Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu <div style="border: 3px #086338 Dashed; padding: 10px; background-color: #ffffff; text-align: left;"> <ol> <li><strong>Journal Title </strong>: Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora</li> <li><strong>Initials </strong>: pediaqu</li> <li><strong>Frequency </strong>: January, April, July, October</li> <li><strong>Print ISSN </strong>: <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20220629132263937" target="_blank" rel="noopener">2964-7142</a></li> <li><strong>Online ISSN </strong>: <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20220628441084248" target="_blank" rel="noopener">2964-6499</a></li> <li><strong>Editor in Chief </strong>: Muhammad Amin</li> <li><strong style="font-size: 0.875rem;">DOI </strong><span style="font-size: 0.875rem;">: XX.XXXXX</span></li> <li><strong>Publisher </strong>: Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh</li> </ol> </div> <p style="text-align: justify;"><strong>Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, </strong>E-ISSN : <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20220628441084248" target="_blank" rel="noopener">2964-6499</a>, P-ISSN : <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20220629132263937" target="_blank" rel="noopener">2964-7142</a> accepts submissions of articles that provide insight into current and major related issues in education, social sciences and humanities. This journal provides a venue for researchers to discuss, pursue and promote knowledge in the emerging and developing fields of social science education and humanities. Articles can be written in English or Indonesian. This journal is published 1 year 4 times (<strong>January, April, July, October).</strong></p> <div> <p><strong style="font-size: 0.875rem;">Indexed by:</strong></p> </div> <div> <div> <table style="height: 133px;" width="688"> <tbody> <tr> <td style="width: 132.275px;"><img src="https://journal.arimbi.or.id/public/site/images/admin/gs.jpg" alt="" width="250" height="94" /></td> <td style="width: 132.275px;"><img src="https://journal.arimbi.or.id/public/site/images/admin/copernicus.png" alt="" width="250" height="94" /></td> <td style="width: 132.275px;"><img src="https://journal.arimbi.or.id/public/site/images/admin/garuda.jpg" alt="" width="250" height="94" /></td> <td style="width: 132.275px;"><img src="https://journal.arimbi.or.id/public/site/images/admin/ddimension.png" alt="" width="250" height="94" /></td> <td style="width: 132.3px;"><img src="https://ijrs.globalacademic.id/public/site/images/admin/logo-crossref-0af0948db2947ab78e845e48f8963635.png" alt="" width="250" height="92" /></td> </tr> <tr> <td style="width: 132.275px;"><img src="https://ijrs.globalacademic.id/public/site/images/admin/logo-orcid-46b003aaebec558d495d8cd666a5d460.png" alt="" width="250" height="92" /></td> <td style="width: 132.275px;"> </td> <td style="width: 132.275px;"> </td> <td style="width: 132.275px;"> </td> <td style="width: 132.3px;"> </td> </tr> </tbody> </table> </div> </div> en-US Aziz@gmail.com (Muhammad Aziz) khairullah98@gmail.com (Khairullah) Tue, 22 Sep 2026 11:17:00 +0000 OJS 3.3.0.11 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 PENGARUH REGULASI DIRI TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA PADA MAHASISWA SANTRI PPPM (PONDOK PESANTREN PELAJAR DAN MAHASISWA) BAITUL MAKMUR SURABAYA https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4994 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh regulasi diri terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa santri PPPM (Pondok Pesantren Pelajar dan Mahasiswa) Baitul Makmur Surabaya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya potensi minat berwirausaha pada santri, meskipun kegiatan kewirausahaan di lingkungan pesantren belum dilaksanakan secara rutin dan intensif. Regulasi diri dipandang sebagai kemampuan individu dalam mengatur waktu, mengendalikan perilaku, menjaga kedisiplinan, serta mengarahkan tindakan untuk mencapai tujuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Responden penelitian berjumlah 68 mahasiswa santri yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis dengan bantuan SPSS melalui statistik deskriptif, uji prasyarat, dan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat regulasi diri mahasiswa santri dominan berada pada kategori sedang sebesar 44,1%, sedangkan minat berwirausaha dominan berada pada kategori tinggi sebesar 51,5%. Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan koefisien regresi sebesar 0,136 dengan nilai t hitung sebesar 1,731 dan nilai signifikansi sebesar 0,088. Karena nilai signifikansi lebih besar dari 0,05, regulasi diri tidak berpengaruh secara signifikan terhadap minat berwirausaha. Nilai R Square sebesar 0,043 menunjukkan bahwa regulasi diri hanya mampu menjelaskan 4,3% variasi minat berwirausaha, sedangkan 95,7% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.</p> Nadia Putri Mawardani, Niswatin, Katon Galih Setyawan, Asnimawati Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4994 Tue, 22 Sep 2026 00:00:00 +0000 IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DALAM PENGAJARAN BAHASA ARAB DI MI BAHRUL ULUM https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4995 <p>Pemilihan judul Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pengajaran Bahasa Arab di MI Bahrul Ulum dilatarbelakangi oleh urgensi penerapan kurikulum yang adaptif terhadap kebutuhan peserta didik, khususnya dalam konteks madrasah berbasis pesantren. MI Bahrul Ulum memiliki karakteristik kurikulum yang unik, dengan komposisi 70% muatan keagamaan dan 30% muatan umum. Bahasa Arab menjadi mata pelajaran kunci karena digunakan sebagai medium utama dalam memahami kitab kuning. Oleh karena itu, penelitian ini penting untuk mengkaji bagaimana kurikulum merdeka diimplementasikan dalam pengajaran Bahasa Arab yang terintegrasi dengan visi keagamaan madrasah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala madrasah, waka kurikulum, guru Bahasa Arab, serta siswa kelas 5. Rumusan masalah dalam penelitian ini mencakup tiga aspek utama: bagaimana perencanaan implementasi kurikulum merdeka dilakukan, bagaimana pelaksanaannya dalam pembelajaran Bahasa Arab, serta apa saja tantangan yang dihadapi dalam proses tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang strategi dan dinamika implementasi kurikulum merdeka di tingkat madrasah ibtidaiyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum merdeka di MI Bahrul Ulum telah berjalan dengan cukup baik, ditandai dengan fleksibilitas guru dalam memilih metode pembelajaran seperti ceramah, diskusi, drill, dan hafalan. Evaluasi dilakukan secara berkala melalui ulangan harian dan ujian semester. Namun, tantangan masih ditemukan, seperti keterbatasan sarana digital dan rendahnya dukungan belajar dari lingkungan rumah. Peneliti menyarankan agar madrasah memperkuat sinergi antara guru, orang tua, dan pengelola kurikulum untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran Bahasa Arab berbasis kurikulum merdeka.</p> La’aliul Mahfudhoh, Oktavia Ratnaningtyas Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4995 Wed, 23 Sep 2026 00:00:00 +0000 FROM SCRUTINY TO SUPPORT: A PHENOMENOLOGICAL STUDY OF HOW ISLAMIC ACADEMIC SUPERVISION EMPOWERS TEACHER SELF-EFFICACY AND MOTIVATION https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5000 <p>This study aims to explore the psychological impact of principals' academic supervision on the self-efficacy and work motivation of Islamic elementary school (Madrasah Ibtidaiyah) teachers. Academic supervision is often positioned merely as an administrative instrument to measure teaching performance, while the psychological dimensions experienced by teachers during the process remain underexplored, particularly within the Islamic organizational culture of madrasah (Ambarita et al., 2014; Kamaludin et al., 2025). A qualitative phenomenological design was employed to capture the subjective meanings teachers attach to being supervised by their principal. Data were collected through in-depth interviews with seven informants (the &nbsp;&nbsp;principal, vice principal, and five teachers), participant observation during supervision sessions, and document review of supervision plans and follow-up reports. Data were analyzed following the reduction, display, and conclusion-drawing stages (Miles et al., 2014), combined with phenomenological thematic analysis. Five major themes emerged: (1) a shift in meaning from 'being watched' to 'being mentored'; (2) strengthened teaching self-efficacy through appreciative feedback; (3) intrinsic and extrinsic motivational boosts following supervision; (4) warm emotional relationships between principals and teachers; and (5) the internalization of Islamic brotherhood (ukhuwah) values and exemplary conduct within supervisory practice. These findings affirm that the effectiveness of academic supervision depends not only on technical-administrative aspects but is strongly shaped by the psychological and relational climate cultivated by the principal, consistent with the notion that self-efficacy develops through mastery experiences and social reinforcement (Bandura, 2002). The practical implication is the need to reorient academic supervision in madrasah from an evaluative model toward a humanistic, values-based mentoring model.</p> Hilwa Bahriyah, Dita Yovieta Dewi, Laura Paramitha, Andi Syamsudin Tang, Rizki Amelia, Zamroni Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5000 Sun, 27 Sep 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH INTERAKSI EDUKATIF GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN (PAK) TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI 2 TARUTUNG TAHUN PEMBELAJARAN 2026/2027 https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5001 <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi edukatif guru Pendidikan Agama Kristen terhadap motivasi belajar siswa kelas XII SMA Negeri 2 Tarutung Tahun Pembelajaran 2026/2027. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif inferensial. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII SMA Negeri 2 Tarutung yang berjumlah 273 orang. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 69 orang dengan menggunakan teknik <em>purposive Sampling</em>. Data dikumpulkan melalui angket tertutup. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan interaksi edukatif guru Pendidikan Agama Kristen terhadap motivasi belajar siswa kelas XII SMA Negeri 2 Tarutung. Hal tersebut diketahui dari hasil analisis data sebagai berikut: 1) Pengujian persyaratan analisis: a) Uji normalitas diperoleh nilai <em>Asymp. Sig. (2-tailed)</em> sebesar 0,200 &gt; 0,05; b) Uji linearitas diperoleh nilai <em>Deviation from Linearity</em> sebesar 0,723 &gt; 0,05. 2) Uji hipotesis: a) Uji koefisien korelasi diperoleh nilai rxy = 0,604, yang menunjukkan adanya hubungan positif antara variabel X dan variabel Y; b) Uji signifikansi hubungan diperoleh nilai thitung = 6,202 &gt; ttabel = 1,668, sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara variabel X dan variabel Y; c) Uji persamaan regresi diperoleh persamaan Ŷ = 43,039 + 0,343X; d) Uji hipotesis dengan menggunakan uji F diperoleh Fhitung = 38,464 &gt; Ftabel = 3,982, sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. 3) Uji koefisien determinasi diperoleh nilai R² = 36,5%. Dengan demikian, hasil penelitian menunjukkan bahwa 36,5% motivasi belajar siswa dipengaruhi oleh interaksi edukatif guru Pendidikan Agama Kristen, sedangkan 63,5% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.</p> Bombom Panjaitan, Dame Taruli Simamora, Tiurma Barasa, Rida Gultom, Damayanti Br. Hombing Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5001 Sun, 27 Sep 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU PAK TERHADAP MINAT BELAJAR PAK DAN BUDI PEKERTI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 SIPOHOLON KECAMATAN SIPOHOLON KABUPATEN TAPANULI UTARA TAHUN PEMBELAJARAN 2025/2026 https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5003 <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh positif dan signifikan Kompetensi Pedagogik Guru PAK Terhadap Minat Belajar PAK dan Budi Pekerti Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Sipoholon Kecamatan Sipoholon Kabupaten Tapanuli Utara Tahun Pembelajaran 2025/2026. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan statistik deskriptif dan inferensial. Populasi adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sipoholon Kecamatan Sipoholon Kabupaten Tapanuli Utara Tahun Pembelajaran 2025/2026 berjumlah 160 orang dan ditetapkan sampel penelitian sebesar 25% dari populasi yaitu 40 orang dengan teknik sampel propabilitas. Data dikumpulkan menggunakan angket tertutup sebanyak 36 butir. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan Kompetensi Pedagogik Guru PAK Terhadap Minat Belajar PAK dan Budi Pekerti Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Sipoholon Kecamatan Sipoholon Kabupaten Tapanuli Utara Tahun Pembelajaran 2025/2026, hal ini dibuktikan melalui analisa data berikut ini: 1) Uji persyaratan analisis: a) uji hubungan yang positif diperoleh nilai r<sub>xy</sub> = 0,595 &gt; r<sub>tabel(=0,05,n=40) </sub>= 0,312. b) Uji hubungan yang signifikan diperoleh nilai t<sub>hitung</sub>= 4,564 &gt; t<sub>tabel(=0,05,dk=n-2=38)</sub>= 2,021. 2) Uji pengaruh: a) Uji persamaan regresi, diperoleh persamaan regresi = 20,40 + 0,50X. b) Uji koefisien determinasi regresi (r<sup>2</sup>) = 35,4%. 3) Uji hipotesis dengan menggunakan uji&nbsp; F diperoleh F<sub>hitung</sub> &gt; F<sub>tabel=(=0,05,dk pembilang k=</sub><sub>20</sub><sub>,dk penyebut=n-2=</sub><sub>40</sub><sub>-2=</sub><sub>38</sub><sub>)</sub> yaitu 20,78 &gt; 1,51. Dengan demikian H<sub>a</sub> yaitu terdapat pengaruh yang positif dan signifikan Kompetensi Pedagogik Guru PAK Terhadap Minat Belajar PAK dan Budi Pekerti Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Sipoholon Kecamatan Sipoholon Kabupaten Tapanuli Utara Tahun Pembelajaran 2025/2026 diterima dan H<sub>0</sub> yang menyatakan tidak terdapat pengaruh, ditolak.</p> Edwin Hendry. R, Dorlan Naibaho, Dame Taruli Simamora, Andar Gunawan Pasaribu, Julita Herawati P Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5003 Mon, 28 Sep 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS BIMBINGAN ROHANI DALAM MEMANFAATKAN MEDIA SOSIAL DI PEMUDA/PEMUDI GEREJA HKBP SIPANGE https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5004 <p>Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan dalam kehidupan pemuda gereja, khususnya dalam cara berkomunikasi, membangun relasi, dan menjalankan pelayanan. Media sosial tidak hanya menjadi sarana komunikasi, tetapi juga memiliki potensi sebagai media pelayanan gereja dalam menyampaikan pesan rohani dan membangun keterlibatan pemuda. Namun, pemanfaatan media sosial dalam pelayanan membutuhkan pendampingan agar tetap sesuai dengan nilai-nilai kekristenan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan proses bimbingan rohani, peran pembimbing rohani, serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana pelayanan pemuda/pemudi Gereja HKBP Sipange. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pembimbing rohani, pelayan gereja, serta pemuda/pemudi yang terlibat dalam kegiatan pelayanan. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan rohani di Gereja HKBP Sipange dilakukan melalui ibadah pemuda, doa bersama, pembacaan firman Tuhan, renungan, diskusi, serta pendampingan secara langsung. Pembimbing rohani berperan dalam memberikan arahan, dukungan, dan pembinaan agar pemuda mampu memahami serta menerapkan nilai-nilai kekristenan dalam kehidupan sehari-hari. Media sosial dimanfaatkan sebagai sarana pelayanan melalui pembuatan dan penyebaran konten rohani yang melibatkan kreativitas pemuda. Meskipun terdapat kendala dalam pelaksanaannya, media sosial dapat menjadi sarana pendukung pelayanan gereja apabila diarahkan melalui bimbingan rohani yang berkelanjutan.</p> Susilawati Panjaitan Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5004 Mon, 28 Sep 2026 00:00:00 +0000 KEDUDUKAN KETERAMPILAN ISTIMA’ DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5007 <p>Keterampilan istima’ atau menyimak menempati kedudukan yang mendasar dalam pembelajaran bahasa Arab karena pada umumnya menjadi keterampilan pertama yang dihadapi pembelajar sebelum berbicara, membaca, dan menulis. Artikel ini membahas kedudukan istima’ di antara empat keterampilan berbahasa Arab, kendala yang biasa dihadapi pembelajar dalam mengembangkannya, serta strategi yang menurut penelitian-penelitian sebelumnya terbukti efektif dalam mendukung penguasaannya. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan, yaitu penulis mengumpulkan dan menganalisis artikel-artikel yang terbit di jurnal pendidikan bahasa Arab pada rentang tahun 2014 hingga 2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa istima’ berfungsi sebagai pintu masuk untuk mengenali bunyi, kosakata, struktur kalimat, dan makna kontekstual, sehingga menjadi dasar bagi keterampilan berbicara, membaca, dan menulis untuk berkembang secara bertahap. Pembelajar umumnya mengalami kesulitan pada kecepatan pengucapan yang belum terbiasa didengar, keterbatasan kosakata, dan minimnya paparan terhadap bahasa Arab lisan yang autentik, terutama di luar lingkungan penutur asli. Beberapa strategi seperti penggunaan media audio visual, latihan menyimak berulang, dan pendekatan komunikatif dilaporkan mampu meningkatkan pemahaman menyimak. Artikel ini menyimpulkan bahwa istima’ memerlukan perhatian yang sengaja dan terstruktur dalam pengajaran bahasa Arab, bukan dianggap sebagai keterampilan yang akan berkembang sendiri seiring berjalannya waktu.</p> Oktavia Ratnaningtyas, Zahwa Aliyatur Rofi’ah, Charine Firlya, Najmatul Ulya Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5007 Tue, 29 Sep 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS EKSISTENSI KONTEN DIGITAL TERHADAP NORMALISASI LGBT DI KALANGAN PELAJAR https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5008 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis eksistensi konten digital terhadap normalisasi LGBT di kalangan pelajar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini merupakan pelajar di MAN 2 Kota Madiun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten LGBT banyak ditemukan pada platform digital seperti TikTok, Instagram, X, dan YouTube dalam bentuk konten biografi, aktivitas sosial, serta hiburan. Konten tersebut memengaruhi cara pandang pelajar terhadap isu LGBT. Respon pelajar terhadap keberadaan konten LGBT cenderung beragam, mulai dari sikap netral, terbuka, hingga tetap berpegang pada nilai sosial, budaya, dan agama yang berlaku di masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian, media digital memiliki peran penting dalam membentuk persepsi pelajar terhadap isu LGBT. Oleh karena itu, diperlukan literasi digital serta pengawasan dari keluarga, sekolah, dan masyarakat agar pelajar dapat menggunakan media sosial secara bijak.</p> Nurhuda, Alif Seftya Romadhon, Almira Mu’aafii Elvaretta Ramadhani, Icha Olyvia Deni Agustin, Kholifatul Mahmudah Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5008 Wed, 30 Sep 2026 00:00:00 +0000 TARIAN MAENA DALAM TRADISI ADAT PERNIKAHAN SUKU NIAS: SEBUAH KAJIAN TEOLOGI ESTETIKA https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5009 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna Tarian Maena dalam tradisi adat pernikahan suku Nias serta menganalisisnya dari perspektif teologi estetika. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi pustaka. Informan penelitian terdiri atas tokoh adat, tokoh adat sekaligus penatua gereja, pendeta, dan masyarakat yang terlibat dalam kehidupan budaya Nias. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tarian Maena dalam pernikahan tidak sekadar berfungsi sebagai hiburan, tetapi menjadi ungkapan sukacita dan syukur, media pewarisan budaya dan identitas, ruang partisipasi sosial, serta simbol persatuan dan solidaritas komunal. Dari perspektif teologi estetika, keindahan Maena tidak hanya terletak pada gerakan, irama, syair, busana, dan formasi, tetapi juga pada kebersamaan yang terbentuk melalui keterlibatan keluarga, kerabat, dan masyarakat. Keindahan tersebut dapat direfleksikan dalam terang iman Kristen melalui nilai persekutuan, kasih, sukacita, syukur, persatuan, solidaritas, penghormatan terhadap sesama, dan tanggung jawab terhadap budaya. Dengan demikian, Maena dapat dipahami sebagai bentuk penghayatan iman yang kontekstual, dengan catatan bahwa pemaknaan budaya tetap dilakukan secara kritis dalam terang Injil.</p> Fa’atulo Gulo, Bernhardt Siburian Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5009 Wed, 30 Sep 2026 00:00:00 +0000 PERANAN ORANG TUA KRISTEN DALAM PERKEMBAGAN BAHASA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI PAUD ANUGRAH GKPI PEARAJA TARUTUNG https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5011 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peranan orang tua Kristen dalam perkembangan berbahasa anak usia 5-6 tahun Di paud anugerah GKPI pearaja Tarutung. Latar belakang penelitian ini adalah kurangnya stimulasi berbahasa yang berbasis nilai Kristiani di lingkungan keluarga, padahal usia 5-6 tahun merupakan masa emas perkembangan bahasa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah 4 orang tua dan 4 anak usia 5-6 tahun. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan orang tua Kristen meliputi: (1) sebagai teladan berbahasa yang baik dan sopan, (2) sebagai fasilitator dengan menyediakan media seperti buku cerita Alkitab anak, (3) sebagai motivator melalui doa bersama, bernyanyi lagu rohani, dan bercerita sebelum tidur, (4) sebagai pembimbing dengan mengoreksi ucapan anak secara kasih. Perkembangan berbahasa anak terlihat meningkat pada aspek kosa kata, kemampuan bercerita, dan keberanian mengungkapkan pendapat.</p> Agnes Berliana Tampubolon, Uranus Zamili, Adiani Hulu Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5011 Thu, 01 Oct 2026 00:00:00 +0000 KAJIAN STRATEGI KAWASAN PULAU SIBANDANG DALAM MENCAPAI ANUGERAH DESA WISATA INDONESIA (ADWI) SEBAGAI DESTINASI GREEN TOURISM DI KABUPATEN TAPANULI UTARA https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5013 <p>Stategi penting dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan pada kawasan desa wisata. Pulau Sibandang di Kabupaten Tapanuli Utara memiliki potensi alam, budaya, sejarah, pertanian, dan ekonomi kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi kawasan Pulau Sibandang dalam mencapai Anugerah Desa Wisata (ADWI) 2024 sebagai destinasi green tourism. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan mengkaji strategi yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan kawasan Pulau Sibandang dilakukan melalui pengelolaan lingkungan, pemberdayaan kelembagaan dan sumber daya manusia, penerapan green tourism, pelestarian budaya lokal, pemanfaatan media promosi, serta optimalisasi potensi wisata berkontribusi dalam mencapai Anugerah Desa Wisata (ADWI) 2024. Penelitian ini merekomendasikan pengelolaan yang lebih terencana dalam penguatan amenitas dan pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.</p> Dita Larissa, Tio Rj Nadeak, Ade Putera Arif Panjaitan, Aprilliana Lase Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5013 Fri, 02 Oct 2026 00:00:00 +0000 PASANG SURUT MINAT KUNJUNGAN WISATAWAN KE PANTAI SIALANG BUAH KABUPATEN SERDANG BEDAGAI https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5014 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan pasang surut minat kunjungan wisata di Pantai Sialang Buah, Kabupaten Serdang Bedagai. Penelitian dilatarbelakangi oleh adanya fluktuasi jumlah kunjungan wisatawan yang dipengaruhi oleh berbagai aspek dalam pengelolaan destinasi wisata. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap kepala desa sebagai informan kunci, pengelola wisata sebagai informan utama, serta wisatawan sebagai informan pendukung. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasang surut minat kunjungan wisata dipengaruhi oleh lima faktor utama, yaitu daya tarik wisata, aksesibilitas, fasilitas, promosi, dan pelayanan. Daya tarik wisata berupa keindahan pantai, suasana yang nyaman, serta aktivitas nelayan menjadi alasan utama wisatawan berkunjung. Akses menuju lokasi relatif mudah dijangkau, namun masih memerlukan perbaikan pada beberapa ruas jalan. Fasilitas wisata tergolong cukup memadai, tetapi masih perlu ditingkatkan, terutama kebersihan, toilet, tempat sampah, area parkir, dan sarana pendukung lainnya. Promosi destinasi belum dilakukan secara optimal sehingga jangkauan informasi kepada masyarakat masih terbatas. Sementara itu, pelayanan yang ramah dari pengelola dan masyarakat memberikan kesan positif bagi wisatawan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kualitas fasilitas, promosi yang lebih efektif, serta pengelolaan destinasi yang berkelanjutan menjadi upaya penting untuk meningkatkan minat kunjungan wisatawan ke Pantai Sialang Buah.</p> Gabby Ribkamawaty Siburian, Liyus Waruwu, Ade Putera Arif Panjaitan, Sudirman Lase, David Fero Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5014 Fri, 02 Oct 2026 00:00:00 +0000 PERAN MASYARAKAT LOKAL DALAM MENINGKATKAN KUNJUNGAN PARIWISATA DI DESA BAWOMATALUO KABUPATEN NIAS SELATAN TAHUN 2026 https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5015 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran masyarakat lokal dalam meningkatkan kunjungan pariwisata di Desa Bawomataluo Kabupaten Nias Selatan Tahun 2026. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan kepala desa, tokoh adat, pengelola wisata, masyarakat setempat, dan wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat lokal berperan dalam mendukung peningkatan kunjungan wisata, melalui pelestarian budaya, pemeliharaan rumah adat Omo Hada dan tradisi Fahombo Batu, menjaga kebersihan dan keamanan, memberikan pelayanan kepada wisatawan , serta menyediakan usaha pendukung seperti homestay, kuliner, souvenir, pemandu wisata, dan transportasi lokal. Keterlibatan masyarkat masyarakat juga berdampak pada peningkatan pendapatan dan peluang kerja. Namun, masih terdapat kendala berupa keterbatasan sarana prasarana, promosi digital, sumber daya manusia, kemampuan Bahasa asing, anggaran serta keterlibatan masyrakat yang belum merata. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas masyarakat, promosi digital, perbaikan fasilitas, pengembangan paket wisata budaya, dan sinergi antar pemangku kepentingan.</p> Eyendri Hondo, Sudirman Lase, Masniar Hernawaty Sitorus, Maringan Sinambela, Erika Christin Panggabean Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5015 Sat, 03 Oct 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH LAYANAN HOSPITALITY RAMAH DISABILITAS TERHADAP PERSEPSI WISATAWAN DI BANDAR UDARA RAJA SISINGAMANGARAJA XII https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5016 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis layanan hospitality ramah disabilitas dan persepsi wisatawan serta mengetahui pengaruh layanan hospitality ramah disabilitas terhadap persepsi wisatawan di Bandar Udara Raja Sisingamangaraja XII. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan inferensial. Sampel penelitian berjumlah 30 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan kuesioner dengan skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, analisis deskriptif, uji normalitas, dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel. Nilai rata-rata layanan hospitality ramah disabilitas sebesar 4,17 dan persepsi wisatawan sebesar 4,14, yang berada pada kategori baik. Pada variabel layanan hospitality ramah disabilitas, indikator bantuan petugas memperoleh nilai rata-rata tertinggi sebesar 4,21, sedangkan informasi dan komunikasi memperoleh nilai terendah sebesar 4,08. Hasil analisis regresi dalam skripsi menunjukkan bahwa layanan hospitality ramah disabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap persepsi wisatawan dengan nilai signifikansi 0,000 &lt; 0,05. Koefisien determinasi yang tercantum dalam hasil penelitian sebesar 0,914 atau 91,4%. Temuan ini menunjukkan pentingnya pelayanan yang ramah, responsif, mudah diakses, dan komunikatif dalam membentuk pengalaman serta persepsi positif wisatawan terhadap pelayanan bandar udara.</p> Tessalonika Hutapea, Mery Silalahi, Elvri Simbolon, Masniar Hernawaty Sitorus, Ade Putera Arif Panjaitan Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5016 Sat, 03 Oct 2026 00:00:00 +0000 UPAYA MASYARAKAT DALAM MEMPROMOSIKAN ULOS HARUNGGUAN MUARA SEBAGAI DAYA TARIK WISATA BUDAYA DI PULO SIBANDANG DESA PAPANDE KECAMATAN MUARA KABUPATEN TAPANULI UTARA https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5017 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya masyarakat dalam mempromosikan Ulos Harungguan Muara sebagai daya tarik wisata budaya di Pulo Sibandang, Desa Papande, Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan penenun Ulos Harungguan Muara, masyarakat Desa Papande, pengelola wisata atau Pokdarwis, tokoh adat, dan kepala desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ulos Harungguan Muara memiliki potensi sebagai daya tarik wisata budaya karena mengandung nilai sejarah, filosofi, sosial, ekonomi, keunikan motif dan warna, serta proses pembuatan yang masih dilakukan secara tradisional. Masyarakat berperan sebagai pelaku utama, penyedia atraksi wisata melalui kegiatan menenun, penyampai informasi, pelaku ekonomi, serta pelestari budaya dan lingkungan. Promosi telah dilakukan melalui pameran, kegiatan UMKM, fashion show, penyampaian informasi secara langsung, media sosial seperti Instagram dan TikTok, serta kerja sama dengan pemerintah, Pokdarwis, kelompok penenun, pelaku pariwisata, dan pihak Dame Ulos. Namun, promosi belum teratur, terstruktur, dan berkelanjutan. Kendala yang ditemukan meliputi belum jelasnya identitas dan keaslian produk, keterbatasan aksesibilitas dan fasilitas pendukung, kondisi kebersihan lingkungan, rendahnya kesadaran sebagian masyarakat, keterbatasan kemampuan digital, keterbatasan pelatihan, dan belum adanya kegiatan khusus Ulos Harungguan Muara yang dilakukan secara konsisten. Pengembangan selanjutnya perlu diarahkan pada penguatan identitas produk, atraksi menenun, promosi digital, kerja sama antarpihak, event budaya, peningkatan kondisi lingkungan, dan pengembangan paket wisata budaya.</p> Sondang Paulina Pasaribu, Tio RJ Nadeak, David Fero, Mery Silalahi, Bambang T.J Hutagalung Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5017 Sat, 03 Oct 2026 00:00:00 +0000 PERAN PERKUMPULAN KELUARGA MASYARAKAT NIAS (PKMN) DALAM REVITALISASI BUDAYA NIAS DI PERANTAUAN: STUDI KASUS DI KECAMATAN TARUTUNG, KABUPATEN TAPANULI UTARA https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5018 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Perkumpulan Keluarga Masyarakat Nias (PKMN) dalam revitalisasi budaya Nias di perantauan, proses negosiasi identitas budaya masyarakat Nias, serta faktor pendukung dan penghambat revitalisasi budaya di Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pengurus PKMN, tokoh adat, anggota PKMN, masyarakat Nias, dan generasi muda Nias. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PKMN berperan dalam mempertahankan dan merevitalisasi budaya Nias melalui kegiatan adat, penguatan solidaritas sosial, pelestarian bahasa dan nilai budaya, serta pelibatan generasi muda. Negosiasi identitas budaya terlihat dalam penyesuaian praktik perkawinan dan bowo, peran uwu atau paman dalam kekerabatan, pelaksanaan adat dan ritual, serta penggunaan bahasa Nias. Penyesuaian dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi, kehidupan sosial, dan tuntutan modernitas, tetapi tetap mempertahankan nilai penghormatan kepada orang tua, keluarga, solidaritas, dan tanggung jawab sosial. Temuan tersebut dianalisis menggunakan perspektif modernitas refleksif Anthony Giddens yang melihat tradisi sebagai sesuatu yang terus dievaluasi dan ditata kembali sesuai perubahan sosial. Dengan demikian, PKMN tidak hanya berfungsi sebagai organisasi sosial, tetapi juga menjadi ruang negosiasi budaya secara reflektif dalam mempertahankan identitas masyarakat Nias di perantauan.</p> Djerin Zalukhu, Rusmauli Simbolon, Wensdy Sitindaon, Masniar H. Sitorus, Omta Purba Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5018 Sat, 03 Oct 2026 00:00:00 +0000 PERAN LIAISON OFFICER DALAM PENYELENGGARAAN JONG BATAKS ARTS FESTIVAL EDISI KE-XII OLEH RUMAH KARYA INDONESIA https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5019 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami tentang bagaimana Liaison Officer menjalankan perannya dalam memfasilitasi dan juga mengoordinasikan komunikasi antara panitia acara dengan para pihak eksternal yang telibat selama penyelenggaraan acara Jong Bataks Arts Festival Edisi ke-XII oleh Rumah Karya Indonesia dan juga mengidentifikasi apa saja yang menjadi hambatan yang dihadapi oleh Liaison Officer serta cara mengatasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan cara wawancara mendalam kepada informan penelitian, observasi dan dokumentasi yang akan menjadi sumber datanya. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Liaison Officer dalam penyelenggaraan Jong Bataks Arts Festival Edisi ke-XII menjalankan perannya melalui tahapan pra-event, tahapan pelaksanaan dan tahapan pasca-event. Dengan demikian, Liaison Officer memegang perab yang penting dalam mendukung kelancaran dalam penyelenggaraan Jong Bataks Arts Festival Edisi ke-XII dalam mendukung keefektivitasan dan kelancaran komunikasi antara pihak eksternal dengan panitia acara dapat berjalan dengan baik.</p> Pernando Panjaitan, Mery Silalahi, Rusmauli Simbolon, Yulia Kurnia Sari Sitepu, David Fero Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5019 Sat, 03 Oct 2026 00:00:00 +0000 PENGEMBANGAN BAHAN AJAR FLIPBOOK INTERAKTIF BERBASIS AI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII PADA MATERI AKTIVITAS MANUSIA ZAMAN PRAAKSARA https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5021 <p>Penelitian ini dilakukan sebagai respon terhadap tidak adanya bahan ajar digital berbasis AI pada pembelajaran IPS. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kelayakan, kepraktisan, serta efektivitas bahan ajar <em>flipbook</em> interaktif berbasis AI pada materi aktivitas manusia zaman praaksara. Menggunakan metode <em>research and development</em> dengan model ADDIE (<em>analyze, design, development, implementation, evaluation</em>). Penelitian dilakukan di SMP Negeri 9 Surabaya dengan subjek siswa kelas VII-B. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, angket, dokumentasi, dan tes hasil belajar dengan instrumen berupa lembar wawancara, lembar observasi, lembar angket, dan soal tes. Menggunakan analisis kualitastif, kuantitatif, dan analisis hasil tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Bahan ajar dinilai sangat layak dengan presentase penilaian ahli media sebesar 87% serta ahli materi sebesar 89%; (2) Bahan ajar dinilai sangat praktis berdasarkan penilaian guru IPS dengan presentase sebesar 98%; (3) Bahan ajar mendapatkan respon positif dari siswa dengan perolehan presentase angket sebesar 88%. Hasil uji <em>paired sample t-test</em> memperoleh nilai Sig. (2 tailed) sebesar 0,000 &lt; 0,05 sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa sebelum dan sesudah penggunaan bahan ajar. Hasil uji N-Gain sebesar 0,6088, artinya peningkatan hasil belajar berada pada kategori sedang dengan tingkat efektivitas 60,88% atau dalam kategori cukup efektif. Dapat disimpulkan bahwa bahan ajar <em>flipbook</em> interaktif berbasis AI dinyatakan sangat layak dan sangat praktis untuk digunakan dalam pembelajaran IPS serta menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa dengan tingkat N-Gain Score dalam kategori sedang dan N-Gain Persen dalam kategori cukup efektif. Peneliti menyarankan agar bahan ajar ini dikembangkan dengan cakupan materi yang lebih beragam.</p> Jihan Aurelia Permata, Niswatin, Katon Galih Setyawan, Asnimawati Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5021 Tue, 06 Oct 2026 00:00:00 +0000 PERANAN DAKWAH MODHI DALAM MEMBANGUN TATANAN NILAI AGAMA DAN BUDAYA DESA KEMBAR MAMINASA KECAMATAN MANGINTI KABUPATEN MUNA BARAT https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5022 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran Modhi sebagai tokoh agama sekaligus pemimpin adat dalam menjaga keseimbangan antara nilai-nilai Islam dan budaya lokal masyarakat Desa Kembar Maminasa, Kecamatan Maginti, Kabupaten Muna Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan dakwah Modhi dalam membangun tatanan nilai agama dan budaya, mengkaji keterhubungan antara nilai keagamaan dan tradisi lokal, serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan dakwah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan kepala desa, Modhi, Imamu, Hatibi, dan masyarakat Desa Kembar Maminasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dakwah Modhi berperan dalam memperkuat nilai keagamaan dan budaya melalui keteladanan, pembinaan keagamaan, serta pelaksanaan dakwah amar ma’ruf nahi munkar. Pendekatan dakwah yang harmonis mampu menghubungkan ajaran Islam dengan tradisi lokal, menjaga harmoni sosial, memperkuat identitas budaya, dan mendorong transformasi budaya yang selaras dengan ajaran Islam. Namun, pelaksanaan dakwah menghadapi hambatan berupa perubahan sosial, rendahnya partisipasi masyarakat, kultur yang menyimpang, modernisasi, serta peran ganda Modhi sebagai pemimpin agama dan adat. Temuan ini menunjukkan bahwa dakwah berbasis budaya dapat menjadi pendekatan strategis dalam mempertahankan nilai agama sekaligus melestarikan budaya lokal.</p> Bambang, Ya'kub, Dahlan Lama Bawa Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5022 Wed, 07 Oct 2026 00:00:00 +0000 CHILD GROOMING SEBAGAI ISU SOSIAL: ANALISIS PERSPEKTIF DARI MASYARAKAT DESA SUMORAME https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5026 <p>Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola interaksi sosial masyarakat dan menghadirkan bentuk penyimpangan sosial baru, salah satunya <em>child grooming</em>. <em>Child grooming</em> merupakan proses pendekatan dan manipulasi yang dilakukan orang dewasa terhadap anak untuk membangun kepercayaan dan kedekatan emosional yang dapat mengarah pada eksploitasi anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perspektif masyarakat Desa Sumorame terhadap fenomena <em>child grooming</em> sebagai bentuk kekerasan seksual terhadap anak serta menganalisis perspektif masyarakat terhadap faktor yang dipandang berkaitan dengan terjadinya <em>child grooming</em>. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara dengan masyarakat Desa Sumorame yang dipilih secara <em>purposive</em> berdasarkan pengetahuan, pengalaman, dan keterlibatan sosial yang relevan dengan fokus penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Teori <em>Labelling </em>Howard S. Becker digunakan untuk menganalisis perspektif masyarakat terhadap perilaku, pelaku, dan korban, sedangkan <em>Four Preconditions Model</em> Finkelhor digunakan untuk menganalisis faktor yang dipandang berkaitan dengan terjadinya <em>child grooming</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perspektif masyarakat terhadap <em>child grooming</em> beragam. Sebagian masyarakat memahami <em>child grooming</em> sebagai tindakan manipulatif dan kekerasan seksual terhadap anak sehingga memberikan label negatif kepada pelaku, seperti “penjahat”, “si cabul”, “pelaku kejahatan”, “orang yang salah/tidak pantas”, dan “macak alim”. Sebagian masyarakat lainnya masih menunjukkan normalisasi terhadap pendekatan melalui <em>chat</em> atau rayuan apabila belum terjadi pertemuan atau pelecehan secara langsung. Terhadap korban, ditemukan perspektif protektif, tetapi masih terdapat pandangan yang mengarah pada <em>victim blaming</em>. Faktor yang dipandang berkaitan dengan terjadinya <em>child grooming</em> meliputi kurangnya perhatian dan pengawasan keluarga, kurangnya pengetahuan mengenai <em>child grooming</em>, pengaruh teknologi dan media sosial, serta niat atau motivasi pelaku dan kondisi anak yang rentan. Faktor-faktor tersebut dipahami sebagai kondisi yang dapat membuka peluang atau meningkatkan kerentanan, bukan sebagai penyebab tunggal. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman dan reaksi sosial masyarakat berperan dalam membentuk cara <em>child grooming</em>, pelaku, dan korban dimaknai dalam lingkungan sosial Desa Sumorame.</p> Nurlita Nazma Prameswari, Niswatin, Nuansa Bayu Segara, Nurul Hasanah Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5026 Tue, 13 Oct 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS HUKUM POSITIF TENTANG KEBOLEHAN ABORSI JANIN CACAT GENETIK DALAM TINJAUAN FIQIH ISLAM https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5027 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi diagnosis prenatal yang memungkinkan cacat genetik pada janin terdeteksi sejak dini, sehingga menimbulkan persoalan hukum, etika, dan agama mengenai legalitas aborsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis legalitas aborsi akibat cacat genetik pada janin menurut hukum positif Indonesia, mengkaji pandangan fiqih Islam terhadap kebolehan aborsi tersebut, serta membandingkan persamaan dan perbedaan antara hukum positif Indonesia dan fiqih Islam terkait batas waktu kebolehan aborsi, indikasi kedaruratan medis, dan perlindungan jiwa dalam maqāṣid al-syarī‘ah. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan yuridis normatif. Pendekatan yang digunakan meliputi pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan pendekatan komparatif (comparative approach). Sumber data primer penelitian berupa Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024, dan Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 4 Tahun 2005 tentang Aborsi. Data dianalisis secara deskriptif, komparatif, dan kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum positif Indonesia pada prinsipnya melarang aborsi, namun memberikan pengecualian atas dasar indikasi kedaruratan medis, termasuk cacat genetik berat pada janin yang menyebabkan janin sulit bertahan hidup di luar kandungan. Dalam fiqih Islam, mayoritas ulama mengharamkan aborsi setelah peniupan ruh pada usia 120 hari, sedangkan sebelum fase tersebut terdapat perbedaan pendapat antarmazhab. Fatwa MUI Nomor 4 Tahun 2005 membolehkan aborsi akibat cacat genetik berat sebelum usia 40 hari. Penelitian ini menemukan adanya problematika normatif antara hukum positif Indonesia dan fiqih Islam terkait batas waktu diagnosis medis dan kebolehan aborsi, sehingga diperlukan formulasi hukum yang lebih komprehensif dan proporsional dalam merespons perkembangan teknologi medis modern.</p> Nurrabiyaturrahman Ambo, Hasan Bin Juhanis, Jusmalia Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5027 Tue, 13 Oct 2026 00:00:00 +0000 DINAMIKA PENYESUAIAN SOSIAL SISWA SMK NEGERI 6 PALEMBANG: STUDI KUALITATIF DESKRIPTIF https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5031 <p>Penyesuaian sosial menjadi hal penting bagi siswa kelas X yang baru memasuki lingkungan SMK. Penelitian ini bertujuan menggambarkan proses penyesuaian sosial siswa kelas X SMK Negeri 6 Palembang berdasarkan pengalaman siswa dan pengamatan guru BK. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan informan satu guru BK dan dua siswa kelas X yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur secara langsung di sekolah, kemudian dianalisis dengan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyesuaian sosial berlangsung bertahap: siswa awalnya malu dan canggung, lalu menjadi lebih nyaman dan berani seiring bertambahnya teman dekat dan pengalaman bersama, meskipun masih ada siswa yang kurang percaya diri. Kedua siswa mengaitkan rasa nyaman mereka dengan hadirnya teman dekat dan kebiasaan bekerja sama, sedangkan guru BK menyatakan memberikan pendampingan yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Temuan ini menjadi dasar implikasi agar layanan BK bagi siswa baru diberikan sejak awal masuk sekolah.</p> Kerin Ari Chaniago, Dhieta Rizky Palupi Prameswari, Keisyah Nadya Zahroh Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5031 Sun, 18 Oct 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS FAKTOR LOKASI DAN STRATEGI PENGEMBANGAN INDUSTRI KERAMIK SINAR TERANG KELURAHAN SEDAU KECAMATAN SINGKAWANG SELATAN KOTA SINGKAWANG https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5037 <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor lokasi yang mempengaruhi perkembangan industri Keramik Sinar Terang di Kelurahan Sedau, Kota Singkawang, serta merumuskan strategi pengembangannya. Industri keramik tradisional di Singkawang ini menghadapi tantangan berupa kerusakan tungku naga, minimnya modernisasi teknologi, dan menurunnya permintaan pasar akibat maraknya produk porselen. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber dan teknik, serta analisis SWOT untuk perumusan strategi. Hasil penelitian menunjukkan enam faktor lokasi yang berpengaruh mengacu pada indikator Christiawan (2020), yaitu bahan baku, transportasi, lahan, tenaga kerja, dukungan pemerintah, dan pasar. Faktor paling dominan adalah ketersediaan bahan baku tanah liat. Industri ini mengalami penurunan tenaga kerja sejak 2010, teknologi produksi yang masih tradisional, serta pemasaran yang stagnan. Strategi pengembangan yang dirumuskan meliputi pemanfaatan nilai budaya untuk wisata, modernisasi tungku, penerapan digital marketing, optimalisasi keunikan produk, serta regenerasi pengrajin melalui jalur pendidikan</p> Dea Agrida, Maria Ulfah, Ludovicus Manditya Hari Christanto Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5037 Wed, 21 Oct 2026 00:00:00 +0000 PEMANFAATAN TIKTOK SEBAGAI MEDIA PENYEBARAN BERITA: ANALISIS JENIS KONTEN DAN TINGKAT INTERAKSI PADA AKUN DETIKCOM PERIODE OKTOBER 2026 https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5039 <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan TikTok sebagai media penyebaran berita melalui akun detikcom, khususnya jenis konten dan tingkat interaksi khalayak. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan analisis isi terhadap 10 unggahan yang dipublikasikan pada 6–18 Oktober 2026. Dapat disimpulkan akun Tiktok Detik.com memiliki total interaksi sebanyak 225.348, terdiri atas like (77,6%), share (12,6%), komentar (6,2%), dan save (3,5%). Konten dengan interaksi tertinggi adalah penyerahan denda administratif kehutanan Rp13,2 triliun oleh Kejaksaan Agung (102.013 interaksi atau 45,3% dari total). Konten politik dan hukum memiliki porsi komentar yang tinggi, sedangkan konten kebijakan dan keuangan negara memiliki porsi share yang tinggi. Konten olahraga lebih banyak memperoleh like daripada komentar. Temuan ini menunjukkan bahwa jenis interaksi khalayak berbeda menurut isi berita yang disajikan. TikTok memiliki potensi sebagai media distribusi berita yang memungkinkan penyampaian informasi secara cepat, menarik, dan mudah diakses oleh masyarakat.</p> Siti Nur A’thifah, Sarlah Dafa Afrilia, Keysya Wijinin Tyas, Syarifudin Yunus Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5039 Sat, 24 Oct 2026 00:00:00 +0000 EFEKTIVITAS PENGGUNAAN INSTAGRAM @UNINDRA.INFO DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN INFORMASI MAHASISWA UNINDRA KELAS EKSTENSI https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5040 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan Instagram @unindra.info dalam memenuhi kebutuhan informasi mahasiswa UNINDRA kelas ekstensi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner secara daring menggunakan Google Forms. Sampel penelitian berjumlah 15 responden yang dipilih menggunakan teknik <em>convenience sampling</em>. Instrumen penelitian terdiri atas 20 pernyataan dengan skala Likert lima poin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 46,7% responden menilai penggunaan Instagram @unindra.info cukup efektif, 26,7% menilai efektif, dan 26,7% menilai sangat efektif. Nilai rata-rata keseluruhan aspek penelitian adalah 3,61 dari skala 5. Aspek relevansi informasi dengan kebutuhan mahasiswa serta manfaat dan kecukupan informasi memperoleh nilai rata-rata tertinggi, yaitu 3,71, sedangkan aspek kejelasan dan penyajian informasi memperoleh nilai terendah, yaitu 3,51. Informasi yang paling dibutuhkan responden adalah pengumuman kampus sebesar 40%, diikuti informasi akademik sebesar 26,7%. Responden juga menyarankan agar informasi diperbarui secara rutin, disajikan secara lengkap, dan dikemas dengan desain yang menarik serta mudah dipahami. Dengan demikian, Instagram @unindra.info dinilai cukup efektif hingga sangat efektif oleh responden sebagai salah satu media untuk memperoleh informasi kampus. Namun, peningkatan kejelasan penyajian dan kelengkapan informasi masih diperlukan. Hasil penelitian ini bersifat deskriptif dan terbatas pada jumlah responden yang diteliti.</p> Aulia Rahmawati, Destriana Dwi Amanda Lubis, Nur Rohmah, Syarifudin Yunus Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5040 Sat, 24 Oct 2026 00:00:00 +0000 STRATEGI INTERVENSI INSTRUKSIONAL GURU PAI DALAM MENGATASI PROBLEMATIKA HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5046 <p>Penelitian ini mempelajari strategi intervensi yang diterapkan oleh guru Pendidikan Agama Islam dalam mengatasi masalah-masalah yang terkait dengan hasil belajar siswa. Penelitian ini dilakukan karena adanya perbedaan dalam minat belajar, motivasi, kemampuan membaca Al-Qur’an, fokus, serta pemahaman siswa terhadap materi pendidikan agama Islam yang diajarkan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan strategi intervensi instruksional yang digunakan guru PAI dalam mengidentifikasi masalah-masalah dalam hasil belajar siswa, merencanakan serta melaksanakan tindakan intervensi, mengevaluasi tingkat keberhasilannya, dan melakukan langkah lanjutan sesuai dengan hasil penilaian tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan sumber data utama berupa dua guru mata pelajaran PAI dan sembilan siswa. Data diperoleh melalui wawancara dan kemudian dianalisis secara deskriptif agar dapat mengidentifikasi pola-pola yang terkait dengan pelaksanaan intervensi instruksional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memulai intervensi dengan mengenali kemampuan awal serta kesulitan belajar peserta didik, lalu memilih metode dan kegiatan pembelajaran yang tepat sesuai dengan kondisi tersebut. Intervensi dilakukan dengan cara memberikan bimbingan individual, menerapkan pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa, memberikan penjelasan yang diulang, memberikan contoh yang jelas dan nyata, menggunakan bahasa yang mudah dipahami, mengelola suasana kelas secara efektif, serta memberikan umpan balik langsung kepada siswa. Strategi tersebut menunjukkan peningkatan positif dalam pemahaman, partisipasi, semangat belajar, dan pencapaian akademik siswa, meskipun masih ada sebagian siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami materi tertentu. Oleh karena itu, disarankan untuk terus melakukan evaluasi dan penyesuaian terhadap strategi agar intervensi tetap sesuai dengan berbagai kebutuhan belajar peserta didik.</p> Irfandi, Yunani, Suci Afriyani, Fadilah, Salsabilul Hasanah, Zawil Huda, Muhammad Farhan Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5046 Wed, 28 Oct 2026 00:00:00 +0000 LITERASI MEDIA SISWA SMP DALAM MENGENALI HOAKS BERBASIS AI DI MEDIA SOSIAL https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5048 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya fenomena deepfake dan voice cloning berbasis Artificial Intelligence (AI) yang membuat siswa SMP sebagai pengguna aktif media sosial semakin rentan termakan hoaks. Melalui pendekatan kuantitatif deskriptif, survei dilakukan terhadap 60 siswa SMP Nurul Islam Jakarta pada Oktober 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara kognitif, literasi siswa tergolong sangat baik. Sebagian besar siswa menyadari bahaya hoaks AI dan memahami kemampuan AI dalam memanipulasi video atau suara. Namun, terdapat kesenjangan yang cukup memprihatinkan antara pengetahuan dan perilaku (knowing-doing gap). Meskipun merasa yakin bisa membedakan asli dan palsu, nyatanya 35% siswa mengaku pernah tertipu, dan 38,3% pernah membagikan informasi tanpa melakukan verifikasi. Di sisi lain, peran sekolah cukup kuat, di mana 83,3% siswa menyatakan diajarkan literasi media oleh guru. Dominasi penggunaan TikTok (66,7%) menjadi tantangan tersendiri karena sifat kontennya yang cepat dan emosional. Studi ini menegaskan bahwa penguatan literasi media kritis berbasis kerangka access-analyze-evaluate-create-act (Potter, 2019) sangat diperlukan agar siswa tidak hanya paham secara teori, tetapi juga bijak dalam bertindak.</p> Siti Marhaeni Ikasari, Ammar Fadhil Muthahhari, Tri Agung Lesmana, Syarifudin Yunus Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5048 Fri, 30 Oct 2026 00:00:00 +0000 RESEPSI WARGANET TERHADAP PENAMBAHAN ANGGOTA KABINET MERAH PUTIH: ANALISIS KOLOM KOMENTAR INSTAGRAM @hariankompas https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5061 <p>Pengumuman susunan Kabinet Merah Putih yang berukuran besar (<em>fat cabinet</em>) menjadi salah satu isu politik paling hangat yang memicu perdebatan publik di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis resepsi warganet terhadap pemberitaan penambahan anggota Kabinet Merah Putih pada unggahan akun Instagram @hariankompas dengan mengidentifikasi kolom komentar warganet atas berita yang berjudul ”Jumlah Anggota Kabinet Merah Putih Bertambah”. Adapun komentar yang diteliti mencakup 88 komentar yang dituliskan dalam berbagai bentuk ungkapan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil peneltian menyimpulkan resepsi warganet terhadap penambahan anggota kabinet Merah Putih pada kolom komentar Instagram @hariankompas didominasi oleh pembacaan oposisional sebesar 93,02%. Posisi ini diikuti oleh pembacaan dominan-hegemonik sebesar 4,65% dan pembacaan negosiasi sebesar 2,33%. Mayoritas warganet menolak atau bersikap kritis terhadap kebijakan penambahan anggota kabinet karena dipandang berpotensi menambah beban APBN, memperbesar jumlah pejabat, serta memicu pemborosan dan tumpang tindih birokrasi. Kritik disampaikan melalui berbagai bentuk bahasa, mulai dari argumen langsung mengenai efisiensi anggaran hingga satire dan sindiran. Sementara itu, dukungan terhadap kebijakan hanya muncul dalam proporsi kecil, sedangkan sikap menerima dengan catatan hampir tidak berkembang. Temuan ini menunjukkan bahwa kolom komentar Instagram @hariankompas berfungsi sebagai ruang publik digital tempat warganet menyampaikan aspirasi, kritik, dan kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintahan.</p> Septiyan Darma Bahari, Muhammad Khoirul Anwar, Ridho Egi Pratama D.P.M., Syarifudin Yunus Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5061 Tue, 03 Nov 2026 00:00:00 +0000 PROBLEMATIKA SDM, REKRUTMEN, KOMPETENSI, DAN KESEJAHTERAAN https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5063 <p>Sumber daya manusia dalam ekosistem pendidikan memegang peranan vital yang secara langsung menentukan arah serta mutu proses pembelajaran di setiap jenjang lembaga pendidikan. Namun, realitas di lapangan masih menunjukkan berbagai problematika kompleks terkait rekrutmen, kompetensi, dan kesejahteraan tenaga pendidik yang menghambat optimalisasi kinerja. Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta menganalisis permasalahan tersebut secara mendalam dengan menggunakan pendekatan berbasis nilai Islam sebagai kerangka analisis utama. Metode yang diterapkan adalah studi literatur sistematis dengan menelaah berbagai temuan empiris dari jurnal dan buku akademik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan prinsip keadilan, transparansi, dan amanah dalam manajemen sumber daya manusia mampu mengatasi ketidaksesuaian penempatan, kesenjangan kompetensi, serta ketidakseimbangan beban kerja dan kompensasi. Integrasi nilai-nilai Islam dalam kebijakan pendidikan diharapkan mampu menghasilkan paradigma pengelolaan tenaga pendidik yang lebih adil, berorientasi pada kemaslahatan bersama, dan berkelanjutan.&nbsp;</p> Ghina Butsainah Pitambara, Alwan Suban, Baharuddin, Syawal Kurnia Putra Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5063 Tue, 03 Nov 2026 00:00:00 +0000 KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL VS BIROKRASI https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5064 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika kepemimpinan transformasional dan benturannya dengan sistem birokrasi dalam konteks lembaga pendidikan Islam. Di tengah tuntutan modernisasi dan akuntabilitas, gaya kepemimpinan yang berorientasi pada inovasi dan pemberdayaan sering kali mengalami friksi ketika berhadapan dengan struktur birokrasi yang kaku dan prosedural. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah studi literatur komprehensif dengan pendekatan deskriptif-analitis, di mana data dikumpulkan dari berbagai jurnal ilmiah, buku, dan dokumen kebijakan yang relevan dengan manajemen pendidikan Islam dan kepemimpinan transformasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kepemimpinan transformasional berpotensi besar dalam meningkatkan kinerja guru dan budaya organisasi, penerapannya sering kali terhambat oleh resistensi struktural, kekakuan prosedur, dan konflik antara dorongan inovasi dengan tuntutan kepatuhan administratif. Untuk mengatasi problematika ini, diperlukan strategi penyederhanaan birokrasi, penguatan partisipasi dalam pengambilan keputusan, serta integrasi antara semangat inovasi dengan prinsip akuntabilitas. Kesimpulannya, keberhasilan transformasi lembaga pendidikan Islam tidak hanya bergantung pada visi pemimpin, melainkan pada kemampuan sistem organisasi dalam mendamaikan fleksibilitas manajerial dengan ketertiban birokratis).&nbsp;</p> Fatimah Az-Zahrah Abd Rahman, Alwan Suban, Baharuddin, Syawal Kurnia Putra Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/5064 Tue, 03 Nov 2026 00:00:00 +0000