PATUNG KRISTUS PENEBUS (BRAZIL) SALAH SATU DARI TUJUH KEAJAIBAN DUNIA BARU

Authors

  • Anita Putri Kristina Lase Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Sofy Anisa Sri Asina Nababan Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Darwin Bastian Ndraha Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Keywords:

Patung Kristus Penebus, Tujuh Keajaiban Dunia Baru, warisan budaya, Brazil, simbol keagamaan, kajian pustaka

Abstract

Patung Kristus Penebus (Cristo Redentor) yang terletak di puncak Gunung Corcovado, Rio de Janeiro, Brazil, merupakan salah satu simbol paling dikenal di dunia yang merepresentasikan perdamaian, spiritualitas dan kebanggaan nasional. Dibangun pada awal abad ke-20 dan diresmikan pada tahun 1931, patung ini menampilkan gaya arsitektur Art Deco yang unik serta mencerminkan kolaborasi antara para seniman dan insinyur dari Brazil dan Eropa. Seiring waktu, keberadaan patung ini tidak hanya menjadi lambang keagamaan bagi umat Katolik, tetapi juga berperan besar dalam perkembangan pariwisata dan pembentukan identitas visual Brazil di mata dunia. Pada tahun 2007, patung ini ditetapkan sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia baru, sebuah pengakuan yang menegaskan nilai historis dan budaya yang dikandungnya. Tulisan ini disusun berdasarkan kajian pustaka dari berbagai sumber seperti buku, artikel sejarah dan literatur ilmiah. Pembahasan difokuskan pada aspek sejarah pembangunan, makna simbolik, dampak budaya, serta kontribusinya dalam pelestarian warisan dunia. Kajian ini menunjukkan bahwa Patung Kristus Penebus tidak hanya penting sebagai objek arsitektur tetapi juga sebagai simbol universal yang menyatukan nilai-nilai spiritual, budaya dan kemanusiaan.

Downloads

Published

2025-06-09

How to Cite

Anita Putri Kristina Lase, Sofy Anisa Sri Asina Nababan, & Darwin Bastian Ndraha. (2025). PATUNG KRISTUS PENEBUS (BRAZIL) SALAH SATU DARI TUJUH KEAJAIBAN DUNIA BARU. Jurnal Psikososial Dan Pendidikan, 1(2), 337–343. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/2548