di SDI Nurul Islam. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk memberikan gambaran yang sistematis mengenai kondisi objek penelitian tanpa perlakuan khusus. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa SDI Nurul Islam, dengan sampel yang dipilih melalui teknik sampling yang mewakili karakteristik siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran tes pemahaman bacaan, observasi aktivitas membaca siswa di lingkungan sekolah, dan wawancara. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif berdasarkan perolehan skor siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan membaca 15 menit sebelum pembelajaran efektif meningkatkan minat baca siswa ke dalam kategori baik. Secara kognitif, hasil tes pemahaman bacaan menunjukkan 60% siswa berada pada kategori baik dan 40% pada kategori cukup. Kegiatan ini, yang didukung oleh fasilitas sudut baca dan variasi metode penceritaan ulang oleh guru, juga berdampak positif pada peningkatan kedisiplinan, kemandirian, fokus, serta rasa percaya diri siswa. Dapat disimpulkan bahwa program literasi ini berhasil dengan baik dan perlu dilaksanakan secara berkelanjutan untuk menumbuhkan kesadaran membaca siswa di waktu luang.</p> 2026-06-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4627 RELASI KUASA DAN PENDIDIKAN KARAKTER: MEMBACA ULANG PRAKTIK SENIORITAS DI PERGURUAN TINGGI MELALUI PERSPEKTIF HAK ASASI MANUSIA 2026-06-26T01:11:44+00:00 Vania Angie Puspitasari vaniaangie12@gmail.com Adinda Rohma Mulyani an@gmail.com Zainal Muttaqin cah@gmail.com Zainal Muttaqin ber@gmail.com Nur Aini n@gmail.com <p>Budaya senioritas yang berwujud perundungan dengan dalih pendisiplinan masih terus berulang dalam ekosistem perguruan tinggi di Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis akar masalah kelanggengan praktik senioritas melalui lensa ketimpangan relasi kuasa serta mendudukkannya sebagai pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dalam diskursus pendidikan karakter. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah studi literatur (literature review) dengan mengalisis lima belas artikel ilmiah primer bereputasi dari dekade terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa senioritas bertahan karena adanya normalisasi budaya organisasi dan pembiaran struktural oleh birokrasi kampus. Dominasi senior atas junior didorong oleh asimetri kekuasaan yang melegitimasi pemaksaan kepatuhan buta sehingga merusak fondasi etika akademis. Analisis berbasis HAM menegaskan bahwa praktik ini melanggar hak mendasar mahasiswa atas rasa aman dan lingkungan belajar yang bermartabat. Artikel ini menyimpulkan bahwa dekonstruksi senioritas membutuhkan rekonstruksi pendidikan karakter yang inklusif, humanis, dan berbasis pada kesetaraan.</p> 2026-06-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4631 TANTANGAN PENEGAKKAN ETIKA KEGURUAN DI ERA DIGITAL: ANTAR KEBEBASAN BEREKSPRESI DAN MARWAH PROFESI 2026-06-26T03:07:48+00:00 Alya Setyawati alyasetyawati16@gmail.com Afi Nadya Khoirininisa an@gmail.com Nur Khasanah n@gmail.com <p>Era digital membawa tantangan baru dalam penegakkan etika keguruan, terutama dalam menjaga keseimbangan antara kebebasan berekspresi dan marwah profesi guru. Penelitian ini bertujuan menganalisis tantangan etika guru di media sosial menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui studi literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa rendahnya literasi digital dan lemahnya pengawasan etika dapat memicu pelanggaran yang berdampak pada citra profesi guru. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kode etik digital serta kesadaran guru dalam menggunakan media sosial secara bijak dan profesional.</p> 2026-06-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4640 WHITE GROUP (GOLONGAN PUTIH) 2026-06-27T22:40:49+00:00 Maghfiroh maghfiro@gmail.com Nofitasari novita@gmail.com Islamiyah ran.mimi88@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan mengkaji fenomena <em>white group</em> (golongan putih/golput) dalam perspektif al-qur’an dengan menggunakan pendekatan tafsir tematik (<em>mawḍū‘ī</em>). Golput merupakan sikap politik berupa tidak menggunakan hak pilih dalam pemilihan umum yang muncul di indonesia sebagai bentuk kritik terhadap penyelenggaraan pemilu 1971 dan kemudian berkembang dengan berbagai latar belakang, seperti apatisme politik, ketidakpercayaan terhadap kandidat, maupun bentuk protes terhadap sistem politik. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (<em>library research</em>) yang menganalisis ayat-ayat al-Qur’an beserta penafsiran para mufasir, khususnya ibn kathīr dan hamka dalam <em>tafsir al-azhar</em>, yang berkaitan dengan prinsip musyawarah, kepemimpinan, keadilan, dan amanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Qur’an tidak membahas golput secara eksplisit, tetapi memberikan prinsip-prinsip etis yang menjadi dasar partisipasi dalam urusan publik. Penafsiran para mufasir menunjukkan adanya penekanan pada pentingnya musyawarah, ketaatan kepada pemimpin yang sah, penegakan keadilan, dan tanggung jawab dalam memberikan kesaksian. Pendekatan tafsir tematik memiliki kelebihan karena mampu mengintegrasikan berbagai ayat yang berkaitan dengan fenomena kontemporer secara komprehensif, namun memiliki keterbatasan karena tidak menghasilkan ketentuan hukum yang bersifat eksplisit mengenai golput. Berdasarkan kaidah <em>yutaḥammal al-ḍarar al-khāṣ lidaf‘i al-ḍarar al-‘ām</em>, penelitian ini menyimpulkan bahwa hukum golput bersifat kontekstual dan bergantung pada pertimbangan kemaslahatan serta kemudaratan yang ditimbulkan dalam suatu kondisi politik.</p> 2026-06-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4641 KITAB AL-MANĀR KARYA RASYĪD RIDHA 2026-06-27T22:49:46+00:00 Listiana lissigmail@gmail.com Nofitasari novita@gmail.com Islamiyah isisa@gmail.com <p>Penelitian ini membahas <em>Tafsir al-Manār</em> karya Muhammad Rasyīd Ridha dan Muhammad Abduh sebagai salah satu karya tafsir modern yang lahir pada abad ke-20. Latar belakang kemunculan tafsir ini tidak terlepas dari kondisi umat Islam yang mengalami kemunduran dalam bidang pendidikan, intelektual, sosial, dan politik, sehingga mendorong munculnya gerakan pembaruan Islam yang menekankan pentingnya ijtihad, rasionalitas, dan perbaikan pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui metode penafsiran dan corak pemikiran yang digunakan dalam <em>Tafsir al-Manār</em> serta relevansinya dalam konteks pembaruan pemikiran Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian studi kepustakaan (<em>library research</em>). Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dengan menelaah berbagai sumber primer berupa <em>Tafsir al-Manār</em> serta sumber sekunder berupa buku, jurnal, dan penelitian terdahulu yang relevan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis isi (content analysis), yaitu dengan mengkaji secara mendalam isi teks untuk memperoleh pemahaman mengenai metode dan corak penafsiran yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>Tafsir al-Manār</em> menggunakan metode <em>tahlīlī</em> (analitis), yaitu penafsiran yang menjelaskan ayat-ayat al-Qur’an secara rinci, sistematis, dan mendalam dengan memperhatikan aspek kebahasaan, konteks, serta kandungan makna. Selain itu, tafsir ini juga memiliki corak <em>adabi ijtima’i</em>, yaitu corak yang menekankan keterkaitan antara pesan-pesan al-Qur’an dengan realitas sosial masyarakat serta kebutuhan kehidupan manusia modern.</p> 2026-06-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4642 INTEGRASI TALAQQI-MUSYAFAHAH DAN TADRIB BERULANG DALAM PEMBELAJARAN TAHSIN-TAHFIZ AL-QUR’AN SANTRI DI RTQ AZMUNA PASIR PENGARAIAN 2026-06-27T23:15:08+00:00 Ade Nabila Hazanah adebila1606@gmail.com Nirmala Sari nirmalasari4854@gmail.com Elviani elvianit73@gmail.com <p>Penelitian ini mengkaji integrasi metode talaqqi-musyafahah dan tadrib berulang dalam meningkatkan kualitas pembelajaran tahsin dan tahfiz Al-Qur'an di RTQ Azmuna Pasir Pengaraian. Penelitian dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan kemampuan awal membaca Al-Qur’an pada santri sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang adaptif dengan mengutamakan ketepatan bacaan sebelum proses menghafal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis implementasi model pembelajaran integratif tersebut serta kontribusinya terhadap peningkatan kualitas bacaan dan hafalan santri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif pasif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi metode talaqqi-musyafahah dengan tadrib berulang yang disesuaikan dengan kemampuan santri mampu meningkatkan ketepatan makhraj, penguasaan tajwid, dan kualitas hafalan secara lebih optimal. Koreksi bacaan secara langsung, pengulangan yang terdiferensiasi, evaluasi berkelanjutan, serta pemanfaatan Buku Prestasi Mengaji menjadi faktor penting dalam keberhasilan pembelajaran. Kendala berupa kelelahan fisik santri setelah sekolah formal dan kurangnya pendampingan orang tua di rumah diatasi melalui pembelajaran yang lebih interaktif serta penguatan komunikasi dengan wali santri. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi metode klasik dengan strategi latihan adaptif dapat menjadi model pembelajaran Al-Qur’an yang efektif dan dapat diterapkan pada lembaga pendidikan Islam nonformal lainnya.</p> 2026-06-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4665 HUBUNGAN ANTARA KETERLIBATAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI KELAS XI SMK DARUL ULUM KEPUHDOKO TEMBELANG JOMBANG 2026-06-30T13:57:52+00:00 Husnul Khotimah Husnulkhotimah080603@gmail.com Mohammad Saat Ibnu Waqfin ibnusaat@unwaha.ac.id Wahyudi wahy@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara keterlibatan orang tua dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan prestasi belajar siswa kelas XI SMK Darul Ulum Kepuhdoko Tembelang Jombang. Keterlibatan orang tua merupakan salah satu faktor eksternal yang berperan dalam mendukung keberhasilan proses pembelajaran melalui pendampingan belajar, pemberian motivasi, pengawasan, komunikasi, serta penyediaan fasilitas belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI SMK Darul Ulum Kepuhdoko Tembelang Jombang beserta orang tua mereka, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket kepada responden dan dokumentasi nilai mata pelajaran PAI sebagai indikator prestasi belajar. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment untuk mengetahui tingkat hubungan antara kedua variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap prestasi belajar Pendidikan Agama Islam siswa. Semakin tinggi tingkat keterlibatan orang tua dalam mendampingi proses belajar, semakin baik pula prestasi belajar PAI yang dicapai siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa sinergi antara keluarga dan sekolah menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAI serta pembentukan karakter peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang berkelanjutan untuk memperkuat kerja sama antara orang tua dan pihak sekolah dalam mendukung keberhasilan pendidikan peserta didik..</p> 2026-06-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4672 PENINGKATAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS IV MELALUI PENERAPAN MODEL GAME BASED LEARNING 2026-07-02T02:43:10+00:00 Aulia Iva Nafisa 231330001205@unisnu.ac.id Nazhafia Fawadhila 231330001437@unisnu.ac.id Syailin Nichla Choirin Attalina syailin@unisnu.ac.id <p>Pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas IV SD Negeri 2 Robayan masih didominasi metode ceramah tanpa dukungan media dan aktivitas yang melibatkan peserta didik secara langsung, sehingga perhatian dan minat belajar peserta didik tergolong rendah. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan mendeskripsikan implementasi model Game Based Learning serta menganalisis peningkatan minat belajar peserta didik kelas IV pada materi hak dan kewajiban. Penelitian menggunakan model spiral Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan subjek 19 peserta didik kelas IV. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket minat belajar, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata angket minat belajar dari 75,91 pada Siklus I menjadi 85,68 pada Siklus II, dengan kategori meningkat dari tinggi menjadi sangat tinggi. Peningkatan ini terjadi setelah dilakukan perbaikan tindakan berupa pengalihan desain permainan dari bersifat individual (The Circle Quiz) menjadi kolaboratif berkelompok (Petualangan Hak dan Kewajiban) menggunakan media ular tangga edukatif yang dilengkapi kartu soal dan kartu challenge. Disimpulkan bahwa penerapan Game Based Learning yang dirancang sesuai karakteristik peserta didik sekolah dasar efektif meningkatkan perhatian, ketertarikan, perasaan senang, dan keterlibatan aktif peserta didik kelas IV dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila.</p> 2026-07-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4676 PENGARUH ASESMEN DEMOKRASI PADA PELAJARAN PPKN TERHADAP SIKAP DEMOKRATIS PESERTA DIDIK KELAS 5 SEKOLAH DASAR 2026-07-02T22:24:08+00:00 Muhammad Fikri Awalludin fikwall01@gmail.com M. Nasirin n@gmail.com Taufik Hidayat ti@gmail.com Muhammad Naufal Mar’i m@gmail.com Raihan Adhanta r@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh asesmen demokrasi pada pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) terhadap sikap demokratis peserta didik kelas V Sekolah Dasar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya sikap demokratis peserta didik, seperti kurang berani menyampaikan pendapat, kurang menghargai pendapat teman, serta rendahnya partisipasi dalam kegiatan diskusi kelompok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas V Sekolah Dasar dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket (kuesioner) dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji korelasi product moment, dan koefisien determinasi dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara asesmen demokrasi terhadap sikap demokratis peserta didik. Hal tersebut dibuktikan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,681 yang berada pada kategori tinggi serta nilai signifikansi sebesar 0,002 &lt; 0,05. Selain itu, hasil koefisien determinasi menunjukkan bahwa asesmen demokrasi memberikan pengaruh sebesar 46,37% terhadap sikap demokratis peserta didik. Penerapan asesmen demokrasi mampu meningkatkan partisipasi peserta didik dalam pembelajaran, keberanian menyampaikan pendapat, kemampuan bekerja sama, serta sikap menghargai pendapat orang lain. Dengan demikian, asesmen demokrasi dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif penilaian dalam pembelajaran PPKn untuk meningkatkan sikap demokratis peserta didik di sekolah dasar.</p> 2026-07-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4683 ANALISIS KOMPARATIF SAHAM LQ45 DAN EMAS ANTAM TERHADAP KINERJA PORTOFOLIO PADA MASA KETIDAKPASTIAN EKONOMI (2021-2025) 2026-07-03T13:04:02+00:00 Dewa Saputera Chaniago Saputerachaniago13@gmail.com Aida Vitria vitriaaida@gmail.com Ervica Zamilah zamilahervica@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kinerja portofolio antara investasi pada saham LQ45 dan logam mulia emas Antam selama masa ketidakpastian ekonomi pada periode 2021–2025.Parameter perbandingan difokuskan pada tingkat pengembalian (return), risiko (volatilitas), dan kinerja yang disesuaikan dengan risiko (risk-adjusted return) menggunakan metode Indeks Sharpe, Indeks Treynor, dan Jensen’s Alpha.Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik analisis statistik non-parametrik Mann-Whitney U Test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara portofolio saham LQ45 dan logam mulia emas Antam dalam aspek tingkat pengembalian (return) dan tingkat risiko (volatilitas).Sementara itu, hasil capaian risk-adjusted return menunjukkan hasil yang bervariasi; tidak terdapat perbedaan signifikan pada Indeks Sharpe dan Indeks Treynor, namun terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik pada metode Jensen’s Alpha, di mana logam mulia emas Antam terbukti secara nyata menghasilkan kinerja imbal hasil abnormal (abnormal return atau Alpha) yang jauh lebih unggul dibandingkan saham LQ45.Temuan ini menegaskan bahwa saham LQ45 dan emas Antam berperan sebagai aset yang saling melengkapi (complementary assets) untuk memitigasi risiko volatilitas makro, namun sifat protektif emas sebagai safe-haven asset terlihat optimal dalam menghasilkan imbal hasil abnormal pada masa ketidakpastian ekonomi.</p> 2026-07-03T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4684 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GAME BASED LEARNING BERBASIS APLIKASI KAHOOT UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI AKTIF SISWA SEKOLAH DASAR 2026-07-03T13:45:09+00:00 Putri Anifatul Ulfa Khadlrotul Afiyah 231330001215@unisnu.ac.id Fina Fahriza 231330001221@unisnu.ac.id Syailin Nichla Choirin Attalina syailin@unisnu.ac.id <p>Partisipasi aktif peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas IV SD Negeri Mijen 1 masih belum optimal. Kondisi tersebut ditunjukkan oleh rendahnya keberanian peserta didik dalam mengajukan maupun menjawab pertanyaan, menyampaikan pendapat, serta berpartisipasi dalam diskusi karena proses pembelajaran masih didominasi oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran <em>Game Based Learning</em> berbasis aplikasi Kahoot serta menganalisis peningkatan partisipasi aktif peserta didik kelas IV SD Negeri Mijen 1 pada pembelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 37 peserta didik kelas IV SD Negeri Mijen 1. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran <em>Game Based Learning</em> berbasis aplikasi Kahoot mampu meningkatkan partisipasi aktif peserta didik. Peningkatan tersebut ditunjukkan oleh kenaikan skor rata-rata partisipasi aktif berdasarkan hasil angket dari 78,68 pada Siklus I menjadi 85,70 pada Siklus II. Selain itu, peserta didik menunjukkan perubahan perilaku berupa meningkatnya keberanian dalam mengemukakan pendapat, menjawab pertanyaan, berdiskusi, serta berpartisipasi aktif selama proses pembelajaran. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran <em>Game Based Learning</em> berbasis aplikasi Kahoot efektif dalam meningkatkan partisipasi aktif peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar.</p> 2026-07-03T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4689 PERAN LITERASI KEUANGAN DALAM MEMBENTUK KEPUTUSAN INVESTASI MAHASISWA: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW 2026-07-04T04:38:54+00:00 Dede Ferdiansyah dedeferdiansyah29@gmail.com Sufian Hamim sufianhamim@soc.uir.ac.id Imam Hanafi imamhanafi@eco.uir.ac.id <p class="isselectedend" style="margin: 0cm; text-align: justify;"><span lang="EN-US">Literasi keuangan menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi kemampuan individu dalam mengambil keputusan investasi, khususnya di kalangan mahasiswa sebagai generasi yang mulai mengenal berbagai instrumen investasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis peran literasi keuangan dalam membentuk keputusan investasi mahasiswa melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Metode yang digunakan mengacu pada tahapan identifikasi, penyaringan, seleksi kelayakan, dan inklusi artikel ilmiah yang diterbitkan pada jurnal nasional maupun internasional bereputasi dalam rentang tahun 2019–2025. Artikel yang direview dipilih berdasarkan relevansi dengan topik literasi keuangan, perilaku investasi, dan mahasiswa sebagai subjek penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi keuangan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kualitas keputusan investasi mahasiswa. Mahasiswa dengan tingkat literasi keuangan yang lebih tinggi cenderung mampu memahami karakteristik berbagai instrumen investasi, mempertimbangkan risiko dan imbal hasil secara rasional, serta memiliki kepercayaan diri yang lebih baik dalam mengambil keputusan investasi. Selain itu, faktor lain seperti pengaruh lingkungan sosial, kemajuan teknologi finansial, pendapatan, pengalaman investasi, dan tingkat toleransi risiko turut memperkuat atau memediasi hubungan antara literasi keuangan dan keputusan investasi. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan literasi keuangan melalui pendidikan formal, pelatihan, dan program edukasi investasi menjadi langkah strategis untuk mendorong perilaku investasi yang lebih bijaksana di kalangan mahasiswa. Penelitian ini memberikan gambaran komprehensif mengenai perkembangan penelitian terkait literasi keuangan dan keputusan investasi mahasiswa serta dapat menjadi referensi bagi akademisi, lembaga pendidikan, dan pembuat kebijakan dalam merancang program peningkatan literasi keuangan bagi generasi muda.</span></p> 2026-07-04T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4690 PENGARUH TINGKAT DAYA BELI MASYARAKAT TERHADAP PENGGUNAAN MARKETPLACE SEBAGAI SARANA BELANJA ONLINE 2026-07-04T08:18:51+00:00 Sufian Hamim sufianhamim@soc.uir.ac.id Nuhaa Mardhiyyah 255210025@student.uir.ac.id Dea Indah Sari 255210046@student.uir.ac.id <p>Perkembangan teknologi informasi dan internet telah mendorong pertumbuhan marketplace sebagai salah satu sarana utama dalam kegiatan belanja online. Kemudahan akses, beragam pilihan produk, serta berbagai promosi yang ditawarkan menjadikan marketplace semakin diminati oleh masyarakat. Namun, tingkat penggunaan marketplace tidak hanya dipengaruhi oleh faktor teknologi, tetapi juga oleh kondisi ekonomi masyarakat, khususnya daya beli. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat daya beli masyarakat terhadap penggunaan marketplace sebagai sarana belanja online. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang aktif menggunakan marketplace. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik statistik untuk mengetahui hubungan antara daya beli masyarakat dan penggunaan marketplace. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat daya beli masyarakat memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penggunaan marketplace. Semakin tinggi daya beli masyarakat, semakin besar pula kecenderungan mereka untuk melakukan transaksi dan memanfaatkan berbagai layanan yang tersedia pada marketplace.</p> 2026-07-04T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4691 ANALISIS PENERAPAN INSTRUMEN TES DAN NON-TES BERBASIS HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) DALAM EVALUASI PEMBELAJARAN PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR 2026-07-04T08:44:46+00:00 Ar-Rizky Maulana Akbar arrizkymaulanaa@gmail.com Diah Ayu Nurjanah de@gmail.com Maria Adelina Silalahi n@gmail.com Nabil Akhmad Al Haetami n@gmail.com Rifdah Khoirunnisaa r@gmail.com <p>Evaluasi pembelajaran yang berfokus pada Higher Order Thinking Skills (HOTS) merupakan langkah krusial dalam menilai dan meningkatkan kemampuan siswa dasar dalam berpikir kritis, analitis, serta memecahkan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan alat evaluasi tes dan non-tes yang berbasis HOTS dalam proses pembelajaran bagi siswa kelas IV di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-komparatif, melibatkan 31 siswa kelas IV melalui teknik pengambilan sampel total. Alat yang digunakan dalam penelitian ini meliputi tes dengan 20 soal pilihan ganda yang berorientasi pada HOTS dan alat non-tes berupa checklist yang menggunakan skala Likert untuk menilai kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Data akan dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif melalui kategorisasi tingkat kesulitan soal dan kemampuan HOTS siswa. Temuan menunjukkan bahwa dalam tes, 18 siswa terklasifikasi dalam kategori mudah, 12 siswa dalam kategori sedang, dan 1 siswa dalam kategori sukar. Sementara hasil dari instrumen non-tes menunjukkan bahwa 20 siswa (65%) tergolong cukup, 10 siswa (32%) dalam kategori lemah, dan 1 siswa (3%) sangat lemah, tanpa ada siswa yang mencapai kategori kuat atau sangat kuat. Hasil ini menandakan bahwa meskipun banyak siswa mampu mengikuti evaluasi berbasis HOTS, kemampuan berpikir tingkat tinggi mereka masih memerlukan peningkatan melalui pembelajaran yang lebih aktif, latihan yang berkelanjutan, serta penerapan berbagai jenis alat evaluasi. Oleh karena itu, penggunaan alat tes dan non-tes berbasis HOTS dapat memberikan pemahaman yang lebih lengkap mengenai kemampuan berpikir tinggi siswa dan menjadi acuan bagi guru dalam merencanakan strategi pembelajaran yang lebih efisien.</p> 2026-07-04T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4682 PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF POP-ZEQ PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DI MI 2026-07-03T14:06:21+00:00 Noviatus Solikhah atusnopi@gmail.com Isna Nurul Inayati isnanurulinayati@gmail.com <p>Transformasi digital mendorong sekolah dasar menghadirkan pembelajaran yang interaktif, tetapi pembelajaran Pendidikan Pancasila di MI Hidayatul Falah masih didominasi ceramah, media terbatas, partisipasi siswa rendah, dan hasil belajar belum optimal. Riset terdahulu umumnya menguji PowerPoint, Canva, media web, atau kuis digital secara terpisah, sehingga belum menjelaskan integrasi presentasi interaktif, video, Mentimeter, dan Zep Quiz dalam satu alur pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menghasilkan media POP-ZEQ, menilai kelayakan dan kepraktisannya, serta menguji peningkatan hasil belajar materi hak dan kewajiban di sekolah. Metode yang digunakan ialah Research and Development dengan model ADDIE. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, validasi ahli, angket guru dan siswa, serta pretest-posttest, kemudian dianalisis secara deskriptif dan menggunakan N-Gain. Hasil menunjukkan rata-rata validasi sebesar 86,5% dengan kategori sangat layak. Respon akhir siswa mencapai 91%, respon guru 94,5%, sedangkan skor rata-rata meningkat dari 62 menjadi 86 dalam uji coba dan dari 83 menjadi 93 saat implementasi. Nilai N-Gain masing-masing 0,63 dan 0,59, keduanya berkategori sedang. Temuan ini menunjukkan POP-ZEQ layak digunakan sebagai media terintegrasi yang memperkuat keterlibatan, evaluasi cepat, dan pemahaman siswa.</p> 2026-07-04T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4692 TEACHING GRAVITY CONCEPTS IN PRIMARY SCIENCE EDUCATION: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW 2026-07-04T21:04:42+00:00 Semi seseemmmi@gmail.com Zulherman s@gmail.com <p class="Penulis" style="text-align: justify;"><a name="OLE_LINK2"></a><span lang="EN-US" style="font-weight: normal;">Gravity is a fundamental topic in primary science education, yet its abstract nature often leads to misconceptions and learning difficulties among young learners. This study aimed to synthesize recent research on instructional approaches for teaching gravity concepts in primary schools and to identify emerging trends and implications for science education. A systematic literature review was conducted following the PRISMA 2020 guidelines. An initial set of 200 articles was retrieved from Google Scholar using Publish or Perish (PoP). After removing duplicates and applying predefined inclusion and exclusion criteria, nine studies published between 2021 and 2026 were selected for analysis. The findings revealed four major themes: student-centered pedagogical approaches, digital and interactive learning media, experiential learning activities, and Einsteinian perspectives on gravity education. Approaches such as demonstrations, Project-Based Learning, and Problem-Based Learning were associated with improved student engagement and conceptual understanding. Digital tools, including YouTube, Liveworksheet, and Augmented Reality, enhanced visualization and motivation, while hands-on experiments supported experiential learning. Moreover, several studies demonstrated that simplified Einsteinian concepts could be meaningfully introduced at the primary level. These findings suggest that integrating active learning strategies, multiple representations, and modern scientific perspectives can enrich gravity instruction and foster deeper scientific understanding among primary students.</span></p> 2026-07-04T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4695 PENYESUAIAN DIRI MAHASISWA DI KAMPUS UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA TERHADAP TUNTUTAN AKADEMIK DAN SOSIAL 2026-07-04T21:46:03+00:00 Nasichah nasicha@uinjkt.ac.id Annisa Ardelia an@gmail.com Salsabila Sodik s@gmail.com Rabbani Darun Nisa r@gmail.com <p>Penyesuaian diri mahasiswa adalah proses penting yang dihadapi dalam memenuhi berbagai tuntutan akademik dan sosial di lingkungan perguruan tinggi. Mahasiswa sering kali mengalami berbagai tantangan, termasuk pergeseran dalam sistem pembelajaran, pengelolaan waktu, tekanan akademik yang tinggi, serta kesulitan dalam menjalin hubungan sosial di kampus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menggambarkan bagaimana mahasiswa di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyesuaikan diri terhadap tuntutan akademik dan sosial selama perkuliahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara. Temuan penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menghadapi berbagai tantangan akademik dan sosial, seperti kesulitan dalam mengelola waktu, banyaknya tugas yang harus diselesaikan, penyesuaian terhadap lingkungan baru, serta usaha untuk membangun relasi sosial. Penelitian ini juga menyoroti bahwa motivasi diri, kemampuan dalam manajemen waktu, serta dukungan sosial merupakan faktor penting dalam proses penyesuaian diri mahasiswa. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi perguruan tinggi dalam mengembangkan layanan pendampingan dan konseling untuk mahasiswa.</p> 2026-07-04T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4696 PENGARUH KEMUDAHAN PENGGUNAAN FINTECH DAN GAYA HIDUP TERHADAP PERILAKU KEUANGAN MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARI ANGKATAN 2022 BANJARBARU 2026-07-04T21:54:57+00:00 Nanda Eka Putri nandaekaputri43@gmail.com Hj. Aida Vitria vitriaaida@gmail.com Riris Ambarwati riris.ambarwati31@gmail.com <p>Artikel ini membahas peran kemudahan penggunaan financial technology dan gaya hidup dalam membentuk perilaku keuangan mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Angkatan 2022 Banjarbaru. Penelitian disusun dengan pendekatan kuantitatif dan jenis asosiatif. Populasi penelitian sebanyak 233 mahasiswa aktif, kemudian ditetapkan 70 responden melalui teknik purposive sampling dengan perhitungan Slovin pada tingkat presisi 10%. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa financial technology berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan, dengan koefisien regresi 0,664, nilai thitung 5,061, dan signifikansi 0,000. Variabel gaya hidup memiliki arah hubungan positif dengan koefisien 0,161, tetapi tidak signifikan secara parsial karena nilai thitung 1,831 dan signifikansi 0,072. Secara bersama-sama, financial technology dan gaya hidup berpengaruh signifikan terhadap perilaku keuangan dengan nilai Fhitung 13,873 dan signifikansi 0,000. Nilai R Square sebesar 0,293 menunjukkan bahwa model penelitian mampu menerangkan 29,3% variasi perilaku keuangan mahasiswa.</p> 2026-07-04T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4697 MAKNA GAYA HIDUP MODERN TERHADAP GAYA KESEHATAN MENTAL MAHASISWA 2026-07-04T22:51:53+00:00 Nasichah nasicha@uinjkt.ac.id Anggi Zaharani an@gmail.com Najla Putri Sobariah far@gmail.com Raisa Indah Ramadhani r@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna gaya hidup modern terhadap kesehatan mental mahasiswa Generasi Z. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik wawancara kepada sejumlah responden mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup modern, khususnya penggunaan media sosial, memiliki dampak positif dan negatif terhadap kesehatan mental mahasiswa. Dampak positif meliputi peningkatan akses informasi, kepercayaan diri, wawasan, serta kesadaran dalam menjaga kesehatan mental. Sementara dampak negatif meliputi stres, kecemasan, kecanduan gadget, gangguan pola tidur, dan rasa insecure akibat perbandingan sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa intensitas dan pola penggunaan media sosial sangat mempengaruhi kondisi psikologis mahasiswa. Oleh karena itu, penggunaan media sosial secara bijak, pengelolaan waktu, dan kesadaran diri sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan mental di era modern. Penelitian ini menegaskan bahwa gaya hidup modern dapat menjadi faktor pendukung maupun penghambat kesehatan mental tergantung pada bagaimana individu mengelolanya.</p> 2026-07-04T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4701 MAKNA PERUBAHAN PARADIGMA KESEHATAN MENTAL DARI ERA TRADISIONAL KE MODERN PADA MAHASISWA 2026-07-05T08:14:26+00:00 Siva Rohmawati s@gmail.com Nasichah nasicha@uinjkt.ac.id Fajria Azzahra far@gmail.com Nurul El Sahira Choiry n@gmail.com <p>Penelitian kualitatif deskriptif ini mengeksplorasi pergeseran paradigma kesehatan mental mahasiswa lintas generasi (Baby Boomers, Gen X, Milenial, dan Gen Z) melalui teknik bauran digital (online chat dan telepon). Hasil menunjukkan adanya evolusi kontras: generasi Baby Boomers dan Gen X menganggap isu ini tabu demi ketahanan fisik dan ekonomi (survival), Milenial mulai menginisiasi de-stigmatisasi, sedangkan Gen Z mengadopsi paradigma modern secara terbuka sebagai hak mendasar. Bagi Gen Z, pergeseran ini bermakna sebagai emansipasi emosional, meski memicu tantangan baru berupa kerentanan psikologis dan kecenderungan self-diagnosis akibat paparan informasi digital. Oleh karena itu, perguruan tinggi perlu menyediakan layanan konseling yang adaptif sekaligus mampu menjembatani kesenjangan pemahaman antar-generasi.</p> 2026-07-05T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4702 PENGUATAN NASIONALISME MELALUI PERINGATAN HARI KEBANGKITAN NASIONAL KE 118 DI JAKARTA UTARA 2026-07-05T08:27:12+00:00 Aris Cahyo Nugroho arrss@gmail.com Kartika Wati far@gmail.com Mochamad Taufik Saeful Anwar n@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan mengkaji peran Pemuda Panca Marga (PPM) dalam memperkuat nasionalisme melalui partisipasi pada Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Jakarta Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan informan pengurus PPM DKI Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan PPM dalam upacara Harkitnas berperan sebagai sarana pewarisan nilai perjuangan, penguatan karakter kebangsaan, serta pembentukan kesadaran nasional generasi muda. Keteladanan anggota PPM melalui sikap disiplin, tanggung jawab, dan loyalitas terhadap bangsa menjadi media edukatif yang efektif dalam menanamkan nasionalisme. Selain itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, organisasi kepemudaan, mahasiswa, dan masyarakat memperkuat implementasi nilai kebangsaan secara berkelanjutan. PPM juga memiliki posisi strategis dalam menghadapi tantangan globalisasi melalui pendidikan kebangsaan dan pembinaan karakter generasi muda. Penelitian menyimpulkan bahwa peringatan Harkitnas merupakan media efektif untuk memperkuat nasionalisme dan persatuan bangsa melalui partisipasi aktif organisasi kepemudaan</p> 2026-07-05T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4706 SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: IMPLEMENTASI STEM DALAM PEMBELAJARAN IPA SEKOLAH DASAR: ANALISIS HAMBATAN MELALUI STRATEGI GURU DALAM KESIAPAN SEKOLAH 2026-07-06T09:13:20+00:00 Diah Ayu Nurjanah nurjanahayudiah@gmail.com Zulherman zulherman@uhamka.ac.id <p>Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengevaluasi penerapan STEM dalam pengajaran IPA di tingkat sekolah dasar, dengan fokus pada hambatan, strategi pengajar, serta kesiapan sekolah, menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan PRISMA. Data untuk penelitian ini dikumpulkan dari 500 artikel yang sudah teridentifikasi, di mana 225 merupakan artikel jurnal yang terindeks SINTA, lalu diseleksi menjadi 132 artikel yang relevan, dilanjutkan dengan proses deduplikasi hingga menghasilkan 131 artikel, setelah itu dilakukan penyaringan berdasarkan kesesuaian kata kunci hingga tersisa 43 artikel, dan akhirnya 12 artikel dipilih untuk analisis lebih mendalam. Temuan studi menunjukkan bahwa penerapan STEM dalam pembelajaran IPA di tingkat SD masih bersifat integratif dan terbatas, dengan dominasi model pembelajaran yang berbasis inquiry serta project based learning. Umumnya, strategi pengajar dalam menerapkan STEM dilakukan melalui metode pembelajaran kontekstual, eksperimen sederhana, penggunaan media yang berbasis teknologi, serta pembelajaran kolaboratif dalam kelompok kecil. Meski demikian, sejumlah kendala masih ditemukan, seperti kurangnya pemahaman guru mengenai konsep STEM secara keseluruhan, keterbatasan dalam pelatihan, minimnya sarana dan prasarana, serta kesiapan sekolah yang belum ideal dalam mendukung pendidikan berbasis STEM. Di sisi lain, penerapan STEM menunjukkan potensi pengembangan yang signifikan melalui peningkatan kompetensi guru, integrasi teknologi pendidikan, serta penguatan model pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan kualitas pengajaran IPA di tingkat sekolah dasar.</p> 2026-07-06T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4711 PEMAHAMAN MAHASISWA TENTANG KONSEP KESEHATAN MENTAL DALAM PERSPEKTIF PSIKOLOGI DAN ISLAM 2026-07-06T12:55:51+00:00 Rara Hanum rara.hanum24@mhs.uinjkt.ac.id Nasichah n@gmail.com Lulu Nurfadilah n@gmail.com Syifa Nur Azizah s@gmail.com <p>Kesehatan mental dalam perspektif psikologi dan Islam merupakan aspek penting yang perlu diketahui dalam kehidupan individu karena berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam mengelola emosi, berpikir positif, menyesuaikan diri, serta menjalankan fungsi kehidupan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman mahasiswa tentang konsep kesehatan mental dalam perspektif psikologi dan Islam. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket (kuesioner) kepada mahasiswa. Kuesioner digunakan untuk memperoleh data mengenai pemahaman mahasiswa tentang konsep kesehatan mental dalam perspektif psikologi dan Islam. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan tingkat pemahaman mahasiswa terhadap kesehatan mental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki pemahaman yang cukup baik mengenai konsep kesehatan mental. Mahasiswa memahami bahwa kesehatan mental tidak hanya berkaitan dengan kondisi psikologis, tetapi juga mencakup aspek spiritual, sosial, dan emosional.</p> 2026-07-06T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4713 KESIAPAN GURU SEKOLAH DASAR DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN PEMBELAJARAN STEM: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW 2026-07-06T20:48:01+00:00 Rifdah Khoirunnisaa rifdah.krs@gmail.com Zulherman zul@gmail.com <p>Kesiapan guru merupakan salah satu hal penting yang memengaruhi berhasil tidaknya pelaksanaan pembelajaran <em>Science, Technology, Engineering, and Mathematics</em> (STEM) di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik publikasi, kondisi kesiapan guru sekolah dasar dalam mengimplementasikan pembelajaran STEM, serta faktor-faktor yang memengaruhi kesiapan tersebut melalui pendekatan <em>Systematic Literature Review</em> (SLR). Penelitian dilakukan dengan mengacu pada pedoman <em>Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses</em> (PRISMA). Penelusuran artikel dilakukan dengan menggunakan database Google Scholar melalui aplikasi <em>Publish or Perish</em>, terhadap artikel jurnal yang terakreditasi SINTA dan diterbitkan pada periode tahun 2021 hingga 2026. &nbsp;Berdasarkan proses seleksi sesuai kriteria inklusi dan eksklusi, diperoleh 10 artikel yang dianalisis. Hasil sintesis menunjukkan bahwa guru sekolah dasar pada umumnya telah memiliki persepsi, motivasi, dan kemauan yang positif untuk mengimplementasikan pembelajaran STEM. Namun, kesiapan tersebut belum sepenuhnya diikuti oleh kemampuan implementatif, terutama dalam memahami konsep STEM dan mengintegrasikan unsur-unsur STEM ke dalam pembelajaran. Selain itu, kesiapan seorang guru juga dipengaruhi oleh pemahaman konseptual, pelatihan profesional, pengalaman implementasi, dukungan sekolah, serta ketersediaan sarana dan prasarana pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kesiapan guru memerlukan pengembangan kompetensi yang berkelanjutan, pengalaman praktik, serta dukungan lingkungan sekolah agar implementasi pembelajaran STEM di sekolah dasar dapat berlangsung secara efektif.</p> 2026-07-06T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4714 PROSPEK KARIER LULUSAN PERBANKAN SYARIAH DI SEKTOR NON-BANK: ANALISIS LOWONGAN KERJA DI FINTECH, ASURANSI SYARIAH, DAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO SYARIAH 2026-07-06T21:57:12+00:00 Roni Hidayat ronihidayat.a@gmail.com Pelangi Nabila nabilapelangi81@gmail.com Zahroh Fitri Mumtazah fmzahroh1@gmail.com Rafly Aditya Ramadhan raflyaditya95@gmail.com <p>Perkembangan sistem keuangan syariah di Indonesia saat ini tidak hanya berfokus pada perbankan syariah saja, tetapi telah merambah ke sektor non-bank (Konvesional) seperti fintech syariah, asuransi syariah dan Lembaga keuangan mikro syariah. Jurnal ini bertujuan untuk menganalisis peluag karier khususnya bagi lulusan perbankan syariah pada sektor non-bank tersebut melalui kajian terhadap profil lowongan pekerjaan, meliputi jenis posisi pekerjaan, kompetensi yang dibutuhkan, serta kualifikasi Pendidikan yang dipersyaratkan dalam periode tertentu. Jurnal menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis dokumen terhadap berbagai lowongan kerja yang dari segala platform rekrutmen, situs resmi perusahaan dan media informasi lowongan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lulusan perbankan syariah memiliki peluang kerja yang cukup luas di sektor keuangan syariah non-bank. Di bidang teknologi keuangan syariah, lulusan dapat bekerja sebagai analis pembiayaan digital dan staf kepatuhan syariah. Pada asuransi syariah, peluang kerja tersedia sebagai tenaga pemasaran, penilai risiko, dan petugas layanan nasabah. Sementara itu, di lembaga keuangan mikro syariah, lulusan dapat menjadi analis pembiayaan, pengelola pembiayaan usaha kecil, serta staf kepatuhan syariah. Namun, masih terdapat kesenjangan antara kemampuan yang dibutuhkan dunia kerja dengan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan, terutama dalam bidang teknologi digital, manajemen risiko, dan pemahaman produk syariah yang lebih spesifik. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan kurikulum dan pelatihan agar lulusan perbankan syariah lebih siap menghadapi persaingan kerja di sektor non-bank syariah.</p> 2026-07-06T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4717 PENGALAMAN MAHASISWA DALAM MENGHADAPI TEKANAN SOSIAL, EKONOMI, DAN AGAMA 2026-07-07T02:58:56+00:00 Febrina Tri Anjani nailatul.fakhriyah24@mhs.uinjkt.ac.id Nasichah Nasichah@uinjkt.ac.id Nailatul Fakhriyah nailatul.fakhriyah24@mhs.uinjkt.ac.id Tsania Azzahra tsania.azzahra24@mhs.uinjkt.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman mahasiswa dalam menghadapi tekanan sosial, ekonomi, dan agama di lingkungan perguruan tinggi. Mahasiswa pada era modern tidak hanya menghadapi tuntutan akademik, tetapi juga tekanan gaya hidup sosial, kondisi ekonomi, serta ekspektasi religius yang memengaruhi kesehatan mental dan kehidupan sehari-hari mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan sosial dan ekonomi memiliki pengaruh terhadap kondisi psikologis mahasiswa, seperti stres, kecemasan, dan konflik batin. Lingkungan sosial dan media sosial turut memengaruhi cara mahasiswa menjalankan nilai agama dan membangun identitas diri. Selain itu, agama memiliki peran penting sebagai coping mechanism dalam membantu mahasiswa menghadapi tekanan hidup melalui praktik religius seperti doa, dzikir, dan refleksi spiritual. Namun, ekspektasi religius dari lingkungan juga dapat menjadi sumber tekanan sosial bagi mahasiswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengalaman mahasiswa dalam menghadapi tekanan sosial, ekonomi, dan agama merupakan fenomena multidimensional yang melibatkan aspek sosial, psikologis, ekonomi, dan spiritual secara bersamaan. Oleh karena itu, diperlukan dukungan yang lebih holistik melalui layanan konseling, dukungan psikososial, dan penguatan kesehatan mental mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi</p> 2026-07-07T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4719 STRATEGI PENANGANAN MASALAH PSIKOLOGIS MELALUI PENDEKATAN ISLAM PADA MAHASISWA 2026-07-07T09:15:12+00:00 Zalfa Nur Aini zalfa.nuraini24@mhs.uinjkt.ac.id Nasichah nasicha@uinjkt.ac.id Elvina Zulfa Aulia elvina.zulfa24@mhs.uinjkt.ac.id Tazkya Izzati tazkya.izzati24@mhs.uinjkt.ac.id <p>Masalah kesehatan mental di kalangan mahasiswa Indonesia menunjukkan tren yang mengkhawatirkan, di mana sekitar 9,8% pelajar teridentifikasi mengalami gangguan psikologis akibat beban akademik dan tekanan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji problematika psikologis yang dihadapi mahasiswa serta efektivitas penggunaan nilai-nilai Islam sebagai strategi penanganannya. Menggunakan metode kuesioner terhadap 41 responden, ditemukan bahwa stres akademik (34,1%) dan kecemasan berlebihan (24,4%) merupakan kendala utama yang sering dialami. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa mahasiswa secara konsisten menggunakan mekanisme koping religius, terutama melalui ibadah shalat dan doa, yang terbukti memberikan ketenangan batin. Menariknya, pendekatan spiritual ini memiliki keterkaitan dengan prinsip <em>Cognitive Behavioral Therapy</em> (CBT), di mana konsep tawakal dan <em>husnudzan</em> efektif dalam menata kembali pola pikir negatif serta menurunkan hormon stres secara biologis. Secara keseluruhan, strategi berbasis pendekatan Islam terbukti sangat efektif bagi 94,8% mahasiswa dalam meningkatkan resiliensi dan menjaga kesejahteraan jiwa mereka di lingkungan perguruan tinggi.</p> 2026-07-07T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4721 BUDAYA BELAJAR MAHASISWA DALAM MENGHADAPI TUNTUTAN AKADEMIK: STUDI ETNOGRAFI 2026-07-07T11:58:00+00:00 Alfina Damayanti Firdaussyah 202433263@std.umk.ac.id Lorensa Anantatya 202433275@std.umk.ac.id Elok Nashihah Fitriani s@gmail.com Andani Nabil Ar-Rasyid an@gmail.com Fina Fakhriyah far@gmail.com Erik Aditia Ismaya el@gmail.com <p>Budaya belajar merupakan salah satu aspek penting yang memengaruhi proses pembelajaran mahasiswa di perguruan tinggi. Setiap mahasiswa memiliki kebiasaan, nilai, dan strategi belajar yang berbeda sebagai bentuk adaptasi terhadap tuntutan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan budaya belajar mahasiswa, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya, serta menganalisis strategi adaptasi mahasiswa dalam menghadapi tuntutan akademik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap mahasiswa dari beberapa program studi di Universitas Muria Kudus. Keabsahan data dilakukan menggunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya belajar mahasiswa tercermin melalui kebiasaan mengatur waktu belajar, menyelesaikan tugas secara disiplin, berdiskusi dengan teman, memanfaatkan teknologi digital sebagai sumber belajar, serta menjaga keseimbangan antara aktivitas akademik dan kehidupan pribadi. Faktor yang memengaruhi budaya belajar meliputi motivasi belajar, lingkungan akademik, interaksi dengan teman sebaya, metode pembelajaran dosen, serta perkembangan teknologi digital. Mahasiswa juga menerapkan berbagai strategi adaptasi, seperti manajemen waktu, pembelajaran kolaboratif, pemanfaatan teknologi digital, dan pengelolaan keseimbangan kehidupan akademik untuk menghadapi tuntutan perkuliahan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa budaya belajar tidak hanya berperan dalam meningkatkan keberhasilan akademik, tetapi juga membentuk karakter, kemampuan adaptasi, serta keterampilan sosial mahasiswa dalam lingkungan perguruan tinggi.</p> 2026-07-07T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4722 KESEHATAN MENTAL MASYARAKAT MODERN DALAM PERSPEKTIF MAHASISWA MUSLIM UIN JAKARTA 2026-07-08T01:32:29+00:00 Nasichah nasicha@uinjkt.ac.id Keisya Nadifa Solehah n@gmail.com Falisa Indriyani de@gmail.com Ghaisani Awallya Ramadhanty de@gmail.com <p>Kesehatan mental sangat penting di era modern karena berbagai tuntutan akademik, sosial, dan perkembangan teknologi yang cepat. Penelitian ini bertujuan meningkatkan pemahaman tentang pentingnya kesehatan mental serta faktor-faktor yang memengaruhinya pada mahasiswa. Hasil wawancara menunjukkan bahwa tekanan akademik, masalah ekonomi, organisasi, dan media sosial dapat memicu stres, kecemasan, kelelahan mental, dan overthinking. Sebaliknya, ibadah seperti salat, doa, dzikir, membaca Al-Qur'an, serta sikap sabar, ikhlas, dan tawakal dapat membantu menjaga ketenangan batin dan kesehatan mental. Oleh karena itu, kesehatan mental perlu menjadi prioritas agar mahasiswa mampu menghadapi tantangan hidup dengan lebih baik.</p> 2026-07-08T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4723 PENGALAMAN MAHASISWA TENTANG DUKUNGAN LINGKUNGAN TERHADAP KESEHATAN MENTAL MAHASISWA 2026-07-08T01:37:44+00:00 Nasichah nasicha@uinjkt.ac.id Maharani Selvina n@gmail.com Robiah Al-Adawiyah de@gmail.com Nadhifa Qotrunnada de@gmail.com <p>Penelitian ini membahas tentang pengalaman mahasiswa terhadap dukungan lingkungan dalam menjaga kesehatan mental selama menjalani perkuliahan. Penelitian dilakukan karena kesehatan mental mahasiswa menjadi salah satu isu penting yang dipengaruhi oleh lingkungan sosial, tugas akademik, dan aktivitas organisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi terstruktur. Penelitian ini melibatkan dua narasumber mahasiswa yang diwawancarai oleh Nadhifa Qotrunnada dan Maharani Selvina, dan penyusunan materi sekaligus pembuatan jurnal yang di buat oleh Robiah Al- Adawiyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan pertemanan memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan mental mahasiswa. Lingkungan yang suportif dapat membantu mahasiswa merasa nyaman dan termotivasi dalam menjalani perkuliahan, sedangkan lingkungan toxic, konflik kelompok, dan tugas akademik yang menumpuk dapat menyebabkan stres dan tekanan mental. Selain itu, dukungan keluarga, teman, dan lingkungan sosial sangat membantu mahasiswa dalam menghadapi tekanan selama kuliah. Mahasiswa juga berharap kampus lebih peduli terhadap kesehatan mental dengan menyediakan layanan konseling, fasilitas pengaduan, serta lingkungan akademik yang lebih nyaman dan aman.</p> 2026-07-08T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4724 SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS STEM DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA SEKOLAH DASAR 2026-07-08T02:04:09+00:00 Maria Adelina Silalahi ber@gmail.com Zulherman scs@gmail.com <p>Model pembelajaran yang dikaji dalam penelitian ini adalah model pembelajaran berbasis <em>Science, Technology, Engineering, and Mathematics</em> (STEM) siswa sekolah dasar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menerapkan model pembelajaran berbasis STEM yang efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa sekolah dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penerapan model pembelajaran berbasis STEM dalam meningkatkan kemampuan siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian <em>Systematic Literature Review</em> (SLR). Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari studi pustaka melalui Google Scholar sebagai sumber data primer. Tahap pencarian dan pengolahan data menggunakan beberapa perangkat lunak pendukung seperti Publish or Perish, Mendeley, dan Microsoft Excel. Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari 7 artikel final yang paling relevan, diperoleh melalui berbagai tahap analisis serta ekstraksi data. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, ditemukan hasil bahwa penerapan model pembelajaran berbasis STEM menunjukkan efektivitas terhadap meningkatkan kemampuan siswa sekolah dasar, seperti kemampuan berpikir kritis, kreativitas dan hasil belajar. Dengan demikian, model pembelajaran berbasis STEM dapat menjadi salah satu alternatif pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa sekolah dasar.</p> 2026-07-08T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4726 PERSEPSI MAHASISWA PROBLEMATIKA KESEHATAN MENTAL DI MASYARAKAT MODERN 2026-07-08T09:31:28+00:00 Zahrotul Azkiyah zahrotul.azkiyah24@mhs.uinjkt.ac.id Nasichah nasicha@uinjkt.ac.id Annisa ber@gmail.com Amelia Nur Aimanda amelia.nuraimanda24@mhs.uinjkt.ac.id <p>Kesehatan mental menjadi salah satu isu yang semakin mendapat perhatian, terutama di kalangan mahasiswa. Berbagai faktor seperti tekanan akademik, kondisi ekonomi, lingkungan sosial, dan penggunaan media sosial turut memengaruhi kondisi psikologis mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap problematika kesehatan mental di masyarakat modern serta upaya penanganannya. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara daring kepada beberapa mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memandang kesehatan mental sebagai aspek penting yang memengaruhi kehidupan sehari-hari, prestasi akademik, dan hubungan sosial. Meskipun kesadaran masyarakat mulai meningkat, stigma terhadap gangguan mental masih menjadi tantangan. Oleh karena itu, diperlukan edukasi, dukungan sosial, layanan konseling, serta keterlibatan keluarga, kampus, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung kesehatan mental.</p> 2026-07-08T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4727 MAKNA AKTUALISASI DIRI DALAM PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN SEHAT MAHASISWA 2026-07-08T10:31:16+00:00 Azizah Ayat Al Akhras an@gmail.com Nasichah nasicha@uinjkt.ac.id Fakhira Naurah Ramadhani far@gmail.com Prima Akbar Priatna ti@gmail.com <p>Mahasiswa berada pada fase perkembangan yang menuntut kemampuan mengenali diri, mengelola tekanan akademik, membangun relasi sosial, dan merancang arah hidup. Tekanan akademik, rasa tidak aman, kecenderungan membandingkan diri, ketakutan gagal, dan pikiran berlebihan dapat melemahkan kesehatan mental serta menghambat pembentukan kepribadian sehat. Jurnal ini bertujuan menganalisis makna aktualisasi diri bagi mahasiswa serta menjelaskan hubungan aktualisasi diri dengan pembentukan kepribadian sehat. Jurnal ini memakai pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka dengan menelaah teori Abraham Maslow, Gordon Allport, Carl Rogers, dan literatur tentang kesehatan mental mahasiswa. Pembahasan menunjukkan bahwa aktualisasi diri membantu mahasiswa memahami potensi, menerima kelebihan dan keterbatasan, mengembangkan tujuan hidup, serta membangun kontrol diri yang lebih stabil. Mahasiswa yang mampu mengaktualisasikan diri cenderung memiliki kepercayaan diri, kemandirian, keterbukaan terhadap pengalaman, tanggung jawab personal, dan kemampuan menyesuaikan diri secara sehat. Faktor pendukung aktualisasi diri meliputi dukungan keluarga, iklim kampus yang aman, relasi pertemanan positif, kesempatan mengembangkan bakat, motivasi diri, dan kondisi kesehatan mental yang terjaga. Hambatan utama muncul melalui rasa minder, takut gagal, tekanan sosial, tuntutan akademik berlebihan, kurang dukungan, serta kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain. Jurnal ini menegaskan bahwa aktualisasi diri tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik, tetapi juga berhubungan dengan kualitas kepribadian yang matang, seimbang, dan produktif.</p> 2026-07-08T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4728 PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP LAYANAN KONSELING KESEHATAN MENTAL BERBASIS ISLAM DI UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 2026-07-08T10:57:41+00:00 Nasichah nasicha@uinjkt.ac.id Elsa Hildayani Putri n@gmail.com Pratiwi Ismi Wardani de@gmail.com Arkha Repaldy an@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam bagaimana persepsi mahasiswa Jurusan Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terhadap layanan konseling kesehatan mental berbasis Islam. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya problem psikologis mahasiswa seperti stres akademik, overthinking, kecemasan, dan kelelahan emosional yang memengaruhi kesejahteraan mental mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas lima mahasiswa Jurusan BPI dan satu informan pembanding. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap layanan konseling kesehatan mental berbasis Islam karena dinilai mampu memberikan rasa aman, kenyamanan emosional, dan ketenangan batin melalui integrasi nilai spiritual seperti doa, sabar, syukur, dan tawakal. Selain itu, mahasiswa merasa lebih nyaman karena adanya kesesuaian nilai antara konselor dan konseli. Namun, implementasi layanan masih menghadapi hambatan berupa stigma sosial, rasa malu mahasiswa, minimnya sosialisasi layanan kampus, serta keraguan terhadap profesionalitas layanan konseling. Penelitian ini menunjukkan bahwa konseling berbasis Islam memiliki potensi besar sebagai ruang pemulihan psikososial mahasiswa, tetapi tetap memerlukan integrasi dengan pendekatan psikologi profesional agar penanganan kesehatan mental tidak bersifat simplistik.</p> 2026-07-08T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4729 MAKNA LINGKUNGAN PONDOK PESANTREN ASSA’ADAH TERHADAP PEMBENTUKAN KESEHATAN MENTAL SANTRI 2026-07-08T12:45:46+00:00 Muhammad Adzka Alwarits ber@gmail.com Nasichah nasicha@uinjkt.ac.id Tubagus Muhammad Fadhil Muzakky r@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran lingkungan Pondok Pesantren Assa’adah dalam membentuk kesejahteraan mental para santri, dilihat dari sudut pandang psikologi. Lingkungan pesantren diartikan sebagai faktor eksternal yang memengaruhi keadaan psikologis seseorang melalui interaksi sosial, cara pembinaan, nilai-nilai agama, dan kegiatan sehari-hari santri. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif yang berfokus pada aspek psikologis. Data dikumpulkan melalui pengamatan langsung, wawancara terperinci, dan penelusuran dokumen dari santri serta pengelola pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan Pondok Pesantren Assa’adah memberikan dampak baik terhadap perkembangan kesehatan mental santri. Gaya hidup yang teratur, dukungan sosial antar sesama santri, kedekatan emosional dengan para pengajar, serta kegiatan spiritual yang rutin berperan dalam menciptakan ketenangan emosi, meningkatkan kemampuan mengendalikan diri, dan menumbuhkan perasaan aman secara psikologis. Selain itu, nilai-nilai keagamaan yang diterapkan dalam kehidupan pesantren turut membantu mengurangi kekhawatiran, menumbuhkan rasa syukur, dan memperkuat daya tahan santri dalam menghadapi kesulitan hidup. Dari sudut pandang psikologi, lingkungan pesantren berfungsi sebagai sarana pengembangan karakter yang mendukung terciptanya kesehatan mental yang mampu menyesuaikan diri, bersifat positif, dan menekankan keseimbangan antara perasaan dan aspek rohani.</p> 2026-07-08T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4730 PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP KONSEP KEPRIBADIAN SEHAT DALAM PSIKOLOGI MODERN 2026-07-08T13:09:36+00:00 Kamilatul Fitri k@gmail.com Nasichah nasicha@uinjkt.ac.id Muhammad Al Zaid van@gmail.com Syita Risalah de@gmail.com <p>Kesehatan mental mahasiswa menjadi isu yang semakin penting seiring meningkatnya tuntutan akademik dan sosial sehingga pemahaman mengenai konsep kepribadian sehat perlu dikaji. Penelitian ini bertujuan mengetahui persepsi mahasiswa terhadap konsep kepribadian sehat dalam psikologi modern, mengidentifikasi indikator yang paling dominan dipahami, serta menganalisis hubungannya dengan kesehatan mental. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode survei yang memadukan data kuantitatif sederhana dan data kualitatif dari pertanyaan terbuka (mixed data). Data diperoleh melalui kuesioner Google Form yang diisi oleh 15 mahasiswa dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap kepribadian sehat yang ditandai dengan kemampuan menerima diri, mengendalikan emosi, membangun hubungan sosial yang positif, memiliki tujuan hidup yang jelas, mengembangkan potensi diri, serta didukung oleh nilai-nilai spiritual. Selain itu, mahasiswa masih menghadapi tantangan dalam menjaga kesehatan mental, terutama tekanan akademik, overthinking, kecemasan terhadap masa depan, dan tekanan sosial. Penelitian ini menunjukkan bahwa kepribadian sehat dipahami sebagai konsep yang mencakup dimensi psikologis, sosial, dan spiritual, meskipun masih terdapat kesenjangan antara pemahaman mahasiswa dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.</p> 2026-07-08T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4731 THE USE OF GAMES TO IMPROVE ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS’ UNDERSTANDING OF RATIOS 2026-07-08T13:17:54+00:00 Reva Gita Ramadhani r@gmail.com Zulherman scs@gmail.com <p>Pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar masih mengalami tantangan yang signifikan, terutama pada topik rasio.Hal ini disebabkan oleh dominasi penggunaan metode konvensional yang bersifat abstrak, sehingga siswa lebih cenderung menghafal rumus tanpa memahami konsep di baliknya. Pembelajaran berbasis permainan menjadi solusi inovatif yang mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis literatur terkait penggunaan permainan dalam meningkatkan pemahaman konsep rasio pada siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) yang dipandu oleh protokol PRISMA. Melalui strategi pencarian berbasis kata kunci, diperoleh 330 artikel awal yang kemudian disaring secara ketat hingga menyisakan sejumlah artikel relevan untuk disintesis, termasuk studi dari Sari et al. (2017), Putra et al. (2022), dan Hidayah et al. (2025). Hasil dari analisis menunjukkan bahwa baik permainan digital maupun non-digital memiliki dampak yang konsisten dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep, hasil belajar mereka, serta keterlibatan mereka secara aktif. Namun, terdapat celah dalam penelitian di mana sebagian besar studi sebelumnya masih fokus pada materi pecahan, sehingga penelitian khusus mengenai materi rasio masih sangat terbatas. Studi ini memberikan manfaat teoretis dalam pengembangan media pembelajaran matematika serta memberikan dampak praktis bagi para guru dalam merancang pembelajaran yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan siswa.</p> 2026-07-08T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4732 PENGALAMAN MAHASISWA TERHADAP UPAYA PENCEGAHAN GANGGUAN MENTAL DI LINGKUNGAN KAMPUS 2026-07-08T13:54:41+00:00 Yusi Rachmaditha el@gmail.com Nasichah nasicha@uinjkt.ac.id Miftahul Janah n@gmail.com Viola Dealova Sahlana ber@gmail.com <p>Gangguan mental di kalangan mahasiswa merupakan salah satu masalah yang perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi proses belajar, hubungan sosial, dan kesejahteraan mahasiswa. Berbagai upaya pencegahan gangguan mental telah dilakukan oleh pihak kampus, seperti layanan konseling, seminar kesehatan mental, dan kegiatan edukasi untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman mahasiswa terhadap upaya pencegahan gangguan mental di lingkungan kampus. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam kepada mahasiswa yang mengetahui atau pernah mengikuti program kesehatan mental di kampus. Data dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian mahasiswa merasa terbantu dengan adanya layanan kesehatan mental di kampus, terutama dalam mengelola stres dan tekanan akademik. Namun, masih terdapat beberapa kendala, seperti kurangnya sosialisasi program, stigma terhadap kesehatan mental, dan keterbatasan akses layanan. Dukungan dari teman sebaya dan lingkungan kampus juga menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan mental mahasiswa.</p> 2026-07-08T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4734 PENGALAMAN GURU PAI DALAM MENGGUNAKAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN 2026-07-08T14:22:25+00:00 Fajar Mohammad Izzuddin Fajark44@gmail.com Aufia Aisa an@gmail.com <p>Penelitian ini membahas pengalaman guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam memanfaatkan media sosial sebagai media pembelajaran pada kegiatan belajar mengajar. Perkembangan teknologi yang semakin pesat membawa perubahan besar terhadap pola pembelajaran di sekolah, khususnya pada peserta didik yang aktif menggunakan media sosial dalam kehidupan sehari-hari. Guru dituntut mampu menciptakan metode pembelajaran yang inovatif, menarik, dan sesuai dengan karakter siswa di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan guru PAI sebagai informan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial seperti TikTok, WhatsApp, YouTube, dan Instagram membantu guru menyampaikan materi pembelajaran secara lebih interaktif dan menyenangkan. Penggunaan media sosial juga mampu meningkatkan motivasi, partisipasi, dan antusiasme siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Guru memanfaatkan media sosial untuk membagikan video edukasi, tugas, materi diskusi, dan komunikasi di luar jam pelajaran. Beberapa kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan kemampuan teknologi guru, akses internet yang kurang stabil, serta kecenderungan siswa menggunakan media sosial untuk hiburan dibandingkan belajar. Guru berupaya mengatasi hambatan tersebut melalui pengawasan, kreativitas dalam pembelajaran, dan penyesuaian terhadap perkembangan teknologi. Media sosial menjadi salah satu alternatif media pembelajaran yang mampu mendukung kegiatan pembelajaran Pendidikan Agama Islam secara lebih efektif dan menarik.</p> 2026-07-08T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4735 PENGALAMAN KOMUNIKASI SPIRITUAL MAHASISWA DALAM MENGATASI STRESS AKADEMIK 2026-07-08T14:31:27+00:00 Azzahra Angguni an@gmail.com Nasichah nasicha@uinjkt.ac.id Nayla Syah Fitri n@gmail.com Suci Nurbaiti s@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman komunikasi spiritual mahasiswa sebagai strategi coping dalam menghadapi stres akademik. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi melalui wawancara mendalam terhadap mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi spiritual melalui ibadah dan refleksi diri berperan sebagai emotion-focused coping yang membantu mengurangi kecemasan, menstabilkan emosi, serta memaknai tekanan akademik secara lebih positif. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan layanan konseling berbasis spiritual di perguruan tinggi untuk mendukung kesehatan mental mahasiswa.</p> 2026-07-08T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4737 PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIVAN PADA PEMBELAJARAN IPA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR 2026-07-09T02:26:45+00:00 Khayla Widi Nilam Ndari 231330001250@unisnu.ac.id Zahwa An.nabila 231330001279@unisnu.ac.id Syailin Nichla Choirin Attalina syailin@unisnu.ac.id <p>Keaktifan belajar peserta didik merupakan salah satu indikator penting dalam keberhasilan pembelajaran IPA di sekolah dasar. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa keaktifan peserta didik kelas IV masih rendah karena proses pembelajaran didominasi metode ceramah sehingga peserta didik kurang terlibat dalam kegiatan bertanya, berdiskusi, maupun mengemukakan pendapat. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning (PBL) serta menganalisis peningkatan keaktifan peserta didik pada pembelajaran IPA kelas IV sekolah dasar. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus melalui tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 19 peserta didik kelas IV. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket keaktifan belajar, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata keaktifan belajar peserta didik meningkat dari 69,21 pada Siklus I menjadi lebih tinggi pada Siklus II sehingga memenuhi indikator keberhasilan penelitian. Peningkatan tersebut terlihat dari bertambahnya keberanian peserta didik dalam bertanya, menjawab pertanyaan, berdiskusi, bekerja sama, dan menyampaikan pendapat selama pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Problem Based Learning mampu menciptakan pembelajaran IPA yang lebih aktif, kolaboratif, dan berpusat pada peserta didik sehingga layak dijadikan alternatif model pembelajaran di sekolah dasar.</p> 2026-07-09T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4738 KOMUNIKASI INTERPERSONAL DAN PENGALAMAN SPIRITUAL MAHASISWA DALAM MENGATASI MASALAH PSIKOLOGIS 2026-07-09T02:45:09+00:00 Fadlah Auliya far@gmail.com Nasichah nasicha@uinjkt.ac.id Andika Fatir Pratama Yuda an@gmail.com Faris Rifqy Aulia r@gmail.com <p>Masa perkuliahan merupakan fase transisi yang rentan memunculkan berbagai tekanan psikologis pada mahasiswa, mulai dari stres akademik hingga kecemasan dan kelelahan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk menggali secara mendalam bagaimana pengalaman spiritual mahasiswa berperan dalam membantu mereka menghadapi dan mengatasi masalah psikologis tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara terhadap lima mahasiswa yang dipilih secara purposif dari total 28 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas spiritual seperti shalat, doa, dzikir, membaca Al-Qur'an, dan refleksi diri (<em>journaling</em>) menjadi strategi <em>coping</em> utama yang digunakan mahasiswa ketika menghadapi tekanan batin. Spiritualitas memberikan dampak nyata berupa ketenangan emosional, kejernihan pikiran, serta perubahan perilaku yang lebih adaptif. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pengalaman spiritual bukan sekadar pelengkap, melainkan mekanisme koping yang fungsional dan signifikan dalam menjaga kesehatan mental mahasiswa.</p> 2026-07-09T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4743 MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA MELALUI IMPLEMENTASI GAME INTERAKTIF BAMBOOZLE UNTUK MENGATASI KEJENUHAN BELAJAR 2026-07-10T00:58:21+00:00 Muhammad Wildanul Aula 231330001381@unisnu.ac.id Nur Khoyrul Anam n@gmail.com Syailin Nichla Choirin Attalina syailin@unisnu.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa melalui implementasi game interaktif Bamboozle untuk mengatasi kejenuhan belajar pada mata pelajaran IPAS di kelas III MI Islamiyah Bandengan Jepara Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang mengacu pada model Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 30 peserta didik kelas III. Teknik pengumpulan data menggunakan angket minat belajar dan lembar observasi. Tindakan dilaksanakan dalam satu siklus yang terdiri atas dua kali pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi game interaktif Bamboozle mampu meningkatkan minat belajar peserta didik. Pada pertemuan pertama, persentase minat belajar peserta didik mencapai 73,28% dengan kategori tinggi. Setelah dilakukan perbaikan pada pertemuan kedua, persentase minat belajar meningkat menjadi 84,68% dengan kategori sangat tinggi. Dengan demikian terjadi peningkatan sebesar 11,40%. Selain meningkatkan minat belajar, penggunaan Bamboozle juga mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih aktif, menyenangkan, dan mengurangi kejenuhan belajar peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung. Oleh karena itu, media pembelajaran Bamboozle dapat dijadikan sebagai alternatif media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran IPAS.</p> 2026-07-10T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4745 PENERAPAN METODE QUANTUM TEACHING UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA KELAS VIII DALAM PEMBELAJARAN FIKIH DI MTs DARUL HUDA SRIGADING MOJOKERTO 2026-07-10T03:37:18+00:00 Mufarrihatul Hasan n@gmail.com Moh. Faridl Darmawan faridl@unwaha.ac.id Muhamad Khoirur Roziqin de@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode Quantum Teaching dalam pembelajaran fikih kelas VIII di MTs Darul Huda Srigading Mojokerto, menganalisis peningkatan kreativitas siswa setelah penerapan metode tersebut, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat selama proses implementasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Quantum Teaching melalui model TANDUR mampu menciptakan pembelajaran fikih yang lebih aktif, menyenangkan, dan berpusat pada peserta didik. Kreativitas siswa mengalami peningkatan yang ditunjukkan melalui keberanian mengemukakan pendapat, kemampuan mengembangkan ide, keterlibatan dalam diskusi, serta kemampuan menghasilkan karya sederhana yang berkaitan dengan materi fikih. Keberhasilan implementasi metode didukung oleh kompetensi guru, dukungan pihak madrasah, dan antusiasme peserta didik, sedangkan hambatan utama berasal dari keterbatasan waktu pembelajaran dan sarana pendukung. Dengan demikian, metode Quantum Teaching dapat menjadi alternatif pembelajaran inovatif yang efektif dalam meningkatkan kreativitas siswa pada mata pelajaran fikih di Madrasah Tsanawiyah.</p> 2026-07-10T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4746 PERAN NILAI-NILAI ISLAM DALAM UPAYA PREVENTIV KESEHATAN MENTAL MAHASISWA DI LINGKUNGAN PERGURUAN TINGGI 2026-07-10T08:40:06+00:00 Keisha Natania k@gmail.com Nasichah nasicha@uinjkt.ac.id Shafira Azzahra s@gmail.com Muin Nur m@gmail.com <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya permasalahan kesehatan mental pada mahasiswa akibat tekanan akademik, lingkungan sosial, serta tuntutan kehidupan di perguruan tinggi. Kondisi tersebut menyebabkan mahasiswa rentan mengalami stres, kecemasan, hingga kehilangan motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran nilai-nilai Islam dalam upaya preventif kesehatan mental mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif melalui pengelompokan jawaban responden berdasarkan tema-tema yang berkaitan dengan kesehatan mental dan penerapan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam seperti sabar, tawakal, syukur, doa, dzikir, serta ibadah memiliki pengaruh positif dalam membantu mahasiswa menjaga ketenangan jiwa, mengontrol emosi, dan menghadapi tekanan hidup dengan lebih baik. Selain itu, hubungan sosial yang positif berdasarkan nilai ukhuwah Islamiyah juga berperan dalam memberikan dukungan emosional bagi mahasiswa. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan kajian kesehatan mental berbasis nilai-nilai Islam serta dapat menjadi bahan pertimbangan bagi perguruan tinggi dalam menciptakan program pembinaan spiritual dan layanan kesehatan mental bagi mahasiswa.</p> 2026-07-10T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4747 ANALISIS PENGELOLAAN PIUTANG TERHADAP LIKUIDITAS PADA CV. MITRA JAYA BERSAMA BANJARBARU PERIODE 2025 2026-07-10T09:22:13+00:00 Yesika Agustia yesikaagustia@gmail.com Aida Vitria an@gmail.com Riris Ambarwati r@gmail.com <p>Penelitian ini di latar belakangi oleh pentingnya manajemen keuangan yang optimal pada CV. Mitra Jaya Bersama Banjarbaru untuk menjaga likuiditas di tengah risiko penjualan kredit ayam broiler. Penjualan kredit yang bertujuan memperluas pasar justru memicu penumpukan piutang yang berpotensi mengganggu kelancaran arus kas operasional. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pengelolaan piutang, mengidentifikasi kendala operasional dalam sistem kredit, serta merumuskan strategi penyelesaian piutang jatuh tempo selama periode 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam bersama pemilik perusahaan dan bagian administrasi produksi, serta didukung observasi lapangan. Data sekunder dikumpulkan melalui dokumentasi arsip internal dan laporan keuangan perusahaan tahun 2025. Teknik analisis data mengadopsi model interaktif Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem kredit perusahaan telah terstruktur dengan kebijakan uang muka (down payment) 50% dan tenor maksimal 14 hari. Namun, efisiensi perputaran piutang terhambat oleh faktor eksternal peternak seperti gagal panen, masalah kesehatan unggas, dan fluktuasi harga pasar yang menyebabkan dana tertahan sehingga menekan likuiditas kas. Sebagai solusi, perusahaan menerapkan strategi penagihan aktif berjenjang, evaluasi berkala umur piutang, dan penangguhan fasilitas kredit bagi pelanggan berkinerja buruk.</p> 2026-07-10T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4748 PEMAHAMAN MAHASISWA MENGENAI KESEHATAN MENTAL DALAM PERSPEKTIF PSIKOLOGI DAN ISLAM 2026-07-10T10:48:52+00:00 Rizky Aprilia r@gmail.com Nasichah nasicha@uinjkt.ac.id Dwisya Ayu Wanthy Syabdilla de@gmail.com Zahwa Chaerunisa s@gmail.com <p>Jurnal penelitian ini menyelidiki bagaimana pengaruh kesehatan mental terhadap kehidupan mahasiswa, terutama yang tinggal di lingkungan yang tidak mendukung. Dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan survei Google Forms, penelitian ini menyoroti pemahaman mahasiswa terhadap definisi kesehatan mental menurut agama Islam. Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam kehidupan manusia, khususnya bagi mahasiswa yang menghadapi berbagai tuntutan akademik, sosial, dan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman mahasiswa tentang kesehatan mental dalam perspektif psikologi dan Islam serta bagaimana kedua perspektif tersebut saling berkaitan dalam kehidupan sehari-hari. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memahami kesehatan mental sebagai kondisi emosional dan psikologis yang stabil sehingga individu mampu mengelola stres, berpikir positif, dan berinteraksi dengan baik. Dalam perspektif Islam, kesehatan mental dipahami sebagai keadaan hati yang tenang, dekat dengan Allah SWT, serta mampu menjalankan ajaran agama dengan baik. Selain itu, ditemukan bahwa penerapan nilai-nilai keislaman seperti salat, dzikir, doa, dan tawakal dapat membantu mahasiswa menjaga kesehatan mental mereka.</p> 2026-07-10T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4750 PEMAHAMAN MAHASISWA BPI UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA TERHADAP KONSEP KEPRIBADIAN SEHAT PERSFEKTIF HUMANSITIK DAN ISLAM 2026-07-10T11:26:05+00:00 Nasichah nasicha@uinjkt.ac.id Raisa Adila r@gmail.com Naila Zhafira Rasid n@gmail.com <p>Pemahaman mengenai kepribadian sehat penting dimiliki oleh mahasiswa Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) karena berkaitan dengan kemampuan memahami diri sendiri serta membantu orang lain dalam kehidupan sosial. Konsep kepribadian sehat dapat dipahami melalui perspektif humanistik dan perspektif Islam. Perspektif humanistik menekankan pada pengembangan potensi diri, kesadaran diri, dan aktualisasi diri, sedangkan perspektif Islam menekankan keseimbangan antara aspek jasmani, rohani, dan akhlak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman mahasiswa Bimbingan Penyuluhan Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terhadap konsep kepribadian sehat dalam perspektif humanistik dan Islam. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner. Data dianalisis menggunakan teknik analisis persentase untuk mengetahui tingkat pemahaman mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman mahasiswa mengenai kepribadian sehat berada pada kategori baik, dengan tingkat pemahaman terhadap perspektif Islam lebih tinggi dibandingkan perspektif humanistik. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan pembelajaran dan kajian psikologi humanistik serta psikologi Islam di perguruan tinggi.</p> 2026-07-10T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4751 INTEGRASI PRAKTIK IBADAH DAN SPIRITUALITAS ISLAM TERHADAP STABILITAS MENTAL MAHASISWA SEBUAH SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW 2026-07-10T11:35:50+00:00 Nasichah nasicha@uinjkt.ac.id Salman Alfarisi Sarifudin salman.alfarisisarifudin24@mhs.uinjkt.ac.id Fadillah Akbar fadillah.akbar24@mhs.uinjkt.ac.id <p>Mahasiswa yang berada pada fase <em>emerging adulthood</em> kerap menghadapi akumulasi tekanan akademik, adaptasi sosial, dan kecemasan masa depan yang mendistorsi stabilitas mental mereka. Islam menawarkan kerangka holistik melalui dimensi eksoterik (praktik ibadah ritual) dan esoterik (spiritualitas) sebagai sistem regulasi emosi dan kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis bagaimana integrasi kedua dimensi keagamaan tersebut berkontribusi dalam menjaga stabilitas mental mahasiswa. Dengan menerapkan metode <em>Systematic Literature Review</em> (SLR) berlandaskan protokol PRISMA, pencarian literatur dilakukan pada <em>database</em> Google Scholar dan SINTA untuk artikel yang terbit dalam rentang tahun 2021-2026. Dari hasil skrining ketat, terpilih 10 artikel ilmiah yang memenuhi seluruh kriteria inklusi. Hasil sintesis menunjukkan bahwa praktik ibadah ritual (seperti shalat, dzikir, dan tilawah) berperan sebagai somatic-mindfulness yang mereduksi ketegangan fisiologis dan kecemasan akut secara instan. Di sisi lain, internalisasi spiritualitas Islam (tawakal, sabar, dan syukur) mendasari proses rekonstruksi kognitif jangka panjang yang membentuk resiliensi psikologis. Keberhasilan pemeliharaan stabilitas mental mahasiswa tercapai secara optimal ketika aktivitas ritual mekanistik diintegrasikan dengan kedalaman penghayatan spiritual, yang dalam khazanah psikologi Islam mengantarkan jiwa menuju kondisi nafs al-mutma’innah. Kesimpulan riset ini menegaskan perlunya integrasi intervensi spiritual ke dalam sistem bimbingan konseling di perguruan tinggi.</p> 2026-07-10T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4752 PENGARUH LIVE SHOPPING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN GENERASI Z PADA PLATFORM TIKTOK SHOP 2026-07-10T12:22:04+00:00 Sufian Hamim sufianhamim@soc.uir.ac.id Dwi Intan Novfitri de@gmail.com Imam Hanafi imamhanafi@eco.uir.ac.id Felisya Nurya Tasya felisyanuryatasya@student.uir.ac.id <p style="margin: 0cm; text-align: justify;">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak live shopping terhadap keputusan pembelian konsumen Generasi Z di platform TikTok Shop. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 120 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala Likert dan dianalisis menggunakan validitas, reliabilitas, garis regresi sederhana, t, F, dan koefisien determinasi menggunakan IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa live shopping memiliki dampak positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen Generasi Z. Koefisien determinasi sebesar 87,8% menunjukkan bahwa live shopping memberikan kontribusi signifikan terhadap keputusan pembelian. Hal ini menunjukkan bahwa interaksi, demonstrasi produk, dan promosi selama live shopping dapat meningkatkan kepercayaan dan mendorong pelanggan untuk melakukan pembelian.</p> 2026-07-10T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4753 PERAN KEPERCAYAAN PLATFORM DAN PERSEPSI KEAMANAN DALAM MEMITIGASI FENOMENA PEMBATALAN BELANJA PADA KERANJANG DIGITAL 2026-07-10T12:27:27+00:00 Sufian Hamim sufianhamim@soc.uir.ac.id Suci Aulia Septiyani s@gmail.com Imam Hanafi de@gmail.com Nabilla Efendi n@gmail.com <p>Salah satu hambatan utama untuk meningkatkan konversi penjualan di platform e-commerce adalah fenomena pengabaian keranjang belanja, yang juga dikenal sebagai pembatalan belanja di keranjang digital. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kepercayaan platform dan persepsi keamanan guna mengurangi fenomena tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kepustakaan (riset pustaka) dengan menganalisis berbagai publikasi, buku, dan jurnal yang relevan. Temuan studi menunjukkan bahwa reputasi platform, transparansi informasi, kualitas layanan, dan loyalitas pelanggan dapat meningkatkan keinginan konsumen untuk menyelesaikan transaksi. Selain itu, persepsi keamanan yang didukung oleh sistem pembayaran yang aman, perlindungan data pribadi, dan kebijakan privasi yang jelas dapat mengurangi persepsi risiko selama transaksi. Untuk mengurangi pembatalan pesanan, meningkatkan konversi penjualan, dan memperkuat loyalitas pelanggan di platform e-commerce, sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan dan persepsi keamanan platform.</p> 2026-07-10T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4754 ANALISIS PENGGUNAAN INSTRUMEN TES DAN NON TES DALAM EVALUASI PEMBELAJARAN IPAS DI SEKOLAH DASAR: STUDI DESKRIPTIF PADA MATERI MAKHLUK HIDUP DAN LINGKUNGANNYA 2026-07-10T21:56:33+00:00 Alissa Nur Fadillah alllsasa@gmail.com Alya Rahmawati an@gmail.com Audya Afta Yuditri an@gmail.com Ayudya Pusppitarini an@gmail.com Windi Putri Sakinah w@gmail.com <p>Evaluasi pembelajaran yang komprehensif memerlukan pendekatan penilaian multi-instrumen yang mampu mengukur capaian siswa secara holistik, mencakup dimensi kognitif maupun afektif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil penggunaan instrumen tes dan non tes dalam evaluasi pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada siswa Kelas III (Fase B) SD Negeri Susukan 06 Pagi, Ciracas, Jakarta Timur, pada materi "Makhluk Hidup dan Lingkungannya". Penelitian menggunakan pendekatan studi deskriptif kuantitatif dengan subjek sebanyak 20 siswa. Instrumen tes berupa 20 butir soal pilihan ganda yang disusun berdasarkan Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka mencakup tingkatan Taksonomi Bloom C1 hingga C5, sementara instrumen non tes berupa angket checklist skala Likert yang mengukur sikap, minat, motivasi, dan respons siswa terhadap pembelajaran. Hasil instrumen tes menunjukkan nilai berkisar antara 65 hingga 100, dengan analisis indeks kesukaran menghasilkan 10 soal berkategori mudah dan 10 soal berkategori sedang, tanpa soal berkategori sulit. Hasil instrumen non tes menunjukkan rata-rata skor 31,4 dari skor maksimum 40 (78,5%), dengan distribusi 20% siswa berkategori Sangat Baik, 55% Baik, 15% Cukup, dan 10% Perlu Bimbingan. Temuan ini mengkonfirmasi bahwa penggunaan instrumen evaluasi ganda secara simultan memberikan gambaran yang lebih menyeluruh tentang perkembangan belajar siswa, sekaligus mengidentifikasi aspek-aspek pembelajaran yang masih memerlukan penguatan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan praktik evaluasi holistik yang selaras dengan prinsip asesmen autentik dalam Kurikulum Merdeka.</p> 2026-07-10T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4755 STRATEGI KOMUNIKASI PERSUASIF DALAM PROMOSI DAN PREVENTIF KESEHATAN MENTAL PADA MAHASISWA DALAM PERSPEKTIF ISLAM 2026-07-11T01:25:17+00:00 Muliafika Safinatunnajah m@gmail.com Nasichah nasicha@uinjkt.ac.id Najwa Nur Syair n@gmail.com <p><strong>Latar Belakang: </strong>Kesehatan mental merupakan suatu aspek penting dalam kehidupan mahasiswa karena berkaitan dengan kemampuan individu dalam menghadapi tekanan akademik, sosial, ekonomi, dan berbagai tuntutan kehidupan. Masalah kesehatan mental pada mahasiswa ditandai dengan munculnya stres akademik, kecemasan, burnout, dan gangguan emosional lainnya. Dalam perspektif Islam, kesehatan mental tidak hanya dipahami sebagai kondisi psikologi yang baik, tetapi juga berkaitan dengan keseimbangan spiritual dan kedekatan individu dengan Allah SWT. <strong>Tujuan: </strong>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi persuasif dalam strategi promosi dan preventif kesehatan mental pada mahasiswa dalam perspektif Islam melalui empat tingkatan intervensi, yaitu promosi kesehatan mental, pencegahan primer, sekunder, dan tersier (rehabilitatif). <strong>Metode: </strong>Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber literatur berupa jurnal ilmiah, buku akademik, artikel, dan dokumen pendukung yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis). <strong>Hasil: </strong>Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam memiliki strategi terstruktur: promosi kesehatan melalui pembentukan lingkungan kondusif (biah shalihah) untuk mengoptimalkan kesejahteraan psikologis (psychological well-being), pencegahan primer melalui pembiasaan spiritual universal (shalat, dzikir, tilawah), pencegahan sekunder melalui manajemen koping psikoreligius saat krisis awal (sabar, tawakal, syukur), serta pencegahan rehabilitatif melalui bimbingan penyucian jiwa (tazkiyatun nafs). <strong>Kesimpulan: </strong>Pendekatan komprehensif berbasis nilai-nilai Islam ini dinilai sangat relevan untuk mendukung kesejahteraan psikologis mahasiswa di era modern.</p> 2026-07-11T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4756 ANALISIS PROBLEMATIKA LEMBAGA PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI ERA SOCIETY 5.0 2026-07-11T04:25:24+00:00 Roichatul Jannah El Muttaqin roichatuljannahel14@gmail.com Hanun Asrohah far@gmail.com <p>Penelitian ini menganalisis problematika yang dihadapi oleh Lembaga pendidikan dalam menghadapi tantangan teknologi diera society 5.0. metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif library research. Penelitian ini mengkaji literatur tentang digitalisasi pendidikan, problematika dalam pendidikan islam, dan penerapan society 5.0 dalam meningkatkan mutu pendidikan. Fokus penelitian adalah mengidentifikasi tantangan, hambatan dan probelmatika integrasi teeknologi, serta mebebrikan solusi untuk meningkatkan mutu pendidikan dan pemanfaatan teknologi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Lembaga pendidikan islam menghadapi berbagai problematika dalam meningkatkan mutu pendidikan di era Society 5.0. Problematika tersebut meliputi sikap skeptis masyarakat terhadap lembaga pendidikan Islam, lemahnya visi dan misi kelembagaan, kurikulum yang terlalu padat, keterbatasan sarana dan prasarana, rendahnya penguasaan teknologi, serta kurang optimalnya profesionalitas tenaga pendidik dan kependidikan.</p> 2026-07-11T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4759 UPAYA PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA AKSARA JAWA MELALUI PENDEKATAN GAME BASED LEARNING PADA SISWA KELAS III SD NEGERI 2 KUWASEN 2026-07-11T11:43:00+00:00 Mailani Dwi Silvia 231330001365@unisnu.ac.id Fahra Afthina 231330001347@unisnu.ac.id Syailin Nichla Choirin Attalina an@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca Aksara Jawa melalui penerapan model pembelajaran <em>Game Based Learning </em>pada siswa kelas III SD Negeri 2 Kuwasen. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 14 siswa kelas III. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan <em>Game Based Learning </em>mampu meningkatkan keterampilan membaca Aksara Jawa siswa. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 38,50 pada tahap prasiklus menjadi 77,14 pada Siklus I dan kembali meningkat menjadi 89,64 pada Siklus II. Persentase ketuntasan belajar juga mengalami peningkatan hingga mencapai 100% pada Siklus II. Selain meningkatkan hasil belajar, model <em>Game Based Learning </em>mampu meningkatkan keaktifan, motivasi, dan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran. Dengan demikian, model <em>Game Based Learning </em>terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca Aksara Jawa pada siswa kelas III SD Negeri 2 Kuwasen.</p> 2026-07-11T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4761 PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN GAYA HIDUP TERHADAP MANAJEMEN KEUANGAN PRIBADI MAHASISWA INDEKOS FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL - BANJARI BANJARBARU 2026-07-11T13:40:54+00:00 Saudah saudahnazz@gmail.co Hj. Aida Vitria far@gmail.com Riris Ambarwati r@gmail.com <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena banyaknya mahasiswa perantau yang menghadapi kesulitan dalam mengelola keuangan bulanan akibat kurangnya kontrol diri serta maraknya gaya hidup konsumtif di era digital. Penelitian ini bertujuan guna menentukan dan mengkaji dampak gaya hidup secara keseluruhan serta literasi keuangan parsial maupun simultan kepada manajemen financial pribadi pelajar indekos Perguruan tinggi Ekonomi Universitas Islam Universitas Islam Kalimantan, Muhammad Arsyad Al-Banjari (UNISKA MAB) Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan teknik asosiatif. Populasi penelitian terdiri dari 1.086 mahasiswa aktif, sedangkan sampel dipilih menggunakan rumus Slovin dan teknik purposive sampling, yang menghasilkan 92 responden mahasiswa yang tinggal di hunian sewaan. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS versi 27 dengan metode regresi linear berganda. Pengkajian data dilakukan menggunakan uji asumsi klasik, uji regresi linier berganda, uji parsial (uji-t), uji simultan (uji-F), dan uji koefisien determinasi (R²). Temuan studi parsial menunjukkan bahwa literasi keuangan memiliki pengaruh yang menguntungkan dan substansial terhadap manajemen keuangan pribadi dengan nilai thitung = 6,904 &gt; tabel = 1,987. Gaya hidup pula berdampak secara signifikan dan positif terhadap pengelolaan keuangan pribadi, dengan nilai t-hitung sebesar 2,963 yang lebih tinggi daripada nilai t-tabel sebesar 1,987. Secara simultan, literasi keuangan dan gaya hidup berdampak kuat terhadap pengelolaan keuangan pribadi mahasiswa yang tinggal di tempat kos, dengan nilai F-hitung sebesar 27,820 yang berada di atas nilai F-tabel sebesar 3,10 serta tingkat signifikansi 0,001 (di bawah 0,05). Variabel literasi keuangan dan gaya hidup menjelaskan 38,5% varians dalam pengelolaan keuangan pribadi mahasiswa, sedangkan 61,5% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor yang tidak tercakup dalam model penelitian, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai R-square sebesar 0,385.. Berdasarkan hasil penelitian, dapat dtetapkan bahwa gaya hidup dan literasi keuangan memiliki dampak yang menguntungkan dan signifikan terhadap manajemen keuangan pribadi mahasiswa indekos.</p> 2026-07-11T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4769 ANALISIS SOAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI PADA ASESMEN SUMATIF AKHIR SEMESTER GENAP KELAS III DI SDN 2 KARANGAN PUTIH KELUA 2026-07-13T08:31:37+00:00 Mulia iamulia05@gmail.com Nor Hamidah n@gmail.com Nur Khapijah n@gmail.com Pahriah g@gmail.com Nabilah n@gmail.com Nor Halisah m@gmail.com <p>Analisis butir soal sangat penting dilakukan untuk mengetahui kualitas instrumen evaluasi yang diterapkan dalam mengukur kemampuan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas soal asesmen sumatif akhir semester genap mata pelajaran pendidikan agama Islam dan budi pekerti kelas III di SDN 2 Karangan Putih Kelua ditinjau dari segi validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya beda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan subjek penelitian berjumlah 31 peserta didik kelas III-A dan III-B SDN 2 Karangan Putih Kelua. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya beda. Hasil penelitian menujukkan bahwa dari 20 butir soal yang dianalisis, terdapat sebanyak 11 butir soal (55%) dinyatakan valid dan 9 butir soal (45%) tidak valid. Hasil uji reliabilitas memperoleh nilai Cronbach Alpha sebesar 0,614 sehingga instrumen dinyatakan reliabel. Analisis tingkat kesukaran menunjukkan 17 butir soal (85%) berkategori mudah dan 3 butir soal (15%) berkategori sedang. Analisis daya beda menunjukkan 2 butir soal (10%) berkategori sangat baik dan diterima, 10 butir soal (50%) berkategori baik dan diterima, 7 butir soal (35%) berkategori diterima namun direvisi dan 1 butir soal (5%) berkategori ditolak.</p> 2026-07-13T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4771 IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA MELALUI PENDEKATAN DIFERENSIASI DALAM PENGUATAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI MADRASAH 2026-07-13T11:20:13+00:00 Roichatul Jannah El Muttaqin roichatuljannahel14@gmail.com Siti Nurrahmatin Ni’mah s@gmail.com Moh. Daniyal latif m@gmail.com <p>Kurikulum merdeka hadir sebagai solusi terhadap kebutuhan pembelajaran, yang mana salah satu pendekatan utama dalam Kurikulum Merdeka yaitu dengan pembelajaran berdiferensiasi yang menekankan penyesuaian pembelajaran berdasarkan kesiapan belajar, minat, dan profil belajar siswa. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif library research. Penelitian ini mengkaji literatur tentang implementasi kurikulm merdeka, pembelajaran diferensiasi, dan penguatan karakter peserta didik dalam Lembaga pendidikan. Fokus penelitian adalah penerapan pembelajaran diferensiasi dalam penguatan karakter peserta didik di sekolah.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi pembelajaran diferensiasi dalam PAI dapat dilakukan dengan tiga komponen utama, yautu diferensiaasi konten, difensiasi proses serta diferensiasi produk. Dengan demikian, penguatan karakter melalui pembelajaran diferensiasi pada Kurikulum Merdeka tidak hanya membantu peserta didik memahami materi pelajaran, tetapi juga membentuk akhlak dan kepribadian yang baik sesuai nilai-nilai Islam dan tujuan pendidikan nasional.</p> 2026-07-13T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4774 PENERAPAN METODE PHONICS UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA DAN MENULIS SISWA KELAS IV SD NEGERI 3 SUKOSONO KEDUNG JEPARA 2026-07-14T01:44:46+00:00 Nur Delia Fitriani 231330001251@unisnu.ac.id Lola Rosiana ber@gmail.com Syailin Nichla Choirin Attalina s@gmail.com <p>Kemampuan membaca dan menulis merupakan keterampilan dasar yang harus dimiliki peserta didik sekolah dasar karena menjadi fondasi dalam memperoleh pengetahuan pada berbagai mata pelajaran. Berdasarkan hasil observasi di kelas IV SD Negeri 3 Sukosono Kedung, masih ditemukan peserta didik yang mengalami kesulitan mengenali bunyi huruf, membaca kata secara lancar, serta menuliskan kata sesuai kaidah ejaan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca dan menulis melalui penerapan metode <em>phonics</em>. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 26 peserta didik kelas IV SD Negeri 3 Sukosono Kedung Tahun Pelajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode <em>phonics</em> mampu meningkatkan kemampuan membaca dan menulis peserta didik. Selain meningkatkan hasil belajar, metode ini juga meningkatkan keaktifan, motivasi, serta kepercayaan diri peserta didik selama proses pembelajaran. Dengan demikian, metode <em>phonics</em> dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi dasar di sekolah dasar.</p> 2026-07-14T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4775 IMPLEMENTASI PROGAM KKPM MELALUI KEGIATAN BIMBINGAN BELAJAR ANAK DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DI DESA PARBAJUTORUAN. 2026-07-14T03:25:47+00:00 Rolinda Hutahaean rrr@gmail.com Dame Martua Nainggolan de@gmail.com Rezkhy Pratama Tamba r@gmail.com Ferdy Prianto Simbolon far@gmail.com Widi Aftaudina Situmorang w@gmail.com Dearma Friend Damanik de@gmail.com <p>Motivasi belajar merupakan salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan peserta didik dalam proses pendidikan. Rendahnya motivasi belajar dapat memengaruhi semangat belajar, keaktifan, serta hasil belajar anak di sekolah. Kehadiran mahasiswa melalui Program Kuliah Praktik dan Pengabdian Masyarakat (KKPM) menjadi salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam membantu meningkatkan kualitas pendidikan di masyarakat melalui kegiatan bimbingan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program KKPM melalui kegiatan bimbingan belajar anak dalam meningkatkan motivasi belajar di Desa Parbajutoruan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan bimbingan belajar yang dilaksanakan mahasiswa KKPM memberikan dampak positif terhadap motivasi belajar anak. Pendampingan belajar, penggunaan metode pembelajaran yang menarik, pemberian motivasi, serta hubungan yang baik antara mahasiswa dan peserta didik mampu meningkatkan semangat belajar, rasa percaya diri, dan partisipasi anak dalam proses pembelajaran. Implementasi program KKPM juga memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan sosial, komunikasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Program ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Desa Parbajutoruan.</p> 2026-07-14T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4778 UPAYA MENINGKATAKAN PARTISIPASI AKTIF SISWA DALAM BELAJAR MEMBACA DENGAN KARTU MEDIA 2026-07-14T11:01:07+00:00 Aizatun Nabila 231330001232@unisnu.ac.id Leoni Anggriani Citra 231330001261@unisnu.ac.id Fira Salmatuzzahira n@gmail.com Syailin Nichla Choirin Attalina s@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran membaca permulaan melalui penggunaan media kartu pada siswa kelas II SDN 3 Sukosono. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 21 siswa yang terdiri atas 12 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media kartu mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa selama proses pembelajaran membaca permulaan. Pada Siklus I diperoleh rata-rata keaktifan belajar sebesar 83,7% dengan kategori Sangat Aktif, kemudian meningkat menjadi 85,0% pada Siklus II dengan kategori yang sama. Selain meningkatkan keaktifan belajar, penggunaan media kartu juga meningkatkan motivasi, rasa percaya diri, kemampuan bekerja sama, serta keberanian siswa dalam membaca di depan kelas. Pembelajaran menjadi lebih menarik, interaktif, dan berpusat pada siswa sehingga proses belajar berlangsung lebih efektif. Dengan demikian, media kartu terbukti efektif sebagai alternatif media pembelajaran untuk meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran membaca permulaan di sekolah dasar.</p> 2026-07-14T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4779 UPAYA MENINGKATKAN MINAT BELAJAR MELALUI PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN GAME EDUKATIF PADA SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR 2026-07-14T11:24:37+00:00 Anisatir Rosiyah 231330001259@unisnu.ac.id Naela Mufarrikhah n@gmail.com Syailin Nichla Choirin Attalina s@gmail.com <p>Rendahnya minat belajar siswa menjadi salah satu kendala dalam proses pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa kelas II SD Negeri 7 Bangsri melalui penerapan metode pembelajaran <em>game edukatif</em> menggunakan media <em>flash card</em> pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa kelas II SD Negeri 7 Bangsri. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran <em>game edukatif</em> menggunakan media <em>flash card</em> mampu meningkatkan minat belajar siswa. Hal tersebut ditunjukkan oleh peningkatan rata-rata skor minat belajar dari <strong>79,71</strong> pada Siklus I dengan kategori <strong>tinggi</strong> menjadi <strong>86,18</strong> pada Siklus II dengan kategori <strong>sangat tinggi</strong>, atau meningkat sebesar <strong>6,47 poin</strong>. Selain itu, hasil observasi menunjukkan bahwa siswa menjadi lebih aktif, antusias, percaya diri, serta mampu bekerja sama dengan baik selama proses pembelajaran. Dengan demikian, metode pembelajaran <em>game edukatif</em> menggunakan media <em>flash card</em> efektif untuk meningkatkan minat belajar siswa kelas II SD Negeri 7 Bangsri pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila.</p> 2026-07-14T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4780 PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE MAKE A MATCH UNTUK MENGURANGI KEJENUHAN BELAJAR SISWA KELAS I SEKOLAH DASAR AL ISLAM PENGKOL JEPARA 2026-07-14T12:10:10+00:00 Silvia Putri Isnaini 23130001266@unisnu.ac.id Winda Anandhita Kusuma w@gmail.com Syailin Nichla Choirin Attalina s@gmail.com <p>Kejenuhan belajar merupakan salah satu permasalahan yang sering dijumpai pada siswa sekolah dasar, khususnya pada kelas awal. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya perhatian, keaktifan, dan motivasi belajar siswa selama mengikuti pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model <em>Cooperative Learning</em> tipe <em>Make A Match</em> dalam mengurangi kejenuhan belajar siswa kelas I SD Al Islam Pengkol Jepara. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas I SD Al Islam Pengkol Jepara Tahun Ajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket kejenuhan belajar. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model <em>Make A Match</em> mampu meningkatkan keterlibatan siswa selama pembelajaran. Siswa menjadi lebih aktif berdiskusi, berani mengemukakan pendapat, serta lebih antusias mengikuti kegiatan pembelajaran. Kondisi tersebut berdampak pada berkurangnya kejenuhan belajar yang sebelumnya ditunjukkan melalui perilaku pasif, kurang berkonsentrasi, dan mudah bosan. Dengan demikian, model <em>Cooperative Learning</em> tipe <em>Make A Match</em> dapat dijadikan sebagai alternatif model pembelajaran yang efektif untuk mengurangi kejenuhan belajar pada siswa kelas rendah sekolah dasar.</p> 2026-07-14T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4781 UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA MELALUI MEDIA INTERAKTIF BERBASIS GAME (ZEEP QUIZ) 2026-07-14T13:29:40+00:00 Halawatul Azmaniyah 231330001411@unisnu.ac.id Maya Tarwiya m@gmail.com Syailin Nichla Choirin Attalina s@gmail.com <p>Keaktifan belajar merupakan salah satu indikator penting dalam keberhasilan proses pembelajaran di sekolah dasar. Berdasarkan hasil observasi awal di kelas III SDN 1 Menganti, keaktifan belajar siswa masih tergolong rendah karena pembelajaran cenderung berpusat pada guru dan penggunaan media pembelajaran interaktif belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media interaktif berbasis game <strong>Zeep Quiz</strong> serta meningkatkan keaktifan belajar siswa pada materi Bentang Alam dan Keberagaman Sosial mata pelajaran IPAS. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 35 siswa kelas III SDN 1 Menganti. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes, sedangkan data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media interaktif berbasis game <strong>Zeep Quiz</strong> mampu meningkatkan keaktifan belajar siswa pada setiap siklus, yang ditunjukkan melalui peningkatan partisipasi siswa dalam bertanya, menjawab pertanyaan, berdiskusi, mengerjakan tugas, serta antusias mengikuti pembelajaran. Selain itu, penggunaan Zeep Quiz menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, menyenangkan, dan kompetitif sehingga mendorong keterlibatan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, media interaktif berbasis game <strong>Zeep Quiz</strong> dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa sekolah dasar.</p> 2026-07-14T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4782 PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATERI SISWA KELAS V SDN 1 BUGEL 2026-07-15T01:00:41+00:00 Lum’atun Nuriyyah 23133000135@unisnu.ac.id Khadirotul Kudsiah far@gmail.com Syailin Nichla Choirin Attalina de@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman materi siswa kelas V SDN 1 Bugel melalui penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis PowerPoint. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian sebanyak 31 siswa kelas V SDN 1 Bugel. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran interaktif berhasil meningkatkan keaktifan dan pemahaman materi siswa secara bertahap. Pada tahap pra-siklus, rata-rata nilai kelas hanya mencapai 65 dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 48%. Setelah penerapan tindakan pada Siklus I, rata-rata nilai kelas meningkat secara signifikan menjadi 76 dengan persentase ketuntasan belajar mencapai 74%. Memasuki Siklus II, terjadi peningkatan yang konsisten baik dari aspek aktivitas belajar maupun pemahaman konsep siswa. Dengan demikian, media pembelajaran interaktif terbukti efektif untuk meningkatkan pemahaman materi siswa di sekolah dasar.</p> 2026-07-15T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4783 IMPLEMENTASI MODEL GAME-BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN STUDENT ENGAGEMENT PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR 2026-07-15T01:59:28+00:00 Alfia Dania 231330001262@unisnu.ac.id Nanda Nafis Saul Fitriyah 231330001270@unisnu.ac.id Syailin Nichla Choirin Attalina s@gmail.com <p>Keterlibatan siswa adalah salah satu indikator krusial dalam keberhasilan proses pembelajaran di tingkat sekolah dasar. Namun, hasil observasi awal di kelas IV SD Negeri 3 Dermolo menunjukkan bahwa tingkat keterlibatan siswa masih rendah, yang ditandai dengan kurangnya perhatian terhadap pembelajaran, partisipasi yang minim dalam diskusi, serta adanya siswa yang bersikap pasif dan mudah teralihkan perhatiannya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan siswa melalui penerapan model Game-Based Learning (GBL) dengan menggunakan media permainan ular tangga edukatif. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dikembangkan oleh Kemmis dan McTaggart, yang dilaksanakan dalam dua siklus, mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari 23 siswa kelas IV SD Negeri 3 Dermolo. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Game-Based Learning berhasil meningkatkan keterlibatan siswa. Rata-rata skor keterlibatan siswa meningkat dari 56,26 pada siklus I menjadi 80,65 pada siklus II, yang berarti mengalami peningkatan sebesar 24,39 poin. Peningkatan ini terlihat pada aspek keterlibatan perilaku, kognitif, dan emosional, yang ditunjukkan melalui meningkatnya partisipasi aktif, kerja sama, perhatian terhadap pembelajaran, serta antusiasme dalam menyelesaikan tugas. Dengan demikian, penerapan model Game-Based Learning dengan media ular tangga edukatif terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa di sekolah dasar.</p> 2026-07-15T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4784 UPAYA MENINGKATKAN KONSENTRASI BELAJAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA KARTU BERGAMBAR PADA SISWA SEKOLAH DASAR 2026-07-15T09:31:26+00:00 Ratna Yuliana Putri de@gmail.com Faizatul Khoirun Nisa de@gmail.com Syailin Nichla Choirin Attalina dsdasasa@gmail.com <p>Rendahnya konsentrasi belajar peserta didik menjadi salah satu permasalahan yang memengaruhi efektivitas proses pembelajaran di sekolah dasar. Peserta didik cenderung mudah terdistraksi, kurang memperhatikan penjelasan guru, sering berbicara dengan teman, serta kurang aktif dalam mengikuti pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan konsentrasi belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Make a Match berbantuan media kartu bergambar pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi yang dilaksanakan dalam dua siklus. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 3 Sukosono, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara pada semester genap Tahun Ajaran 2025/2026 dengan subjek penelitian sebanyak 21 peserta didik kelas II yang terdiri atas 13 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Make a Match berbantuan media kartu bergambar mampu meningkatkan konsentrasi belajar peserta didik. Nilai rata-rata hasil angket meningkat dari 74,11 pada Siklus I menjadi 91,67 pada Siklus II, sedangkan persentase ketuntasan klasikal meningkat dari 80,95% menjadi 90,48%. Selain itu, peserta didik menunjukkan peningkatan perhatian selama pembelajaran, lebih aktif berdiskusi, mampu bekerja sama dengan baik, serta lebih percaya diri dalam menyampaikan hasil diskusi. Dengan demikian, model pembelajaran Make a Match berbantuan media kartu bergambar efektif digunakan untuk meningkatkan konsentrasi belajar peserta didik sekolah dasar, khususnya pada pembelajaran Bahasa Indonesia.</p> 2026-07-15T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4786 IMPLEMENTASI BIMBINGAN TERPADU BERBANTUAN MEDIA SMARTBOARD UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA SEKOLAH DASAR 2026-07-15T11:44:26+00:00 Azka Dina Safitri as@gmail.com Najwa Aura Yahya n@gmail.com Syailin Nichla Choirin Attalina dsdasasa@gmail.com <p>Kemampuan membaca permulaan merupakan fondasi penting bagi peserta didik sekolah dasar dalam mengikuti proses pembelajaran pada tahap berikutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan bimbingan terpadu berbantuan media Smartboard dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas II SDN 3 Dermolo. Permasalahan ditemukan pada kondisi awal, yaitu dari 9 siswa kelas II terdapat 7 siswa (77,7%) yang belum dapat membaca dengan baik karena pembelajaran masih bertumpu pada metode ceramah tanpa media. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes lisan, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan, ditandai dengan kenaikan nilai rata-rata kelas dari 66,17 pada Siklus I menjadi 80,61 pada Siklus II, atau meningkat sebesar 14,44 poin. Sebaran nilai siswa pada Siklus II juga menunjukkan pemerataan pada kategori tinggi, tanpa satu pun siswa yang berada pada interval nilai di bawah 55. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan bimbingan terpadu berbantuan media Smartboard efektif meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas II sekolah dasar.</p> <p><strong>Kata kunci:</strong> bimbingan terpadu</p> 2026-07-15T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4787 UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA MENGGUNAKAN MEDIA RODA KATA PADA SISWA KELAS I SEKOLAH DASAR 2026-07-15T12:01:45+00:00 Diah Isnaini Amelia s@gmail.com Nela Famelia Putri Febriyanti n@gmail.com Syailin Nichla Choirin Attalina dsdasasa@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan melalui penggunaan media Roda Kata pada siswa kelas I SDN 3 Bugel. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 12 siswa kelas I. Teknik pengumpulan data meliputi tes lisan membaca permulaan dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Roda Kata mampu meminimalkan hambatan visual siswa dalam membedakan huruf mirip b-d, m-n serta melafalkan bunyi digraf ng, ny. Nilai rata-rata kelas mengalami kenaikan yang signifikan dari tahap pra siklus sebesar 45,00, meningkat menjadi 59,17 pada Siklus I, dan mencapai puncaknya sebesar 80,83 pada Siklus II. Sejalan dengan hal tersebut, persentase ketuntasan klasikal melonjak drastis dari 16,67% (2 siswa) pada pra siklus, menjadi 33,33% (4 siswa) pada Siklus I, dan berhasil mencapai 83,33% (10 siswa) pada Siklus II, sehingga telah memenuhi target indikator keberhasilan tindakan. Model pembelajaran kelompok berbasis turnamen akademik pada Siklus II juga terbukti meningkatkan kerja sama, keberanian, dan rasa percaya diri siswa. Dengan demikian, media Roda Kata terbukti efektif meningkatkan kemampuan membaca permulaan di sekolah dasar.</p> 2026-07-15T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4790 PENINGKATAN PEMAHAMAN MATERI MELALUI PEMBELAJARAN INTERAKTIF WORDWALL PADA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA KELAS II SEKOLAH DASAR 2026-07-15T21:00:12+00:00 Firda Dwi Luthfiyyah 231330001387@unisnu.ac.id Dini Devika Afriani de@gmail.com Syailin Nichla Choirin Attalina s@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila materi Simbol Keberagaman Agama melalui penerapan media pembelajaran Wordwall. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 21 peserta didik kelas II SD Negeri 1 Mijen Demak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes hasil belajar, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media Wordwall mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik. Nilai rata-rata kelas meningkat dari 50,25 pada siklus I menjadi 59,52 pada siklus II, dengan nilai tertinggi meningkat dari 88 menjadi 94 dan nilai terendah dari 13 menjadi 25. Selain meningkatkan hasil belajar, penggunaan Wordwall juga meningkatkan keaktifan, motivasi, partisipasi, serta kerja sama peserta didik selama proses pembelajaran. Guru berperan sebagai fasilitator yang mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, menyenangkan, dan berpusat pada peserta didik. Dengan demikian, media Wordwall efektif digunakan sebagai media pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar.</p> 2026-07-15T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4791 PERSEPSI MAHASISWA UIN JAKARTA FAKULTAS DAKWAH DAN ILMU KOMUNIKASI ANGKATAN 2023-2025 TERHADAP PROBLEMATIK KESEHATAN MENTAL DI MASYARAKAT MODERN 2026-07-15T21:10:33+00:00 Sa’adah s@gmail.com Nasichah nasicha@uinjkt.ac.id Idan Nur Hakim de@gmail.com Akbar Zaky de@gmail.com <p>Problematika kesehatan mental di masyarakat modern semakin kompleks akibat perkembangan teknologi, tekanan sosial, dominasi interaksi digital, dan tuntutan akademik yang memengaruhi kondisi psikologis masyarakat, khususnya mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta angkatan 2023–2025 terhadap problematika kesehatan mental di masyarakat modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis dan paradigma konstruktivisme. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner daring kepada 43 mahasiswa aktif yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki persepsi yang positif, kritis, dan empatik terhadap isu kesehatan mental. Mayoritas responden memandang gangguan mental melalui atribusi eksternal atau situasional, seperti tekanan akademik, pengaruh media sosial, kondisi ekonomi, serta tuntutan kehidupan modern, bukan semata-mata akibat kelemahan individu atau rendahnya spiritualitas. Mahasiswa juga menyadari pentingnya dukungan sosial, layanan konseling, dan edukasi kesehatan mental di lingkungan kampus. Selain itu, penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa FDIKOM mengintegrasikan pendekatan psikologis dan spiritual dalam memahami kesehatan mental sebagai bentuk integrasi nilai-nilai Islam dan ilmu pengetahuan modern. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa FDIKOM memiliki potensi menjadi agen perubahan dalam membangun narasi kesehatan mental yang lebih humanis, inklusif, dan bebas stigma di tengah masyarakat modern.</p> 2026-07-15T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4799 PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN GAME EDUKASI PELANA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KERAGAMAN BUDAYA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS VII DI SMPN 39 SURABAYA 2026-07-17T09:14:51+00:00 Dyah Nafiahtin dyah.22065@mhs.unesa.ac.id Durrotun Nafisah de@gmail.com Hendri Prastiyono s@gmail.com Silvi Nur Afifah s@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis game edukasi Petualangan Lagu Nusantara (PELANA) yang interaktif pada materi keragaman budaya, khususnya sub materi lagu daerah, untuk siswa kelas VII, serta mengetahui kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan media tersebut dalam meningkatkan pemahaman siswa. Metode yang digunakan adalah Research and Development dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) dan desain penelitian one group pretest posttest untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah menggunakan media yang dikembangkan. Penelitian dilaksanakan di SMPN 39 Surabaya dengan melibatkan dosen ahli media, dosen ahli materi, guru mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial, dan siswa sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara, angket, serta tes objektif berupa pretest dan posttest, kemudian dianalisis untuk menilai tingkat kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran game edukasi PELANA memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Validasi ahli materi memperoleh persentase sebesar 94,7 persen dan validasi ahli media sebesar 89,3 persen, keduanya dalam kategori sangat baik. Kepraktisan media ditunjukkan oleh respons siswa sebesar 86,3 persen dan respons guru sebesar 92 persen, keduanya dalam kategori sangat baik. Keefektifan media terlihat dari peningkatan pemahaman siswa sebesar 87,5 persen dengan nilai N-Gain sebesar 0,63 yang termasuk kategori sedang. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran game edukasi PELANA layak, praktis, dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran pada materi keragaman budaya sub materi lagu daerah untuk siswa kelas VII.</p> 2026-07-17T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4806 PENERAPAN GAME BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA WORDWALL UNTUK MENINGKATKAN PERHATIAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN DI KELAS IV MI MIFTAHUL ULUM 1 PANCUR 2026-07-18T00:51:02+00:00 Khusnul Khotimah de@gmail.com Dwi Ayu Amaliyah Hasanah de@gmail.com Syailin Nichla Choirin Attalina dsdasasa@gmail.com <p>Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya perhatian siswa kelas IV MI Miftahul Ulum 1 Pancur dalam proses pembelajaran, yang berdampak pada kurangnya keterlibatan aktif siswa dan belum tercapainya tujuan pembelajaran secara optimal. Berdasarkan observasi awal, ditemukan bahwa persentase perhatian siswa secara klasikal hanya mencapai 56,25% dengan kategori kurang, di mana siswa cenderung pasif dan mudah terdistraksi selama pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penerapan serta menganalisis peningkatan perhatian siswa melalui penggunaan pendekatan Game Based Learning berbantuan media interaktif Wordwall. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi yang melibatkan 27 siswa sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, angket, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Game Based Learning berbantuan media Wordwall mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, menyenangkan, dan berpusat pada siswa. Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan perhatian siswa secara bertahap pada setiap siklus. Persentase perhatian siswa meningkat dari 56,25% (kategori kurang) pada kondisi pra siklus, menjadi 66,67% (kategori cukup) pada Siklus I, dan mencapai 82,70% (kategori baik) pada akhir Siklus II. Secara keseluruhan, terjadi peningkatan perhatian sebesar 26,45 poin persentase dari kondisi awal hingga akhir penelitian. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan Game Based Learning berbantuan media Wordwall efektif dalam meningkatkan perhatian siswa kelas IV MI Miftahul Ulum 1 Pancur pada materi Dataran Tinggi dan Dataran Rendah.</p> 2026-07-18T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4807 SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI SUDUT MELALUI MEDIA DIGITAL PILI APP PROTRACTOR PADA SISWA KELAS 3 2026-07-18T01:00:13+00:00 Noris Rohma Anzola n@gmail.com Ellen Desta Felicia de@gmail.com Syailin Nichla Choirin Attalina dsdasasa@gmail.com <p>Pembelajaran matematika pada materi sudut di sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya pemahaman konsep, kesulitan menggunakan busur derajat, dan rendahnya hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penggunaan media digital Pili App Protractor dalam meningkatkan hasil belajar matematika materi sudut pada siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan <em>Systematic Literature Review </em>(SLR) dengan mengacu pada tahapan PRISMA yang meliputi identifikasi, penyaringan, penentuan kelayakan, dan inklusi artikel. Data diperoleh dari artikel jurnal nasional dan internasional yang diterbitkan pada rentang tahun 2021–2026 dan dianalisis menggunakan teknik <em>content analysis</em>. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan media digital Pili App Protractor mampu meningkatkan pemahaman konsep sudut, aktivitas belajar, motivasi, serta hasil belajar siswa. Temuan penelitian tindakan kelas yang dianalisis menunjukkan peningkatan nilai rata-rata hasil belajar dari 70,0 pada Siklus I menjadi 82,6 pada Siklus II, sedangkan ketuntasan belajar klasikal meningkat dari 69,6% menjadi 91,3%. Media ini juga membantu siswa memvisualisasikan konsep sudut secara lebih konkret, interaktif, dan akurat sehingga pembelajaran menjadi lebih menarik dan berpusat pada siswa. Meskipun demikian, efektivitas implementasi media dipengaruhi oleh kesiapan guru, ketersediaan perangkat digital, serta dukungan sarana dan prasarana sekolah. Dengan demikian, Pili App Protractor dapat dijadikan sebagai alternatif media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika pada materi sudut di sekolah dasar.</p> 2026-07-18T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4809 PENINGKATAN KETERLIBATAN BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN PROJECT BASED LEARNING (PJBL) BERBASIS MANAJEMEN KELAS POSITIF PADA SISWA KELAS III SDN BAWU 3 BATEALIT 2026-07-18T11:09:20+00:00 Natasya Najmatun Khasanah n@gmail.com Indana Zulfa de@gmail.com Syailin Nichla Choirin Attalina dsdasasa@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan belajar siswa kelas III SDN Bawu 3 Batealit melalui penerapan model <em>Project Based Learning</em> (PjBL) berbasis manajemen kelas positif. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model <em>Kemmis</em> dan <em>McTaggart </em>yang terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek sebanyak 22 siswa kelas III, terdiri atas 12 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan <em>Project Based Learning</em> berbasis manajemen kelas positif mampu meningkatkan keterlibatan belajar siswa. Rata-rata keterlibatan belajar meningkat dari 80,55 pada Siklus I dengan kategori baik menjadi 84,21 pada Siklus II dengan kategori sangat baik, atau meningkat sebesar 3,66 poin. Peningkatan tersebut tampak pada aspek keterlibatan perilaku, emosional, dan kognitif siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Strategi pembelajaran yang memadukan proyek, pembagian peran kelompok secara jelas, kesepakatan kelas, penguatan positif, serta kegiatan refleksi mampu menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, kolaboratif, dan kondusif. Dengan demikian, penerapan P<em>roject Based Learning </em>berbasis manajemen kelas positif efektif dalam meningkatkan keterlibatan belajar siswa sekolah dasar.</p> 2026-07-18T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4819 PENINGKATAN PEMAHAMAN KOSAKATA BAHASA JAWA MELALUI MODEL GAME BASED LEARNING BERBASIS MEDIA BINGO PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR 2026-07-19T11:07:14+00:00 Iin Mayasiroh s@gmail.com Roshidatun Ni’mah r@gmail.com Syailin Nichla Choirin Attalina dsdasasa@gmail.com <p>Rendahnya pemahaman kosakata Bahasa Jawa masih menjadi salah satu kendala dalam pembelajaran di sekolah dasar, yang ditandai dengan kesulitan siswa memahami makna kosakata serta membedakan penggunaan ragam bahasa <em>ngoko</em> dan <em>krama</em>. Kondisi tersebut menyebabkan keaktifan dan hasil belajar siswa belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kosakata Bahasa Jawa, keaktifan, dan hasil belajar siswa kelas V SDIT Al-Husna 2 Jepara melalui penerapan model <em>Games Based Learning</em> berbasis media bingo. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 16 siswa kelas V. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model <em>Games Based Learning</em> berbasis media bingo mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran. Rata-rata hasil belajar meningkat dari 75,63 pada siklus I menjadi 91,56 pada siklus II, sedangkan persentase ketuntasan belajar meningkat dari 62,5% menjadi 93,75%. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan keaktifan, antusiasme, kerja sama, dan kemampuan memahami kosakata Bahasa Jawa selama pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, model <em>Games Based Learning</em> berbasis media bingo dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan pemahaman kosakata Bahasa Jawa dan hasil belajar siswa sekolah dasar.</p> 2026-07-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4820 PENGGUNAAN MEDIA ANIMASI BERBASIS CANVA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PADA SISWA SEKOLAH DASAR 2026-07-19T11:16:46+00:00 Natasya Dwi Sabrina n@gmail.com Alisya Putri Safitri an@gmail.com Syailin Nichla Choirin Attalina dsdasasa@gmail.com <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca siswa sekolah dasar akibat pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan belum memanfaatkan media berbasis teknologi. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas 3 SD Negeri 6 Suwawal melalui penerapan media animasi berbasis Canva. Subjek penelitian berjumlah 32 siswa. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus mengikuti model Kemmis dan McTaggart, dengan setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Pada Siklus I pembelajaran menggunakan tayangan animasi Canva berisi teks bacaan pendek, sedangkan pada Siklus II media tersebut disempurnakan dengan variasi teks yang lebih beragam, durasi tayangan yang lebih panjang, serta lembar kerja latihan membaca bertingkat berdasarkan hasil refleksi Siklus I. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas siswa dan guru serta tes kemampuan membaca, kemudian dianalisis secara deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata kemampuan membaca siswa meningkat dari 54,7 pada tahap pra siklus menjadi 69,7 pada Siklus I dan 73,4 pada Siklus II, dengan ketuntasan klasikal meningkat dari 0% menjadi 56%. Aktivitas belajar siswa juga meningkat dari rata-rata 70,6% pada Siklus I menjadi 88,8% pada Siklus II. Dapat disimpulkan bahwa penerapan media animasi berbasis Canva efektif meningkatkan kemampuan membaca siswa sekolah dasar.</p> 2026-07-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4821 MAKNA KONSELING ISLAM DALAM MEMBANTU PENYELESAIAN MASALAH PSIKOLOGI MAHASISWA 2026-07-19T12:40:06+00:00 Syarfa kamila Ali s@gmail.com Nasichah nasicha@uinjkt.ac.id Rihhadul ‘Aisy r@gmail.com <p>Tekanan psikologis di kalangan mahasiswa merupakan fenomena yang semakin mengkhawatirkan. Berdasarkan survei Universitas Indonesia, sebanyak 37,2% mahasiswa mengalami kecemasan dan 12,2% mengalami depresi. Konseling Islam hadir sebagai pendekatan yang mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dalam proses penyelesaian masalah psikologis, namun pemaknaannya dari sudut pandang mahasiswa masih belum banyak dikaji. Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna konseling Islam menurut persepsi mahasiswa serta efektivitasnya dalam membantu penyelesaian masalah psikologis, khususnya terkait tekanan akademik, ekonomi, sosial, dan eksistensial selama perkuliahan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara tertulis via WhatsApp terhadap dua mahasiswa aktif sebagai informan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan psikologis mahasiswa bersifat multidimensi, meliputi faktor akademik, ekonomi, sosial, dan eksistensial. Konseling Islam dipersepsikan sebagai bantuan yang bersifat holistik, tidak hanya memberikan nasihat keagamaan, tetapi juga menguatkan hati melalui pendekatan spiritual seperti doa, dzikir, shalat, dan tawakal sehingga mampu memberikan ketenangan batin serta mengubah cara pandang terhadap masalah. Selain itu, mahasiswa menilai bahwa layanan kesehatan mental akan lebih efektif apabila mengintegrasikan pendekatan psikologis dan spiritual. Temuan ini memberikan kontribusi bagi pengembangan layanan konseling di perguruan tinggi serta menjadi dasar untuk mengintegrasikan nilai-nilai Islam, seperti sabar, ikhlas, qana'ah, dan tawakal, ke dalam protokol konseling yang lebih terstandarisasi.</p> 2026-07-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4823 STRATEGI PENDEKATAN QUANTUM TEACHING DALAM PEMBELAJARAN KOLABORATIF GUNA MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA SISWA KELAS VIII SMP ISLAM AL MADINAH TAMBAK BERAS JOMBANG 2026-07-19T21:11:59+00:00 Mohammad Aditya Kurnianto m@gmail.com Moh. Faridl Darmawan faridl@unwaha.ac.id Muhammad Saat Ibnu Waqfin m@gmail.com <p>Rendahnya minat siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) terlihat dari minimnya keterlibatan, perhatian, dan semangat mereka dalam belajar. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini mengeksplorasi penerapan strategi pembelajaran kolaboratif yang bersumber dari Quantum Teaching sebagai langkah untuk meningkatkan minat belajar PAI pada siswa kelas VIII di SMP Islam Al Madinah Tambakberas Jombang. Kajian teoretis dalam penelitian ini mencakup pemahaman tentang strategi pembelajaran kolaboratif, penerapan model Quantum Teaching dengan kerangka TANDUR, serta teori minat belajar yang dianalisis melalui sudut pandang psikologi pendidikan dan pendekatan konstruktivistik-humanistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui metode observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan melibatkan subjek penelitian yang terdiri dari guru PAI, siswa kelas VIII, dan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan strategi pembelajaran kolaboratif berbasis Quantum Teaching dapat menghasilkan lingkungan belajar yang lebih aktif, menyenangkan, dan partisipatif. Temuan data menunjukkan adanya peningkatan minat belajar siswa yang terlihat dari meningkatnya perhatian, keterlibatan dalam diskusi kelompok, keberanian untuk menyampaikan ide, serta sikap positif terhadap pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Dengan demikian, disimpulkan bahwa penggabungan strategi pembelajaran kolaboratif dan Quantum Teaching efektif dalam meningkatkan minat belajar Pendidikan Agama Islam.</p> 2026-07-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4825 PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING (PJBL) UNTUK MENINGKATKAN KONSENTRASI BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS IV SDN 7 KECAPI 2026-07-20T00:05:33+00:00 Tiara Rian Putri s@gmail.com Titin Kartini ti@gmail.com Syailin Nichla Choirin Attalina dsdasasa@gmail.com <p>Konsentrasi belajar merupakan salah satu aspek penting dalam proses pembelajaran karena berhubungan dengan kemampuan peserta didik dalam memusatkan perhatian, memahami materi, mengikuti arahan, serta terlibat aktif selama kegiatan belajar. Permasalahan konsentrasi belajar masih ditemukan pada peserta didik kelas IV SDN 7 Kecapi, sehingga diperlukan model pembelajaran yang dapat meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan konsentrasi belajar peserta didik melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain One-Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian berjumlah 14 peserta didik kelas IV SDN 7 Kecapi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket konsentrasi belajar yang diberikan sebelum dan sesudah penerapan model PjBL. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalitas, Paired Sample t-Test, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest sebesar 44,14 meningkat menjadi 88,50 pada posttest. Hasil uji Paired Sample t-Test memperoleh nilai signifikansi 0,000 &lt; 0,05, yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara pretest dan posttest. Nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,8177 atau 81,7712% berada pada kategori tinggi dan dinyatakan efektif. Penerapan model PjBL efektif dalam meningkatkan konsentrasi belajar peserta didik kelas IV SDN 7 Kecapi.</p> 2026-07-20T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4826 PENGGUNAAN APLIKASI LET’S READ ASIA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA KELAS I SD 2026-07-20T11:13:00+00:00 Luluk Nabilah l@gmail.com Khikan Maulana Alfafa n@gmail.com Syailin Nichla Choirin Attalina dsdasasa@gmail.com <p>Kemampuan membaca merupakan keterampilan dasar yang sangat menentukan keberhasilan belajar siswa sekolah dasar, namun kenyataannya masih banyak siswa kelas rendah yang mengalami hambatan dalam kelancaran, ketepatan pengucapan, intonasi, serta pemahaman isi bacaan. Kondisi tersebut ditemukan pada siswa kelas I SDN 1 Kedung, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, yang berjumlah 36 siswa (26 laki-laki dan 10 perempuan). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa melalui penerapan model pembelajaran Guided Inquiry dengan strategi Reading Aloud yang dibantu media aplikasi Let's Read Asia. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam satu siklus dengan dua kali pertemuan, yaitu pertemuan pertama pada hari Kamis, 21 Mei 2026 dan pertemuan kedua pada hari Jumat, 29 Mei 2026. Data dikumpulkan melalui observasi, tes membaca, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa mean, median, dan modus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca siswa dari tahap pra-siklus hingga akhir siklus I. Nilai rata-rata meningkat dari 63 menjadi 78, nilai median dari 63 menjadi 78, dan modus dari 60 menjadi 75. Persentase siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM ≥70) meningkat dari 12,5% pada pra-siklus menjadi 100% pada akhir pertemuan kedua. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa perpaduan model Guided Inquiry dan strategi Reading Aloud berbantuan aplikasi Let's Read Asia efektif diterapkan untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas III SD secara aktif, kontekstual, dan menyenangkan.</p> 2026-07-20T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4831 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA MATERI SINONIM DAN ANTONIM UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PEMAHAMAN SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR 2026-07-21T08:48:12+00:00 Dewi Nur Rahmawati de@gmail.com Dhea Dwi Triyanti vai@gmail.com Galuh Wara Putri Fajar Kusuma de@gmail.com Syailin Nichla Choirin Attalina dsdasasa@gmail.com <p class="isselectedend" style="margin: 0cm; text-align: justify; text-indent: -.05pt;">Keaktifan dan pemahaman siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia menjadi dua aspek penting yang berperan dalam pencapaian tujuan pembelajaran. Berdasarkan hasil observasi awal di kelas V SD Saripan Jepara, diketahui bahwa tingkat keaktifan siswa selama mengikuti pembelajaran serta pemahaman terhadap materi sinonim dan antonim masih memerlukan peningkatan. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan keaktifan dan pemahaman siswa melalui penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL). Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan mengacu pada model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 18 siswa kelas V SD Saripan Jepara. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) mampu meningkatkan keaktifan siswa selama proses pembelajaran sekaligus memperkuat pemahaman siswa terhadap materi sinonim dan antonim. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) efektif diterapkan untuk meningkatkan keaktifan dan pemahaman siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.</p> 2026-07-21T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4832 STRATEGI PEMBELAJARAN SHARAF BAGI SISWA MTS/MA DI PESANTREN: DARI DRILL HINGGA EKLEKTIK 2026-07-21T09:16:29+00:00 Muhammad Fariq Heemal Attruk fariqhemal@gmail.com Halimah de@gmail.com Dona Karisma Sejahtera de@gmail.com <p>Pembelajaran&nbsp;<em>sharaf</em>&nbsp;di pesantren dan madrasah untuk jenjang menengah menghadapi tantangan kompleks, mulai dari abstraksi materi morfologi hingga metode pengajaran yang monoton. Artikel ini bertujuan untuk mengulas secara naratif berbagai strategi pembelajaran&nbsp;<em>sharaf</em>&nbsp;yang diterapkan di pesantren dan madrasah untuk siswa MTs/MA. Melalui pendekatan&nbsp;<em>narrative review</em>, artikel ini mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan menganalisis secara kritis strategi-strategi tersebut berdasarkan 39 artikel empiris yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran&nbsp;<em>sharaf</em>&nbsp;berkembang dalam empat kelompok utama: penguatan fondasi melalui&nbsp;<em>drill</em>&nbsp;dan hafalan, visualisasi struktur dan pendekatan logis (induktif-deduktif), interaksi sosial dan konteks keagamaan (kolaboratif dan berbasis Al-Qur'an), serta kreativitas, teknologi, dan pendekatan eklektik (<em>hybrid</em>). Setiap strategi memiliki kelebihan dan keterbatasan; tidak ada satu pendekatan yang unggul mutlak. Kajian ini menyimpulkan bahwa kombinasi yang tepat antara pendekatan tradisional dan inovatif, dengan tetap mempertahankan nilai-nilai pesantren, menjadi kunci keberhasilan pembelajaran&nbsp;<em>sharaf</em>. Rekomendasi untuk penelitian ke depan diarahkan pada pengujian efektivitas strategi eklektik di berbagai konteks pesantren serta pengembangan modul dan pelatihan guru untuk memadukan berbagai strategi secara fleksibel.</p> 2026-07-21T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4833 IMPLEMENTASI PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBASIS INQUIRY DALAM MENYELESAIKAN MASALAH KONTEKSTUAL 2026-07-21T11:26:54+00:00 Alfin Camelia an@gmail.com Imam Nur Aziz de@gmail.com Maftuh maff@gmail.com <p>Problem Based Learning (PBL) berbasis inquiry merupakan salah satu model pembelajaran kontemporer yang berorientasi pada peserta didik dan menekankan proses pemecahan masalah melalui kegiatan penyelidikan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep, langkah-langkah, manfaat, serta kelebihan dan tantangan penerapan PBL berbasis inquiry dalam menyelesaikan masalah kontekstual. Pembahasan dilakukan melalui studi literatur dengan menganalisis berbagai konsep terkait PBL, inquiry, dan ill-structured problem sebagai dasar penerapannya dalam pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa PBL berbasis inquiry mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, keterampilan pemecahan masalah, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi peserta didik. Model ini juga membantu menghubungkan teori dengan praktik sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna dan relevan dengan kehidupan nyata. Meskipun demikian, penerapannya memerlukan waktu yang lebih panjang, perencanaan yang matang, serta kesiapan guru dan peserta didik dalam menjalankan proses pembelajaran yang aktif dan mandiri. Dengan berbagai keunggulan yang dimilikinya, PBL berbasis inquiry sangat relevan untuk diterapkan dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21 dan mendukung pengembangan kompetensi yang dibutuhkan di era globalisasi dan teknologi.</p> <p>Kata kunci: Problem Based Learning, inquiry, masalah kontekstual, berpikir kritis,</p> 2026-07-21T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4837 IMPLEMENTASI JIWA KEWIRAUSAHAAN PADA MAHASISWA YANG MENJALANKAN USAHA SAMBIL MENEMPUH PENDIDIKAN TINGGI 2026-07-22T21:23:18+00:00 Irda Suriani iiiiiiiissssssaas@gmail.com Riski Dzahirah Pane de@gmail.com Rislaila Sari s@gmail.com Novia Rahmadany Ritonga de@gmail.com Yuni Sahara s@gmail.com Alya Ervina Siregar s@gmail.com Muhammad Ilham de@gmail.com Putri Salsabila de@gmail.com Khoirul Imam de@gmail.com Mardhiah Ritonga s@gmail.com Mayang Sari de@gmail.com Nur Jannah n@gmail.com Arfita Rosa de@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan kepada mahasiswa yang menjalankan usaha di tengah kesibukan perkuliahan menunjukkan adanya implementasi jiwa kewirausahaan dalam kehidupan akademik maupun bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk implementasi jiwa kewirausahaan pada mahasiswa yang menjalankan usaha sambil menempuh pendidikan tinggi, faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaannya, serta dampaknya terhadap pengembangan kompetensi mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap mahasiswa yang aktif menjalankan usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi jiwa kewirausahaan tercermin melalui kemampuan mengelola waktu, keberanian mengambil risiko, kreativitas dan inovasi dalam mengembangkan produk atau jasa, kemampuan memecahkan masalah, serta tanggung jawab dalam menyeimbangkan aktivitas akademik dan bisnis. Faktor pendukung meliputi motivasi pribadi, dukungan keluarga, lingkungan kampus, dan kemajuan teknologi digital, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu, modal, serta tekanan akademik. Implementasi jiwa kewirausahaan memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan manajerial, kemandirian, kepemimpinan, komunikasi, dan kesiapan menghadapi dunia kerja. Dengan demikian, mahasiswa yang berwirausaha tidak hanya memperoleh manfaat ekonomi, tetapi juga mengembangkan kompetensi yang mendukung keberhasilan akademik dan profesional.</p> 2026-07-22T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4844 ANALISIS KURIKULUM MERDEKA JENJANG SMA/MA (REVIEW LITERATUR) 2026-07-25T01:15:58+00:00 Abdul Jalil abdj77200@gmail.com Fatikhatun Nikmatus Sholihah de@gmail.com Khusnul Khotimah s@gmail.com <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih beragamnya hasil implementasi Kurikulum Merdeka pada jenjang SMA/MA, terutama terkait kesiapan guru, pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi, dan ketersediaan sarana pendukung. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep, karakteristik, serta tantangan implementasi Kurikulum Merdeka pada jenjang SMA/MA melalui kajian literatur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka. Data diperoleh dari 15 artikel ilmiah terbitan tahun 2022–2025 yang didukung buku akademik dan regulasi pemerintah, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka memiliki karakteristik berupa fleksibilitas pembelajaran, pembelajaran berdiferensiasi, asesmen formatif, dan penguatan Profil Pelajar Pancasila. Implementasinya memberikan keleluasaan kepada guru dalam merancang pembelajaran yang kontekstual dan berpusat pada peserta didik. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi kendala berupa rendahnya pemahaman guru, keterbatasan sarana dan prasarana, minimnya pelatihan, serta meningkatnya beban administrasi. Disimpulkan bahwa Kurikulum Merdeka berpotensi meningkatkan mutu pendidikan apabila didukung oleh kesiapan guru, fasilitas yang memadai, pelatihan berkelanjutan, dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Implikasi penelitian ini adalah perlunya penguatan kebijakan, peningkatan kompetensi guru, dan pemerataan dukungan sumber daya agar implementasi Kurikulum Merdeka pada jenjang SMA/MA dapat berlangsung lebih efektif dan berkelanjutan.</p> 2026-07-25T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4846 PENERAPAN PEMBELAJARAN DIFERENSIASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI SISWA DI SEKOLAH DASAR 2026-07-25T21:50:02+00:00 Aulia Fatmawati an@gmail.com Aulis Cahya Fatikhah de@gmail.com Syailin Nichla Choirin Attalina dsdasasa@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi pembelajaran diferensiasi dengan metode fonik dalam meningkatkan kemampuan literasi dasar, mengetahui efektivitas manajemen kelas berbasis sosial-emosional dalam memperbaiki perilaku siswa hiperaktif, serta mengevaluasi pengaruh penggunaan media pembelajaran interaktif terhadap keterlibatan siswa di SD Negeri 3 Dermolo. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam dua siklus yang mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian meliputi siswa Kelas I, II, dan VI yang mengindikasikan adanya kesenjangan literasi dan kendala perilaku belajar. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, tes kemampuan membaca, wawancara, dokumentasi, dan angket motivasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran diferensiasi yang dipadukan dengan metode fonik secara sistematis berhasil meningkatkan kemampuan literasi membaca dasar siswa secara signifikan. Manajemen kelas berbasis sosial-emosional efektif mentransformasi perilaku agresif siswa hiperaktif menjadi perilaku belajar yang terarah dan kondusif. Selain itu, integrasi media interaktif terbukti mampu meningkatkan motivasi dan keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran diferensiasi merupakan strategi inklusif yang efektif untuk mengakomodasi</p> 2026-07-25T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4849 PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL UNTUK MENDUKUNG MANAJEMEN KELAS: KAJIAN PUSTAKA TERHADAP STRATEGI PEMBELAJARAN ABAD KE-21 2026-07-26T02:29:07+00:00 Aulia Cahya Fatikhah 231330001344@unisnu.ac.id Nur Rohman n@gmail.com <p>Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan yang signifikan dalam dunia pendidikan, khususnya pada aspek manajemen kelas. Guru tidak lagi hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai pengelola lingkungan belajar yang mampu memanfaatkan teknologi untuk menciptakan pembelajaran yang efektif, interaktif, dan berpusat pada peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung manajemen kelas melalui pendekatan kajian pustaka (literature review). Data diperoleh dari berbagai artikel ilmiah nasional dan internasional, buku, serta dokumen pendukung yang relevan mengenai manajemen kelas dan teknologi pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi digital, seperti Learning Management System (LMS), aplikasi pembelajaran interaktif, platform kolaboratif, serta media komunikasi digital, memberikan kontribusi positif terhadap efektivitas pengelolaan kelas. Teknologi membantu guru dalam mengelola administrasi pembelajaran, meningkatkan interaksi dengan peserta didik, memantau perkembangan belajar secara real time, serta menciptakan suasana belajar yang lebih menarik. Namun demikian, implementasi teknologi digital juga menghadapi berbagai tantangan, antara lain keterbatasan infrastruktur, rendahnya kompetensi digital pendidik, kesenjangan akses teknologi, serta potensi distraksi penggunaan perangkat digital (UNESCO, 2023). Oleh karena itu, keberhasilan pemanfaatan teknologi digital dalam manajemen kelas memerlukan dukungan sarana prasarana, peningkatan kompetensi guru, serta kebijakan sekolah yang mendukung transformasi pendidikan digital. Kajian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pendidik dan pengelola sekolah dalam mengoptimalkan penggunaan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas manajemen kelas.</p> 2026-07-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora