https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/issue/feed Jurnal Psikososial dan Pendidikan 2026-09-05T12:04:02+00:00 Muhammad Hendri, M.Pd meraagustina1987@gmail.com Open Journal Systems <div style="border: 3px #086338 Dashed; padding: 10px; background-color: #ffffff; text-align: left;"> <ol> <li><strong>Journal Title </strong>: Jurnal Psikososial dan Pendidikan</li> <li><strong>Initials </strong>: Psikosospen</li> <li><strong>Frequency </strong>: March, June, September, December</li> <li><strong>Online ISSN </strong>: 3089-9486</li> <li><strong>Editor in Chief </strong>: <a>Muhammad Hendri, M.Pd</a></li> <li><strong style="font-size: 0.875rem;">DOI </strong><span style="font-size: 0.875rem;">: XX.XXXXX</span></li> <li><strong>Publisher </strong>: Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh</li> </ol> </div> <p style="text-align: justify;"><strong>Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen), </strong>menerima artikel tentang isu-isu terkini dan terkait utama dalam psikologi, sosial, sosiologi dan pendidikan. Jurnal ini menyediakan wadah bagi para peneliti untuk berdiskusi, mengejar dan mempromosikan pengetahuan di bidang psikologi, sosial, sosiologi dan pendidikan yang sedang berkembang dan berkembang. Artikel dapat ditulis dalam bahasa Inggris atau bahasa Indonesia. Jurnal ini terbit 1 tahun 4 kali<strong> (Maret, Juni, September, Desember).</strong></p> https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4894 PUBLIKASI ILMIAH SEBAGAI SARANA PENGEMBANGAN KOMPETENSI AKADEMIK DALAM ERA PEMBELAJARAN KONTEMPORER 2026-08-08T04:12:01+00:00 Shofiyyatul Fuadah ffa@gmail.com <p>Perkembangan pembelajaran kontemporer telah menggeser paradigma pendidikan tinggi dari pembelajaran yang berpusat pada dosen menuju pembelajaran yang berorientasi pada pengembangan kompetensi mahasiswa. Salah satu bentuk implementasi paradigma tersebut adalah penguatan budaya publikasi ilmiah sebagai bagian dari proses pembelajaran berbasis riset. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran publikasi ilmiah sebagai sarana pengembangan kompetensi akademik dalam era pembelajaran kontemporer. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis library research, melalui telaah terhadap buku, artikel jurnal nasional dan internasional, serta dokumen akademik yang relevan. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis dengan mengidentifikasi hubungan antara aktivitas publikasi ilmiah dan pengembangan kompetensi akademik mahasiswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa publikasi ilmiah tidak hanya berfungsi sebagai luaran penelitian, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, literasi informasi, keterampilan menulis akademik, komunikasi ilmiah, kolaborasi penelitian, serta integritas akademik. Di sisi lain, mahasiswa masih menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya kemampuan menulis ilmiah, keterbatasan literasi akademik, etika sitasi, dan adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital. Oleh karena itu, diperlukan strategi berupa penguatan budaya riset, pendampingan penulisan ilmiah, pemanfaatan teknologi digital secara etis, serta peningkatan kolaborasi antara dosen dan mahasiswa. Publikasi ilmiah pada akhirnya menjadi instrumen strategis dalam membentuk lulusan yang adaptif, inovatif, dan memiliki daya saing pada era pembelajaran kontemporer.</p> 2026-08-08T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4896 POLA STRATEGI GURU DALAM MENGATASI KESULITAN NAHWU SISWA MAN 4 JOMBANG 2026-08-08T08:06:42+00:00 Dzurrotun Fithri Romadloni dzurrotunfitri@gmail.com Afif Kholisun Nashoih an@gmail.com <p>Penguasaan qawaid nahwu merupakan pilar utama dalam memahami struktur bahasa Arab dan literatur keislaman, namun peserta didik di tingkat madrasah aliyah kerap menghadapi hambatan kognitif kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk kesulitan pemahaman qawaid nahwu siswa, menganalisis strategi pedagogis guru dalam mengatasinya, serta mengurai faktor pendukung dan penghambat penerapan strategi tersebut di MAN 4 Jombang. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui kuesioner tes diagnostik 30 butir soal, observasi partisipasi pasif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Sumber data penelitian berfokus pada guru bahasa Arab dan siswi peserta program penguatan di MAN 4 Jombang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan konseptual menjadi hambatan paling dominan yang dialami siswa (mencapai 95% kesalahan pada analisis maf'ul fih dan tamyiz), disikuti kesulitan faktual dalam menghafal amil, dan kesulitan prosedural dalam runtutan i'rab. Strategi guru dioperasionalkan melalui penguatan konsep dasar secara berulang, pembelajaran bertahap (tadarruj), penggunaan contoh kontekstual, metode perbandingan (muqaranah), latihan analisis intensif, serta pembinaan remedial. Keberhasilan strategi ini didukung oleh kualifikasi guru dan lingkungan madrasah yang kondusif, namun dihambat oleh heterogenitas latar belakang input siswa serta keterbatasan memori jangka panjang.</p> 2026-08-08T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4898 PEMBENTUKAN KARAKTER TANGGUNG JAWAB MELALUI PROGRAM MADRASAH DINIYAH DI PONDOK PESANTREN DARUSSALAM 2026-08-08T09:01:55+00:00 Iftitah Riska Amanda aaaaam@gmail.com Wahyudi s@gmail.com Khoirun Nisa de@gmail.com <p>Pendidikan karakter berbasis keagamaan memiliki urgensi tinggi dalam membentuk integritas moral peserta didik di tengah dinamika sosial modern. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses, peran, serta faktor pendukung dan penghambat dalam pembentukan karakter tanggung jawab melalui program Madrasah Diniyah di Pondok Pesantren Darussalam. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi lapangan, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan utama menunjukkan bahwa pembentukan karakter tanggung jawab diwujudkan melalui kajian kitab-kitab klasik, pembiasaan kedisiplinan, keteladanan pendidik, serta evaluasi berbasis tes tulis dan lisan beraksara pegon. Program Madrasah Diniyah terbukti berperan signifikan sebagai media internalisasi nilai religius dan moral santri. Kesimpulannya, program ini efektif membentuk kesadaran internal peserta didik terhadap kewajiban belajar, dengan implikasi pentingnya penguatan manajemen waktu dan ketegasan pendidik.</p> 2026-08-08T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4899 STUDI KESALAHAN PENERJEMAHAN TEKS BAHASA ARAB SISWA KELAS XII MA AL-BAIRUNY SAMBONGDUKUH 2026-08-09T08:40:54+00:00 Muhammad Ainul Yaqin Yaqin6977@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk kesulitan siswa kelas XII MA Al-Bairuny Sambongdukuh Jombang dalam menerjemahkan teks bahasa Arab serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-analitis, subjek penelitian ini mencakup siswa kelas XII dan guru bahasa Arab. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, tes terjemah, serta dokumentasi. Teknik analisis data menerapkan model interaktif Miles dan Huberman (reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan) dengan triangulasi sumber untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan linguistik utama siswa meliputi rendahnya penguasaan kosakata, keterbatasan pemahaman tata bahasa (sintaksis dan morfologi) dalam konteks tekstual, serta kesulitan menentukan padanan makna yang tepat dalam bahasa Indonesia. Permasalahan ini dipicu oleh faktor internal (rendahnya motivasi belajar dan latar belakang pendidikan) serta faktor eksternal (keterbatasan metode pengajaran, ketidakdisiplinan kehadiran, dan minimnya alat bantu seperti kamus). Implikasi dari penelitian ini menjadi referensi penting bagi guru dan lembaga pendidikan dalam merancang strategi pembelajaran terjemah yang lebih efektif dan interaktif, seperti penguatan kosakata serta pemanfaatan media digital.</p> 2026-08-09T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4900 ANALISIS SEMANTIK ARAB TERHADAP KONSTRUKSI MAKNA KEIMANAN DALAM KITAB AQIDATUL AWAM 2026-08-09T08:45:57+00:00 Faikah Amalia faikahamalia89@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis medan makna (semantic field) dan komponen makna (componential analysis) dari rukun-rukun iman dalam kitab Aqidatul Awwam karya Syekh Ahmad Al-Marzuqi, serta menguji keterhubungan antara keduanya dalam mengkonstruksi pemahaman keimanan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain deskriptif-analitis berbasis pendekatan analisis isi (content analysis). Sumber data primer berasal dari teks asli kitab Aqidatul Awwam, sedangkan data sekunder bersumber dari literatur dan referensi pendukung yang relevan. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi, lalu dianalisis melalui reduksi data, pengodean (coding), serta pendekatan induktif dan deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa medan makna materi keimanan dalam kitab ini mencakup dua unsur utama: bidang makna konseptual berbasis objek iman dan bidang makna implisit berbasis aktivitas spiritual. Komponen makna teruraikan secara terperinci pada setiap substansi ajaran, seperti sifat wajib bagi Allah SWT dan atribut para rasul. Selanjutnya, hubungan antara komponen makna dan medan makna bersifat kausalitas; komponen makna berperan sebagai elemen pembentuk konsep dasar, sementara medan makna berfungsi sebagai kerangka holistik yang mengintegrasikan seluruh elemen ke dalam satu sistem makna yang terstruktur. Penelitian ini memberikan implikasi teoritis berupa model analisis semantik modern untuk teks-teks Arab klasik, sekaligus implikasi praktis berupa pemanfaatan hasil kajian dalam pengembangan kurikulum pembelajaran berbasis lembaga.</p> 2026-08-09T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4903 EVALUASI IMPLEMENTASI E-LEARNING DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: PERSPEKTIF GURU DAN SISWA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA 2026-08-10T20:46:23+00:00 Khoirur Rozikin khhss@gmail.com <p>Transformasi digital dalam dunia pendidikan menuntut integrasi teknologi yang masif, termasuk pada mata pelajaran yang sarat akan nilai karakter seperti Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi e-learning dalam pembelajaran PAI di Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari perspektif guru dan siswa. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di SMP Husnul Hidayah Pacet, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 5 guru dan informan kunci, observasi partisipatif, dokumentasi, serta angket yang disebarkan kepada 13 siswa kelas VIII. Analisis data menerapkan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi e-learning PAI berada pada kategori cukup efektif dengan skor rata-rata 65%, lebih rendah dibandingkan mata pelajaran umum (72%). Platform digital dinilai efektif memfasilitasi aspek kognitif-teoretis (akidah, fikih, sejarah), namun kurang efektif dalam mengakomodasi dimensi afektif-spiritual (pembinaan akhlak dan keteladanan). Hambatan utama yang ditemukan meliputi rendahnya kompetensi TPACK guru, kelangkaan repositori konten digital PAI yang terstandarisasi, kesenjangan aksesibilitas gawai/kuota, serta hilangnya atmosfer spiritual di ruang maya. Di sisi lain, fleksibilitas Kurikulum Merdeka Belajar dan tingginya penetrasi gawai pada Gen Z menjadi peluang strategis yang besar. Penelitian ini merekomendasikan transisi menuju model blended learning berbasis nilai, akselerasi pelatihan TPACK bagi guru PAI, serta kolaborasi regulasi untuk penyediaan konten digital keagamaan yang inklusif.</p> 2026-08-10T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4910 KONSTRUKSI NILAI PERJUANGAN VETERAN DAN NASIONALISME GENERASI MUDA DALAM PEMBERITAAN HARI VETERAN NASIONAL 2026 DENGAN ANALISIS FRAMING DI MEDIA ONLINE SULAWESI TENGGARA 2026-08-18T00:41:29+00:00 Tina Trisarana Andriani Silondae trisarana73@gmail.com Triana Nur Safitri ti@gmail.com Hasmawati s@gmail.com Zulfikar Putra s@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi nilai perjuangan veteran dan nasionalisme generasi muda dalam pemberitaan Hari Veteran Nasional 2026 di Sulawesi Tenggara menggunakan analisis framing Robert N. Entman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan objek empat pemberitaan media online. Analisis meliputi define problems, diagnose causes, make moral judgement, dan treatment recommendation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh media memosisikan Harvetnas sebagai momentum pewarisan nilai perjuangan, penguatan nasionalisme, dan pembentukan karakter generasi muda, meskipun memiliki perbedaan penekanan. Veteran dikonstruksikan sebagai teladan moral dan sejarah, sementara perubahan zaman menjadi tantangan. Pemberitaan berimplikasi pada penguatan memori kolektif, penghargaan terhadap jasa pahlawan, dan aktualisasi nilai kepahlawanan dalam kehidupan masyarakat luas secara positif.</p> 2026-08-18T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4911 PARTISIPASI PEMUDA PANCA MARGA DALAM HUT KE-81 KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA : PEWARISAN NILAI JUANG DAN PENGUATAN EKSISTENSI ORGANISASI DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR 2026-08-18T00:43:33+00:00 Anthon S.Y. Kerihi kerihianthon@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis partisipasi Pemuda Panca Marga (PPM) dalam HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Nusa Tenggara Timur serta kontribusinya terhadap pewarisan nilai juang dan penguatan eksistensi organisasi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan orientasi studi pustaka dan analisis konseptual, didukung data primer melalui wawancara dan data sekunder dari literatur serta dokumen organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi PPM bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi ruang aktualisasi peran, penguatan solidaritas, interaksi sosial, pewarisan nilai perjuangan antargenerasi, dan penguatan identitas organisasi. Partisipasi tersebut juga mendukung keberlanjutan organisasi melalui pendidikan kebangsaan, kegiatan sosial, regenerasi, dokumentasi sejarah veteran, serta pembinaan generasi muda secara berkelanjutan.</p> 2026-08-18T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4912 PERAN PENGAWAS DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU MENYUSUN SILABUS DAN MEMBUAT RPP (RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN) 2026-08-18T10:59:13+00:00 Roichatul Jannah El Muttaqin roichatuljannahel@gmail.com Siti Ayu Nuriana sitiayunuriana@gmail.com Arinil Ishaqiyah s@gmail.com <p>Peningkatan mutu pendidikan tidak dapat dilepaskan dari kualitas kompetensi guru dalam merencanakan pembelajaran. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kompetensi tersebut adalah melalui pembinaan dan supervisi akademik oleh pengawas Pendidikan Agama Islam (PPAI). Artikel ini bertujuan mendeskripsikan peran pengawas dalam membimbing guru menyusun silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sebagai bagian dari penguatan kompetensi pedagogik dan profesional guru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui kajian terhadap buku, artikel ilmiah, peraturan perundang-undangan, dan hasil penelitian yang berkaitan dengan supervisi akademik serta pengembangan kompetensi guru. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis melalui proses identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan sintesis berbagai sumber ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengawas memiliki peran strategis sebagai pembina profesional guru melalui pelaksanaan supervisi akademik yang mencakup perencanaan program pembinaan, pendampingan penyusunan silabus dan RPP, pelaksanaan monitoring, pemberian umpan balik, serta evaluasi tindak lanjut secara berkelanjutan. Pembinaan yang dilakukan secara kolaboratif mampu meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum, karakteristik peserta didik, serta tuntutan pembelajaran abad ke-21. Dengan demikian, supervisi akademik yang dilaksanakan secara berkesinambungan tidak hanya meningkatkan kompetensi guru, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan mutu pembelajaran dan kualitas pendidikan di sekolah maupun madrasah</p> 2026-08-18T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4556 PENERAPAN PERMAINAN BOCCIA DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MOTORIK ANAK TUNADAKSA USIA 5–6 TAHUN DI SEKOLAH LUAR BIASA 2026-06-16T23:24:36+00:00 Irma Siti Rohimah sitinuroh66@gmail.com Siti Nuroh sitinuroh66@gmail.com <p style="text-align: justify;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Perkembangan kemampuan motorik merupakan aspek penting dalam pendidikan anak usia dini, khususnya bagi anak tunadaksa yang mengalami keterbatasan fisik. Diperlukan pembelajaran motorik adaptif yang mampu memberikan stimulasi sesuai dengan karakteristik dan kemampuan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penerapan boccia dalam mengembangkan kemampuan motorik anak tunadaksa usia 5–6 tahun di Sekolah Luar Biasa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas satu anak tunadaksa, satu guru kelas, dan satu orang tua. Teknik pengumpulan data meliputi observasi nonpartisipan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan, dengan keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan permainan boccia secara sistematis dan bertahap mampu meningkatkan koordinasi mata dan tangan, kekuatan otot lengan, serta ketepatan dan kontrol gerakan anak. Selain itu, permainan boccia juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan kepercayaan diri, motivasi, dan kemandirian anak. Dengan demikian, permainan boccia dapat dijadikan sebagai media pembelajaran motorik adaptif yang efektif bagi anak tunadaksa usia dini di Sekolah Luar Biasa.</span></span></p> 2026-08-23T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4917 MERAYAKAN KEMERDEKAAN, MENEGUHKAN NASIONALISME: PERAN PEMUDA PANCA MARGA DKI JAKARTA DALAM KEGIATAN HUT KE-81 RI 2026-08-23T12:46:08+00:00 Mochamad Taufik Saeful Anwar pikonyaida79@gmail.com Aris Cahyo Nugroho an@gmail.com Kartika Wati k@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Pemuda Panca Marga (PPM) Provinsi DKI Jakarta dalam memanfaatkan perayaan HUT ke-81 RI sebagai sarana penguatan nasionalisme, solidaritas sosial, dan pewarisan nilai perjuangan veteran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta pemberitaan media online sebagai data pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan kemerdekaan mampu mengaktualisasikan nasionalisme melalui gotong royong, partisipasi masyarakat, penguatan identitas kebangsaan, serta keterlibatan generasi muda. Kegiatan tersebut juga memperkuat eksistensi organisasi, solidaritas anggota, dan hubungan antargenerasi. Dengan demikian, perayaan HUT RI tidak sekadar bersifat seremonial, tetapi menjadi momentum strategis untuk meneguhkan nasionalisme dan menjaga keberlanjutan nilai perjuangan veteran.</p> 2026-08-23T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4922 HARVETNAS 2026 SEBAGAI RUANG KEBERSAMAAN: MENGENANG PERJUANGAN VETERAN MELALUI TABUR BUNGA DI TMP PANCA WATI KABUPATEN KARAWANG 2026-08-26T02:55:36+00:00 Asep Saepudin a.saepudin1976@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan Hari Veteran Nasional (Harvetnas) 2026 sebagai ruang kebersamaan dan pendidikan kejuangan melalui kegiatan tabur bunga di TMP Panca Wati Kabupaten Karawang. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif melalui tahapan pengumpulan, pemilahan, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Harvetnas memiliki makna sebagai bentuk penghormatan terhadap veteran, penguatan solidaritas Keluarga Besar TNI, dukungan kelembagaan, serta media pewarisan nilai kejuangan kepada generasi muda. Kegiatan tersebut memperkuat memori kolektif, nasionalisme, persatuan, tanggung jawab sosial, dan penghormatan terhadap sejarah perjuangan bangsa secara berkelanjutan bagi generasi penerus dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.</p> 2026-08-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4923 KARAKTERISTIK METODE PEMBELAJARAN KONTEMPORER DAN PERGESERAN PARADIGMA PEMBELAJARAN MELALUI PENDEKATAN CASE-BASED LEARNING: ANALISIS KOMPARATIF DALAM PENDIDIKAN MODERN 2026-08-26T12:15:08+00:00 Muhammad Taufiqur Rohman muhammadtaufiqurrohman@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik metode pembelajaran kontemporer dan pergeseran paradigma pembelajaran dalam pendidikan modern melalui pendekatan Case-Based Learning dengan metode comparative analysis. Transformasi pendidikan abad ke-21 menuntut perubahan sistem pembelajaran dari teacher-centered learning menuju student-centered learning yang lebih aktif, reflektif, kolaboratif, dan kontekstual. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui studi literatur dari jurnal ilmiah, buku akademik, dan artikel penelitian yang relevan mengenai pembelajaran kontemporer, Case-Based Learning, dan paradigma pendidikan modern. Teknik analisis data dilakukan melalui comparative analysis untuk membandingkan karakteristik pembelajaran konvensional dengan pembelajaran kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran kontemporer memiliki karakteristik berupa pembelajaran aktif, kolaboratif, berbasis masalah, reflektif, dan berorientasi pada pengembangan Higher Order Thinking Skills (HOTS). Pergeseran paradigma pembelajaran ditandai dengan perubahan peran guru sebagai fasilitator dan peserta didik sebagai subjek aktif pembelajaran. Pendekatan Case-Based Learning terbukti relevan dalam mendukung pembelajaran kontemporer karena mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan pengambilan keputusan peserta didik melalui analisis kasus nyata. Namun demikian, implementasinya masih menghadapi tantangan berupa kesiapan guru, budaya pembelajaran konvensional, keterbatasan waktu, dan kesiapan peserta didik dalam pembelajaran aktif.</p> 2026-08-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4924 TRANSFORMASI EPISTEMOLOGIS DAN TREN RISET METODE PEMBELAJARAN KONTEMPORER PENDIDIKAN AGAMA ISLAM 2021-2026 2026-08-26T13:15:55+00:00 Abdullah Aziz Nurul Buldan nurulbuldan@gmail.com Anam Fathoni ‘Athiqurrahman anfathar03@gmail.com Imam Nur Aziz imamnuraziz@gmail.com <p>Perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan telah membawa perubahan signifikan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), khususnya dalam periode 2021–2026. Transformasi ini menuntut adanya penyesuaian metode pembelajaran agar tetap relevan dengan kebutuhan peserta didik di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren riset metode pembelajaran kontemporer PAI serta mengkaji transformasi epistemologis dan implikasi pedagogisnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, melalui analisis berbagai jurnal, buku, dan publikasi ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PAI mengalami pergeseran dari model konvensional yang berorientasi pada hafalan menuju pembelajaran yang lebih adaptif, berbasis teknologi, dan berpusat pada peserta didik. Tren tersebut meliputi penggunaan digital learning, blended learning, student-centered learning, gamifikasi, literasi digital keagamaan, hingga integrasi artificial intelligence dalam pembelajaran. Di sisi lain, transformasi ini juga menimbulkan tantangan epistemologis, seperti validitas pengetahuan keagamaan, risiko distorsi informasi akibat AI, serta meningkatnya kebutuhan literasi digital. Oleh karena itu, pembelajaran PAI perlu dikembangkan dalam kerangka pedagogi yang mengintegrasikan teknologi dengan nilai-nilai Islam, sehingga mampu membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kesadaran moral, spiritual, dan sikap keberagamaan yang moderat di era digital.</p> 2026-08-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4925 PEMBELAJARAN KONTEMPORER BERBASIS HEUTAGOGICAL APPROACH PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH: ANALISIS LEARNER AGENCY DAN DOUBLE-LOOP LEARNING MELALUI METODE PROBLEM-BASED DISCUSSION 2026-08-26T13:25:34+00:00 Anam Fathoni ‘Athiqurrahman anfath3@gmail.com Abdullah Aziz Nurul Buldan nurulbuldan@gmail.com Imam Nur Aziz imamnuraziz@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan heutagogical approach dalam pembelajaran kontemporer pada siswa sekolah menengah, khususnya dalam membangun learner agency dan double-loop learning melalui metode problem-based discussion. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perubahan paradigma pendidikan abad ke-21 yang menuntut pembelajaran lebih aktif, reflektif, dan berpusat pada peserta didik. Penelitian menggunakan metode library research dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui studi literatur dari jurnal ilmiah, buku, dan artikel akademik yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan heutagogis memiliki relevansi dalam pembelajaran kontemporer karena mampu mendorong kemandirian belajar, partisipasi aktif, dan kesadaran reflektif peserta didik. Metode problem-based discussion juga berperan dalam membangun learner agency melalui keterlibatan siswa dalam proses diskusi, pengambilan keputusan, dan pemecahan masalah. Selain itu, pembelajaran reflektif dalam pendekatan heutagogis dapat membentuk double-loop learning yang membantu peserta didik mengevaluasi proses berpikir dan strategi belajar secara lebih mendalam. Namun demikian, implementasinya masih menghadapi tantangan berupa kesiapan guru, budaya pembelajaran yang masih teacher-centered, dan kesiapan siswa dalam belajar mandiri.</p> 2026-08-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4926 PEMANFAATAN TEKNOLOGI PEMBELAJARAN DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MASYARAKAT ISLAM MODERAT 2026-08-26T13:41:03+00:00 Mohamad Adlan Alfi alfie.adla@gmail.com M. Imam Nur Aziz an@gmail.com Maftuh s@gmail.com <p>Artikel ini membahas integrasi teknologi pembelajaran dalam implementasi kurikulum pendidikan Islam moderat di tengah dinamika perkembangan masyarakat modern. Transformasi sosial yang pesat memicu munculnya berbagai problema baru yang menuntut respons edukatif yang adaptif. Pendidikan Islam moderat (wasathiyah) dituntut untuk tidak hanya memberikan pemahaman teologis, tetapi juga membekali peserta didik dengan keterampilan abad ke-21. Dengan memanfaatkan teknologi digital, kurikulum pendidikan Islam dapat diimplementasikan secara lebih dinamis, inklusif, dan kontekstual. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk menganalisis bagaimana teknologi dapat menjadi katalis dalam menanamkan nilai-nilai moderasi di tengah arus informasi global.</p> 2026-08-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4928 OPTIMALISASI PENGELOLAAN PRODUKSI TELUR BUMDES MELALUI DIGITALISASI SISTEM PENCATATAN SIPATEL (SISTEM INFORMASI PENYETORAN TELUR) DI DESA PENDEM 2026-08-27T13:16:56+00:00 Muhammad Wildanul Aula mmasaassa@gmail.com Reza Dwi Mahendra de@gmail.com Ahmad Nafis Munhamik s@gmail.com Muhammad Anwar Fais de@gmail.com Rachel Aisya Maelani s@gmail.com Fachrizal Nurfikri Noval Hidayat far@gmail.com Elsa Siti Nur Azlina s@gmail.com Vera Amelia Putri s@gmail.com Abin Nor Ikhsan an@gmail.com Pamela Rachma Abadi de@gmail.com Agus Kurniawan s@gmail.com Natasya Dwi Sabrina de@gmail.com Vanesa Ardelia s@gmail.com <p>Pengelolaan usaha peternakan ayam petelur pada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) memerlukan pencatatan data produksi yang terstruktur untuk mendukung akuntabilitas dan evaluasi kinerja usaha. Unit usaha peternakan ayam petelur BUMDes Desa Pendem mengelola sekitar 800 ekor ayam dengan estimasi produksi harian mencapai 340–540 butir telur (20–30 kg). Meskipun memiliki potensi produksi yang stabil, sistem pencatatan hasil panen dan penggunaan pakan di lapangan masih dilakukan secara manual, sehingga memicu kendala dalam rekapitulasi data periodik serta ketiadaan visualisasi perkembangan usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengelolaan produksi dan penjualan telur BUMDes Desa Pendem melalui digitalisasi pencatatan menggunakan aplikasi SIPaTel (Sistem Informasi Penyetoran Telur). Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan <em>Participatory Action Research</em> (PAR) yang diawali dengan observasi partisipatif dan survei operasional selama lebih dari satu bulan, dilanjutkan dengan perancangan sistem, implementasi, serta pendampingan bagi pengelola. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan SIPaTel berhasil mentransformasi pencatatan manual menjadi sistem digital terorganisasi yang terdiri atas tiga modul utama, yaitu dashboard statistik yang menampilkan ringkasan total setoran (kg), estimasi krat, jumlah penjualan (kg), dan total omset (Rp) secara langsung; modul manajemen setoran BUMDes yang memfasilitasi pencatatan data dalam satuan krat (10 kg) dengan konversi otomatis ke kilogram, riwayat setoran bertampilan accordion, filter berdasarkan tanggal, serta pengelolaan data (tambah, edit, hapus); dan modul manajemen penjualan warga yang mencatat transaksi penjualan telur kepada masyarakat lengkap dengan kalkulasi otomatis total harga berdasarkan berat dan harga per kilogram. Kehadiran SIPaTel meningkatkan kemudahan input data, keteraturan arsip, serta penyediaan basis data faktual untuk pengambilan keputusan operasional BUMDes.</p> 2026-08-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4929 IMPLEMENTASI NILAI-NILAI ISLAM DALAM STRATEGI KOMUNIKASI ANAK MUDA KAMPUNG RINCA SAAT BERINTERAKSI DENGAN WISATAWAN ASING DI TAMAN NASIONAL KOMODO 2026-08-27T13:28:29+00:00 Safira Putri safira240402@gmail.com M. Zakaria Al Anshori Zakaria71@unismuh.ac.id Ramli ramli@unismuh.ac.id <p>Interaksi anak muda Kampung Rinca dengan wisatawan asing di kawasan Taman Nasional Komodo menghadapi tantangan perbedaan bahasa dan budaya yang dapat menghambat efektivitas komunikasi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi strategi komunikasi serta menganalisis implementasi nilai-nilai Islam dalam strategi komunikasi anak muda Kampung Rinca saat berinteraksi dengan wisatawan asing. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan dipilih secara purposive berdasarkan keterlibatan langsung dalam interaksi dengan wisatawan asing. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak muda Kampung Rinca menggunakan strategi komunikasi verbal, nonverbal, dan pemanfaatan teknologi melalui Google Translate untuk mengatasi keterbatasan bahasa. Strategi tersebut diimplementasikan dengan nilai-nilai Islam berupa shiddiq, amanah, tabligh, dan fathanah, serta diwujudkan melalui sikap jujur, bertanggung jawab, sopan, ramah, dan sabar dalam berinteraksi. Penelitian menyimpulkan bahwa integrasi strategi komunikasi dengan nilai-nilai Islam dapat menciptakan interaksi yang efektif, adaptif, harmonis, dan beretika dalam komunikasi antarbudaya. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kemampuan bahasa asing dan keterampilan komunikasi bagi anak muda sebagai pelaku pariwisata lokal.</p> 2026-08-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4949 PENGUATAN KETERAMPILAN SOSIAL SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI PRAKTIK OLAHRAGA TRADISIONAL 2026-08-29T11:03:47+00:00 Moch Yoga Pratama Myogapratama.contact@gmail.com Helda Pasaribu s@gmail.com Rosikah s@gmail.com Yeni Febriani s@gmail.com Triana Permata Rizki s@gmail.com Neng Indri Nopiyanti s@gmail.com Yudi Muhamad Ramdaniatulohudin s@gmail.com Siti Silvia Zulfah s@gmail.com Amanda Khairunnisa R s@gmail.com Rahma Mukilah s@gmail.com Nyimas Darojatun Ulya s@gmail.com M. Arya Rangga Bima s@gmail.com Fawwaz Afif s@gmail.com M Maulana Rahmawan s@gmail.com <p style="margin: 0cm; text-align: justify; text-justify: inter-ideograph;"><span lang="EN-US">Permainan tradisional merupakan salah satu bentuk aktivitas fisik yang memiliki nilai edukatif dan dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di sekolah dasar. Selain memberikan kesempatan kepada siswa untuk melakukan aktivitas gerak, permainan tradisional juga menyediakan ruang bagi siswa untuk berinteraksi, berkomunikasi, bekerja sama, menaati aturan, dan menunjukkan sikap sportif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan permainan olahraga tradisional serta keterampilan sosial yang muncul pada siswa sekolah dasar melalui permainan hadang, lari balok, dan lompat tali. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi terhadap siswa kelas V dan respons guru terhadap kegiatan. Subjek penelitian berjumlah 35 siswa kelas V di SDN Cikareo. Kegiatan dilaksanakan pada 12 Agustus 2026. Hasil observasi menunjukkan bahwa permainan tradisional mampu menciptakan suasana pembelajaran yang aktif dan menyenangkan. Pada awal kegiatan, sebagian siswa terlihat kurang bersemangat dan cenderung pasif. Setelah permainan dimulai, siswa menunjukkan antusiasme yang lebih tinggi, terlibat secara aktif, serta menunjukkan interaksi dan kerja sama yang lebih terlihat selama permainan berlangsung. Permainan hadang memberikan ruang bagi siswa untuk bekerja sama dalam menyusun strategi dan berkomunikasi dengan anggota kelompok. Permainan lari balok mendorong siswa untuk saling membantu, menjaga keseimbangan, dan memberikan dukungan kepada teman. Sementara itu, permainan lompat tali mendorong interaksi antarsiswa, keberanian, kesabaran, serta kemampuan mengikuti aturan permainan. Respons guru terhadap kegiatan juga menunjukkan penerimaan yang positif karena permainan dianggap menyenangkan dan dapat digunakan kembali dalam kegiatan pembelajaran. Dengan demikian, permainan olahraga tradisional dapat menjadi alternatif aktivitas pembelajaran PJOK yang tidak hanya melibatkan aspek fisik, tetapi juga memberikan ruang bagi berkembangnya keterampilan sosial siswa sekolah dasar.</span></p> 2026-08-29T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4950 TRANSFORMASI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PENDEKATAN SOCIAL AND EMOTIONAL LEARNING (SEL): KAJIAN LITERATUR TENTANG KONSEP, IMPLEMENTASI, DAN TANTANGAN PEMBELAJARAN ABAD 21 2026-08-30T11:13:24+00:00 Fatimatuz Zahro Fatimaaz4@gmail.com Nashrullah afyzson03@gmail.com <p>Transformasi pendidikan pada abad ke 21 menuntut pendekatan yang tidak hanya berfokus pada pengembangan aspek kognitif, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kompetensi sosial emosional peserta didik. Kajian literatur ini bertujuan untuk menganalisis konsep, implementasi, dan tantangan pendekatan Social and Emotional Learning (SEL) sebagai strategi transformasi pendidikan karakter. Penelitian menggunakan metode literature review dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui penelusuran berbagai sumber ilmiah, meliputi artikel jurnal, buku, dokumen kebijakan, dan laporan lembaga pendidikan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa SEL merupakan pendekatan yang berorientasi pada pengembangan lima kompetensi inti, yaitu kesadaran diri (self awareness), manajemen diri (self management), kesadaran sosial (social awareness), keterampilan relasional (relationship skills), dan pengambilan keputusan yang bertanggung jawab (responsible decision making). Berbagai penelitian empiris membuktikan bahwa implementasi SEL berkontribusi positif terhadap peningkatan keterampilan sosial emosional, perilaku prososial, kesehatan mental, serta capaian akademik peserta didik. Dalam konteks Indonesia, prinsip prinsip SEL memiliki keselarasan dengan kebijakan pendidikan karakter melalui Profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka. Namun demikian, implementasi SEL masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain keterbatasan kompetensi guru, kurangnya dukungan sistem dan kebijakan sekolah, kesenjangan akses sumber daya pendidikan, serta kompleksitas asesmen kompetensi non kognitif. Oleh karena itu, keberhasilan transformasi pendidikan karakter melalui SEL memerlukan dukungan ekosistem pendidikan yang komprehensif, meliputi penguatan kapasitas pendidik, integrasi kebijakan yang berkelanjutan, serta pengembangan model implementasi yang kontekstual dengan nilai nilai budaya dan keagamaan di Indonesia. Dengan demikian, SEL berpotensi menjadi pendekatan strategis dalam membentuk generasi yang berkarakter, adaptif, dan mampu menghadapi tantangan pembelajaran abad ke 21.</p> 2026-08-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4954 AKREDITASI SEBAGAI SISTEM PENJAMINAN MUTU EKSTERNAL DI INDONESIA 2026-09-01T02:57:53+00:00 Mumtazul Imamah mumtazaimh@gmail.com Hanun Asrohah hanunasrohah@uinsa.ac.id Mohammad Makinuddin kinudd@gmail.com <p>Akreditasi merupakan bagian integral dari Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) yang berfungsi untuk menjamin mutu penyelenggaraan pendidikan melalui proses evaluasi yang dilakukan oleh lembaga independen. Di Indonesia, pelaksanaan akreditasi tidak hanya bertujuan memberikan status kelayakan suatu satuan pendidikan atau program studi, tetapi juga menjadi instrumen untuk mendorong budaya mutu yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran akreditasi sebagai sistem penjaminan mutu eksternal di Indonesia, hubungan antara Sistem Penjaminan Mutu Internal dengan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal, tantangan implementasi akreditasi, serta strategi penguatan mutu pendidikan. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan dengan mengkaji berbagai jurnal ilmiah nasional, regulasi pemerintah, dokumen BAN-PT, serta literatur yang diterbitkan antara tahun 2019 - 2026.&nbsp; Analisis dilakukan menggunakan teknik content analysis terhadap berbagai sumber yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akreditasi berfungsi sebagai mekanisme evaluasi eksternal yang mampu meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan budaya mutu lembaga pendidikan. Namun demikian, implementasi akreditasi masih menghadapi berbagai kendala, seperti orientasi administratif, lemahnya budaya mutu internal, keterbatasan sumber daya manusia, serta belum optimalnya pemanfaatan hasil evaluasi sebagai dasar peningkatan mutu berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sinergi antara SPMI dan SPME melalui implementasi siklus PPEPP secara konsisten, digitalisasi sistem penjaminan mutu, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam membangun budaya mutu.</p> 2026-09-01T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4955 REVITALISASI KEBUN GIZI BERBASIS PENGABDIAN KKN UNTUK PENGUATAN KETAHANAN PANGAN DESA TUNGGULPANDEAN 2026-09-02T04:03:09+00:00 Ahmad Choirun Najib 231310004959@unisnu.ac.id Adrian Maulana an@gmail.com Aulia Putra Rif’an an@gmail.com Innes Neyla Raidayanti s@gmail.com Iftitah Nurul Millah s@gmail.com <p>Kebun Gizi Desa Tunggul Pandean merupakan salah satu aset lahan yang berpotensi mendukung penyediaan pangan bergizi, tetapi mengalami penurunan fungsi akibat kondisi lahan yang tandus dan tidak produktif. Kondisi tersebut mendorong tim KKN UNISNU Jepara melakukan revitalisasi sebagai upaya mengembalikan fungsi kebun sekaligus memperkuat potensi pangan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses revitalisasi Kebun Gizi dan menganalisis kontribusinya terhadap penguatan ketahanan pangan Desa Tunggul Pandean. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, dokumentasi, dan catatan kegiatan lapangan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian secara naratif, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi dilakukan melalui penataan lahan, pembersihan area, persiapan ruang tanam, penanaman kembali, dan pemeliharaan tanaman. Kegiatan tersebut menghasilkan perubahan kondisi kebun dari lahan yang tidak produktif menjadi ruang budidaya yang lebih tertata dan memiliki potensi menghasilkan pangan bergizi. Revitalisasi dengan demikian menjadi langkah awal pemulihan aset pangan lokal, meskipun keberlanjutan produktivitas kebun masih memerlukan pemeliharaan dan evaluasi lanjutan.</p> 2026-09-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4957 SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL ATAU SPMI SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL (SPMI) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN MUTU PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: STUDI LITERATUR 2026-09-04T22:00:30+00:00 M. Sobiri soi@gmail.com Muhammad Alamul Huda aamalamul@gmail.com Hanun Asrohah asrohah01@gmail.com <p>Peningkatan mutu pendidikan tinggi menjadi tuntutan utama di era globalisasi dan transformasi digital, termasuk pada Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI). Berbagai permasalahan seperti rendahnya budaya mutu, keterbatasan sumber daya, serta belum optimalnya tata kelola akademik mendorong pentingnya penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) secara sistematis dan berkelanjutan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep, implementasi, serta dampak SPMI terhadap peningkatan mutu Program Studi PAI di perguruan tinggi Islam. Metode yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan pendekatan kualitatif melalui pengkajian berbagai regulasi, jurnal ilmiah, buku, dan dokumen terkait penjaminan mutu pendidikan tinggi Islam. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi SPMI pada Prodi PAI dilakukan melalui siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islam seperti amanah, itqan, ihsan, dan tawazun. Implementasi SPMI berdampak positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, kompetensi dosen, penguatan tata kelola akademik, peningkatan capaian akreditasi BAN-PT/LAMDIK, serta terbentuknya budaya mutu di lingkungan sivitas akademika. Namun demikian, implementasi SPMI masih menghadapi berbagai hambatan seperti keterbatasan sumber daya, resistensi budaya organisasi, dan lemahnya sistem dokumentasi mutu. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa SPMI bukan hanya instrumen administratif untuk memenuhi kebutuhan akreditasi, melainkan strategi utama dalam membangun mutu pendidikan tinggi Islam yang berkelanjutan. Oleh karena itu, penguatan komitmen kepemimpinan, optimalisasi peran Gugus Penjaminan Mutu, serta internalisasi budaya mutu berbasis nilai-nilai Islam menjadi langkah penting dalam meningkatkan daya saing dan kualitas Program Studi PAI di Indonesia.</p> 2026-09-04T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4958 PEMBERDAYAAN LITERASI ANAK MELALUI PEMBUATAN PERPUSTAKAAN MINI DAN MAJALAH DINDING DI MADRASAH NASATIL FALAH KAMPUNG PASIR GADUNG 2026-09-05T10:58:00+00:00 Selvi Ayu Permatasari selviayu321@gmail.com Fadan Buljah Alaryahiyyah fadanbuljahalariyahiyyah@gmail.com Raqiqah Ramiyanti raqiqahramiyanti@gmail.com Abel Octavia Suman abeloctaviasuman@gmail.com Chandra Priatna chandrapriatna10@gmail.com Nandang Sunandar nandang.sunandar@uinbanten.ac.id <p>Keterbatasan sarana literasi menjadi salah satu tantangan dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung kebiasaan membaca dan kreativitas anak. Kondisi tersebut juga ditemukan di Madrasah Nasatil Falah, Kampung Pasir Gadung, Desa Sangiang, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung pemberdayaan literasi anak melalui penyediaan perpustakaan mini dan majalah dinding sebagai sarana pendukung kegiatan membaca, memperoleh informasi, serta mengembangkan kreativitas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan pihak madrasah, guru, dan siswa, serta dokumentasi kegiatan. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keberadaan perpustakaan mini memberikan akses yang lebih dekat terhadap bahan bacaan, sedangkan majalah dinding berfungsi sebagai media informasi sekaligus ruang bagi anak untuk menampilkan dan mengembangkan karya. Penggunaan kedua sarana secara bersamaan memberikan pengalaman literasi yang lebih beragam, meliputi membaca, memahami informasi, menulis, berkomunikasi, dan menghasilkan karya. Keberlanjutan program memerlukan keterlibatan pihak madrasah dalam pemeliharaan, pengelolaan, dan pemanfaatan sarana secara rutin.</p> 2026-09-05T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4959 MENINJAU SECARA TEOLOGIS KONSEP MEMBERIKAN PERSEMBAHAN BERDASARKANKEJADIAN 4:3-5 DAN KONTRIBUSINYA UNTUK ORANG KRISTEN MASA KINI 2026-09-05T12:04:02+00:00 Ponsius Halawa Ponsi12mei@gmail.com Wendy Efriduansyah Situmorang wendyefriduansyah@gmail.com Iman Gulo Imangulo905@gmail.com <p>Persembahan merupakan suatu aspek didalam liturgika iman Kristen tetapi juga harus dipahami bahwa esensi persembahan bukanlah untuk mempermuliakan diri sendiri melainkan untuk bersekutu dengan Allah sekaligus pengakuan akan otoritas Allah. Tetapi berbeda dengan Kain yang juga memberikan persembahan namun justru Kain dan persembahannya ditolak oleh Allah. Metodologi penelitian metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan untuk dapat membangun kerangka atau pengajaran yang cukup dalam mengenai relasi antara iman dan persembahan. Sekaligus memberikan pengajaran iman bahwa Persembahan itu haruslah didasari oleh kesungguhan hati serta menyadari penuh bahwa Allah memiliki otoritas penuh dalam kehidupan orang percaya.</p> 2026-09-05T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan