https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/issue/feed Jurnal Psikososial dan Pendidikan 2026-04-22T09:22:49+00:00 Muhammad Hendri, M.Pd meraagustina1987@gmail.com Open Journal Systems <div style="border: 3px #086338 Dashed; padding: 10px; background-color: #ffffff; text-align: left;"> <ol> <li><strong>Journal Title </strong>: Jurnal Psikososial dan Pendidikan</li> <li><strong>Initials </strong>: Psikosospen</li> <li><strong>Frequency </strong>: March, June, September, December</li> <li><strong>Online ISSN </strong>: 3089-9486</li> <li><strong>Editor in Chief </strong>: <a>Muhammad Hendri, M.Pd</a></li> <li><strong style="font-size: 0.875rem;">DOI </strong><span style="font-size: 0.875rem;">: XX.XXXXX</span></li> <li><strong>Publisher </strong>: Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh</li> </ol> </div> <p style="text-align: justify;"><strong>Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen), </strong>menerima artikel tentang isu-isu terkini dan terkait utama dalam psikologi, sosial, sosiologi dan pendidikan. Jurnal ini menyediakan wadah bagi para peneliti untuk berdiskusi, mengejar dan mempromosikan pengetahuan di bidang psikologi, sosial, sosiologi dan pendidikan yang sedang berkembang dan berkembang. Artikel dapat ditulis dalam bahasa Inggris atau bahasa Indonesia. Jurnal ini terbit 1 tahun 4 kali<strong> (Maret, Juni, September, Desember).</strong></p> https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3837 PENERAPAN STANDAR ASUHAN KEPERAWATAN HALUSINASI KOMBINASI ART THERAPY DENGAN MENGGAMBAR BEBAS PADA PASIEN SKIZOFRENIA DENGAN HALUSINASI PENDENGARAN DI RUANG GATOTKACA RSJD dr.ARIF ZAINUDIN SURAKARTA 2026-01-14T13:18:32+00:00 Anastesia Miranda Anastesiamiranda2@gmail.com Eka Budiarto Anastesiamiranda2@gmail.com Slamet Wibowo Anastesiamiranda2@gmail.com <p>Halusinasi sering dialami oleh pasien skizofrenia yang dapat menyebabkan<br>perilaku kekerasan dan resiko bunuh diri jika tidak ditangani secara langsung dapat<br>menyebabkan terjadinya hal yang tidak diinginkan seperti menyuruh membunuh<br>dirinya sendiri, melukai orang lain atau merusak lingkungan. Penulisan artikel ini<br>bertujuan untuk menerapkan standar asuhan keperawatan halusinasi kombinasi art<br>therapy untuk meningkatkan kemampuan mengontrol halusinasi dan menurunkan<br>tanda gejala halusinasi. Jenis penelitian ini dalam bentuk studi kasus berupa pendekatan deskriptif.<br>Sebanyak satu pasien diberikan implementasi standar asuhan keperawatan<br>halusinasi kombinasi dengan art therapy menggambar bebas. Implementasi standar<br>asuhan keperawatan halusinasi diberikan sebelum pemberian art therapy serta<br>dilakukan pre dan post pengukuran tanda gejala. Penerapan dilaksanakan di ruang<br>gatotkaca RSJD dr.Arif Zainudin selama 4 hari. Instrument yang digunakan adalah<br>lembar observasi checklist tanda gejala dan checklist kemampuan pasien dalam<br>menggambar. Sebelum diberikan implementasi standar asuhan keperawatan halusinasi dan art therapy didapatkan 9 (64%) tanda gejala dan setelah diberikan terapi selama 4 hari<br>hasil evaluasi pada hari ke 4 tidak terdapat tanda gejala serta terjadi penurunan<br>durasi, waktu, frekuensi, respon dan usaha yang dilakukan ketika halusinasi<br>muncul. Hasil evaluasi kemampuan pasien sebelum dilakukan penerapan art<br>therapy menggambar bebas didapatkan pasien mampu menjawab 4 (44%) setelah<br>diberikan intervensi kemampuan pasien meningkat pasien mampu menjawab 9<br>(100%). Intervensi tambahan dapat dijadikan acuan maupun intervensi sebagai bahan<br>pertimbangan terapi non farmakologi karena terbukti dapat menurunkan tanda<br>gejala halusinasi</p> 2026-01-14T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3835 DINAMIKA RELASI SENIOR DAN JUNIOR DALAM KEHIDUAPN SOSIAL DI PONDOK PESANTREN MAMBAUS SHOLIHIN PERSPEKTIF TEORI KONFLIK 2026-01-14T10:48:34+00:00 Elisa Rahmah elisarahmah1610@gmail.com Maftuh maftuh10@gmail.com <p>Relasi senior dan junior merupakan bagian penting dalam kehidupan sosial pesantren yang membentuk pola interaksi, disiplin, dan internalisasi nilai-nilai pendidikan Islam. Di Pesantren Mambaus Sholihin, relasi tersebut dilegitimasi oleh tradisi dan struktur hierarkis pesantren, namun dalam praktiknya juga berpotensi melahirkan ketegangan sosial yang tersembunyi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk relasi senior dan junior dalam kehidupan sosial pesantren, dinamika relasi tersebut ditinjau dari perspektif teori konflik, serta implikasinya terhadap nilai-nilai pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan teknik analisis data berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relasi senior dan junior di Pesantren Mambaus Sholihin bersifat hierarkis dan menempatkan senior sebagai pemegang otoritas sosial, sementara junior berada pada posisi subordinat. Dalam perspektif teori konflik, dinamika tersebut mencerminkan adanya relasi kuasa yang melahirkan konflik laten, yang tidak muncul secara terbuka karena kuatnya nilai kepatuhan dan ta’dzim. Implikasi dari dinamika ini bersifat ambivalen, yaitu berkontribusi pada pembentukan karakter santri sekaligus berpotensi mengaburkan nilai keadilan apabila tidak dikelola secara pedagogis. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran kiai dan struktur pengasuhan pesantren dalam mengelola relasi sosial agar selaras dengan nilai-nilai pendidikan Islam yang humanis dan berkeadilan</p> 2026-01-14T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3816 NILAI PENDIDIKAN DALAM ANIMASI THE WILD ROBOT TERHADAP PERKEMBANGAN MORAL ANAK 2026-01-11T15:18:23+00:00 Aksa Nurul Fallah Aksanurfalah26@gmai.com <p>Film animasi, acara TV termasuk sinetron yang kebanyakan sekarang mulai kurang mendidik serta film kartun yang sudah banyak tayang di Indonesia, berisi tindakan romansa di bawah umur serta kekerasan yang tidak pantas untuk ditonton. Sehingga diperlukan adanya integrasi nilai moral dalam pertelevisian khususnya di Indonesia. Diantara banyak acara favorit anak-anak misalnya film animasi dengan penyajian humor dan lelucon serta gambar yang menarik perhatian anak-anak. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis apa saja nilai moral yang terkandung pada film animasi The Wild Robot yang rilis baru-baru ini di Indonesia dan mendeskripsikannya apakah ada nilai-nilai Pendidikan yang terkandung di dalamnya terhadap perkembangan perilaku moral anak. Penelitian yang dilaksanakan berjenis kualitatif tepatnya penelitian deskriptif. Data penelitian ini yakni berbagai hal dengan kandungan nilai moral dari film animasi The Wild Robot. Guna mengumpulkan data tersebut penulis menggunakan, metode pencatatan dan observasi, serta teknik pencatatan. Mengacu pembahasan yang sudah dipaparkan, diketahui bahwa film animasi The Wild Robot mempunyai nilai moral. Nilai moral ini mencakup rasa perhatian, kasih sayang, nilai persahabatan, sikap kebersamaan, keberanian, kerjasama, kepedulian dengan sesama, dan tolong menolong, yang berpengaruh terhadap perkembangan moral anak.</p> 2026-01-11T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3796 PEMBERDAYAAN UMKM MILA ROTI MELALUI PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP MANAJEMEN KEWIRAUSAHAAN UNTUK MENINGKATKAN STRATEGI PEMASARAN 2026-01-09T14:22:27+00:00 Muhammad Wildan Al Khautsar muhammad.142410014@mhs.pelitabangsa.ac.id Erna Melati erna.142410012@mhs.pelitabangsa.ac.id Vetra Venesia Aditya vetra.142410031@mhs.pelitabangsa.ac.id Luthfi Abdul Hadi lutfi.142410008@mhs.pelitabangsa.ac.id Muhammad Kosim muhammadkosim@pelitabangsa.ac.id <p>UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, namun seringkali menghadapi kendala dalam aspek manajemen dan strategi pemasaran digital. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberdayakan UMKM Mila Roti melalui penerapan prinsip-prinsip manajemen kewirausahaan guna meningkatkan strategi pemasarannya. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara, pendampingan, serta implementasi solusi secara langsung. Solusi yang ditawarkan berfokus pada pemanfaatan media sosial melalui pembuatan konten video promosi yang menarik, penyusunan jadwal konten mingguan, dan partisipasi dalam bazar kampus (FEB Day). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan pemilik usaha dalam mengelola pemasaran digital, membuat konten promosi secara kreatif dan konsisten, serta memahami pentingnya personal branding. Dapat disimpulkan bahwa penerapan prinsip manajemen kewirausahaan, khususnya dalam inovasi pemasaran digital, efektif dalam meningkatkan strategi pemasaran UMKM Mila Roti. Untuk keberlanjutan, disarankan agar UMKM Mila Roti secara mandiri dan konsisten mengembangkan konten dan memanfaatkan data interaksi pelanggan dari media sosial untuk penyusunan strategi yang lebih tepat sasaran.</p> <p>&nbsp;</p> 2026-01-09T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3744 ANALISIS PERILAKU ANAK ADHD DAN STRATEGI MENGATASINYA DI SEKOLAH DASAR 2026-01-01T11:59:50+00:00 Retno Andriyani retnoandriyani61@gmail.com Lutfinurul Karomah lutfinurul2004@gmail.com Siti Nurhidayah hidayah2924@gmail.com Intan Safitri intansafitri2103@gmail.com Kumala Dewi kmladewi63@gmail.com Della Triwahyuni dellatriwahyuni1921@gmail.com <p>Penelitian ini mendeskripsikan perilaku anak dengan&nbsp;Attention Deficit Hyperactivity Disorder&nbsp;(ADHD) dan strategi penanganannya di sekolah dasar inklusif. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek seorang siswa ADHD, guru kelas, dan pihak sekolah di SDN Pinang 3. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan perilaku hiperaktif–impulsif yang berfungsi untuk mencari perhatian dan menghindari tugas. Penerapan&nbsp;Positive Behavior Support&nbsp;(PBS) berbasis asesmen perilaku meningkatkan kepatuhan dan penyelesaian tugas, serta menegaskan pentingnya kolaborasi guru, sekolah, dan orang tua.</p> 2026-01-01T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3747 PENGARUH MEDIA FLASHCARD TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS 1 SD NEGERI 1 BULUNGAN 2026-01-02T02:47:19+00:00 Diana Shima Amritha 221330000984@unisnu.ac.id Nur Khoyrul Anam 231330001402@unisnu.ac.id Ayu Ramandani 231330001413@unisnu.ac.id Faridatun Nasiroh 231330001434@unisnu.ac.id Dimas Amin Dwi Putra 5231330001436@unisnu.ac.id Nailia Jami’atul Muna 231330001439@unisnu.ac.id <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca permulaan siswa kelas 1 SD Negeri 1 Bulungan, di mana 60% siswa masih mengalami kesulitan membedakan huruf yang serupa dan mengeja kata. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penggunaan media flashcard terhadap peningkatan kemampuan membaca permulaan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Quasi-Experimental (Non-equivalent Control Group Design) yang melibatkan 40 siswa yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen penelitian berupa tes membaca yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji-t menunjukkan bahwa nilai t-hitung (4,340) &gt; t-tabel (1,685) pada taraf signifikansi 0,05. Hasil N-Gain Score menunjukkan kelompok eksperimen mencapai 0,82 (kategori tinggi), sedangkan kelompok kontrol hanya 0,49 (kategori sedang). Temuan ini membuktikan bahwa media flashcard secara signifikan lebih efektif dibandingkan metode konvensional dalam meningkatkan kemampuan literasi dasar siswa. Implikasi penelitian menyarankan penggunaan media visual yang variatif untuk mempercepat penguasaan huruf pada siswa kelas awal.</p> 2026-01-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3757 ANALISIS MEMBACA PEMAHAMAN SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS DI KELAS INKLUSI KELAS IV SDN CIPETE 4 KOTA TANGERANG 2026-01-03T09:07:20+00:00 Septy Nurfadillah nurfadhillahsepty@gmail.com Lola Andika Rahmadany lolarahmadany56@gmail.com Nanda Audia nandaseptember066@gmail.com Putri Shafa Harfiantika putrishafahar@gmail.com Anita Dewi Anitadw743@gmail.com <p>Pembelajaran membaca pemahaman merupakan kemampuan dasar yang sangat penting bagi siswa sekolah dasar, termasuk bagi siswa berkebutuhan khusus yang belajar di kelas inklusif. Namun, perbedaan karakteristik dan kebutuhan belajar siswa berkebutuhan khusus menuntut adanya adaptasi pembelajaran agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk adaptasi pembelajaran pemahaman membaca bagi siswa berkebutuhan khusus di kelas IV SD Negeri Cipete 4 Kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian meliputi guru kelas IV dan siswa berkebutuhan khusus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptasi pembelajaran pemahaman membaca dilakukan melalui penyesuaian materi bacaan, penggunaan media pembelajaran yang bervariasi, modifikasi metode pembelajaran, serta pemberian pendampingan dan evaluasi yang fleksibel sesuai kemampuan siswa. Adaptasi tersebut membantu siswa berkebutuhan khusus dalam memahami isi bacaan dan meningkatkan partisipasi mereka dalam kegiatan pembelajaran. Dengan demikian, adaptasi pembelajaran pemahaman membaca di kelas inklusif berperan penting dalam mendukung tercapainya proses pembelajaran yang lebih inklusif dan bermakna.</p> 2026-01-03T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3761 PERAN GURU DALAM MENANGANI KETERLAMBATAN MEMBACA PADA SISWA FASE C DI MI ALRIYADH JERUKWANGI 2026-01-04T07:32:58+00:00 Luluk Nabila 231330001391@unisnu.ac.id Khikam Maulana Alfafa 231330001393@unisnu.ac.id Ahmad Khoirur Rozikin 231330001404@unisnu.ac.id Nuril Ilham Nastiar 231330001412@unisnu.ac.id Refani Arifudin 231330001421@unisnu.ac.id Dini Devika Afriani 231330001424@unisnu.ac.id <p>Kemampuan membaca merupakan keterampilan dasar yang harus dikuasai siswa sekolah dasar sebagai fondasi untuk memahami berbagai mata pelajaran. kenyataannya, masih ditemukan siswa pada jenjang Fase C yang mengalami keterlambatan membaca. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam menangani keterlambatan membaca siswa Fase C di MI Al Riyadh Jerukwangi serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian guru kelas V dan siswa yang mengalami keterlambatan membaca. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran penting sebagai fasilitator, motivator, pembimbing, dan evaluator dalam membantu siswa yang mengalami keterlambatan membaca. Guru menerapkan strategi bertahap, dimulai dari mengenalkan alfabet, latihan membaca bersuku kata, hingga memahami teks sederhana, serta memanfaatkan media pembelajaran digital dan lagu edukatif untuk meningkatkan minat siswa. Berdasarkan data angket, sebagian siswa masih mengalami kesulitan memahami bacaan dan kurang termotivasi untuk membaca secara mandiri. Wawancara menunjukkan bahwa salah satu penyebab keterlambatan membaca adalah kurangnya dukungan dan pembiasaan membaca di rumah. Kendala utama yang dihadapi guru yaitu minimnya tindak lanjut belajar membaca dari orang tua dan kurangnya kebiasaan literasi siswa di luar sekolah. Penelitian ini menegaskan bahwa peran aktif guru dan dukungan lingkungan keluarga sangat penting dalam mengatasi keterlambatan membaca pada siswa Fase C.</p> 2026-01-04T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3765 PENGUATAN LITERASI KEAGAMAAN DALAM PENDIDIKAN ISLAM UNTUK MENCEGAH INTOLERANSI DI KALANGAN GENERASI Z 2026-01-05T13:15:36+00:00 Novita Sari Nasution novitasari27@gmail.com Syamsul Aripin syamsul.aripin1981@gmail.com <p>Penelitian ini mengkaji pentingnya penguatan literasi keagamaan dalam pendidikan Islam sebagai upaya preventif terhadap intoleransi di kalangan Generasi Z. Maraknya ujaran kebencian dan sikap intoleran di media sosial menunjukkan urgensi penguatan pemahaman keagamaan yang moderat dan inklusif. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keagamaan yang komprehensif dapat menjadi fondasi kuat dalam membentuk sikap toleran pada Generasi Z. Implementasi pembelajaran yang mengintegrasikan teknologi digital, dialog antaragama, dan pendekatan kontekstual terbukti efektif dalam meningkatkan literasi keagamaan. Penelitian merekomendasikan revitalisasi kurikulum pendidikan Islam dengan memasukkan komponen literasi digital keagamaan, pendidikan multikulturalisme, dan pengembangan critical thinking</p> 2026-01-05T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3766 EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA FLASHCARD DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA 2026-01-06T00:59:26+00:00 Muhammad Nasrul Waton muhammadnasrulwaton@iaibafa.ac.id Imam Khudori imamkhudori@mhs.iaibafa.ac.id <p>Proses pembelajaran merupakan kegiatan terencana yang bertujuan mengarahkan perubahan perilaku peserta didik pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran matematika di sekolah dasar, adalah melalui pemanfaatan media pembelajaran yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan media flashcard dalam meningkatkan minat dan hasil belajar siswa kelas 3 SDI Nurul Qur’an pada materi bilangan cacah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap proses pembelajaran matematika di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media flashcard mampu meningkatkan minat belajar siswa, yang ditandai dengan meningkatnya keaktifan, antusiasme, dan keberanian siswa dalam berpartisipasi selama pembelajaran. Selain itu, media flashcard juga berdampak positif terhadap hasil belajar siswa, baik pada ranah kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Media flashcard dinilai praktis, mudah digunakan, menarik, serta mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Meskipun demikian, media ini memiliki keterbatasan sehingga penggunaannya perlu dikombinasikan dengan media dan metode pembelajaran lain. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media flashcard efektif digunakan sebagai media pendukung pembelajaran matematika untuk meningkatkan minat dan hasil belajar siswa kelas 3 SDI Nurul Qur’an.</p> 2026-01-06T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3769 PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA MELALUI PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK SISWA KELAS II 2026-01-06T11:07:45+00:00 Mawardi wardi.elmawardi@gmail.com Syafira Rizkyta sd@gmail.com Nadya Prima Wulandari nad@gmail.com Dini Indahyani d@gmail.com Irma Agustin in@gmail.com <p>Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas II SDN Kutabumi IV Kabupaten Tangerang melalui penerapan model <em>Problem Based Learning</em> (PBL). Latar belakang penelitian berangkat dari rendahnya keterampilan siswa dalam menyelesaikan soal kontekstual akibat pola pembelajaran yang masih berpusat pada guru. PBL dipilih karena menekankan pada keterlibatan aktif siswa dalam mengidentifikasi masalah nyata, berdiskusi, serta menemukan solusi secara mandiri. Penelitian dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2025/2026 dengan subjek 25 siswa, menggunakan desain siklus spiral reflektif Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru dan siswa serta tes kemampuan pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dari pertemuan pertama ke pertemuan kedua, baik pada aspek keterlibatan siswa maupun capaian hasil belajar. Ketuntasan belajar mencapai 92% dengan rata-rata nilai 90,4, melampaui Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 70. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan PBL efektif dalam mengembangkan kemampuan pemecahan masalah matematika sekaligus mendorong pembelajaran yang lebih bermakna dan berpusat pada siswa.</p> 2026-01-06T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3774 PERAN LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM DALAM STABILITAS SOSIAL DAN MORAL PERSPEKTIF FUNGSIONALISME PARSONS 2026-01-07T11:17:14+00:00 Imroatus Sholekah Imroatussholekah07@gmail.com Maftuh maftuh10@gmail.com <p>Lemaga pendidikan Islam memiliki peran strategis sebagai institusi sosial dalam menjaga stabilitas sosial dan moral masyarakat. Di tengah dinamika perubahan sosial yang kompleks, pendidikan Islam tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai media sosialisasi nilai, norma, dan etika keagamaan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan Islam dalam menjaga stabilitas sosial dan moral masyarakat melalui perspektif teori fungsionalisme struktural Talcott Parsons. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap berbagai literatur yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Islam menjalankan fungsi adaptasi, integrasi, pencapaian tujuan, serta pemeliharaan pola nilai moral sebagaimana tercermin dalam skema AGIL. Melalui fungsi-fungsi tersebut, pendidikan Islam berkontribusi dalam menciptakan keteraturan, keseimbangan, dan keberlanjutan kehidupan sosial masyarakat.</p> 2026-01-07T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3776 PENERAPAN METODE CERAMAH DAN PRAKTIK LANGSUNG DALAM PEMBELAJARAN PJOK DI SD 008 MULYA SUBUR 2026-01-07T12:21:09+00:00 Inggrid Reva Emylya 256911207@student.uir.ac.id Dea Mustika deamustika@edu.uir.ac.id Nur Aisyah 256910865@student.uir.ac.id Afifa Kaisara 256911846@student.uir.ac.id Ayrin Aulia Nobel 256912061@student.uir.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode ceramah dan praktik langsung dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di SD 008 Mulya Subur. Metode ceramah digunakan oleh guru untuk menyampaikan materi pembelajaran, aturan kegiatan, serta tujuan pembelajaran secara jelas dan terstruktur. Sementara itu, metode praktik langsung diterapkan untuk memberikan kesempatan kepada siswa agar dapat mengaplikasikan materi yang telah dipelajari melalui aktivitas fisik secara nyata. Guru juga mengombinasikan kedua metode tersebut dalam satu pertemuan pembelajaran guna meningkatkan efektivitas proses belajar dan menjaga keaktifan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode ceramah dan praktik langsung mampu meningkatkan partisipasi siswa, membantu pemahaman materi, serta melatih keterampilan gerak siswa secara optimal. Dengan demikian, penggunaan variasi metode pembelajaran ini dapat menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, menarik, dan mendukung tercapainya tujuan pembelajaran PJOK di sekolah dasar.</p> 2026-01-07T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3777 PENINGKATKAN HASIL BELAJAR PPKN PADA MATERI SIMBOL-SIMBOL PANCASILA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN SAINTIFIK PADA SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR 2026-01-07T13:14:18+00:00 Mawardi wardi.elmawardi@gmail.com Virna Dhia Ulhaq virnadh33@gmail.com Siti Nurhidayah s@gmail.com Siti Sholikha sitisholikha222@gmail.com Syahnia Maulida Fitria s@gmail.com Wurinda Nurbaiti w@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar PPKn materi simbol-simbol Pancasila pada siswa kelas III SDN Cipete 3 Kota Tangerang melalui model pembelajaran saintifik. Dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2025/2026 dengan 30 siswa, menggunakan desain PTK dua siklus: mengamati, menanya, menalar, mencoba, dan mengomunikasikan, didukung media gambar, video, serta permainan edukatif. Data dikumpul melalui observasi proses dan tes hasil belajar, dianalisis secara kualitatif (model Miles &amp; Huberman) dan kuantitatif. Hasil siklus I menunjukkan ketuntasan 45% (guru) dan 40% (siswa), dengan rata-rata nilai di bawah KKM. Setelah perbaikan siklus II, capaian naik menjadi 85% (guru) dan 90% (siswa), ketuntasan klasikal &gt;80%, serta pemahaman siswa terhadap makna simbol (bintang, rantai, beringin, banteng, padi-kapas) dan sikapnya meningkat signifikan. Model saintifik efektif karena melibatkan siswa aktif, menumbuhkan motivasi, dan mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari.</p> 2026-01-07T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3780 PERAN LITERASI DIGITAL DALAM MENINGKATKAN KESIAPAN BERWIRAUSAHA MAHASISWA DI ERA EKONOMI KREATIF 2026-01-07T13:24:45+00:00 Ulfa Ulaika Zahara Masyrin Ulfa2552@gmail.com Arsya Putri Charnova arsyaputri466@gmail.com Yulia Novita yulia.novita@uin-suska.ac.id Zetri Rahmat zetri.rahmat@uin-suska.ac.id <p>Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi signifikan dalam berbagai sektor kehidupan, termasuk bidang kewirausahaan dan ekonomi kreatif. Mahasiswa sebagai generasi muda memiliki peran strategis dalam pengembangan ekonomi kreatif, namun kesiapan berwirausaha mereka masih menghadapi berbagai tantangan. Salah satu faktor penting yang memengaruhi kesiapan tersebut adalah literasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran literasi digital dalam meningkatkan kesiapan berwirausaha mahasiswa di era ekonomi kreatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode <em>literature review </em>terhadap berbagai jurnal nasional dan internasional yang relevan dengan topik literasi digital, kewirausahaan mahasiswa, dan ekonomi kreatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi digital berperan signifikan dalam meningkatkan kesiapan berwirausaha mahasiswa, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui penguatan <em>entrepreneurial self-efficacy</em>, kreativitas, dan kemampuan adaptasi terhadap perubahan teknologi. Literasi digital memungkinkan mahasiswa untuk mengidentifikasi peluang usaha, mengembangkan inovasi produk, serta memanfaatkan platform digital sebagai sarana pemasaran dan pengelolaan usaha. Selain itu, integrasi literasi digital dalam pendidikan kewirausahaan di perguruan tinggi terbukti memperkuat kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan ekonomi kreatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi digital merupakan faktor kunci dalam membangun kesiapan berwirausaha mahasiswa, sehingga perlu diintegrasikan secara sistematis dalam kurikulum dan ekosistem pendidikan tinggi guna mendukung pengembangan wirausaha muda yang mandiri dan berdaya saing.</p> 2026-01-07T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3783 PERMASALAHAN BELAJAR PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR 2026-01-07T15:57:46+00:00 Nela Dwi Walianti 256912200@student.uir.ac.id Ahmad Luthfi Rahman 256912267@student.uir.ac.id Suasan Raudatul Firdaus s@gmail.com Endang Ayu Safitri el@gmail.com Dea Mustika de@gmail.com <p>Permasalahan belajar pada anak usia sekolah dasar masih menjadi isu penting dalam dunia pendidikan karena berdampak langsung terhadap keberhasilan proses pembelajaran dan perkembangan peserta didik. Berbagai kendala yang muncul di kelas, seperti rendahnya minat belajar, kurangnya fokus, mudah bosan, serta perilaku menyimpang siswa, menunjukkan perlunya kajian yang lebih mendalam terhadap kondisi nyata di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk permasalahan belajar yang dialami anak usia sekolah dasar serta implikasinya terhadap proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi tidak langsung, yaitu wawancara sederhana dengan guru sekolah dasar menggunakan media komunikasi WhatsApp. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi pola permasalahan belajar yang sering muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan belajar pada siswa sekolah dasar meliputi rendahnya minat dan motivasi belajar, siswa mudah merasa bosan, kurang fokus dalam menerima materi pembelajaran, serta munculnya perilaku negatif seperti menyontek, berbohong, dan berkelahi. Permasalahan tersebut dipengaruhi oleh faktor internal siswa, karakteristik perkembangan anak, serta faktor eksternal seperti metode pembelajaran yang kurang bervariasi dan pengelolaan kelas yang belum optimal. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya peran guru dalam merancang pembelajaran yang inovatif, menarik, dan berpusat pada siswa, serta perlunya penguatan pendidikan karakter sejak dini. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi guru dan sekolah dalam upaya meningkatkan kualitas proses pembelajaran di sekolah dasar.</p> 2026-01-07T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3784 EFEKTIVITAS METODE CERAMAH DAN DEMONSTRASI DALAM PEMBELAJARAN KELAS 1 DI SD NEGERI 21 PEKANBARU 2026-01-07T16:09:21+00:00 Anisah Khairiyah 256910008@student.uir.ac.id Dea Mustika deamustika@edu.uir.ac.id Zauna Rahma Dini za@gmail.com Husnah 256910998@student.uir.ac.id Khoirul Fatihin 256910911@student.uir.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode ceramah dan demonstrasi dalam pembelajaran siswa kelas 1 di SD Negeri 21 Pekanbaru. Observasi dilakukan untuk mengetahui sejauh mana metode ini membantu siswa memahami materi, meningkatkan motivasi belajar, dan menyesuaikan proses pembelajaran dengan karakteristik perkembangan siswa. Hasil observasi menunjukkan bahwa metode ceramah dan demonstrasi sangat efektif karena mampu menyampaikan materi secara jelas sekaligus memberikan contoh praktik yang mudah dipahami siswa. Selain itu, penggunaan metode permainan secara berkala dapat menjadi variasi untuk menjaga konsentrasi dan antusiasme siswa, sedangkan metode diskusi jarang diterapkan karena keterbatasan kemampuan berpikir abstrak siswa kelas 1. Temuan ini menekankan pentingnya penyesuaian metode pembelajaran dengan gaya belajar dan tahap perkembangan siswa agar proses belajar lebih efektif dan menyenangkan.</p> 2026-01-07T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3786 PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS 5 SD PADA MATA PELAJARAN IPAS 2026-01-08T21:53:00+00:00 Mawardi wardi.elmawardi@gmail.com Delia Syfa deliasyfa340@gmail.com Elsa Rizqina Agustin elsarizqinagustin@gmail.com Rizkia Putri Awalina rizputri09@gmail.com Radiva Samsa Azzahra 2004radiva@gmail.com <p>This study aims to improve the learning outcomes of fifth-grade elementary school students in Integrated Natural and Social Sciences (IPAS) through the implementation of a contextual learning approach. This research employed Classroom Action Research conducted in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection. Data were collected through learning outcome tests, classroom observations, and documentation, and analyzed using descriptive methods. The findings show an improvement in students learning outcomes, as indicated by increased average scores and learning mastery. These results demonstrate the contextual learning approach is effective in enhancing IPAS learning outcomes at the elementary school level.</p> 2026-01-08T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3789 MENULIS PERMULAAN KELAS RENDAH DI SDN CIPETE 4 2026-01-09T01:02:55+00:00 Septy Nurfadhillah nurfadhillapty@gmail.com Rifka Nur Rahmadani rifkanur163@gmail.com Cahaya Suci Ramadhania cahayasuciramadhania@gmail.com Risyda Zulfa Azzahra r@gmail.com <p>Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa belum mampu membaca secara lancar dan masih mengalami kesulitan dalam membedakan jenis dan bentuk huruf, seperti huruf vokal dan konsonan, huruf kapital dan huruf kecil, serta huruf-huruf yang memiliki kemiripan bentuk. Selain itu, keterampilan motorik halus siswa belum berkembang secara optimal sehingga memengaruhi kualitas tulisan. Assessment berbasis observasi dinilai efektif untuk mengidentifikasi kemampuan dan kebutuhan belajar siswa secara menyeluruh. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembelajaran yang inklusif dan adaptif dalam mengembangkan kemampuan menulis permulaan siswa kelas rendah</p> 2026-01-09T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3791 ASSESMENT PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSI UNTUK ANAK AUTISME SDN CIPETE 5 KOTA TANGERANG 2026-01-09T08:40:26+00:00 Istiqomah istq829@gmail.com Rahma Yunita rahmayunita339@gmail.com Revina Indah Puspita revinaindahpuspita@gmail.com Putri Amanah amanahputri858@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan emosi anak autisme pada SDN Cipete 5 Kota Tangerang melalui observasi perilaku sehari-hari di lingkungan kelas. Aspek yang dinilai meliputi perkembangan emosi anak, perkembangan interaksi sosial, perkembangan komunikasi sosial, pekembangan persepsi sensori, dan perkembangan perilaku. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan wali kelas dan lembar observasi berbentuk pilihan “sangat baik, baik, cukup, sangat tidak cukup, kurang” berdasarkan perilaku yang muncul. Hasil observasi memberikan gambaran mengenai perkembangan emosi anak dan menjadi dasar bagi guru dalam merancang strategi pembelajaran serta pendekatan sosial-emosional yang lebih tepat. Temuan ini diharapkan dapat membantu guru mengidentifikasi kebutuhan dukungan emosional anak dan memperkuat interaksi positif di lingkungan sekolah.</p> 2026-01-09T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3792 PENINGKATAN HASIL BELAJAR PPKN MATERI KEBERAGAMAN BUDAYA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) PADA SISWA KELAS IV SD 2026-01-09T09:08:44+00:00 Mawardi wardi.elmawardi@gmail.com Risma Odis Adellia r@gmail.com Rahma Izzatul Janah r@gmail.com Amanda Putri Humaeroh an@gmail.com Kumala Dewi kmladewi63@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) pada materi keberagaman budaya melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) pada siswa kelas IV SDN Kembangan Utara 09 Jakarta Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas IV yang berjumlah 31 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi aktivitas guru dan siswa serta tes hasil belajar pada setiap akhir siklus. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif untuk mengetahui peningkatan proses dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) mampu meningkatkan keaktifan siswa dan kualitas pembelajaran, yang berdampak pada peningkatan hasil belajar PPKn. Hal ini terlihat dari meningkatnya aktivitas guru dan siswa selama proses pembelajaran serta tercapainya ketuntasan belajar siswa sesuai dengan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang telah ditetapkan. Dengan demikian, model Think Pair Share (TPS) efektif digunakan dalam pembelajaran PPKn, khususnya pada materi keberagaman budaya, karena dapat menciptakan suasana belajar yang aktif, kolaboratif, dan bermakna bagi siswa sekolah dasar.</p> 2026-01-09T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3779 UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MURID KELAS II SD DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA MATERI KATA BERIMBUHAN MELALUI PENGGUNAAN KARTU KATA 2026-01-07T13:39:40+00:00 Dwi Agustina Ningrum dwiagustinaningrum80@gmail.com Alesia Nala Maheswari alesianala63@gmail.com Desi Eka Pratiwi desipratiwi_fbs@uwks.ac.id <p>Pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah masih belum optimal dan didominasi metode ceramah, menyebabkan murid pasif, cepat bosan, dan hasil belajar pada materi kata berimbuhan masih rendah, dengan nilai rata-rata 69,6, di bawah Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) 75. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan media kartu kata dapat meningkatkan hasil belajar murid kelas II pada mata pelajaran Bahasa Indonesia materi kata berimbuhan. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi, serta subjek penelitian sebanyak 26 murid kelas II. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes (pre-test dan post-test). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan, dengan nilai rata-rata hasil belajar murid meningkat dari 69,6 (pra-siklus) menjadi 74,8 (Siklus I), dan mencapai 80,0 (Siklus II). Persentase ketuntasan belajar juga meningkat dari 30,8% (pra-siklus) menjadi 100% (Siklus II), yang berarti seluruh murid telah mencapai KKTP. Media kartu kata terbukti efektif karena merupakan media konkret, menarik, dan interaktif yang mampu membantu murid memahami materi kata berimbuhan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi guru dalam memilih strategi pembelajaran yang tepat dan penggunaan media pembelajaran yang efektif dan inovatif Kata kunci : Kartu kata, hasil Belajar, kata berimbuhan</p> 2026-01-09T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3798 ANALISIS KEMAMPUAN MENULIS LANJUTAN SISWA INKLUSI KELAS V SDN CIPETE 4 KOTA TANGERANG 2026-01-09T23:00:28+00:00 Septy Nurfadhillah nurfadhillapty@gmail.com Rihaadatul’ Aisy rihaadatulaisy387@gmail.com Eti Ernawati Etiernawati054@gmail.com Putriyana Isnaini Halim Putrianna979@gmail.com Suci Astuti astutisuci214@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan menulis lanjutan siswa inklusi kelas V di SDN Cipete 4 Kota Tangerang, khususnya siswa yang mengalami kesulitan belajar menulis (disgrafia). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menggambarkan secara mendalam kondisi kemampuan menulis lanjutan siswa dalam konteks pendidikan inklusi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan guru kelas, serta dokumentasi hasil tulisan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan disgrafia mengalami berbagai kesulitan dalam menulis lanjutan, antara lain tulisan yang tidak rapi, bentuk dan ukuran huruf yang tidak konsisten, tidak adanya spasi antar kata, kesalahan penggunaan tanda baca, serta kesulitan menyusun kalimat secara runtut. Meskipun demikian, siswa mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan mendapatkan dukungan dari guru serta teman sebaya. Pelaksanaan pembelajaran di kelas inklusi dilakukan dengan penyesuaian kurikulum melalui Program Pembelajaran Individual (PPI) serta modifikasi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sesuai kebutuhan siswa. Dengan adanya pendampingan guru, strategi pembelajaran yang tepat, serta latihan menulis yang berkelanjutan, siswa dengan disgrafia memiliki peluang untuk mengembangkan kemampuan menulis lanjutan secara lebih optimal. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran guru, sekolah, dan orang tua dalam mendukung keberhasilan pembelajaran menulis bagi siswa inklusi.</p> 2026-01-09T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3799 ANALISIS STRATEGI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI BERBASIS MODEL STATION ROTATION DALAM KELAS HETEROGEN SEKOLAH DASAR: SUATU TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS 2026-01-09T23:48:38+00:00 Nur Khoyrul Anam 231330001402@unisnu.ac.id Khikam Maulana Alfafa k@gmail.com Faridatun Nasiroh far@gmail.com Muh Muhaimin m@gmail.com <p>Keragaman karakteristik siswa di kelas heterogen sekolah dasar menuntut strategi pembelajaran yang adaptif. Model Station Rotation dalam pembelajaran berdiferensiasi diyakini dapat memenuhi kebutuhan tersebut, namun tinjauan literatur yang sistematis masih terbatas. Tinjauan literatur sistematis ini bertujuan menganalisis implementasi, efektivitas, dan tantangan model Station Rotation dalam pembelajaran berdiferensiasi di SD kelas heterogen. Pencarian dilakukan di Google Scholar, Scopus, ERIC, dan Sinta (2020–2025) dengan kata kunci terkait. Sepuluh artikel memenuhi kriteria inklusi setelah seleksi berdasarkan protokol PRISMA. Data dianalisis secara tematik dan naratif. Model Station Rotation terbukti meningkatkan hasil belajar kognitif rata-rata 14,21%, mengembangkan HOTS, motivasi, dan kemandirian siswa. Tantangan utama meliputi manajemen waktu, kompleksitas pengelolaan kelas, dan keterbatasan fasilitas. Station Rotation efektif untuk pembelajaran berdiferensiasi di kelas heterogen SD dengan dukungan pelatihan guru, pemetaan profil siswa, dan sarana yang memadai. Diperlukan penelitian lanjutan dengan desain eksperimental dan sampel lebih besar.</p> 2026-01-09T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3800 PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI METODE PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA SISWA KELAS III SDN KARANG TENGAH 11 KOTA TANGERANG 2026-01-10T00:07:45+00:00 Mawardi wardi.elmawardi@gmail.com Rico Fernanda Eristiawan ricoeristiawan@gmail.com Ahmad Nazrian Nico nazriannico@gmail.com Muhamad Fahmi fahmikechild@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas III SDN Karang Tengah 11 Kota Tangerang melalui penerapan metode pembelajaran Problem Based-Learning (PBL) pada materi pengukuran berat dengan satuan baku. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2025–2026 dengan subjek penelitian sebanyak 20 siswa. Model penelitian yang digunakan adalah model spiral Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi aktivitas guru dan siswa serta tes hasil belajar. Data dianalisis menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode PBL mampu meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran serta hasil belajar matematika, yang ditunjukkan dengan nilai rata-rata kelas mencapai 80 dan ketuntasan klasikal sebesar 96%. Dengan demikian, metode pembelajaran Problem Based-Learning terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep dan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar.</p> 2026-01-10T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3801 PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA PADA SISWA SEKOLAH DASAR 2026-01-10T00:25:56+00:00 Nurhaswinda nurhaswinda02@gmail.com Dila Yunita Sari Br Manik de@gmail.com Elva Khaira el@gmail.com Rani Deswita r@gmail.com Rizqy Rianto r@gmail.com Muhammad Zikri Rabbani m@gmail.com Nisa Rama n@gmail.com <p>Pemecahan masalah merupakan salah satu kompetensi utama dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar karena berperan penting dalam melatih kemampuan berpikir logis, kritis, dan sistematis siswa. Namun, dalam praktiknya, banyak siswa sekolah dasar masih mengalami kesulitan dalam memahami masalah, menentukan strategi penyelesaian, serta mengevaluasi hasil yang diperoleh. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep pemecahan masalah matematika pada siswa sekolah dasar serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber berupa buku teks, artikel jurnal nasional, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa sekolah dasar dipengaruhi oleh pemahaman konsep dasar, strategi pembelajaran yang digunakan guru, serta keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Pembelajaran yang menekankan pada pemberian masalah kontekstual, diskusi kelompok, dan refleksi hasil belajar terbukti dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Oleh karena itu, guru diharapkan mampu merancang pembelajaran matematika yang berorientasi pada proses berpikir siswa, bukan hanya pada hasil akhir, sehingga kemampuan pemecahan masalah matematika siswa sekolah dasar dapat berkembang secara optimal.</p> 2026-01-10T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3802 PENERAPAN MODEL MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN PERKALIAN PADA SISWA KELAS III SD 2026-01-10T00:44:43+00:00 Mawardi wardi.elmawardi@gmail.com Nia Amalia n@gmail.com Della Triwahyuni de@gmail.com Arbilah Fahtoni al@gmail.com Intan Safitri in@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan perkalian pada siswa kelas III Sekolah Dasar melalui penerapan model pembelajaran Make a Match. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas III yang berjumlah 24 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi aktivitas guru dan siswa serta tes hasil belajar perkalian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Make a Match dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran serta meningkatkan penguasaan perkalian. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya hasil belajar siswa dan sebagian besar siswa telah mencapai kriteria ketuntasan minimal. Dengan demikian, model Make a Match efektif digunakan sebagai alternatif pembelajaran matematika untuk meningkatkan penguasaan perkalian siswa kelas III sekolah dasar.</p> 2026-01-10T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3803 PENGARUH PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA TERHADAP KUALITAS DAN KINERJA BELAJAR MAHASISWA DALAM PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN 2026-01-10T01:12:37+00:00 Adinda Zulkarnain adindazulkarnain04@gmail.com Amelia Sharapova Hidayat al@gmail.com Badriyyah Triviola Refnita badriyyahtriviola@gmail.com Dita Rahma Nuriyanti ditarahmanuriyanti0707@gmail.com Fadhilah Daffa Yuniaz fdhilahdaffayuniaz@gmail.com Fadhlika Yildis fadlikalika39@gmail.com Inur Laila Saputri inurlailasaputri33@gmail.com Mutiarani Zahra Suatan mutiaranizahrasuatan@gmail.com Natasya Masayu masayunatasya7@gmail.com Perawati perawati@umri.ac.id <p>Bahasa memiliki peran penting dalam proses pembelajaran di perguruan tinggi, khususnya sebagai sarana untuk memahami konsep dan menyampaikan gagasan secara akademik. Dalam bidang akuntansi, penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar menjadi faktor pendukung dalam penyusunan laporan keuangan yang jelas, sistematis, dan mudah dipahami. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengkaji pengaruh penggunaan Bahasa Indonesia terhadap kualitas laporan keuangan serta kinerja belajar mahasiswa. Pendekatan yang digunakan bersifat kualitatif melalui studi pustaka dengan menelaah berbagai sumber ilmiah yang relevan dengan pembelajaran akuntansi, kemampuan berbahasa, dan penyusunan laporan keuangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan Bahasa Indonesia yang sesuai kaidah kebahasaan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas laporan keuangan mahasiswa, terutama dalam hal kejelasan informasi, konsistensi istilah, dan ketepatan penyajian. Selain itu, kemampuan berbahasa yang baik juga berpengaruh terhadap kinerja belajar mahasiswa karena membantu dalam memahami materi, mengorganisasi ide, serta mengekspresikan pemahaman secara tertulis. Dengan demikian, Bahasa Indonesia tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai sarana berpikir yang mendukung keberhasilan belajar mahasiswa. Penguatan kemampuan Bahasa Indonesia dalam pembelajaran akuntansi diharapkan dapat meningkatkan kualitas akademik mahasiswa dan kesiapan mereka dalam menyusun laporan keuangan secara profesional.</p> 2026-01-10T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3807 KETEPATAN PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DALAM PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN MAHASISWA AKUNTANSI 2026-01-10T12:52:24+00:00 Adelia Putri al@gmail.com Febby Yanti far@gmail.com Gea Diana g@gmail.com Ladya Arifiyanti lim@gmail.com Natasyah Ristia Sari n@gmail.com Sasmita Sari s@gmail.com Putri Amanda Syafitri put@gmail.com Wiwi Marlina Hestin w@gmail.com Perawati ppppp@gmail.com <p>Ketepatan penggunaan Bahasa Indonesia dalam penyusunan laporan keuangan merupakan aspek penting yang sering kali kurang mendapat perhatian mahasiswa akuntansi. Padahal, laporan keuangan tidak hanya menuntut ketepatan angka, tetapi juga kejelasan bahasa agar informasi yang disampaikan dapat dipahami dengan baik oleh para pemangku kepentingan. Artikel ini bertujuan untuk membahas pentingnya penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam penyusunan laporan keuangan mahasiswa akuntansi serta mengidentifikasi kesalahan bahasa yang umum terjadi. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa ketepatan bahasa berperan besar dalam meningkatkan kualitas akademik dan profesionalisme calon akuntan.</p> 2026-01-10T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3809 PEMANFAATAN MEDIA DIGITAL BERBASIS STEM DALAM PEMBELAJARAN IPAS TERHADAP PENGUATAN LITERASI SAINS DI SEKOLAH DASAR: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW 2026-01-10T13:02:30+00:00 Luluk Nabilah 23133001391@unisnu.ac.id Rifky Ananda Choirudin r@gmail.com Refani Arifudin r@gmail.com Muh Muhaimin m@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan media digital dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) untuk penguatan literasi sains siswa sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah lima puluh artikel dari database Google Scholar dan Scopus yang terbit pada rentang tahun 2020–2025. Setelah melalui tahap penyaringan berdasarkan relevansi, kesesuaian fokus, dan kriteria inklusi-eksklusi, diperoleh lima belas artikel yang memenuhi syarat untuk dianalisis secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media digital berbasis STEM memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan literasi sains siswa sekolah dasar, baik dari aspek pengetahuan konseptual, proses ilmiah, maupun sikap ilmiah. Berbagai media digital yang digunakan, seperti komik digital, flipbook interaktif, e-LKPD, augmented reality, Arduino, dan simulasi virtual, terbukti meningkatkan keterlibatan dan kemampuan berpikir ilmiah siswa. Selain itu, pembelajaran IPAS berbasis STEM membantu siswa memahami hubungan antara sains dan kehidupan sehari-hari secara kontekstual. Kendati demikian, penelitian juga menemukan adanya tantangan seperti keterbatasan fasilitas teknologi dan kompetensi guru dalam pengelolaan pembelajaran digital. Secara keseluruhan, hasil kajian ini menegaskan bahwa integrasi media digital berbasis STEM dalam pembelajaran IPAS merupakan strategi efektif untuk memperkuat literasi sains sekaligus menumbuhkan keterampilan abad ke-21 pada siswa sekolah dasar.</p> 2026-01-10T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3810 PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MATERI DAUR AIR MELALUI PEMBELAJARAN IPAS KELAS IV SDN CIPETE 4 KOTA TANGERANG 2026-01-11T01:37:01+00:00 Mawardi wardi.elmawardi@gmail.com Lola Andika Rahmadany lolarahmadany56@gmail.com Nanda Audia 3nandaseptember066@gmail.com Putri Shafa Harfiantika putrishafahar@gmail.com Anita Dewi Anitadw743@gmail.com Suci Astuti astutisuci214@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV pada materi daur air melalui pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di SDN Cipete 4 Kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian sebanyak 33 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi tes hasil belajar dan observasi aktivitas guru serta siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran IPAS yang aktif dan kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Pada siklus I, nilai rata-rata kelas mencapai 75 dengan jumlah siswa tuntas sebanyak 14 orang. Pada siklus II, nilai rata-rata meningkat menjadi 88 dengan jumlah siswa tuntas sebanyak 28 orang. Selain itu, aktivitas siswa dan kinerja guru juga mengalami peningkatan pada siklus II. Dengan demikian, pembelajaran IPAS efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi daur air di sekolah dasar.</p> 2026-01-11T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3811 PERAN LITERASI DIGITAL DALAM PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR : SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW 2026-01-11T02:05:32+00:00 Diana Shima Amritha 221330000984@unisnu.ac.id Dimas Amin Dwi Putra de@gmail.com Ahmad Dimyati al@gmail.com Muh Muhaimin m@gmail.com <p>Pendidikan memanfaatkan literasi digital untuk memperkuat pendidikan karakter di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran literasi digital dalam mendukung pengembangan karakter positif siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah SLR (Systematic Literature Review). Artikel yang dikaji sebanyak 15 artikel jurnal nasional yang diterbitkan antara tahun 2019–2025, Artikel-artikel tersebut diambil dari Google Scholar dan jurnal nasional terakreditasi yang diterbitkan antara tahun 2019–2025. dipilih berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Literasi digital pada siswa sekolah dasar mencakup kemampuan mengakses, memahami, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi digital secara bertanggung jawab, serta mengintegrasikan kompetensi etis, kognitif, dan sosial-emosional. Berdasarkan kajian literatur, ditemukan bahwa implementasi literasi digital dapat memperkuat nilai-nilai karakter siswa seperti tanggung jawab, kejujuran, empati, toleransi, disiplin, dan etika digital. Selain itu, literasi digital juga meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, motivasi, serta keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Namun, tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, kompetensi digital guru yang belum merata, serta dukungan orang tua dan institusi yang terbatas perlu diatasi agar literasi digital dapat memberikan manfaat optimal.</p> 2026-01-11T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3815 ANALISIS ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (AUTISME) DI SEKOLAH INKLUSI SDN PONDOK BAHAR 3 2026-01-11T09:23:46+00:00 Septy Nurfadhillah nurfadhillapty@gmail.com Revala Wilya Dwi Sulanda r@gmail.com Orin Wiyanti orinyanti31@gmail.com <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh mandat Pasal 31 ayat (1) UUD 1945 yang menjamin hak pendidikan bagi seluruh warga negara, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK). Fokus utama penelitian adalah mengevaluasi implementasi layanan pendidikan inklusi bagi siswa dengan Gangguan Spektrum Autis (ASD) di SDN Pondok Bahar 3. Metode yang digunakan adalah penelitian lapangan (<em>field research</em>) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, studi dokumentasi, serta wawancara mendalam dengan tenaga pendidik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDN Pondok Bahar 3 telah mengintegrasikan sistem pendidikan inklusi selama tiga tahun menggunakan kerangka Kurikulum Merdeka. Strategi pembelajaran yang diterapkan bersifat adaptif, meliputi metode ceramah, diskusi, hingga teknik bermain peran yang disesuaikan dengan profil psikologis individu siswa berdasarkan hasil asesmen. Temuan lapangan mengidentifikasi hambatan utama siswa autisme meliputi defisit interaksi sosial, kesulitan komunikasi, serta hipersensitivitas sensorik terhadap suara keras. Selain itu, ketidakstabilan emosi hingga tantrum sering kali dipicu oleh perubahan rutinitas yang tidak terduga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas pendidikan inklusi sangat bergantung pada fleksibilitas kurikulum, pemetaan kemampuan berbasis asesmen, serta sinergi antara pihak sekolah dan orang tua dalam mendukung perkembangan fungsional siswa.</p> 2026-01-11T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3818 IMPLEMENTASI MEDIA DIGITAL 'LET'S READ' BERBASIS DEEP LEARNING UNTUK PENGUATAN NILAI GOTONG ROYONG DAN PERSATUAN DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PKN) KELAS III SD 2026-01-12T00:08:36+00:00 Syarifah Alawiyah Syarifahalawiyah1606@gmail.com Sani Aryanto sani.aryanto@dsn.ubharajaya.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan mengevaluasi media digital 'Let's Read' yang diperkaya teknologi deep learning sebagai solusi inovatif untuk masalah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus (Sugiyono, 2019). Media digital 'Let's Read' berbasis deep learning merupakan media yang potensial dan efektif untuk memperkuat nilai gotong royong dan persatuan dalam pembelajaran PKn SD. Keberhasilannya terletak pada kemampuannya menyajikan konten yang kontekstual, interaktif, dan personal, sehingga nilai-nilai abstrak dapat dihayati melalui pengalaman naratif yang bermakna. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan lebih lanjut media serupa untuk nilai-nilai PKn lainnya serta pelatihan guru dalam memanfaatkan teknologi adaptif untuk pendidikan karakter.</p> 2026-01-12T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3824 PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN MATEMATIKA MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN CACAH MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBER HEAD TOGETHER (NHT) PADA SISWA KELAS 2 SD 2026-01-12T13:41:38+00:00 Istiqomah istq829@gmail.com Rahma Yunita rahmayunita339@gmail.com Revina Indah Puspita revinaindahpuspita@gmail.com Risyda zulfa Az-zahra risydazulfa@gmail.com Mawardi wardi.elmawardi@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Matematika pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) pada siswa kelas II SDN Cipete 5. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar dan keaktifan siswa dalam pembelajaran Matematika yang masih didominasi metode konvensional. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua pertemuan dengan subjek penelitian sebanyak 20 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi tes hasil belajar, observasi aktivitas guru dan siswa, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan&nbsp; bahwa&nbsp; penerapan&nbsp; model&nbsp; pembelajaran&nbsp; kooperatif&nbsp; tipe&nbsp; NHT&nbsp; mampu meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa. Berdasarkan hasil observasi guru, pembelajaran berada pada kategori sangat baik dengan persentase meningkat hingga 100% pada pertemuan kedua. Sementara itu, hasil observasi siswa menunjukkan peningkatan aktivitas belajar dengan persentase kategori sangat baik mencapai 90%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) efektif dalam meningkatkan hasil belajar Matematika pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah siswa kelas II SD.</p> 2026-01-12T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3831 STRATEGI INOVATIF PEMBENTUKAN IDENTITAS DAN PEMASARAN MADRASAH: STUDI KASUS MADRASAH ALIYAH ILMU AL-QUR'AN BERBASIS PENDEKATAN KUALITATIF DESKRIPTIF 2026-01-13T08:58:32+00:00 Muhammad Asyf Ali Zardary asifzadar5@gmail.com <p>Persaingan lembaga pendidikan di era modern menuntut madrasah untuk tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga pada strategi pembentukan identitas dan pemasaran yang efektif. Namun, masih banyak madrasah yang belum mengintegrasikan pendekatan strategis dalam membangun citra kelembagaan secara inovatif. Gap ini terlihat dari minimnya kajian yang mendalam mengenai bagaimana madrasah, khususnya Madrasah Aliyah berbasis Al-Qur’an, merancang strategi identitas dan promosi yang mampu bersaing di tengah dinamika sosial dan perkembangan teknologi informasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus pada Madrasah Aliyah Ilmu Al-Qur’an (MAIQ). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan kepala madrasah, guru, dan pihak terkait, serta dokumentasi aktivitas madrasah. Analisis data menggunakan teori komunikasi strategis kelembagaan dan teori pemasaran sosial untuk mengkaji bagaimana strategi identitas dan pemasaran diterapkan secara praktis dan kontekstual di lingkungan MAIQ. Temuan penelitian menunjukkan adanya strategi inovatif dalam penguatan identitas madrasah melalui nilai-nilai keislaman, program tahfidz unggulan, dan branding visual yang konsisten. Dari sisi pemasaran, MAIQ memanfaatkan media sosial, jaringan alumni, dan kegiatan keagamaan berbasis komunitas. Novelty dari penelitian ini terletak pada pengungkapan model sinergis antara pembentukan identitas dan strategi pemasaran berbasis nilai religius yang terintegrasi, yang belum banyak dieksplorasi dalam literatur sebelumnya. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis sebagai rujukan strategis bagi madrasah lain dalam membangun daya saing kelembagaan secara berkelanjutan.</p> 2026-01-13T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3833 NILAI-NILAI PENDIDIKAN FIKIH BAGI ANAK SD/MI PADA FILM ANIMASI ANAK OMAR DAN HANA SPESIAL RAMADAN 2026-01-13T11:38:11+00:00 Oreza Tiszela Satifa Orezasatifakth@gmail.com Muhammad Iqbal Ansari Muhammadiqbalansari1@gmail.com Jumiati Jumiati.jumi88@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi nilai-nilai pendidikan fikih dalam film animasi anak “Omar dan Hana Spesial Ramadan” episode Shalat dan Ibadah, Mudahnya Berzakat, Misi Puasa, dan Puasa Pertama Hana dan relevansi nilai-nilai pendidikan fikih dalam film animasi Omar dan Hana spesial ramadan dengan materi Fikih di Madrasah Ibtidaiyah. Film ini dipilih karena dinilai memiliki nilai-nilai pendidikan yang bermanfaat dan menarik bagi anak-anak. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis konten dengan pendekatan kualitatif, dimana adegan, dialog dan lagu dianalisis untuk mengidentifikasi nilai-nilai pendidikan fikih yang disampaikan pada film animasi spesial ramadan dan relevansi nilai-nilai pendidikan fikih dalam film animasi Omar dan Hana spesial ramadan dengan materi Fikih di Madrasah Ibtidaiyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai pendidikan fikih yang terkandung dalam film “Omar dan Hana Spesial Ramadan” mencakup ruang lingkup fikih ibadah, seperti shalat, zakat, dan puasa membantu anak SD/MI memahami tata cara pelaksanaan hukum Islam yang mencakup aspek ibadah, dalam shalat anak diajarkan pengertian shalat, hal-hal yang membatalkan shalat, menyempurnakan wudhu dan menyempurnakan shaf. Dalam zakat diajarkan ketentuan zakat, pentingnya zakat fitrah, dan orang yang berhak menerima zakat dan sedekah pada bulan ramadan, dalam puasa mengajarkan pengertian puasa dan tata cara puasa sebagai kewajiban seorang Muslim pada bulan ramadan. Relevansinya nilai-nilai pendidikan fikih dalam film animasi Omar dan Hana spesial ramadan dengan materi Fikih di Madrasah Ibtidaiyah adalah mengenal rukun Islam, shalat fardhu, shalat berjamaah, tata cara wudhu, zikir sesudah shalat dan berdoa sesudah shalat, lalu ketentuan zakat fitrah, infak dan sedekah, dan membiasakan puasa, pengertian dan tata cara puasa.</p> 2026-01-13T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3836 DINAMIKA RELASI SENIOR DAN JUNIOR DALAM KEHIDUAPN SOSIAL DI PONDOK PESANTREN MAMBAUS SHOLIHIN PERSPEKTIF TEORI KONFLIK 2026-01-14T11:00:34+00:00 Elisa Rahmah elisarahmah1610@gmail.com Maftuh maftuh10@gmail.com <p>Relasi senior dan junior merupakan bagian penting dalam kehidupan sosial pesantren yang membentuk pola interaksi, disiplin, dan internalisasi nilai-nilai pendidikan Islam. Di Pesantren Mambaus Sholihin, relasi tersebut dilegitimasi oleh tradisi dan struktur hierarkis pesantren, namun dalam praktiknya juga berpotensi melahirkan ketegangan sosial yang tersembunyi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk relasi senior dan junior dalam kehidupan sosial pesantren, dinamika relasi tersebut ditinjau dari perspektif teori konflik, serta implikasinya terhadap nilai-nilai pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan teknik analisis data berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relasi senior dan junior di Pesantren Mambaus Sholihin bersifat hierarkis dan menempatkan senior sebagai pemegang otoritas sosial, sementara junior berada pada posisi subordinat. Dalam perspektif teori konflik, dinamika tersebut mencerminkan adanya relasi kuasa yang melahirkan konflik laten, yang tidak muncul secara terbuka karena kuatnya nilai kepatuhan dan ta’dzim. Implikasi dari dinamika ini bersifat ambivalen, yaitu berkontribusi pada pembentukan karakter santri sekaligus berpotensi mengaburkan nilai keadilan apabila tidak dikelola secara pedagogis. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran kiai dan struktur pengasuhan pesantren dalam mengelola relasi sosial agar selaras dengan nilai-nilai pendidikan Islam yang humanis dan berkeadilan.</p> 2026-01-14T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3834 TANGGUNG JAWAB DALAM PAW PATROL: STUDI NILAI MORAL DALAM MEDIA ANAK 2026-01-14T10:37:19+00:00 Siti Rahmania Strahmania82@gmail.com <p>Serial <em>Paw Patrol</em> merupakan salah satu media animasi yang banyak diminati anak-anak karena alur ceritanya yang menarik dan mengandung nilai-nilai moral. Serial animasi ini menarik untuk diteliti karena menampilkan karakter visual dipimpin oleh Ryder yang berusia 10 tahun, anak-anak anjing pemberani dari <em>Paw Patrol</em> adalah anjing penyelamat yang sedang dilatih. Setiap anak anjing terinspirasi oleh pekerjaan di dunia nyata Saat masalah melanda Adventure Bay. They’re here to save the day!. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi nilai kepemimpinan dan tanggung jawab dalam serial <em>Paw Patrol</em> serta relevansinya terhadap pendidikan karakter anak .Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi, memfokuskan pada episode-episode yang menonjolkan nilai moral tertentu.&nbsp; Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tanggung jawab tercermin dari tugas spesifik yang dijalankan setiap anggota tim berdasarkan keahlian mereka.</p> 2026-01-14T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3844 ANALISIS KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN KELAS TINGGI PADA SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SDN PONDOK BAHAR 3 2026-01-16T09:08:22+00:00 Septy Nurfadhillah nurfadhillapty@gmail.com Ahmad Nazrian Nico nazriannico@gmail.com Hady Fadhilah Aqshal hadyfdhlaqshal@gmail.com <p class="ABSTRACT" style="margin: 0cm;"><span lang="EN-GB" style="font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman',serif;">Kemampuan membaca pemahaman merupakan keterampilan dasar yang sangat penting bagi keberhasilan belajar siswa sekolah dasar, termasuk siswa berkebutuhan khusus (ABK) dalam setting pendidikan inklusi. Namun, pada praktiknya masih ditemukan berbagai hambatan membaca pemahaman, terutama pada siswa kelas tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan membaca pemahaman siswa berkebutuhan khusus di kelas tinggi, khususnya kelas IV, di SDN Pondok Bahar 3 Kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian meliputi guru kelas IV A dan siswa ABK kelas IV A. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi dengan menerapkan triangulasi data untuk meningkatkan keabsahan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca siswa masih didominasi oleh membaca mekanis, seperti mengenal huruf, membaca kata, dan kalimat sederhana. Sementara itu, kemampuan membaca pemahaman masih menjadi kendala utama, terutama dalam memahami makna bacaan, menjelaskan isi teks, memahami hubungan sebab-akibat, serta mengekspresikan gagasan secara lisan. Kesulitan ini juga dipengaruhi oleh hambatan bahasa dan keterbatasan dukungan terapi di luar sekolah. Oleh karena itu, pembelajaran membaca pemahaman bagi siswa inklusif perlu dirancang secara adaptif, berjenjang, dan kontekstual sesuai dengan kemampuan aktual siswa. Pendekatan yang fleksibel serta penggunaan instrumen pembelajaran yang menekankan pemahaman makna diharapkan dapat mendukung peningkatan kemampuan membaca pemahaman siswa berkebutuhan khusus di sekolah dasar.</span></p> 2026-01-16T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3845 ANALISIS KARAKTERISTIK PERILAKU SISWA ADHD DAN UPAYA PENANGANANNYA DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR 2026-01-16T09:39:28+00:00 Della Triwahyuni dellatriwahyuni19@gmail.com Retno Andriyani Retnoandriyani61@gmail.com <p>Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) merupakan gangguan perkembangan neurobehavioral yang sering ditemukan pada anak usia sekolah dasar. Siswa dengan ADHD menunjukkan perilaku sulit memusatkan perhatian, hiperaktif, dan impulsif yang berdampak pada proses pembelajaran di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik perilaku siswa ADHD serta upaya penanganannya dalam pembelajaran di kelas III SDN Pinang 3. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah seorang siswa kelas III yang menunjukkan karakteristik ADHD berdasarkan hasil observasi dan rekomendasi guru kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa ADHD mengalami kesulitan fokus, sering bergerak saat pembelajaran berlangsung, mudah terdistraksi, serta kesulitan mengikuti instruksi. Upaya penanganan yang dilakukan guru meliputi pengaturan tempat duduk, penggunaan metode pembelajaran variatif, pemberian penguatan positif, serta kerja sama dengan orang tua. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penanganan yang tepat dan konsisten dapat membantu meningkatkan keterlibatan siswa ADHD dalam pembelajaran.</p> 2026-01-16T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3846 PENGGUNAAN MEDIA QUIZZIZ UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS II 2026-01-16T10:46:37+00:00 Mawardi wardi.elmawardi@gmail.com Ardeliyani Syafitri ardeliyanisyafitri@gmail.com Najwa Afifah Putri nazwaafifah06@gmail.com Dery Atariq dery.atariq15@gmail.com Riski Firmansyah riskyfirm17@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan hasil belajar matematika siswa kelas II melalui penggunaan media digital Quizizz. Penelitian dilaksanakan di kelas II SDN Tanah Tinggi 7 Kota Tangerang dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 23 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi yang dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi aktivitas guru dan siswa serta tes hasil belajar. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media digital Quizizz dapat meningkatkan minat dan hasil belajar matematika siswa. Pada siklus I pertemuan 1, nilai rata-rata siswa mencapai 70,00 dengan persentase ketuntasan belajar sebesar 61%. Pada pertemuan 2, nilai rata-rata meningkat menjadi 82,00 dengan persentase ketuntasan belajar sebesar 83%. Selain itu, aktivitas guru dan siswa juga mengalami peningkatan yang signifikan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media digital Quizizz efektif digunakan untuk meningkatkan minat dan hasil belajar matematika siswa kelas II sekolah dasar.</p> 2026-01-16T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3843 EVALUASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DALAM KONTEKS PAI DI SDIT SALSABILA 2 KLASEMAN DENGAN MODEL CIPP 2026-01-16T06:23:48+00:00 Ahmad Jihad Al-Fannani ajab69726@gmail.com Wahyu Kholis Prihantoro wahyukholis@almaata.ac.id Nisa Achlazein 231100923@almaata.ac.id Indra Febriansyah 231100901@almaata.ac.id Risnandar Muhammad 231100943@almaata.ac.id <p><span class="_aupe copyable-text xkrh14z">Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Kurikulum Merdeka Belajar dalam konteks PAI di SDIT Salsabila 2 Klaseman dengan menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Evaluasi dilakukan untuk mengetahui konteks penerapan kurikulum, kesiapan input seperti sumber daya manusia dan sarana prasarana, proses pelaksanaan pembelajaran, serta hasil atau produk yang dicapai dalam bentuk capaian kompetensi siswa. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa konteks pelaksanaan Kurikulum Merdeka Belajar di SDIT Salsabila 2 Klaseman sudah sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan karakteristik daerah. Input yang tersedia cukup memadai meskipun terdapat beberapa kendala pada ketersediaan sumber belajar dan pelatihan guru. Proses pembelajaran berjalan dinamis dengan penerapan metode pembelajaran yang lebih fleksibel dan kreatif. Produk yang dihasilkan menunjukkan peningkatan kompetensi dan motivasi belajar siswa. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di SDIT Salsabila 2 Klaseman berjalan efektif dengan beberapa rekomendasi perbaikan pada aspek input dan proses untuk hasil yang lebih optimal.</span></p> 2026-01-17T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3856 UNGKAPAN RASIAL SEBAGAI BENTUK DEHUMANISASI DARI PERSPEKTIF FILSAFAT MANUSIA MENURUT PAULO FREIRE 2026-01-18T09:00:37+00:00 Alloysius Wisnu Budi Seto Laksana setoasem@gmail.com Gabriel Kristiawan Suhassatya gksuhassatya@gmail.com <p><strong>Psikosospen : Jurnal Psikososial dan Pendidikan</strong></p> <p><a href="https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/">https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/</a></p> <p>Vol. 2 No. 1 Maret 2026</p> <p><a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20250326030437435">https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20250326030437435</a></p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>UNGKAPAN RASIAL SEBAGAI BENTUK DEHUMANISASI DARI PERSPEKTIF FILSAFAT MANUSIA MENURUT PAULO FREIRE</strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong>Alloysius Wisnu Budi Seto Laksana<sup>1</sup><br></strong><sup>1</sup>Fakultas Filsafat Universitas Katolik Widya Mandala<br><a href="mailto:setoasem@gmail.com">setoasem@gmail.com</a><strong><br><br></strong></p> <p><strong>Gabriel Kristiawan Suhassatya<sup>2<br></sup></strong><sup>2</sup>Program Studi Magister Manajemen Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya<br><a href="mailto:gksuhassatya@gmail.com2">gksuhassatya@gmail.com<sup>2</sup></a></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong>Abstract</strong></p> <p>This article examines racial expressions in education as a form of human dehumanization from the perspective of Paulo Freire’s philosophy of the human person. The study is grounded in cases of racial slurs experienced by Papuan students in formal educational settings, which reveal structural inequalities and the failure of education as a space for humanization. This research employs a qualitative method with a library research approach, using Paulo Freire’s works, particularly Pedagogy of the Oppressed, as primary sources, supported by relevant literature in philosophy of education and critical pedagogy. Data analysis is conducted through critical interpretation and conceptual synthesis to explore the role of language, reflective consciousness, and power relations in educational practices. The findings indicate that racial expressions function as anti-dialogical actions that undermine human dignity, reinforce oppressor–oppressed relations, and hinder the process of humanization. Therefore, humanistic and dialogical education is essential as a liberative praxis to resist dehumanization and affirm human dignity in education.</p> <p>Keywords : Racial Expression; Dehumanization; Philosophy Of The Human Person; Paulo Freire; Humanistic Education</p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Artikel ini membahas ungkapan rasial dalam dunia pendidikan sebagai bentuk dehumanisasi manusia dengan menggunakan perspektif filsafat manusia Paulo Freire. Kajian ini berangkat dari kasus ujaran rasial yang dialami pelajar Papua dalam lingkungan pendidikan formal, yang menunjukkan adanya ketimpangan struktural dan kegagalan pendidikan sebagai ruang pemanusiaan manusia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, dengan sumber utama karya-karya Paulo Freire, khususnya Pendidikan Kaum Tertindas, serta literatur pendukung dalam bidang filsafat manusia dan pendidikan kritis. Analisis dilakukan melalui interpretasi kritis dan sintesis konseptual untuk memahami peran bahasa, kesadaran reflektif, dan relasi kuasa dalam praktik pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ungkapan rasial merupakan tindakan anti-dialog yang mereduksi martabat manusia, meneguhkan relasi penindas–tertindas, dan menghambat proses humanisasi. Oleh karena itu, pendidikan humanis dan dialogis menjadi alternatif penting untuk melawan dehumanisasi dan meneguhkan martabat manusia dalam dunia pendidikan.</p> 2026-01-18T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3860 PENGGUNAAN BAHASA BAKU DALAM MEMO AUDIT DAN KERTAS KERJA AKUNTANSI 2026-01-19T02:54:56+00:00 Indri Nadiana Putri in@gmail.com Halimatusa Diyah hdaffa0@gmail.com Perawati ppppp@gmail.com <p>Penggunaan bahasa baku dalam dokumen profesional merupakan aspek penting dalam menjamin kejelasan, ketepatan, dan akuntabilitas informasi. Dalam bidang akuntansi dan audit, memo audit dan kertas kerja akuntansi berfungsi sebagai alat komunikasi formal serta bukti pelaksanaan prosedur pemeriksaan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya penggunaan bahasa baku dalam memo audit dan kertas kerja akuntansi, serta dampaknya terhadap kualitas pelaporan, profesionalisme auditor, dan kepatuhan terhadap standar audit. Metode penulisan yang digunakan adalah studi literatur terhadap standar audit, pedoman bahasa Indonesia, serta referensi akuntansi. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa baku berkontribusi pada peningkatan kejelasan informasi, mengurangi potensi salah tafsir, dan memperkuat kredibilitas dokumen audit.</p> 2026-01-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3862 SISTEM INFORMASI PENDIDIKAN : TEORI DAN PRAKTIK 2026-01-19T03:19:16+00:00 Muhammad Ibrahim Ash-Shiddieqy Ibrahimash99@gmail.com Dina Hermina Dinahermina@uin-antasari.ac.id <p>Sistem Informasi Pendidikan (SIP) adalah tatanan terorganisasi yang memanfaatkan teknologi informasi, prosedur, dan sumber daya manusia untuk mengumpulkan, mengolah, menyimpan, dan menyajikan data pendidikan menjadi informasi yang akurat dan tepat waktu guna mendukung administrasi, pengambilan keputusan, serta peningkatan mutu layanan pendidikan. Berlandaskan Teori Sistem Umum, Teori Informasi, dan Model Teknologi Pendidikan, SIP mengintegrasikan perangkat keras, perangkat lunak, basis data, jaringan komunikasi, dan kebijakan tata kelola sehingga proses pendidikan dapat direncanakan, dikendalikan, dan dievaluasi secara efektif. Implementasinya mencakup berbagai jenis, seperti Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (EMIS), Sistem Informasi Akademik (SIAKAD), Learning Management System (LMS), hingga sistem administrasi dan keuangan, yang di Indonesia terwujud melalui aplikasi Dapodik, e-Rapor, dan PD-DIKTI. Penerapan SIP dilakukan melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, pelatihan sumber daya manusia, dan evaluasi berkelanjutan, menjadikannya instrumen strategis untuk mewujudkan manajemen pendidikan yang efisien, transparan, dan berbasis data.</p> 2026-01-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3863 LEGITIMIZING THE ILLEGITIMATE: A CRITICAL DISCOURSE ANALYSIS OF LANGUAGE AND POWER IN "OPERATION ABSOLUTE RESOLVE" 2026-01-19T08:59:00+00:00 Trivena Gracia Sirait ttttttttttttttt@gmail.com Nova Evelin Saragih novaevelinsaragih1@gmail.com Bella Aritonang bellaaritonang21@gmail.com Partohap Saut Raja Sihombing partohap.sihombing@uhnp.ac.id <p>On January 3, 2026, the United States conducted "Operation Absolute Resolve," a military intervention in Venezuela resulting in President Nicolás Maduro's capture and approximately 80 deaths. While international law experts condemned this as unlawful aggression, the U.S. administration framed it as legitimate "law enforcement." This study employs Critical Discourse Analysis to examine how linguistic strategies legitimize actions violating international law. Using Fairclough's three-dimensional framework, this qualitative research analyzes official statements from Donald Trump, Marco Rubio, and Department of Justice documents. Findings reveal that through strategic naming, systematic euphemism, and enemy construction, the U.S. government transforms military invasion into routine policing discourse. The analysis identifies six primary legitimation strategies: strategic naming ("Absolute Resolve"), euphemistic framing ("law enforcement operation"), criminalization ("narco-terrorist"), constitutional authorization, moral evaluation, and historical mythopoesis. This study concludes that hegemonic powers weaponize language to override international law, setting dangerous precedents for global sovereignty. The research contributes to understanding how discourse manufactures consent for illegal state violence.</p> 2026-01-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3864 PENANAMAN NILAI-NILAI ADAB DAN ETIKA SEJAK DINI DI PONDOK PESANTREN FALAHUL MUHIBBIN WATUGALUH DIWEK JOMBANG 2026-01-19T09:25:30+00:00 Fajar Mohammad Izzuddin Fajark41l4@gmail.com Wahyudi w@gmail.com Khoirun Nisa k@gmail.com <p>Penelitian ini mengkaji penanaman nilai-nilai adab dan etika sejak dini di Pondok Pesantren<br>Falahul Muhibbin Watugaluh Diwek Jombang sebagai fondasi pembentukan karakter santri. Di<br>tengah tantangan globalisasi dan pengaruh media sosial, nilai-nilai kesopanan dan penghormatan terhadap guru mengalami kemunduran, bahkan di kalangan pelajar Islam. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari pengasuh, guru, dan santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman adab dilakukan secara menyeluruh melalui keteladanan, pembiasaan, dan penguatan materi kitab klasik seperti Ta’lim al-Muta’allim. Strategi ini efektif membentuk santri yang memiliki sikap tawadhu’, ta’dzim kepada guru, dan bertanggung jawab sosial. Tantangan seperti pengaruh budaya luar dan kurangnya dukungan keluarga tetap ada, namun dapat diatasi melalui pendekatan personal dan kerja sama antara pesantren dan orang tua. Pendidikan adab terbukti bukan sekadar pelengkap, melainkan inti dari proses pendidikan Islam yang sesungguhnya.</p> 2026-01-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3866 PERAN GURU PAI DALAM MENGINTERNALISASIKAN KARAKTER KEPEDULIAN SOSIAL DI MADRASAH ALIYAH ILMU AL-QUR ‘AN MOJOKRAPAK JOMBANG 2026-01-19T10:30:13+00:00 Muzakki Fathurrohman muzakkifathurrohman@gmail.com Wahyudi wahhd@gmail.com Khoirun Nisa nesaakhoirot@unwaha.ac.id <p>Penelitian ini membahas peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menginternalisasikan karakter kepedulian sosial siswa di Madrasah Aliyah Ilmu Al-Qur’an Mojokrapak Jombang. Latar belakang penelitian ini adalah menurunnya sikap peduli sosial di kalangan remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI berperan penting melalui keteladanan, pembiasaan, dan nasihat. Upaya yang dilakukan meliputi pendekatan personal, pembelajaran nilai-nilai Islam, serta kegiatan keagamaan dan sosial. Dampaknya terlihat dari meningkatnya empati, kerja sama, dan kepedulian siswa terhadap sesama.Kesimpulannya, internalisasi nilai kepedulian sosial dipengaruhi oleh keteladanan guru, konsistensi, dan dukungan lingkungan sekolah dan keluarga. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap penguatan pendidikan karakter berbasis agama.</p> 2026-01-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3868 DEKONSTRUKSI IDENTITAS DAN PEMBERONTAKAN TOKOH PEREMPUAN DALAM KUMPULAN CERPEN MEREKA BILANG, SAYA MONYET KARYA DJENAR MAESA AYU: KAJIAN KRITIK SASTRA FEMINISME 2026-01-20T11:42:44+00:00 Ananda Putri putriiananda2204@gmail.com Muhammad Hazim Saifuddin m@gmail.com Syarifudin Yunus s@gmail.com <p>Penelitian ini mengeksplorasi dinamika dekonstruksi identitas dan model pemberontakan tokoh perempuan dalam kumpulan cerpen Mereka Bilang, Saya Monyet (2002) karya Djenar Maesa Ayu. Di tengah dominasi budaya patriarki dan sensor moralitas yang ketat, karya ini muncul sebagai narasi subversif yang menggugat kemapanan peran gender di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis melalui lensa kritik sastra feminisme dan teori dekonstruksi. Fokus utama penelitian adalah mengungkap bagaimana identitas perempuan yang selama ini terkonstruksi secara sosial dibongkar dan bagaimana pemberontakan dilakukan untuk merebut kembali agensi diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dekonstruksi identitas terjadi melalui pergeseran posisi perempuan dari objek yang didefinisikan secara peyoratif (sebagai "monyet" atau "pelengkap") menjadi subjek otonom yang berdaulat atas tubuh dan pikirannya. Model pemberontakan tokoh perempuan terwujud dalam dua bentuk signifikan: pemberontakan diskursif melalui penggunaan bahasa frontal untuk mendobrak tabu seksualitas, serta pemberontakan eksistensial melalui penolakan otoritas patriarki tradisional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa karya Djenar bukan sekadar eksplorasi kevulgaran, melainkan sebuah pernyataan politik identitas yang penting dalam perkembangan sastra feminis kontemporer di Indonesia.</p> 2026-01-20T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3871 PERAN SUPERVISI MANAGERIAL DALAM MENINGKATKAN MUTU LEMBAGA PENDIDIKAN 2026-01-21T00:25:35+00:00 Muhammad Hasan Basari basarihasan.66@upi.edu Ali Zainal Abidin alizainalabidina5@gmail.com Hilmi Haidar Murtadho haidarhielmy@gmail.com <p>Di era modern ini, masih banyak ditemukan lembaga pendidikan yang kesulitan dalam mempertahankan dan meningkatkan mutu, bahkan tidak sedikit yang mengalami penurunan. Mutu pendidikan merupakan hal penting yang ingin diwujudkan oleh semua lembaga pendidikan. Melalui supervisi, peningkatan mutu pendidikan dinilai berbanding lurus terhadap peran kepala sekolah, guru dan staf dalam sebuah lembaga pendidikan. Penelitian ini membahas bagaimana peran supervisi manajerial dalam meningkatkan mutu lembaga pendidikan. Metode yang digunakan ialah studi kepustakaan yang merujuk pada sumber buku dan jurnal. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa, supervisi manajerial yang merupakan pengawasan terhadap keseluruhan aspek manajemen sebuah lembaga, dinyatakan memiliki peran penting sebagai langkah perbaikan yang efektif untuk mewujudkan lembaga pendidikan yang bermutu.</p> 2026-01-21T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3872 EFEKTIVITAS PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA DAN MENDENGARKAN DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA MELALUI MEDIA TIKTOK 2026-01-21T00:37:33+00:00 Carellia Salsabila Salsabilacarelia@gmail.com Hermawan Leksono hfr@gmail.com Syarifudin Yunus s@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi seberapa efektif penggunaan platform TikTok dalam meningkatkan kemampuan berbicara dan mendengarkan siswa dalam pelajaran Bahasa Indonesia. Metodologi yang digunakan dalam studi ini adalah kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada 79 partisipan. Penelitian menyimpulkan aplikasi TikTok terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara dan mendengarkan sebagai sarana pembelajaran Bahasa Indonesia, di mana 67% responden menjawab efektif sebagai media pembelajaran. Hal ini disebabkan karakter media TikTok sangat selaras dengan aspek berbicara dan mendengarkan melalui paparan, peniruan, dan praktik berulang. TikTok mampu menyajikan dialog nyata, monolog singkat, narasi ekspresif, dan variasi intonasi dan ragam bahasa sehingga siswa lebih peka terhadap bunyi, tekanan kata, dan ritme bahasa. Pemanfaatan TikTok sebagai media pembelajaran dapat menawarkan pengalaman belajar yang lebih menarik, relevan, dan sesuai dengan sifat generasi digital, karena menyajikan materi dalam format audio-visual yang singkat, interaktif, dan mudah dijangkau. Jika dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional, penggunaan aplikasi Tiktok dapat meningkatkan kemampuan berbahasa yang dimiliki siswa, khususnya dalam berbicara dan&nbsp; mendengarkan.</p> 2026-01-21T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3873 ANALISIS KATA-KATA GAUL TERPOPULER DI KALANGAN REMAJA TAHUN 2025 2026-01-21T00:48:45+00:00 Nur Lilis Barokah nurlilisbarokah@gmail.com Mia Masita Hamadi m@gmail.com Syarifudin Yunus s@gmail.com <p>Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas metode survei untuk mengetahui kata-kata gaul terpopuler di kalangan remaja tahun 2025. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan melalui observasi yang melibatkan 35 remaja sebagai responden, dilengkapi dengan kuesioner melalui Google Form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa gaul merupakan salah satu fenomena kebahasaan yang berkembang pesat di kalangan remaja, terutama seiring meningkatnya penggunaan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik penggunaan bahasa gaul pada remaja, sumber pemerolehan bahasa gaul, faktor penyebab penggunaannya, serta dampaknya terhadap cara berkomunikasi. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan instrumen kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 17–21 tahun dan memiliki intensitas penggunaan media sosial yang tinggi. Bahasa gaul digunakan sebagai bagian dari gaya komunikasi, bentuk hiburan, serta dipengaruhi oleh teman sebaya dan media sosial. Sebagian besar responden memahami makna bahasa gaul dan menilai bahwa penggunaannya membuat komunikasi menjadi lebih menyenangkan. Namun, mayoritas responden memiliki sikap netral terhadap perkembangan bahasa gaul. Media sosial dinilai sebagai faktor utama munculnya kata-kata gaul baru.</p> 2026-01-21T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3874 PENERAPAN NILAI BUDAYA INDONESIA DALAM LIRIK LAGU POP 2026-01-21T00:57:57+00:00 Siti Erika Nurazizah sitierikanurazizah26@gmail.com Silvi Nafrila s@gmail.com Syarifudin Yunus sss@gmail.com <p>Penelitian ini mengkaji penerapan nilai-nilai budaya Indonesia dalam lirik lagu pop sebagai bentuk ekspresi budaya dalam musik populer kontemporer yang dianalisisi berdasar nilai-nilai budaya yang dominan dalam lirik lagu pop Indonesia. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis isi terhadap 25 lirik lagu pop Indonesia berdasarkan tingkat popularitas, relevansi tema, dan keterkaitannya dengan nilai budaya Indonesia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa nilai budaya yang dominan ditemukan dalam lagu pop Indonesia meliputi nilai religiusitas, kekeluargaan, gotong royong dan solidaritas sosial, kesantunan, serta nasionalisme. Nilai-nilai tersebut disampaikan baik secara eksplisit maupun implisit melalui bahasa kias, metafora, dan narasi emosional yang mudah dipahami oleh pendengar. Lirik lagu pop dapat dipandang sebagai teks budaya yang tidak hanya bersifat estetis, tetapi juga merefleksikan norma, pandangan hidup, dan dinamika sosial masyarakat Indonesia di tengah perkembangan industri musik populer. Lirik lagu pop Indonesia mengandung berbagai nilai budaya yang mencerminkan identitas dan kehidupan masyarakat Indonesia. Melalui bahasa yang komunikatif dan mudah diterima, lagu pop berperan penting dalam melestarikan serta menanamkan nilai budaya di tengah arus globalisasi. Oleh karena itu, lagu pop Indonesia tidak hanya bernilai hiburan, tetapi juga memiliki fungsi edukatif dan kultural dalam kehidupan masyarakat.</p> 2026-01-21T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3875 REPRESENTASI KERENTANAN PEREMPUAN DALAM LIRIK LAGU “BERTAUT” KARYA NADIN AMIZAH BERDASARKAN PEMAKNAAN PENDENGAR PEREMPUAN 2026-01-21T01:10:12+00:00 Adisti Fauziah adistifauziah10@gmail.com Nurlenih n@gmail.com Syarifudin Yunus sss@gmail.com <p>Lirik lagu sebagai bentuk karya sastra modern merepresentasikan pengalaman emosional manusia, termasuk kerentanan perempuan. Salah satu lagu yang menghadirkan narasi emosional tersebut adalah “Bertaut” karya Nadin Amizah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi kerentanan perempuan dalam lirik lagu “Bertaut” berdasarkan persepsi pendengar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui angket yang disebarkan menggunakan Google Form kepada 30 responden dan dianalisis secara kualitatif dengan menafsirkan jawaban responden serta mengaitkannya dengan makna lirik lagu secara kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu “Bertaut” merepresentasikan kerentanan perempuan melalui ungkapan ketergantungan emosional, rasa takut kehilangan, dan kebutuhan akan figur pelindung dalam relasi keluarga. Kerentanan tersebut tidak dipandang sebagai kelemahan, melainkan sebagai bentuk kejujuran emosional dan kekuatan batin perempuan. Penelitian ini berkontribusi pada kajian sastra, khususnya analisis lirik lagu yang berkaitan dengan pengalaman emosional perempuan.</p> 2026-01-21T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3876 MENGATASI RENDAHNYA ANTUSIASME GENERASI Z TERHADAP SASTRA MELALUI PENERAPAN MEDIA DIGITAL 2026-01-21T01:20:33+00:00 Dwi Oktaviani dwioktaviani090@gmail.com Luluk Windi Agustina l@gmail.com Syarifudin Yunus sss@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rendahnya antusiasme Generasi Z terhadap sastra serta mengkaji efektivitas penerapan media digital sebagai alternatif solusi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik survei melalui Google Form. Instrumen penelitian berupa kuesioner tertutup skala Likert yang disebarkan kepada 33 responden dari kalangan Generasi Z. Penelitian ini menyimpulkan rendahnya antusiasme Generasi Z terhadap sastra tidak semata-mata disebabkan oleh karakteristik sastra, melainkan oleh ketidaksesuaian media penyampaian dengan preferensi generasi digital. Terdapat peningkatan 72,7% minat Gen X terhadap sastra melalui media digital. Penyajian sastra dalam bentuk visual dan audiovisual membuat 72,7% Gen Z lebih tertarik mempelajari sastra. Sebanyak 60,6% Gen Z meras aelbih relevan sastra disajikan dalam platform digital seperti Instagram, Wattpad, atau YouTubedan 63,65 Gen Z lebih antusias terhadap sastra bila disajikan dalam media yang menarik. Media digital menghadirkan sastra dalam bentuk yang lebih kontekstual, visual, dan interaktif sehingga selaras dengan pola konsumsi informasi Generasi Z. Dengan demikian, media digital dapat diposisikan sebagai strategi pedagogis dan kultural yang efektif dalam upaya revitalisasi minat sastra di kalangan generasi muda. Media digital memiliki peran strategis dalam meningkatkan antusiasme Generasi Z terhadap sastra.</p> 2026-01-21T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3877 PERAN APLIKASI TIKTOK DALAM PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA SMK KARYA BHAKTI 1 KOTA BEKASI 2026-01-21T01:31:03+00:00 Ikhlasia Kurnia Putri ikhlasia231@gmail.com Meutia Rizkia Zahra m@gmail.com Syarifudin Yunus sss@gmail.com <p>Keterampilan berbicara adalah salah satu kemampuan berbahasa yang produktif dan memiliki peran yang sangat penting dalam pengembangan pengetahuan, kemampuan berpikir kritis, serta peningkatan kepercayaan diri siswa. Namun, dalam praktik pengajaran Bahasa Indonesia di sekolah, kemampuan berbicara para siswa masih cukup rendah disebabkan oleh kurangnya penggunaan media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana aplikasi TikTok dapat digunakan sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa di SMK Karya Bhakti 1 Kota Bekasi. Metode yang dipakai adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data yang dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 49 siswa dari kelas X. A dan X. B. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki dan secara aktif menggunakan aplikasi TikTok, serta melihat TikTok sebagai media yang cocok untuk pembelajaran Bahasa Indonesia. Penggunaan TikTok terbukti memberikan dampak positif dalam meningkatkan kepercayaan diri, keberanian berbicara di depan kamera, penguasaan kosakata, dan kemampuan untuk menyusun kalimat lisan secara efektif. Walaupun ada beberapa tantangan seperti gangguan fokus yang disebabkan oleh konten hiburan, kendala tersebut dapat diminimalkan dengan pengelolaan pembelajaran yang baik. Oleh karena itu, TikTok dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang inovatif dan relevan untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa.</p> 2026-01-21T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3878 PENGUATAN LITERASI BUDAYA SEBAGAI STRATEGI PENDIDIKAN BERBASIS NILAI BUDAYA DALAM MENJAGA IDENTITAS BANGSA DI ERA GLOBALISASI 2026-01-21T02:10:58+00:00 Rahmadani Islawiyah rahmadaniislawiyah@gmail.com Nur Riswandy Marsuki nnnd@gmail.com <p>Literasi budaya memiliki peran strategis dalam pendidikan sebagai upaya pembentukan karakter dan penguatan identitas bangsa di era globalisasi. Arus budaya global dan perkembangan teknologi informasi berpotensi menggeser nilai-nilai budaya lokal apabila tidak diimbangi dengan pendidikan berbasis nilai budaya. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji penguatan literasi budaya sebagai strategi pendidikan dalam menjaga identitas bangsa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur terhadap artikel jurnal ilmiah, buku akademik, dan dokumen kebijakan pendidikan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa tingkat literasi budaya peserta didik masih berada pada kategori rendah hingga sedang. Namun, integrasi budaya lokal dalam proses pembelajaran terbukti berdampak positif terhadap pembentukan karakter, peningkatan sikap nasionalisme dan toleransi, serta keterlibatan aktif peserta didik. Peran guru, lingkungan sekolah, dan keterlibatan komunitas lokal menjadi faktor penting dalam keberhasilan implementasi literasi budaya. Oleh karena itu, literasi budaya perlu diintegrasikan secara sistematis dan berkelanjutan dalam pendidikan formal sebagai strategi transformatif untuk menjaga identitas bangsa di tengah tantangan global.</p> 2026-01-21T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3882 ADAPTASI BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR DAERAH SUKU SUNDA 2026-01-21T14:03:32+00:00 Tia Adhani ti@gmail.com Siti Nazwa s@gmail.com Syarifudin Yunus sss@gmail.com <p>Adaptasi bahasa Indonesia di sekolah dasar daerah Suku sunda mendeskripsikan secara kuantitatif tentang dampak penggunaan bahasa daerah terhadap kemampuan berbahasa Indonesia siswa, dengan fokus pada siswa kelas IV SDN Lulut 05 dengan 42 siswa sebagai sampel penelitian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bahasa Sunda masih dominan digunakan siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga. Sebanyak 71,4% siswa lebih sering menggunakan bahasa daerah dalam interaksi nonformal di sekolah dan 78,6% di lingkungan keluarga. Kondisi ini berdampak pada kemampuan berbahasa Indonesia siswa, di mana 88,1% siswa mengaku mengalami kesulitan menggunakan bahasa Indonesia secara aktif, meskipun guru telah berperan mendorong penggunaan bahasa Indonesia di kelas sebesar 85,7%. Adaptasi Bahasa Indonesia di sekolah dasar daerah suku Sunda merupakan proses yang alamiah dan kompleks dalam konteks masyarakat multibahasa. Proses ini dipengaruhi oleh faktor lingkungan, kebiasaan berbahasa, dan strategi pembelajaran di sekolah. Dengan peran aktif guru dan dukungan lingkungan belajar yang kondusif, siswa dapat menguasai Bahasa Indonesia secara efektif sekaligus tetap mempertahankan bahasa daerah sebagai identitas budaya.</p> 2026-01-21T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3883 DRAMATURGI PERAN GURU DAN SANTRI DALAM PEMBENTUKAN OTORITAS DAN KETELADANAN PENDIDIKAN ISLAM: STUDI KUALITATIF LIBRARY RESEARCH 2026-01-21T22:24:55+00:00 Syaikhotul Ilma Ilmatwin27@gmail.com Mohammad Rofiq berhasilrofiq1@gmail.com <p>Artikel ini mengkaji peran guru dan santri dalam pembentukan otoritas dan keteladanan pendidikan Islam melalui perspektif dramaturgi Erving Goffman. Otoritas dan keteladanan dalam pendidikan Islam tidak hanya bersumber dari struktur formal dan normatif, tetapi juga dibentuk melalui praktik sosial sehari-hari yang sarat dengan pengelolaan kesan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research, mengkaji berbagai literatur berupa jurnal ilmiah, buku, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan tema dramaturgi, pendidikan Islam, peran guru, dan santri. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru dan santri merupakan aktor sosial yang secara sadar maupun tidak sadar menampilkan peran tertentu pada ruang front stage dan back stage. Dramaturgi menjadi kerangka analitis yang efektif untuk memahami bagaimana otoritas dan keteladanan dikonstruksi, dipertahankan, dan dinegosiasikan dalam praktik pendidikan Islam<em>.</em></p> 2026-01-21T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3885 KONSEP SUPERVISI PENDIDIKAN SEBAGAI TINDAKAN MORAL: KAJIAN FILOSOFIS TENTANG ETIKA DAN HUMANISASI DALAM PEMBINAAN GURU 2026-01-22T11:59:21+00:00 Muhammad Hasan Basari basarihasan.66@upi.edu Ahmad Abdul Syukur ahmadabdulsyukur05@gmail.com Muhammad Rijal Fauzi rijalfauzi780@gmail.com Azzam Abiyyu abiyyuazzam645@gmail.com <p>Supervisi pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme pengawasan terhadap kinerja guru, tetapi juga memiliki dimensi moral yang berperan penting dalam pembinaan profesional dan kepribadian pendidik. Supervisi yang berorientasi pada tindakan moral menekankan nilai-nilai etika, humanisasi, dan hubungan kemanusiaan yang sehat antara supervisor dan guru. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep supervisi pendidikan sebagai tindakan moral melalui pendekatan filosofis dan perspektif pendidikan Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jenis studi pustaka, yaitu menganalisis berbagai literatur berupa buku dan artikel ilmiah yang relevan dengan supervisi pendidikan, etika, dan humanisasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa supervisi yang berlandaskan nilai moral, seperti keadilan, keikhlasan, musyawarah, dan kasih sayang, mampu menciptakan suasana pembinaan yang manusiawi dan konstruktif. Supervisi tidak lagi dipahami sebagai alat kontrol semata, melainkan sebagai proses pembimbingan yang mendorong pengembangan profesional dan integritas moral guru. Dengan demikian, supervisi pendidikan sebagai tindakan moral memiliki kontribusi signifikan dalam meningkatkan mutu pendidikan secara holistik.</p> 2026-01-22T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3888 IMPLEMENTASI GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH DAN GAMBARAN KINERJA GURU DI SMP NEGERI 2 MUARA 2026-01-23T01:13:27+00:00 Jusuf Jr. Simanjuntak jharapansilitonga@gmail.com Debora Sianturi d@gmail.com Erwandi Rajagukguk er@gmail.com J. Harapan P. Silitonga ju@gmail.com Tomson Simanjuntak ti@gmail.com Lustani Samosir l@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah serta menggambarkan tingkat kinerja guru di SMP Negeri 2 Muara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Subjek penelitian berjumlah 20 guru yang aktif mengajar. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert yang disusun berdasarkan teori kepemimpinan transformasional Bass dan Avolio serta indikator kinerja guru menurut Mulyasa dan Permendiknas Nomor 16 Tahun 2007. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif berupa nilai rata-rata dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah SMP Negeri 2 Muara telah menerapkan gaya kepemimpinan transformasional secara efektif dengan kategori tinggi. Selain itu, kinerja guru berada pada kategori baik hingga sangat baik, dengan mayoritas guru menunjukkan kinerja positif pada aspek disiplin, integritas, dan pelaksanaan pembelajaran. Temuan ini memberikan gambaran empiris tentang praktik kepemimpinan kepala sekolah dan kondisi kinerja guru sebagai dasar pengembangan mutu pendidikan di sekolah.</p> 2026-01-23T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3889 ANALISIS STILISTIKA DALAM BAHASA GAUL DAN EKSPRESI SOSIAL REMAJA DI ERA DIGITAL 2026-01-23T01:26:45+00:00 Nurlaili nrlaili15@gmail.com Anisya Adelia an@gmail.com Syarifudin Yunus sss@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk membedah secara mendalam penggunaan gaya bahasa atau stilistika dalam bahasa gaul remaja Indonesia pada era digital. Fokus utama penelitian mencakup mekanisme pembentukan kata, pergeseran makna leksikal, serta fungsi pragmatis bahasa sebagai instrumen strategis ekspresi identitas. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui pendekatan sosiolinguistik, data primer sebanyak 50 istilah gaul dikumpulkan melalui observasi pada platform media sosial seperti TikTok dan Twitter. Hasil penelitian menemukan bahwa bahasa gaul remaja merupakan sistem linguistik yang sangat terorganisir dan memiliki pola logis, bukan sekadar penyimpangan bahasa. Analisis data menunjukkan dominasi teknik portmanteau (40%) dan campur kode (24%) sebagai bentuk adaptasi kognitif terhadap efisiensi komunikasi digital dan hibriditas budaya global. Penggunaan gaya bahasa ini berfungsi sebagai strategi fundamental untuk membangun solidaritas kelompok (in-group), menunjukkan status sosial melalui literasi tren, serta sebagai alat enkripsi sosial untuk menjaga privasi di ruang publik digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bahasa gaul adalah artefak budaya digital yang terus berevolusi seiring perubahan algoritma, dan menyarankan institusi pendidikan untuk memandang fenomena ini sebagai variasi dialek sosial (sosiolek) yang perlu dipahami konteksnya secara jernih.</p> 2026-01-23T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3891 ANALISIS PERILAKU CYBER HYGIENE: STRATEGI MELINDUNGI DATA PRIBADI DARI RISIKO KEBOCORAN PINJAMAN ONLINE 2026-01-23T01:51:18+00:00 Anan Dita Asrawati ananditaasrawati@gmail.com Nur Riswandiy Marsuki rissd@gmail.com <p>Maraknya platform pinjaman online ilegal di Indonesia membawa risiko serius terhadap keamanan data pribadi, mulai dari penambangan data yang agresif hingga teror penagihan. Meskipun risiko ini nyata, terjadi fenomena privacy paradox di mana pengguna tetap bersedia menukar privasi mereka demi akses dana cepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku cyber hygiene dan strategi perlindungan data pribadi yang dilakukan pengguna aplikasi pinjaman online dalam menghadapi risiko kebocoran data. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi digital terhadap pengaturan gawai pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara prosedural, praktik cyber hygiene pengguna tergolong rendah, yang ditandai dengan perilaku memberikan izin akses penuh (allow all permissions) tanpa membaca kebijakan privasi akibat desakan ekonomi dan pola pikir kelangkaan (scarcity mindset). Namun, pengguna mengembangkan strategi pertahanan diri (coping strategies) yang adaptif. Strategi tersebut meliputi tindakan preventif berupa manipulasi identitas (menggunakan perangkat sekunder, memalsukan nama kontak darurat, dan merekayasa isi galeri foto) serta tindakan represif berupa pemutusan jejak digital (mengganti kartu SIM dan menonaktifkan media sosial) saat menghadapi teror penagihan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengguna telah bertransformasi dari objek pasif menjadi subjek aktif yang memanfaatkan celah sistem untuk melindungi diri, meskipun metode yang digunakan cenderung manipulatif.</p> 2026-01-23T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3894 TERKIKISNYA PENGGUNAAN BAHASA SAPAAN FORMAL PADA GENERASI MUDA DI MEDIA SOSIAL 2026-01-23T08:41:49+00:00 Dita Puspita Sari saridita016@gmail.com Raudhatul Jannah r@gmail.com Syarifudin Yunus sss@gmail.com <p>Studi ini dilakukan untuk meneliti perubahan modernisasi terhadap fenomena terkikisanya bahasa sapaan formal pada generasi muda dalam interaksi di media sosial ditinjau dari perspektif sosiolinguistik. Kajian ini berangkat dari asumsi bahwa media sosial tidak hanya berfokus sebagai sarana komunikasi, tetapi juga sebagai ruang sosial yang memengaruhi pilihan bahasa, terutama dalam praktik kesantunaan berbahasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data berupa tuturan tertulis generasi muda yang diambil dari berbagai platform media sosial. Data dikumpulkan melalui teknik observasi nonpartisipatif, kemudian dianalisis menggunakan metode padan pragmatik dengan mempertimbangkan konteks situasi tutur, relasi sosial penutur dan mitra tutur, serta tingkat keformalan bahasa. Hasil penelitian menujukan bahwa penggunakaan bahasa sapaan formal pada generasi muda mengalami pergeseran signifikan menuju sapaan nonformal dan egaliter. Pergeseran ini ditandaidengan berkurangnya penggunaan sapaan berbasis hierarki sosial dan meningkatnya penggunaan sapaan akrab yang bersifat universal tanpa memandang usia, status sosial, maupun jarak sosia. Faktor-faktor yang mempengaruhi fenomena tersebut meliputi karakter media sosial yang bersifat informal, dominasi budaya digital yang mekankan kecepatan dan keakraban, serta melemahnya sikap berbahasa terhadap norma kenantunaan. Temuan ini menunjukan bahwa media sosial berperan sebagai agen perubahan bahasa yang mempercepat proses erosi bahasa sapaan formal si kalangan generasi muda. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis bagi kajian sosiolinguistik serta menjadi dasar bagi upaya penguatan kesadaran berbahasa santun dalam komunikasi digital.</p> 2026-01-23T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3895 ANALISIS STILISTIKA GAYA BAHASA DALAM LIRIK LAGU ‘33X’ KARYA PERUNGGU 2026-01-23T08:51:24+00:00 Irma Aulia Putri irmaauliaputri17@gmail.com Amelia Putri an@gmail.com Syarifudin Yunus sss@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis penggunaan gaya bahasa dalam lirik lagu “33x” karya Perunggu berdasarkan kajian stilistika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan stilistika terhadap gaya bahasa, meliputi kata, frasa, klausa, dan kalimat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gaya bahasa bersifat resmi dan reflektif, sehingga mendukung tema perenungan, motivasi, dan spiritualisasi yang menjadi inti lagu. Ditinjau dari aspek nada, lirik lagu “33x” didominasi oleh gaya bahasa mulia-menengah dan bertenaga yang diwujudkan melalui kalimat ajakan serta pengulangan ungkapan tertentu. Dari segi struktur kalimat, gaya bahasa repetisi dan paralelisme digunakan secara konsisten untuk menegaskan gagasan utama serta memperkuat efek emosional dan ritme lirik. Sementara itu, berdasarkan langsung-tidaknya makna, gaya bahasa kiasan seperti metafora, personifikasi, dan alegori lebih dominan dibandingkan gaya bahasa literal, sehingga menjadikan lirik bersifat simbolik dan interpretatif. Gaya bahasa dalam lirik lagu “33x” tidak hanya berfungsi sebagai unsur estetika, tetapi juga sebagai sarana penyampaian pesan moral,&nbsp; motivasional, dan spiritual secara mendalam. lirik lagu “33X” tidak hanya berfungsi sebagai teks musik, tetapi juga dapat dikaji sebagai karya sastra yang memiliki unsur keindahan bahasa dan makna yang kuat.</p> 2026-01-23T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3887 RANCANG BANGUN MESIN PAKAN IKAN OTOMATIS BERBASIS IOT DENGAN SUMBER ENERGI SURYA 2026-01-23T03:48:06+00:00 Muhammad Darwis Fitrah darwislukman149@gmail.com Lili Susan susanlili155@gmail.com Musfirah Putri Lukman musfirahputrilukman@poliupg.ac.id Ahmad Rosyid Idris ahmadrosyid@poliupg.ac.id <p>Budidaya ikan merupakan bagian dari penyuplai utaama ketersedian ikan bagi masyarakat selain dari hasil tangkapan alam. Pakan adalah satu komponen penting dalam kegiatan budidaya ikan. Pemberian pakan ikan yang efisiensi menjadi salah satu kunci dalam mencapai hasil budidaya ikan yang optimal. Akan tetapi, saat ini metode pemberian pakan secara manual masih banyak digunakan oleh pembudidaya ikan di Indonesia. Dalam rana budidaya ikan, banyak peneliti dan pengusaha telah mulai mengadopsi sistem otomatisasi, seperti pemberi pakan terpogram yang dapat di atur waktu dan jumlah pakannya. Selain itu, beberapa pembudidaya ikan telah mengadopsi sistem kendali jarak jauh yang menggunakan internet untuk mengirim perintah ke mesin pemberi pakan. Proses ini termasuk dalam domain teknologi Internet of Things (IoT), dimana mesin beroperasi setelah menerima perintah melalui internet. Fokus utama penelitian mencakup merancang mesin yang mampu beroperasi secara otomatis dan memngkinkan pemantauan kinerjanya melalui jaringan internet. Sistem ini memanfaatkan energi suryasebagai sumber day utama, dengan menggunakan panel surya 20 wp, baterai 12 volt dan Solar Charge Controller (SCC) untuk mengatur pengisian daya. Sensor Ultrasonik HC-SR04 digunakan untuk memantu persentase jumlah pakan, sedangkan motor servo berfungsi mengatur keluaran pakan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat bekerja dengan baik dan mampu memberikan pakan ikan secara otomatis sesuai jadwal yang ditentukan. Daya inputmaksimum panel surya mencapai 218,5 watt dengan efisiensi rata-rata 3-10%, tergantung intensitas cahaya matahari. Energi surya mampu menyediakan daya listrik yang stabil untuk menjalankan sistem selama pengujian.</p> 2026-01-23T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3896 PERAN DAN RELASI GENDER DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI ‎ 2026-01-23T11:00:41+00:00 Dini Nur Islami dinurislami2@gmail.com Mohammad Rofiq berhasilrofiq1@gmail.com <p>Artikel ini membahas peran dan relasi gender dalam kehidupan sehari-hari dengan ‎menggunakan teori feminisme sebagai kerangka analisis. Fokus kajian diarahkan ‎pada tiga ranah utama, yaitu kehidupan keluarga, pendidikan, dan kehidupan ‎bermasyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka (library research) ‎dengan menelaah berbagai artikel jurnal nasional terakreditasi dan buku akademik ‎yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa ketimpangan relasi gender dalam ‎kehidupan sehari-hari tidak bersifat kodrati, melainkan merupakan hasil konstruksi ‎sosial dan budaya yang diwariskan melalui keluarga, pendidikan, dan struktur sosial ‎masyarakat. Teori feminisme membantu membaca praktik relasi gender secara kritis ‎dan kontekstual tanpa menafikan nilai-nilai sosial dan keagamaan. Penerapan relasi ‎gender yang adil diharapkan mampu menciptakan kehidupan sosial yang harmonis, ‎setara, dan berkeadilan.‎</p> 2026-01-23T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3899 ANALISIS FUNGSI DAN REPRESENTASI BAHASA INDONESIA DALAM LIRIK LAGU “TAKUT” KARYA IDGITAF 2026-01-23T13:34:24+00:00 Chelsea Putri Maulana chelseaputriee@gmail.com Imanuel Roberto im@gmail.com Syarifudin Yunus sss@gmail.com <p>Penelitian ini membahas fungsi dan representasi bahasa Indonesia dalam lirik lagu “Takut” karya Idgitaf sebagai media pengungkapan pengalaman emosional. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa lirik lagu “Takut” karya Idgitaf merepresentasikan fungsi dan peran bahasa Indonesia secara kuat dan efektif, khususnya sebagai media ekspresi emosional dan refleksi pengalaman hidup. Fungsi dan representasi bahasa Indonesia lagu “Takut” karya Idgitaf memiliki penggunaan kosakata sehari-hari dan menyiratkan kejujuran pesan mencapai 83,3%. Akan tetapi, aspek kedalaman makna bahasa Indonesia dalam karya musik pop hanya 50%, sedangkan representasi emosi takut sesuai judul lagunya mencapai 100%. Bahasa Indonesia dalam lirik “Takut” merepresentasikan identitas generasi muda yang reflektif, rentan, dan berani mengungkapkan perasaan secara terbuka. Bahasa tidak hanya menyampaikan pesan, tetapi juga membangun makna tentang ketakutan sebagai bagian dari proses mengenali diri dan hubungan sosial. Bahasa Indonesia dalam lagu ini secara dominan menjalankan fungsi ekspresif dan emotif, yang terlihat dari kemampuannya mengungkapkan perasaan takut, cemas, dan keraguan secara jujur serta dekat dengan realitas pendengar.</p> 2026-01-23T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3900 MASALAH ETIKA SISWA DALAM RUANG BELAJAR STUDI KASUS DI SMK TELKOM PEKANBARU 2026-01-24T03:05:11+00:00 Tedi Zulhifan Tedizulhifan4@gmail.com Muhammad Rizki Putra rizki1890putra@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai permasalahan etika siswa yang muncul dalam proses pembelajaran di SMK Telkom Pekanbaru serta mengidentifikasi faktor-faktor yang melatarbelakanginya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan etika siswa yang sering ditemukan meliputi rendahnya kedisiplinan, penggunaan perangkat digital yang tidak sesuai dengan tujuan pembelajaran, serta menurunnya sikap sopan santun dalam interaksi di kelas. Permasalahan tersebut dipengaruhi oleh belum optimalnya penerapan pendidikan karakter di sekolah, lemahnya pengawasan dari lingkungan keluarga, serta kuatnya pengaruh teknologi digital terhadap perilaku siswa. Oleh karena itu, diperlukan upaya kolaboratif antara sekolah, guru, dan orang tua melalui penguatan pendidikan karakter serta penegakan aturan kelas secara konsisten guna menciptakan lingkungan belajar yang tertib dan kondusif.</p> 2026-01-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3903 PENGARUH METODE ACTIVE LEARNING TIPE CARD SORT TERHADAP PEMAHAMAN PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MTS MIFTAHUL JANNAH GRESIK 2026-01-24T11:13:50+00:00 Himmah Al Ulya himmahalulya02@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh pemahaman peserta didik sebelum dan sesudah menggunakan metode active learning tipe card sort dan seberapa besar pengaruh metode active learning tipe card sort untuk meningkatkan pemahaman peserta didik kelas VII di MTs Miftahul Jannah Duduk Sampeyan Gresik. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan menggunakan desain One-Group Pretest-Posttest dan teknik analisis data yang menggunakan bantuan SPSS versi 25 meliputi uji normalitas, uji homogenitas, uji linieritas dan uji paired sampel T test. Berdasarkan dari hasil analisis menggunakan Uji-t paired sampel t test diperoleh nilai sig (2-tailed) sebesar &lt; 0,00 yang lebih kecil dari nilai α yaitu 0,05 (0,00 &lt; 0,05) dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Yang artinya metode active learning tipe card sort berpengaruh terhadap pemahaman peserta didik kelas VII pada mata pelajaran Akidah Akhlak Di Mts Miftahul Jannah Duduk Sampeyan Gresik. Hal ini juga sesuai dengan perhitungan Uji effect size cohend’s d yang diperoleh hasil 1.40, artinya bahwa besar pengaruh metode active learning tipe card sort terhadap pemahaman peserta didik kelas VII pada mata pelajaran Akidah Akhlak Di Mts Miftahul Jannah Duduk Sampeyan Gresik. Masuk dalam kategori “tinggi”.</p> 2026-01-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3905 A CRITICAL ANALYSIS OF MEDIA LANGUAGE IN POLITICS 2026-01-25T09:50:42+00:00 Joyada Alexander Sinambela joyy@gmail.com Partohap Raja Saut Sihombing partohap.sihombing@uhnp.ac.id <p>This study examines how language functions as a tool for constructing power and ideology in online news discourse through the framework of Discourse Analysis. By comparing three major theoretical perspectives Halliday’s Systemic Functional Linguistics, van Dijk’s Socio Cognitive Approach, and Fairclough’s Critical Discourse Analysis—this research aims to explore how online news media shape public perception and social reality. Using a qualitative library research method, this study analyzes relevant theoretical works and previous empirical studies related to discourse analysis and media discourse. The findings reveal that Halliday’s framework emphasizes linguistic structures in constructing meaning, van Dijk’s approach highlights cognitive processes in interpreting news texts, while Fairclough’s model focuses on the relationship between discourse and institutional power. These frameworks collectively demonstrate that online news discourse is not neutral but is ideologically constructed to legitimize dominant groups and marginalize alternative voices. This study contributes to the development of critical awareness among readers and researchers regarding the political and social implications of media language.</p> 2026-01-25T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3907 CRITICAL DISCOURSE ANALYSIS ON TEACHER TALKS IN CLASSROOM COMMUNICATION 2026-01-25T11:53:47+00:00 Devita Pingkan Sitohang devitapingkansitohng@gmail.com Angela Shakila Pane an@gmail.com Septian Immanuel Sinaga s@gmail.com Partohap Saut Raja Sihombing put@gmail.com <p>Classroom communication plays a vital role in the teaching and learning process, particularly through teacher talk, which dominates classroom interaction. Teacher talk functions not only to deliver instructional content but also to manage classroom activities and regulate student participation. This study aims to analyze teacher talk in classroom communication using a Critical Discourse Analysis (CDA) approach. The research employed a qualitative descriptive design and was conducted in an eighth-grade English classroom at&nbsp; junior high school in Pematangsiantar, Indonesia. Data were collected through classroom observation and audio recording, focusing on naturally occurring teacher discourse. Fairclough’s three-dimensional framework was used to analyze the data at the levels of text, discursive practice, and social practice. The findings indicate that teacher talk is characterized by the frequent use of imperatives, display questions, and evaluative feedback, reflecting institutional authority and control. Classroom interaction was predominantly structured through the Initiation Response Feedback pattern, positioning students as passive participants. However, teacher talk also showed potential to support learning when used in a more inclusive and dialogic manner.</p> 2026-01-25T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3910 ALIRAN KLASIK DALAM FILSAFAT PENDIDIKAN 2026-01-25T22:52:27+00:00 Ummatul Khoiroh Ummatulkhoiroh03@gmail.com Hani’atul Khoiroh hdaffa0@gmail.com Muhammad Arif Syihabuddin n@gmail.com <p>Filsafat pendidikan merupakan dasar pemikiran yang menentukan arah, tujuan, dan nilai dalam proses pendidikan. Dalam sejarahnya, aliran klasik seperti Esensialisme dan Perenialisme memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan sistem pendidikan modern, karena keduanya menekankan pentingnya nilai-nilai dasar, disiplin intelektual, dan kebenaran yang bersifat universal. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis hakikat serta prinsip Esensialisme dan Perenialisme, kemudian mengkajinya dalam perspektif Pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, yaitu menelaah berbagai literatur tentang filsafat pendidikan Barat dan pemikiran pendidikan Islam. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua aliran tersebut memiliki kesamaan nilai dengan prinsip Pendidikan Islam, terutama dalam hal pembentukan karakter, penghargaan terhadap ilmu, dan pencarian kebenaran. Namun, dalam Islam, kebenaran bersumber dari wahyu dan tidak hanya berdasarkan rasionalitas manusia. Dengan demikian, nilai-nilai klasik dalam filsafat pendidikan dapat diintegrasikan dengan nilai-nilai Islam untuk menciptakan pendidikan yang berimbang antara pengembangan akal, moral, dan spiritual.</p> 2026-01-25T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3911 PERAN GURU AGAMA DALAM MENANAMKAN PENDIDIKAN ISLAM MODERAT 2026-01-25T23:58:12+00:00 Ummatul Khoiroh Ummatulkhoiroh03@gmail.com Ali Ahmad Yenuri an@gmail.com Moch. Bachrurrosyady Amrulloh rosyady.edu@gmail.com <p style="margin: 0cm; text-align: justify;">Pendidikan Islam moderat menjadi kebutuhan penting dalam menghadapi berbagai tantangan keberagamaan di era modern, terutama untuk mencegah munculnya sikap ekstrem dan intoleran di kalangan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru agama dalam menanamkan nilai-nilai Islam moderat di lingkungan pendidikan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru agama berperan sebagai <em>role model</em>, fasilitator, dan pembimbing spiritual yang menanamkan nilai-nilai toleransi, keseimbangan (tawazun), keadilan (i’tidal), dan sikap terbuka terhadap perbedaan. Guru juga menerapkan metode pembelajaran dialogis, kontekstual, serta integrasi nilai moderasi melalui materi ajar dan pembiasaan sikap sehari-hari. Selain itu, guru berperan dalam menciptakan lingkungan kelas yang inklusif sehingga siswa mampu memahami ajaran Islam secara komprehensif dan tidak tekstual semata. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa guru agama memiliki peran strategis dalam membentuk karakter moderat peserta didik, yang berdampak pada terciptanya budaya sekolah yang harmonis, adaptif, dan berwawasan keislaman yang damai.</p> 2026-01-25T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3917 PEMIKIRAN POSTMODERNISME DAN DAMPAKNYA TERHADAP BUDAYA DI ERA KONTEMPORER‎ 2026-01-27T12:07:50+00:00 Siti Nurrahmatin Ni’mah sitinurrahmatinnimah@gmail.com Mohammad Rofiq berhasilrofiq1@gmail.com <p>Postmodernisme merupakan aliran pemikiran yang lahir sebagai kritik terhadap modernisme yang menekankan rasionalitas, objektivitas, dan klaim kebenaran universal. Modernisme yang semula menjanjikan kemajuan dan pembebasan manusia justru melahirkan berbagai persoalan sosial dan budaya, seperti ketimpangan, dominasi kekuasaan, kekerasan, serta krisis nilai kemanusiaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemikiran postmodernisme serta pengaruhnya terhadap kehidupan budaya masyarakat kontemporer, termasuk dampak positif dan negatif yang ditimbulkannya. Penelitian ini menggunakan metode <em>library research</em> dengan mengkaji berbagai sumber pustaka berupa buku, artikel ilmiah, dan karya pemikir postmodern, khususnya Jean-François Lyotard. Hasil kajian menunjukkan bahwa postmodernisme menolak dominasi narasi besar (<em>grand narratives</em>) dan menekankan pluralitas makna, relativitas kebenaran, serta keberagaman budaya. Dalam konteks masyarakat kontemporer yang ditandai oleh perkembangan teknologi informasi dan budaya populer, pemikiran postmodernisme mendorong keterbukaan, dialog, dan pengakuan terhadap perbedaan. Oleh karena itu, postmodernisme perlu dipahami secara kritis agar dapat dimanfaatkan sebagai kerangka analisis yang konstruktif tanpa mengabaikan prinsip-prinsip kemanusiaan.</p> 2026-01-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3918 ANALISIS GAYA BAHASA PELAYANAN KASIR MENGGUNAKAN TEORI KERAF PADA UMKM FROZEN FOOD DI DUREN SAWIT 2026-01-27T12:31:28+00:00 Fajar Firdaus fajarmuhammadfirdaus9i@gmail.com Nur Rahfi n@gmail.com Syarifudin Yunus sss@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya bahasa pelayanan kasir dan memahami peranannya dalam interaksi dengan pelanggan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Sampel penelitian melibatkan 2 orang kasir sebagai informan kunci, 1 pemilik usaha, serta 10 orang pelanggan yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara semi-terstruktur, kemudian dianalisis berdasarkan teori gaya bahasa Keraf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya bahasa percakapan dan pilihan kata kasual menjadi elemen yang paling dominan untuk menciptakan suasana pelayanan yang akrab dan personal. Selain itu, kasir menggunakan gaya nada sederhana untuk menyampaikan informasi transaksi secara jelas serta gaya menengah untuk membangun kehangatan hubungan sosial. Penggunaan struktur kalimat (repetisi dan paralelisme) serta gaya bahasa eufemisme dan retoris berfungsi strategis untuk menegaskan informasi penting, menjaga kenyamanan pelanggan melalui kesantunan, dan mendorong keputusan pembelian secara persuasif. Temuan ini menegaskan bahwa gaya bahasa pelayanan kasir tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi fungsional, tetapi juga sebagai strategi untuk membangun hubungan emosional dan meningkatkan daya saing UMKM. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pelaku UMKM dalam mengoptimalkan interaksi layanan sebagai strategi peningkatan kualitas layanan dan pengalaman pelanggan.</p> 2026-01-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3919 ALIRAN KLASIK DALAM FILSAFAT PENDIDIKAN 2026-01-27T13:59:38+00:00 Shofiyyatul Fuadah Fuadahshofiyya@gmail.com Hani’atul Khoiroh khoirohhani@gmail.com Muhammad Syihabuddin arifmuhammad599@gmail.com <p>Teori filsafat pendidikan berfungsi sebagai kerangka dasar untuk memahami tujuan, proses, dan arah pengembangan pendidikan. Filsafat pendidikan tidak hanya membahas apa yang harus diajarkan, tetapi juga mengapa dan bagaimana proses pendidikan harus berlangsung demi membentuk manusia ideal sesuai pandangan hidup tertentu. Dalam konteks ini, artikel ini membahas tiga aliran besar dalam filsafat modern—eksistensialisme, humanisme, dan filsafat kontemporer—beserta implikasinya terhadap pendidikan Islam. Eksistensialisme menekankan kebebasan individu, tanggung jawab moral, dan pencarian makna hidup. Humanisme menegaskan martabat manusia serta dorongan alami menuju pertumbuhan dan aktualisasi diri. Sementara itu, filsafat kontemporer menghadirkan perangkat kritik terhadap struktur pengetahuan dan otoritas, serta membuka ruang bagi interpretasi yang lebih fleksibel terhadap realitas sosial. Dengan mengkaji ketiga aliran ini, artikel ini menunjukkan bahwa pendidikan Islam dapat memperkaya pendekatan pedagogisnya melalui integrasi konsep kebebasan, penghargaan terhadap potensi manusia, dan pembaruan metodologis, tanpa melepaskan fondasi tauhid sebagai pusat orientasi pendidikan.</p> 2026-01-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3921 TEORI KONSTRUKSI SOSIAL 2026-01-27T21:59:51+00:00 Shofiyyatul Fuadah Fuadahshofiyya@gmail.com Muhammad Hikam Ainul Atho’ hikamm84@gmail.com Mohammad Rofiq berhasilrofiq1@gmail.com <p>Teori konstruksi sosial menekankan bahwa realitas bukanlah sesuatu yang objektif dan, melainkan dibentuk melalui interaksi sosial dan proses kognitif individu. Dalam perspektif ini, pengetahuan dan makna sosial muncul dari aktivitas manusia, yang meliputi eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi. Artikel ini mengkaji konsep dasar teori konstruksi, penerapannya dalam konteks pendidikan, serta implikasinya dalam membentuk pemahaman sosial dan budaya di lingkungan masyarakat. Studi ini juga menyoroti kritik terhadap teori konstruksi dan kontribusinya dalam memahami dinamika realitas sosial. Temuan ini diharapkan dapat memperkaya wawasan tentang bagaimana realitas sosial dibangun dan direproduksi melalui interaksi manusia.</p> 2026-01-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3926 IMPLEMENTASI NILAI-NILAI MODERASI ISLAM DI SEKOLAH DASAR 2026-01-28T00:40:38+00:00 Isna Alvinatu Reza isnaalvinatureza@gmail.com Ali Ahmad Yenuri aliyenuri@unkafa.ac.id <p>Moderasi Islam merupakan nilai fundamental dalam membentuk sikap keberagamaan yang seimbang, toleran, dan berakhlak mulia sejak usia dini. Sekolah dasar sebagai jenjang pendidikan awal memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai moderasi Islam kepada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan proses implementasi nilai-nilai moderasi Islam di sekolah dasar, serta perannya dalam penguatan pendidikan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, yang bersumber dari buku, artikel jurnal, dan dokumen kebijakan pendidikan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai moderasi Islam, seperti keadilan, keseimbangan, toleransi, sikap saling menghargai, dan anti-kekerasan, dapat dilakukan melalui integrasi dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, pembiasaan sikap religius dalam kegiatan sehari-hari di sekolah, serta keteladanan guru dan tenaga pendidik. Implementasi nilai-nilai tersebut memberikan kontribusi positif dalam membentuk karakter peserta didik yang moderat, menghargai perbedaan, dan mampu hidup rukun dalam lingkungan yang beragam. Dengan demikian, penerapan nilai-nilai moderasi Islam di sekolah dasar menjadi upaya strategis dalam memperkuat pendidikan karakter dan menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, aman, dan harmonis.</p> 2026-01-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3929 PROGRESSIVISME DAN REKONSTRUKSIONISME DALAM KERANGKA FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM MODERN 2026-01-28T01:08:52+00:00 Isna Alvinatu Reza isnaalvinatureza@gmail.com Hani’atul Khoiroh h@gmail.com Muhammad Syihabuddin m@gmail.com <p>penulisan ini bertujuan untuk menelaah tentang aliran filasafat Pendidikan islam modern dan aliran-aliran utama dari filsafat Pendidikan barat. Progresivisme dan rekonstruksionisme adalah aliran filsafat modern yang memberi sumbangsih dalam pembaharuan pemikiran filsafat pendidikan. Termasuk di antaranya pendidikan Islam yang dalam perkembangannya tidak luput dari filsafat yang merupakan alat berpikir. Filsafat pendidikan merupakan kerangka konseptual yang menentukan arah dan landasan sistem pendidikan, baik dalam aspek tujuan, isi, metode, maupun orientasi nilai. Kajian filsafat pendidikan penting dilakukan untuk memahami perbedaan mendasar antara berbagai pendekatan pendidikan yang berkembang. Metode penelitian ini menggunakan studi literatur dan menggunakan pendekatan kualitatif. sumber data yang digunakan &nbsp;yaitu berupa buku, jurnal, serta sumber-sumber terkait yang diakses melalui <em>platform google scholar</em>, dan data di analisis dengan Teknik analisis deskriptif. Filsafat pendidikan umumumnya&nbsp; banyak dipengaruhi oleh rasionalisme, humanisme, dan pragmatism. Filsafat pendidikan Islam bertumpu pada nilai-nilai tauhid, integrasi wahyu dan akal, serta pembentukan insan kamil. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa aliran progresivisme dan pendidikan Islam berpandangan sama mengenai potensi akal peserta didik, prinsip pendidikan fleksibel, serta pengalaman hidup sebagai landasan perubahan dalam pendidikan. Bedanya, aliran progresivisme menolak nilai-nilai absolut dan ranah metafisik-spiritual. Sedangkan, aliran rekonstruksionisme berpandangan sama dengan pendidikan Islam terkait peyesuaian diri tanpa mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan, peradaban, dan nilai-nilai sosial. Perbedaan terletak pada latar belakang munculnya dan landasan dalam pemecahan masalah.</p> 2026-01-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3931 TEORI FUNGSIONALISME STRUKTURAL 2026-01-28T01:24:28+00:00 Isna Alvinatu Reza isnaalvinatureza@gmail.com Maftuh m@gmail.com <p>Teori fungsionalsisme stuktural memandang Masyarakat sebagai suatu sistem yang terintegrasi secara fungsional ke dalam suatu bentuk ekuilibrium. Teori fungsional menggambarkan keadaan masyarakat, suatu sistem sosial yang kompleks yang terdiri dari bagian-bagian yang saling berhubungan dan saling bergantung.. Dalam konteks pendidikan, pendidikan sosiologi dapat membantu menyusun kurikulum dan strategi pembelajaran yang mendorong terbentuknya karakter siswa yang baik. Kaitan antara teori struktural sosial fungsional dengan pendidikan khususnya pendidikan Islam ialah adanya keterkaitan dalam tujuan membangun keharmonisan sosial, dengan penerapan teori fungsional sosial mampu membantu membentuk karakter sosial. Perbaikan kondisi sosial masyarakat mendukung berfungsinya struktur sosial masyarakat&nbsp;. . Penelitian ini menganalisis peran tersebut melalui pendekatan konseptual dan studi kasus di Indonesia, menunjukkan bahwa pendidikan Islam berkontribusi pada kohesi sosial dengan menekankan solidaritas, etika, dan tanggung jawab kolektif. Hasilnya menegaskan bahwa lembaga ini tidak hanya mendidik individu tetapi juga memperkuat struktur sosial, mengurangi konflik, dan mempromosikan harmoni moral.</p> 2026-01-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3932 VALIDITAS DAN RELIABILITAS DALAM PENELITIAN KUANTITATIF 2026-01-28T01:32:36+00:00 Isna Alvinatu Reza isnaalvinatureza@gmail.com Mohamad Adlan Alfi Alfie.adlane@gmail.com Saeful Anam shbt.saef@gmail.com <p>Validitas dan reliabilitas merupakan dua komponen utama dalam penelitian kuantitatif yang menentukan kualitas instrumen dan keabsahan data penelitian, khususnya dalam bidang pendidikan. Validitas berfungsi untuk memastikan ketepatan instrumen dalam mengukur konstruk yang diteliti, sedangkan reliabilitas berperan dalam menjamin konsistensi hasil pengukuran. penulisan ini bertujuan untuk menganalisis konsep, jenis, serta teknik pengujian validitas dan reliabilitas dalam penelitian kuantitatif dengan menitikberatkan pada relevansinya terhadap praktik penelitian pendidikan kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi pustaka terhadap sumber-sumber primer dan sekunder berupa buku metodologi penelitian, pedoman statistik, serta artikel ilmiah bereputasi. Kebaruan penelitian ini terletak pada penyusunan kerangka konseptual integratif yang mengaitkan jenis-jenis validitas dan reliabilitas dengan tahapan penelitian kuantitatif serta konteks penggunaan instrumen di lingkungan pendidikan, sehingga memberikan panduan praktis dan aplikatif bagi peneliti. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemilihan dan penerapan uji validitas dan reliabilitas yang sesuai dengan karakteristik data dan tujuan penelitian berpengaruh signifikan terhadap akurasi pengukuran dan kredibilitas temuan penelitian. Dengan demikian, artikel ini diharapkan dapat memperkaya khazanah metodologi penelitian pendidikan serta menjadi referensi konseptual dalam pengembangan instrumen penelitian kuantitatif yang berkualitas.</p> 2026-01-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3933 CAMPUR KODE DI TIKTOK : TREN ATAU GEJALA LUNTURNYA BAHASA 2026-01-28T01:51:41+00:00 Irham Abdul Rohim irhamrohim111@gmail.com Wang Wei w@gmail.com Syarifudin Yunus s@gmail.com <p style="text-align: justify; text-justify: inter-ideograph; layout-grid-mode: char;"><span lang="EN-US">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena campur kode dalam konten TikTok serta menafsirkan posisinya sebagai tren kebahasaan atau gejala lunturnya penggunaan bahasa Indonesia. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan sosiolinguistik. Data penelitian berupa tuturan lisan dan teks tertulis dalam <strong>34 video TikTok</strong> yang diunggah oleh <strong>12 akun kreator</strong>, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campur kode didominasi oleh penyisipan unsur bahasa Inggris ke dalam struktur bahasa Indonesia, terutama pada tingkat kata dan frasa. Campur kode berfungsi sebagai strategi pragmatik untuk memperkuat pesan, membangun citra modern, dan menyesuaikan gaya bahasa dengan audiens media sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa campur kode di TikTok bersifat sistematis dan berulang, merepresentasikan adaptasi kebahasaan di ruang digital sekaligus mencerminkan perubahan preferensi leksikal pengguna bahasa Indonesia.</span></p> 2026-01-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3934 INTERNALISASI NILAI-NILAI ISLAM MODERAT MELALUI PEMBELAJARAN KITAB ADĀBUL ‘ĀLIM WAL MUTA‘ALLIM 2026-01-28T04:17:19+00:00 Mochamad Faidlul Abrori abrorfaidlul@gmail.com Muhammad Makinuddin kinudd@gmail.com Hani’atul Khoiroh in@gmail.com <p>Menguatnya fenomena keberagamaan ekstrem di tengah masyarakat Indonesia menjadikan moderasi Islam sebagai agenda penting dalam pendidikan keagamaan, khususnya di pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi nilai-nilai Islam moderat melalui pembelajaran kitab Adābul ‘Ālim wal Muta‘allim di Pondok Pesantren MS Roudlotul Muta’allimin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan ustadz dan santri, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kitab Adābul ‘Ālim wal Muta‘allim tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan etika keilmuan, tetapi juga sebagai media strategis dalam internalisasi nilai-nilai Islam moderat. Nilai-nilai tawāzun, tasāmuh, i‘tidāl, dan tawassuṭ terinternalisasi melalui metode bandongan, sorogan, dan halaqah, serta terimplementasi dalam keseimbangan ibadah, ilmu, dan sosial, sikap toleransi antar santri, serta penyelesaian konflik secara damai dan adil. Penelitian ini menegaskan peran pesantren dalam membentuk santri yang berilmu, berakhlak, dan berkepribadian moderat.</p> 2026-01-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3935 PERAN GURU PESANTREN DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI MODERASI ISLAM PADA SANTRI 2026-01-28T04:37:46+00:00 Siti Nurrahmatin Ni’mah sitinurrahmatinnimah@gmail.com Siti Mabruroh bintufauzan05@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru pesantren dalam menanamkan pendidikan Islam moderat kepada santri kelas VII MTs Mambaus Sholihin. Subjek penelitian adalah empat wali kelas VII, yang dipilih karena memiliki peran langsung dalam pembinaan dan pendampingan santri di lingkungan madrasah dan pesantren. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, sedangkan analisis data menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru pesantren berperan penting dalam menanamkan nilai-nilai Islam moderat melalui keteladanan, pembiasaan, dan pendampingan santri dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai Islam moderat yang ditanamkan meliputi tawassuṭ (bersikap tengah-tengah), tawāzun (keseimbangan), i‘tidāl (adil dan lurus), serta tasāmuḥ (toleransi). Penanaman nilai tersebut dilakukan baik dalam proses pembelajaran di kelas maupun melalui interaksi sosial di lingkungan asrama pesantren. Meskipun terdapat kendala berupa perbedaan karakter dan latar belakang santri serta belum meratanya pemahaman tentang moderasi beragama, guru tetap berupaya melakukan pembinaan secara berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa guru pesantren memiliki peran strategis sebagai agen moderasi beragama dalam membentuk santri yang berakhlak mulia, toleran, dan mampu menerapkan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin dalam kehidupan bermasyarakat.</p> 2026-01-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3936 A STUDY ON SOCIAL MEDIA SLANG ON GENERATION Y IN RADITYA DIKA PODCAST WITH KEANU 2026-01-28T13:27:00+00:00 Nadya Y.P. Parhusip nadyayustiaraputriparhusip@gmail.com Maria Hutauruk mhutauruk82@gmail.com Moria Silaban moriaafriani@gmail.com Jeyola Pangaribuan jeyolapangaribuan@gmail.com <p>This study investigates the use of social media slang by Generation Y as represented in the Raditya Dika Podcast featuring Keanu. Social media slang has become an essential part of daily communication among Generation Y due to their intensive interaction with digital platforms. This research specifically aims to identify the types of social media slang used in the podcast, analyze their linguistic forms, and explain their communicative functions. A qualitative descriptive method was applied by analyzing utterances taken from one full podcast episode uploaded on YouTube. The findings reveal that social media slang in the podcast appears in the form of single words, phrases, and borrowed expressions, and functions to create humor, express emotions, build intimacy, and reflect Generation Y identity. This study confirms that podcasts serve as an important medium for observing contemporary language use influenced by social media culture.</p> 2026-01-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3937 PENGGUNAAN BAHASA TIDAK BAKU DALAM KOMUNIKASI OPERASIONAL GUDANG 2026-01-28T13:48:00+00:00 Bhilal Radhiallohhu Wal Fajry bhilaljry123@gmail.com Habib Ali Ibrahim has@gmail.com Syarifudin Yunus sss@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan bahasa tidak baku dalam komunikasi operasional gudang serta alasan penggunaannya. Penelitian ini&nbsp; menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang terlibat langsung dalam aktivitas operasional gudang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa tidak baku sering digunakan dalam komunikasi operasional gudang, yaitu sebesar 46,2% responden. Selain itu, sebanyak 69,2% responden menyatakan bahwa bahasa tidak baku lebih mudah diucapkan dibandingkan bahasa Indonesia baku karena dianggap lebih praktis dan efisien dalam komunikasi lisan di lingkungan kerja gudang. Penggunaan bahasa tidak baku dalam konteks ini merupakan bentuk variasi bahasa yang muncul akibat tuntutan kepraktisan dan kebiasaan kerja. Bahasa tidak baku dapat menunjang efektivitas komunikasi apabila digunakan di antara pihak-pihak yang telah saling memahami, namun berpotensi menimbulkan hambatan komunikasi jika digunakan secara tidak tepat. Oleh karena itu, diperlukan keseimbangan antara penggunaan bahasa tidak baku dan bahasa baku agar komunikasi operasional gudang tetap berlangsung secara efektif, jelas, dan aman sesuai dengan standar kerja yang berlaku.</p> 2026-01-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3938 ANALISIS LIRIK LAGU “SEDIA AKU SEBELUM HUJAN” KARYA IDGITAF LEWAT KAJIAN SEMANTIK 2026-01-28T13:57:43+00:00 Fitriani fitrichoiru07@gmail.com Raudhatul Okta Setyadi r@gmail.com Syarifudin Yunus sss@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna semantik yang terkandung dalam lirik lagu “Sedia Aku Sebelum Hujan” karya Idgitaf. Lagu ini dipilih karena memiliki kompleksitas makna simbolik yang mencerminkan pengalaman emosional melalui bahasa puitis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi (content analysis) terhadap teks lirik lagu. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa secara semantik, lagu "Sedia Sebelum Hujan" karya Idgitaf merupakan sebuah konstruksi bahasa yang kaya akan metafora dan oposisi makna. Penggunaan leksikon seperti "hujan", "bekal", dan "peperangan" menunjukkan adanya pergeseran makna dari denotasi fisik menuju konotasi emosional yang mendalam, di mana dukungan moral dan pengabdian menjadi inti dari medan makna yang dibangun. Tingginya angka kesepakatan responden (di atas 50% hingga 77%) membuktikan adanya transparansi semantik yang kuat, di mana pendengar secara kolektif mampu memetakan simbol-simbol alam dan militeristik tersebut sebagai representasi dari cinta ideal yang penuh dedikasi. Selain itu, keberhasilan lagu ini juga didukung oleh sinergi semantik antara tanda verbal (lirik) dan tanda auditif (musik). Aransemen yang tenang berfungsi sebagai penanda yang memperkuat kesan ketulusan, sehingga meminimalisir ambiguitas makna dalam proses interpretasi pendengar. Meskipun terdapat variasi interpretasi pada kelompok netral dan tidak setuju—yang menunjukkan adanya perbedaan skema kognitif terkait batasan pengorbanan dan kesehatan mental—secara keseluruhan lagu ini berhasil merekonstruksi konsep pengabdian menjadi sebuah nilai estetika linguistik yang dapat dirasakan secara universal. Hal ini mengukuhkan peran bahasa dalam musik bukan hanya sebagai pengiring, melainkan sebagai media komunikasi yang efektif dalam membentuk persepsi sosial mengenai hubungan antarmanusia.</p> 2026-01-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3940 TRADISI KEILMUAN KLASIK MELALUI METODE DISKUSI LEADING THURAST DI MADRASAH ALIYAH UNGGULAN MAMBAUS SHOLIHIN 2026-01-28T14:27:05+00:00 Himmah Al Ulya himmahalulya02@gmail.com Muhammad Farih frfuada79@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi tradisi keilmuan klasik melalui metode diskusi leading thurast serta dampaknya terhadap keilmuan peserta didik di Madrasah Aliyah Unggulan Mambaus Sholihin. Tradisi keilmuan klasik dalam pendidikan Islam selama ini dikenal melalui kajian kitab-kitab thurast yang menekankan kedalaman pemahaman, dialog intelektual, dan etika keilmuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam dengan pendidik dan peserta didik, observasi partisipatif selama proses diskusi berlangsung, serta dokumentasi terhadap perangkat pembelajaran dan hasil karya peserta didik. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan validitas data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode diskusi leading thurast di Madrasah Aliyah Unggulan Mambaus Sholihin merupakan bentuk aktualisasi tradisi keilmuan klasik yang terintegrasi secara sistematis dalam pembelajaran keagamaan. Diskusi dilaksanakan melalui tahapan pembacaan teks klasik, pemberian pertanyaan analitis, diskusi kelompok, dan pengambilan kesimpulan oleh pendidik. Metode ini berdampak positif terhadap keilmuan peserta didik, terutama dalam meningkatkan pemahaman mendalam terhadap materi keislaman, kemampuan berpikir kritis dan argumentatif, serta pembentukan sikap keilmuan seperti menghargai perbedaan pendapat, keterbukaan terhadap kritik akademik, dan kerendahan hati intelektual.</p> 2026-01-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3941 LAGU SEBAGAI MEDIA EKSPRESI BAHASA DAN SASTRA : PEMAHAMAN FUNGSI DAN MAKNA DARI LAGU KAMI BELUM TENTU KARYA .FEAST 2026-01-29T09:41:02+00:00 Princes Retta Rompas pretta3108@gmail.com Herlita Aurel her@gmail.com Syarifudin Yunus sss@gmail.com <p>Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara fungsi dan makna dalam lirik lagu Kami Belum Tentu karya .Feast sebagai ekspresi bahasa dan sastra yang memuat makna sosial-politik terhadap persepsi pendengar. Dengan pendekatan kuantitatif, data diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada 30 responden pendengar dengan rentang usia 21-30 tahun. Penelitian ini menyimpulkan pemahaman fungsi dan makna bahasa dalam lagu Kami Belum Tentu karya .Feast kaya makna yang tidak hanya mengandung fungsi hiburan, tetapi juga menjalankan fungsi ekspresif, representatif, persuasif, dan estetis secara simultan. Sebagai media ekspresi, 93% responden menyatakan lagu Kami Belum Tentu karya .Feast berhasil mengajak pendengar untuk berpikir kritis dan mempertanyakan kondisi sosial-politik yang ada, sedangkan fungsi ekspresif mencapai 93% responden mampu mengekspresikan emosi dan perasaan frustrasi terhadap ketidakpastian politik. Melalui bahasa yang metaforis dan kolektif, lagu ini merepresentasikan kegelisahan identitas dan ketidakpastian sosial yang dialami generasi tertentu. Makna yang dihasilkan bersifat terbuka dan kontekstual, sehingga menempatkan pendengar sebagai subjek aktif dalam proses penafsiran. Kajian terhadap lagu Kami Belum Tentu menegaskan pentingnya menempatkan lagu sebagai objek kajian bahasa dan sastra kontemporer, sekaligus sebagai medium refleksi dan kritik sosial.</p> 2026-01-29T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3943 KONTRIBUSI GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI SEKOLAH 2026-01-29T11:51:07+00:00 Adila Benu aaaaaaaad@gmail.com Yakobus Adi Saingo y.a.s.vi2050@gmail.com <p>Peran Guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) sangat penting dalam pembentukan karakter peserta didik di sekolah, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai iman, moral, dan etika Kristiani. Guru PAK tidak hanya berperan sebagai pengajar pengetahuan keagamaan, tetapi juga sebagai pendidik spiritual, teladan hidup, pembimbing, dan fasilitator yang membantu peserta didik menginternalisasi nilai-nilai karakter dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Guru Pendidikan Agama Kristen terhadap pembentukan karakter peserta didik di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (<em>library research</em>) dengan menganalisis berbagai sumber literatur berupa buku, jurnal ilmiah, artikel, dan hasil penelitian yang relevan dengan pendidikan karakter dan Pendidikan Agama Kristen. Hasil kajian menunjukkan bahwa Guru PAK memiliki kontribusi strategis dalam membentuk karakter peserta didik melalui keteladanan hidup, pembelajaran iman yang kontekstual, serta pendampingan yang bersifat humanis dan berkelanjutan. Guru PAK berperan menanamkan nilai-nilai Kristiani seperti kasih, kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan integritas, baik melalui proses pembelajaran di kelas maupun melalui interaksi sehari-hari di lingkungan sekolah. Keteladanan guru terbukti menjadi metode yang paling efektif dalam pendidikan karakter, karena peserta didik lebih mudah meniru perilaku nyata dibandingkan menerima pengajaran secara teoritis. Dengan demikian, peran Guru Pendidikan Agama Kristen sangat menentukan terwujudnya peserta didik yang beriman, berkarakter Kristiani, dan mampu hidup secara bertanggung jawab dalam masyarakat.</p> 2026-01-29T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3945 TEORI DRAMATURGI (MANAJEMEN KESAN DALAM PERAN GURU DAN SANTRI) DAN TEORI GLOBALISASI 2026-01-29T13:15:57+00:00 Anam Fathoni ‘Athiqurrahman anfathar03@gmail.com Isna Alvinatu Reza in@gmail.com Mohammad Rofiq berhasilrofiq1@gmail.com <p>This paper examines the dynamics of Islamic Religious Education (PAI) by integrating dramaturgical theory and globalization theory to understand the changing roles of teachers and students (santri) in contemporary educational contexts. Education is approached as a social interaction arena in which teachers and santri act as social actors who continuously manage impressions through roles, symbols, and patterns of interaction. Drawing on Erving Goffman’s dramaturgical perspective, the study analyzes how impression management operates within classroom practices, pesantren traditions, and everyday educational interactions, highlighting the concepts of front stage, back stage, roles, and self-presentation in Islamic education. Furthermore, the paper explores globalization as a macro-social process that significantly influences Islamic education through cultural flows, digitalization, and the transformation of knowledge authority. By referring to key globalization theorists such as Anthony Giddens, Roland Robertson, and Manuel Castells, this study explains how global interconnectedness reshapes learning patterns, communication styles, and the professional expectations of Islamic education teachers. Globalization presents both opportunities and challenges, particularly in maintaining moral authority, professionalism, and religious authenticity in an increasingly digital and open public sphere. The integration of dramaturgical and globalization theories reveals that digital media functions as a new “front stage” in Islamic education, where teachers and santri construct and negotiate their religious identities. This condition demands consistency between public and personal roles, as well as the reinforcement of ethical values, sincerity, and integrity. The paper concludes that Islamic Religious Education must adopt adaptive pedagogical strategies that engage with global developments while remaining firmly grounded in Islamic values, ethics, and spiritual principles. Through a critical application of social theories, this study contributes to a deeper understanding of the social dimensions of Islamic education in the era of globalization.</p> 2026-01-29T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3947 PEMBENTUKAN KARAKTER SANTRI DI PESANTREN MULTIKULTURAL: STUDI FENOMENOLOGIS 2026-01-29T14:00:22+00:00 Siti Mabruroh Sitimabruroh193@gmail.com Maftuh maftuh10@gmail.com <p>Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter santri, khususnya dalam konteks masyarakat yang multikultural. Keberagaman latar belakang santri dari segi daerah, bahasa, dan budaya menjadikan pesantren sebagai ruang sosial yang dinamis dan sarat dengan proses pembelajaran sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengalaman santri dalam kehidupan pesantren multikultural serta memahami makna multikulturalisme terhadap pembentukan nilai-nilai karakter santri di Pondok Pesantren Mambaus Sholihin Gresik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik untuk menggali makna pengalaman santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehidupan multikultural di pesantren menghadirkan tantangan awal bagi santri, terutama dalam adaptasi bahasa, budaya, dan pola interaksi sosial. Namun, melalui kehidupan berasrama dan interaksi intens dalam aktivitas sehari-hari, santri secara bertahap mengembangkan sikap toleransi, saling menghargai, empati, kepedulian sosial, disiplin, dan kemandirian. Multikulturalisme di pesantren berfungsi sebagai sarana pembelajaran sosial dan moral yang efektif dalam membentuk karakter santri yang inklusif dan moderat. Temuan ini mengimplikasikan bahwa pesantren multikultural memiliki kontribusi penting dalam menyiapkan santri agar mampu hidup harmonis dalam masyarakat majemuk.</p> 2026-01-29T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3949 ANALISIS PEMAKAIAN BAHASA GAUL DALAM INTERAKSI SISWA-SISWI DI SMP MEKAR TANJUNG 2026-01-30T08:49:39+00:00 Chaidar Ali cah@gmail.com Galuh Kurniarani g@gmail.com Syarifudin Yunus sss@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemakaian bahasa gaul dalam interaksi siswa-siswi di SMP Mekar Tanjung. Bahasa gaul sebagai salah satu bentuk variasi bahasa banyak digunakan oleh remaja dalam komunikasi sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 126 siswa SMP Mekar Tanjung yang dipilih sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penelitian tentang pemakaian bahasa gaul dalam interaksi siswa-siswi kelas VIII di SMP Mekar Tanjung Jakarta dapat disimpulkan bahwa 46% siswa menyatakan sering menggunakan bahasa gaul khususnya dalam komunikasi dengan teman sebaya. Bahasa gaul menjadi pilihan utama siswa dalam situasi informal karena dianggap lebih santai, akrab, dan mudah dipahami dan 60% siswa menyatakan pengaruh bahasa gaul dari teman sebayanya. Bentuk bahasa gaul yang digunakan oleh siswa meliputi pemendekan kata, penggunaan kosakata dari media sosial, serta campuran bahasa Indonesia dengan bahasa asing. Fenomena ini mencerminkan pengaruh perkembangan teknologi dan budaya digital terhadap pola komunikasi remaja. Meskipun bahasa gaul memiliki fungsi sosial yang positif, penggunaan yang berlebihan berpotensi memengaruhi kemampuan siswa dalam menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, terutama dalam konteks akademik. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif pendidik dalam membimbing siswa agar mampu menggunakan bahasa secara tepat sesuai dengan situasi pembicaraan.</p> 2026-01-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3950 KONTRIBUSI AHMAD DAHLAN DALAM PENDIDIKAN ISLAM : HAKIKAT LEMBAGA SEKOLAH-MADRASAH DAN RELEVANSINYA DI MASYARAKAT MODERN 2026-01-30T11:23:01+00:00 Khoirur Rozikin kkd@gmail.com Hani’atul Khoiroh has@gmail.com Muhammad Arif Syihabuddin ar@gmail.com <p>Penelitian ini menganalisis kontribusi Ahmad Dahlan dalam pengembangan pendidikan Islam di Indonesia, khususnya konsep lembaga sekolah-madrasah dan relevansinya dalam masyarakat modern. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan library research, penelitian ini mengkaji pemikiran Ahmad Dahlan tentang integrasi sistem pendidikan tradisional Islam (madrasah) dengan pendidikan modern (sekolah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ahmad Dahlan memberikan kontribusi fundamental melalui pendirian lembaga pendidikan modern berbasis Islam, integrasi ilmu agama dan ilmu umum, reformasi metode pembelajaran, demokratisasi pendidikan, dan penekanan pada pembentukan karakter. Hakikat lembaga sekolah-madrasah dibangun atas empat prinsip: tauhid epistemologis, kontekstualisasi, keseimbangan (tawazun), dan progressivitas. Pemikiran Ahmad Dahlan memiliki relevansi tinggi dalam masyarakat modern sebagai solusi menghadapi tantangan globalisasi, dikotomi ilmu pengetahuan, krisis moral, ekstremisme agama, dan kebutuhan inovasi pendidikan. Implementasinya dalam sistem pendidikan nasional telah memberikan kontribusi signifikan, meskipun masih menghadapi tantangan dalam integrasi kurikulum dan penyiapan sumber daya manusia. Warisan intelektual Ahmad Dahlan menjadi inspirasi bagi pengembangan pendidikan Islam yang berkualitas, relevan, dan berkontribusi bagi kemajuan umat.</p> 2026-01-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3953 A CRITICAL DISCOURSE ANALYSIS OF ONLINE NEWS REPORTING ON THE PERTAMINA CORRUPTION SCANDAL IN INDONESIA 2026-01-31T03:39:41+00:00 Fadlan Hanafi Siregar siregarfadlan47@gmail.com Jonathan Sinaga jonthanhalomoan@gmail.com Sarah Stefani Malau sarahstefanymalau@gmail.com Partohap Saut Raja Sihombing partohap.sihombing@uhnp.ac.id <p>Corruption remains one of the most persistent socio-political problems in Indonesia, particularly when it involves state-owned enterprises that play a strategic role in the national economy. One recent case that attracted extensive public and media attention is the alleged corruption involving PT Pertamina, Indonesia’s state-owned oil and gas company. Media coverage of this case does not merely report facts but also constructs particular meanings, perspectives, and ideologies through language. Therefore, this study aims to examine how corruption is represented in online news reporting on the Pertamina corruption case by employing Critical Discourse Analysis (CDA). This research adopts a qualitative approach using Norman Fairclough’s three-dimensional framework of Critical Discourse Analysis, which consists of text analysis, discursive practice, and socio-cultural practice. The data of this study are taken from selected online news articles published by national and international media outlets, such as BBC News Indonesia and Reuters, which reported on the Pertamina corruption case during the investigation period. The analysis focuses on linguistic features such as lexical choices, transitivity patterns, modality, and thematic structures to reveal how actors, actions, and responsibilities are represented in the news discourse. The findings show that online news media tend to construct corruption primarily as a legal and economic issue by emphasizing legal procedures, financial losses, and the role of law enforcement institutions. Linguistically, corrupt actors are often represented through passive constructions or nominalizations, which reduce explicit agency and obscure institutional responsibility. Meanwhile, law enforcement agencies are consistently portrayed as active, authoritative, and legitimate actors, reinforcing their positive public image. At the level of discursive practice, the dominance of elite sources, such as government officials and legal authorities, limits the presence of alternative voices, including civil society groups or independent experts. At the socio-cultural level, the discourse reflects broader power relations and ideological tendencies that individualize corruption while marginalizing its structural and systemic causes. This study concludes that online news reporting on the Pertamina corruption case not only informs the public but also plays a significant role in shaping public perception and understanding of corruption in Indonesia. By highlighting certain aspects and downplaying others, media discourse contributes to the reproduction of dominant ideologies and power structures. The study is expected to contribute to discourse analysis studies, media studies, and anti-corruption discourse by providing deeper insight into how language functions as a tool of power in news reporting.</p> 2026-01-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3958 PERAN PENGELOLAAN PONDOK PESANTREN DALAM MENGEMBANGKAN MODERASI PENDIDIKAN ISLAM 2026-01-31T23:05:09+00:00 Mohammad Ainun Najib m@gmail.com Ali Ahmad Yenuri aaaaaaal@gmail.com <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi moderasi beragama dalam menghadapi eskalasi radikalisme yang mengancam kohesi sosial di Indonesia. Sebagai institusi pendidikan Islam tradisional, pondok pesantren memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai Islam yang moderat atau Wasathiyah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran pengelolaan pondok pesantren dalam mengembangkan moderasi pendidikan Islam melalui tinjauan literatur yang komprehensif. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap berbagai sumber literatur ilmiah bereputasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan moderasi dilakukan melalui integrasi kurikulum kitab kuning dengan wawasan kebangsaan, kepemimpinan kharismatik Kyai sebagai teladan moral, serta implementasi metode pembelajaran dialektis seperti Sorogan dan Bandongan. Pembahasan mengungkapkan bahwa pesantren berhasil menciptakan ekosistem inklusif yang menyeimbangkan prinsip Tawasut, Tawazun, dan I’tidal. Meskipun menghadapi tantangan berupa infiltrasi ideologi ekstrem di ruang siber, pesantren beradaptasi melalui penguatan literasi digital dan pengelolaan narasi moderat yang sistematis. Simpulan penelitian menegaskan bahwa sinergi antara manajemen kurikulum, kepemimpinan transformatif, dan adaptasi teknologi informasi menjadi faktor determinan dalam keberhasilan pesantren sebagai pusat moderasi pendidikan Islam. Penguatan tata kelola institusi secara holistik diperlukan agar pesantren tetap relevan sebagai benteng pertahanan nilai-nilai kemanusiaan dan perdamaian global di era disrupsi.</p> 2026-01-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3969 INTEGRASI MODELING DAN REINFORCEMENT DALAM PEMBENTUKAN PERILAKU RELIGIUS PESERTA DIDIK DI SEKOLAH: PERSPEKTIF TEORI PEMBELAJARAN SOSIAL 2026-02-02T00:36:14+00:00 Mumtazul Imamah Mumtazaimamah@gmail.com Mohammad Rofiq berhasilrofiq1@gmail.com <p>Penelitian ini menggabungkan sosiologi perilaku dan Teori Pembelajaran Sosial untuk mengembangkan perilaku religius di sekolah. Sosiologi perilaku menyatakan bahwa perilaku kelompok terbentuk oleh struktur sosial dan interaksi, sedangkan Teori Pembelajaran Sosial Bandura menekankan pentingnya observasi dan peniruan. Di sekolah, perilaku religius diajarkan secara eksplisit dan diperoleh melalui teladan, konsekuensi tindakan, dan dukungan sosial. Proses belajar melalui observasi meliputi perhatian, penyimpanan, reproduksi, dan motivasi, dengan peran penting dari guru dan figur berwenang. Konsep pengkondisian Skinner menunjukkan bahwa penguatan positif dan negatif memengaruhi perilaku. Kombinasi modeling dan penguatan menciptakan pembiasaan yang efisien melalui contoh perilaku, praktik keagamaan, dan penguatan berkelanjutan. Internalisasi nilai religius terjadi ketika tindakan yang diamati dipahami, diulang, dan diperkuat oleh penghargaan sosial. Penelitian menunjukkan bahwa suasana religius yang baik, teladan autentik, dan sistem penguatan yang konsisten dapat meningkatkan religiositas dan karakter etis siswa. Oleh karena itu, gabungan teori perilaku dan pembelajaran sosial menjadi dasar dalam merumuskan strategi pendidikan karakter yang berkelanjutan.</p> 2026-02-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3970 HAKIKAT SEKOLAH DAN MADRASAH MENURUT KH. AHMAD DAHLAN SERTA PERAN LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM DALAM TRANSFORMASI MASYARAKAT 2026-02-02T01:08:10+00:00 Elisa Nafilatun Naja elisaaja99@gmail.com Muhammad Arif Syihabuddin arifmuhammad599@gmail.com <p>Pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membentuk manusia yang beriman, berilmu, dan beramal serta berkontribusi dalam kehidupan sosial. Di Indonesia, sekolah dan madrasah kerap dihadapkan pada dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum yang berdampak pada kualitas pendidikan umat Islam. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis hakikat sekolah dan madrasah menurut pemikiran KH. Ahmad Dahlan serta peran lembaga pendidikan Islam dalam transformasi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari karya-karya KH. Ahmad Dahlan, dokumen Muhammadiyah, serta literatur ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis melalui content analysis dengan pendekatan filosofis dan historis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut KH. Ahmad Dahlan, sekolah dan madrasah merupakan lembaga pendidikan integratif yang memadukan nilai tauhid, ilmu pengetahuan, dan amal sosial. Lembaga pendidikan Islam dipandang sebagai sarana dakwah praksis dan agen pembaruan (tajdid) yang berorientasi pada pembentukan karakter, kesadaran sosial, serta kemajuan umat. Pemikiran Ahmad Dahlan relevan sebagai landasan pengembangan pendidikan Islam yang progresif dan kontekstual.</p> 2026-02-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4042 ANALISIS VALIDITAS DAN RELIABILITAS INSTRUMEN PENELITIAN DALAM PENDEKATAN KUANTITATIF 2026-02-14T11:19:55+00:00 M. Sobiri muhamadsobiri@gmail.com Nashrullah afyzson03@gmail.com <p>Penelitian kuantitatif menuntut penggunaan instrumen yang valid dan reliabel agar data yang dihasilkan bersifat objektif, akurat, serta dapat dianalisis secara statistik. Instrumen penelitian berperan penting sebagai alat pengumpul data empiris, sehingga kualitas hasil penelitian sangat bergantung pada instrumen yang tepat dalam mengukur variabel yang diteliti. Instrumen yang tidak valid dan tidak reliabel berpotensi menimbulkan kesalahan pengukuran (measurement error) yang dapat menyebabkan bias hasil penelitian dan mengumpulkan kesimpulan ilmiah, khususnya dalam penelitian pendidikan yang banyak mengkaji variabel abstrak seperti sikap, persepsi, dan motivasi. Oleh karena itu, uji validitas dan reliabilitas menjadi tahapan yang tidak dapat dipisahkan dalam penelitian kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat validitas dan reliabilitas instrumen penelitian dalam pendekatan kuantitatif serta menentukan kelayakan instrumen yang digunakan dalam penelitian pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan jenis penelitian metodologis. Subjek penelitian adalah responden uji coba instrumen, sedangkan objek penelitian berupa angket penelitian pendidikan. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan Skala Likert. Analisis data dilakukan melalui uji validitas menggunakan korelasi Product Moment Pearson dan uji reliabilitas menggunakan koefisien Alpha Cronbach. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar instrumen butir dinyatakan valid, sedangkan beberapa butir yang tidak valid dieliminasi. Setelah eliminasi, diperoleh 8 butir instrumen dengan nilai Alpha Cronbach sebesar 0,842 yang termasuk dalam kategori reliabilitas tinggi. Dengan demikian, instrumen penelitian dinyatakan valid, reliabel, dan layak digunakan dalam penelitian kuantitatif pendidikan.</p> 2026-02-14T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4062 PENGARUH PROFESIONALISME GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN TERHADAP KARAKTER SISWA KELAS IX DI SMP NEGERI 3 TARUTUNG TAHUN PEMBELAJARAN 2025/2026 2026-02-20T09:07:03+00:00 Desi Andriani Sitompul desisitompul313@gmail.com Rusmauli Simbolon simbolonrusmauli@gmail.com Erika Christine Panggabean erika.panggabean@gmail.com <p>Penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang posistif dan signifikan antara profesionalisme guru PAK terhadap karakter siswa kelas IX di SMP Negeri 3 Tarutung Tahun pembelajaran 2025/2026. Hipotesa penelitian yaitu terdapat pengaruh yang positif dan signifikan profesionalisme guru PAK terhadap karakter siswa kelas IX di SMP Negeri 3 Tarutung Tahun pembelajaran 2025/2026. Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan statistik inferensial. Populasi seluruh siswa kelas IX di SMP Negeri 3 Tarutung Tahun pembelajaran 2025/2026 yaitu sebanyak 211 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik <em>probability sampling</em> yaitu sebanyak 42 orang. &nbsp;Instrumen penelitian berupa angket. Hasil analisis data diperoleh: a) Nilai r<sub>hitung </sub>= 0,550 &gt; r<sub>tabel </sub>= 0,304 dan t<sub>hitung </sub>= 4,165 &gt; t<sub>tabel </sub>= 2,021 menunjukkan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara profesionalisme guru Pendidikan Agama Kristen dengan karakter siswa kelas IX di SMP Negeri 3 Tarutung Tahun Pelajaran 2025/2026. b) Persamaan regresi Ŷ= 21,378 + 0,614X. c) Uji determinasi diketahui besarnya pengaruh 30,25%. d) Uji hipotesis diperoleh F<sub>hitung</sub>=17,33&gt;F<sub>tabel</sub>=3,23 maka &nbsp;ditolak dan &nbsp;diterima. Penelitian menyimpulkan terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara profesionalisme guru Pendidikan Agama Kristen terhadap karakter siswa kelas IX di SMP Negeri 3 Tarutung Tahun Pelajaran 2025/2026.</p> 2026-02-20T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4063 PENGARUH KURIKULUM MERDEKA BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN KELAS VII SMP NEGERI 1 SIATAS BARITA TAHUN PEMBELAJARAN 2024/2025 2026-02-21T05:40:41+00:00 Dina S Simorangkir dinasimorangkir8@gmail.com Hasudungan Simatupang hasudungansimatupang2@gmail.com Dorlan Naibaho dor@gmail.com Rida Gultom ridagultom1@gmail.com Nisma Simorangkir nismasimorangkir@gmail.com <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Kurikulum Merdeka belajar terhadap motivasi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Siatas Barita. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Populasi adalah seluruh siswa Kelas VII SMP N 1 Siatas Barita Kecamatan Siatas Barita Kabupaten Tapanuli Utara yang tercatat sebagai siswa siswi pada Tahun Pelajaran 2022/2023 sebanyak 127 orang dan ditentukan sampel sebanyak 51 orang menggunakan teknik <em>Proportionate Staratifiet Random</em> <em>Sampling</em>. Data dikumpulkan menggunakan angket tertutup positif sebanyak 46 item yaitu 14 item untuk variabel X dan 32 item untuk variabel Y. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari Kurikulum Merdeka Belajar Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pendidikan Agama Kristen Pada Kelas VII SMP Negeri 1 Siatas Barita Tahun Pelajaran 2023, dibuktikan melalui analisa data berikut ini: 1) Uji persyaratan analisis: a) uji hubungan yang positif diperoleh nilai r<sub>xy</sub> = 0,561 &gt; r<sub>tabel(a=0,05,n=51) </sub>= 0,297. b) Uji hubungan yang signifikan diperoleh nilai t<sub>hitung</sub>= 4,744 &gt; t<sub>tabel(a=0,05,dk=n-2=49)</sub>= 2,021. 2) Uji pengaruh: a) Uji persamaan regresi, diperoleh persamaan regresi . b) Uji koefisien determinasi regresi (r<sup>2</sup>) = 31,5%. 3) Uji hipotesis dengan menggunakan uji&nbsp; F diperoleh F<sub>hitung</sub> &gt; F<sub>tabel=(a=0,05,dk pembilang k=18, dk penyebut=n-2=51-2=49)</sub> yaitu 22,49 &gt; 1,51. Dengan demikian H<sub>a</sub> diterima dan H<sub>0</sub> ditolak.</p> 2026-02-21T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4070 EFEKTIVITAS PERMAINAN TEBAK GAMBAR DALAM MENINGKATKAN PENGUASAAN MUFRODAT BAHASA ARAB 2026-02-26T04:07:15+00:00 Aisyah Fadillah Neva aisyahneva778@gmail.com Mahlani mahlani@unismuh.ac.id Nasruni nasruni@unismuh.ac.id <p>&nbsp;Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas permainan edukatif tebak gambar dalam meningkatkan penguasaan mufrodat Bahasa Arab siswa kelas V MIN 2 Konawe Selatan. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan model pretest-posttest control group design. Sampel penelitian terdiri dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui tes penguasaan mufrodat sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data menggunakan uji N-Gain dan Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest kelas eksperimen sebesar 57,05 meningkat menjadi 85,23 pada posttest. Nilai N-Gain sebesar 0,67 berada pada kategori sedang. Hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi 0,001 &lt; 0,05 yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan demikian, permainan tebak gambar efektif dalam meningkatkan penguasaan mufrodat Bahasa Arab siswa.</p> 2026-02-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4073 ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA KEHADIRAN PEMUDA DALAM MENGIKUTI PENELAAHAN ALKITAB (PA) DI GEREJA HKI 1 LOBUSINGKAM KECAMATAN SIPOHOLON KABUPATEN TAPANULI UTARA 2026-02-26T21:56:42+00:00 Boy Hutagalung boyhutagalung374@gmail.com Warseto Freddy Sihombing warsetofreddy@gmail.com Erman S. Saragih ermansaragih9@gmail.com Nurelni Limbong limbongnurelni01@gmail.com <p>Penelitian ini mengkaji berbagai faktor yang menyebabkan rendahnya kehadiran pemuda dalam mengikuti ibadah Penelaahan Alkitab (PA) di Gereja HKI 1 Lobusingkam, Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara, yang juga melibatkan perspektif pemuda, pendeta, dan guru huria sebagai informan utama. Masalah rendahnya partisipasi ini menjadi penting karena ibadah PA berfungsi sebagai sarana pembinaan iman dan pertumbuhan rohani generasi muda. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor internal dan eksternal yang memengaruhi kehadiran pemuda, serta mendeskripsikan peran gereja, khususnya pemimpin rohani, dalam upaya meningkatkan partisipasi mereka. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi; informan terdiri atas pemuda, pendeta, dan guru huria di lingkungan gereja HKI 1 Lobusingkam. Data dianalisis secara induktif melalui reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal seperti kesibukan pribadi, rendahnya motivasi rohani, kejenuhan terhadap pola ibadah, serta kepercayaan diri yang rendah berkontribusi terhadap rendahnya kehadiran pemuda. Sementara itu, faktor eksternal meliputi jarak waktu dan lokasi PA, ketidaktepatan waktu pelaksanaan, kurangnya kreativitas metode ibadah, peran pemimpin rohani yang kurang optimal, serta pengaruh pergaulan dan teknologi. Kesimpulannya, rendahnya kehadiran pemuda bukan hanya disebabkan faktor pribadi, tetapi juga lingkungan keluarga, sosial, dan pola pelayanan gereja secara keseluruhan. Oleh karena itu, diperlukan strategi gereja berupa peningkatan kualitas kepemimpinan rohani, kreativitas metode PA, pendekatan pastoral personal, serta penjadwalan yang lebih relevan dengan kebutuhan pemuda.</p> 2026-02-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4075 PENGARUH KETELADANAN GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN TERHADAP MORAL SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 SIBORONGBORONG, KABUPATEN TAPANULI UTARA TAHUN PEMBELAJARAN 2025/2026 2026-02-27T02:14:58+00:00 Royanto Siahaan siahaanroyanto@gmail.com Tiurma Berasa tiurmaberasa@iakntarutung.ac.id Tianggur Medi Napitupulu tianggurnapitupulu69@gmail.com Dorlan Naibaho dor@gmail.com Maria Widiastuti ma@gmail.com <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh positif dan signifikan antara&nbsp; Keteladanan Guru Pendidikan Agama Kristen terhadap Moral Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara Tahun Pembelajaran 2024/2025. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif deskriptif, dengan populasi 237 siswa dan sampel yang diambil 17% sehingga sampel penelitian ini sebanyak 40 siswa dengan menggunakan teknik <em>Random Sampling.</em> Instrument yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan angket tertutup sebanyak 30 item soal pertanyaan yang dimana 15 item angket untuk variabel X dan 15 item untuk variabel Y yang telah di uji cobakan kepada 30 siswa diluar sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang positihf dan signifikan antara Keteladanan Guru Pendidikan Agama Kristen terhadap Moral Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara Tahun Pembelajaran 2024/2025. 1) Uji hubungan r<sub>hitung</sub>&gt;r<sub>tabel</sub> yaitu 0,553&gt;0,312; 2) Uji signifikan t<sub>hitung</sub>&gt;t<sub>tabel</sub> yaitu 4,091&gt;2,021; 3) Uji determinasi yaitu 30,58%, 4) Persamaan regresi diperoleh dari ; 5) Uji hipotesis dengan menggunakan uji F diperoleh F<sub>hitung</sub>&gt;F<sub>tabel = (</sub><sub>= 0,05,dk pembilang k =18,dk penyebut = n-2 = 40-2=38) </sub>yaitu 37,07&gt;1,51. Dengan demikian H<sub>a</sub> yaitu terdapat pengaruh yang positif dan signifikikan antara Keteladanan Guru Pendidikan Agama Kristen terhadap Moral Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara Tahun Pembelajaran 2024/2025 diterima dan H<sub>0</sub> ditolak.</p> 2026-02-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4086 PENGARUH PEMBINAAN KATEKISASI SIDI DAN KETELADANAN ORANG TUA TERHADAP DISIPLIN REMAJA KRISTEN DI HKBP PASAR BARUS TAHUN 2025 2026-03-03T13:18:14+00:00 Monika Riswarni Sihombing mon@gmail.com Hisardo Sitorus hi@gmail.com Damayanti Nababan damada@gmail.com <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) pengaruh Pembinaan Katekisasi Sidi terhadap Disiplin Remaja Kristen di HKBP Pasar Barus; 2) pengaruh keteladanan orang tua terhadap Disiplin Remaja Kristen di HKBP Pasar Barus; dan 3) pengaruh Pembinaan Katekisasi Sidi dan keteladanan orang tua secara bersama-sama terhadap Disiplin Remaja Kristen di HKBP Pasar Barus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Populasi adalah seluruh peserta Pembinaan Katekisasi Sidi HKBP Pasar Barus berjumlah 43 orang dan penelitian ini adalah penelitian populasi. Uji coba instrumen dilakukan kepada 30 orang remaja di HKBP Hapoltahan kecamatan Barus Kabupaten Tapanuli Tengah sehingga diketahui bahwa semua instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel karena telah memenuhi kriteria nilai validitas dan reliabilitas. Data dikumpulkan dengan angket tertutup sebanyak 37 item. Hasil analisis data menunjukkan bahwa: 1) nilai F<sub>hitung</sub> &gt; F<sub>tabel</sub> yaitu 15,342 &gt; 3,23 dengan demikian diketahui bahwa terdapat pengaruh Pembinaan Katekisasi Sidi terhadap Disiplin remaja Kristen di HKBP Barus Kecamatan Barus kebupaten Tapanuli Tengah. Pengaruh tersebut yakni sebesar 27,2%, 2) nilai F<sub>hitung</sub> &gt; F<sub>tabel</sub> yaitu 15,180 &gt; 3,23 dengan demikian diketahui bahwa terdapat pengaruh keteladanan orang tua terhadap Disiplin remaja Kristen di HKBP Barus Kecamatan Barus kebupaten Tapanuli Tengah. Pengaruh tersebut yakni sebesar 27%, dan 3) nilai F<sub>hitung</sub> &gt; F<sub>tabel</sub> yaitu 11,087 &gt; 3,23 dengan demikian diketahui bahwa terdapat pengaruh Pembinaan Katekisasi Sidi dan keteladanan orang tua secara bersama-sama terhadap Disiplin remaja Kristen di HKBP Barus Kecamatan Barus kebupaten Tapanuli Tengah. Pengaruh tersebut yakni sebesar 35,7% dengan demikian H<sub>a</sub> diterima dan H<sub>0</sub> ditolak.</p> 2026-03-03T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4085 FOCDA (Focus with Dakon): GAME UNTUK MEMBANTU FOKUS DAN EMOSIONAL ANAK-ANAK DENGAN ADHD 2026-03-03T12:48:00+00:00 Arbangatun Indah Rejeki indahrejeki49@gmail.com Desak Made Shintya Dewi desakmade.2021@student.uny.ac.id Isti Nuraini Fatimah istinuraini.2021@student.uny.ac.id Kania Azizah Afianti kania3067fis.2020@student.uny.ac.id Shintya Aristi shintyaaristi.2021@student.uny.ac.id <p>Anak-anak dengan ADHD cenderung impulsif dan hiperaktif, serta jangkauan perhatian yang lebih sedikit. Gejala inti ADHD berhubungan dengan kesulitan&nbsp; fungsi eksekutif dan sosial, termasuk kesulitan dalam menjadwalkan, memenuhi tenggat waktu, merencanakan tugas sekolah, dan berinteraksi dengan teman. Pendekatan desain game dipandang sebagai alat alami untuk membuat program pelatihan dan terapi bagi pasien muda dengan ADHD. "Focda Game" adalah game yang ditargetkan untuk anak-anak dengan ADHD. Permainan Focda melibatkan komponen hadiah dan hukuman dan dimainkan oleh dua individu, emosi anak-anak diatur (seperti giliran bermain yang dilarang dan menunggu lawan), tanggung jawab atas aturan dipegang (misalnya, menjawab pertanyaan tantangan), dan motivasi ditingkatkan melalui hadiah (seperti poin penghargaan dan giliran lebih cepat jika menang). Tujuan dari penelitian ini meliputi menyelidiki prevalensi ADHD, memahami gejala inti, mengeksplorasi pendekatan pengobatan, menilai dampak desain game, mengembangkan dan mengevaluasi Focda Games, serta mengeksplorasi prognosis jangka panjang untuk ADHD. Integrasi unsur budaya dalam Focda Game bertujuan untuk melestarikan warisan budaya Indonesia dan memberikan solusi inovatif bagi anak-anak dengan ADHD. Kolaborasi dengan lembaga pendidikan dan usaha kecil dan menengah diharapkan dapat memperluas dampak permainan.</p> 2026-03-03T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4092 ANALISIS STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENERAPKAN KEPEMIMPINAN DI LINGKUNGAN SEKOLAH SMTK CAHAYA NEGERI SIDIKALANG 2026-03-05T01:18:32+00:00 Belaster Purba bolastuapurba996@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepala sekolah dalam menerapkan kepemimpinan di lingkungan sekolah Kristen, khususnya di SMTK Cahaya Negeri Sidikalang. Fokus penelitian ini adalah pada penerapan strategi kepemimpinan kepala sekolah yang terintegrasi dengan nilai-nilai Kristiani dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif, teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara secara mendalam, terhadap strategi kepemimpinan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepemimpinan kepala sekolah memiliki peran penting dalam meningkatkan mutu pendidikan serta membentuk karakter dan spiritualitas peserta didik. Kepala sekolah berperan sebagai pemimpin visioner, pelayan, dan teladan yang mengintegrasikan nilai-nilai kasih, integritas, dan pelayanan dalam praktik kepemimpinannya. Strategi yang diterapkan meliputi pengembangan visi dan misi sekolah, peningkatan kompetensi guru, pembinaan karakter peserta didik, serta pembangunan kerja sama yang harmonis dengan seluruh warga sekolah. Meskipun terdapat berbagai tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan perbedaan karakter warga sekolah, kepala sekolah mampu mengelolanya melalui kepemimpinan yang adaptif dan demokratis.</p> 2026-03-05T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4094 HUBUNGAN ANTARA LONELINESS DENGAN SELF DISCLOSURE PADA MAHASISWA PSIKOLOGI UNIVERSITAS NEGERI PADANG ANGKATAN 2022 YANG MENGGUNAKAN SOSIAL MEDIA INSTAGRAM 2026-03-07T07:34:54+00:00 Nurul Hidayah nurulhidayah252711@gmail.com Afifah Nur Hasanah nurulhidayah252711@gmail.com Dita Pratiwi nurulhidayah252711@gmail.com Harashta Mumtaz nurulhidayah252711@gmail.com Hanik Faizatul Mahbubah nurulhidayah252711@gmail.com Muhammad Ikhsan Irianto nurulhidayah252711@gmail.com Lilis Oktarisna Waruwu nurulhidayah252711@gmail.com <p>Penelitian ini mengkaji hubungan antara kesepian dan pengungkapan diri pada 130 mahasiswa Psikologi Universitas Negeri Padang angkatan 2022 yang menggunakan Instagram. Dengan desain kuantitatif cross-sectional dan teknik purposive sampling, data dikumpulkan menggunakan UCLA Loneliness Scale (α = 0.868) dan Revised Self-Disclosure Scale (α = 0.855). Hasil analisis korelasi Spearman menunjukkan hubungan negatif yang signifikan (r = –0.435; p &lt; 0.001), yang berarti semakin tinggi pengungkapan diri, semakin rendah tingkat kesepian. Mayoritas partisipan mengalami kesepian situasional dan memiliki tingkat pengungkapan diri sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa pengungkapan diri di media sosial dapat membantu mengurangi kesepian dan menjadi dasar pengembangan dukungan psikologis di lingkungan kampus.</p> 2026-03-07T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4097 PENGARUH WORDWALL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR AL-QUR’AN HADITS 2026-03-09T08:41:42+00:00 Nani Khiyarotul Izzah nanikhiyarotul@gmail.com Adinda Fayza Salsabila dindafayza316@gmail.com Lingga Radyca Putri Dynanty linggaradyca@gmail.com Afif Kholisun Nashoih afifkholis@unwaha.ac.id <p>Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) memiliki peran penting dalam meningkatkan partisipasi siswa melalui strategi pembelajaran aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi yang diterapkan mahasiswa PPL guna mendorong keterlibatan siswa dalam proses belajar. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kasus, penelitian ini melibatkan mahasiswa PPL yang mengajar di sekolah menengah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa PPL menggunakan berbagai metode pembelajaran aktif, seperti diskusi kelompok, problem-based learning, role-playing, dan media interaktif untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Selain itu, teknik ice breaking dan pemberian umpan balik positif juga terbukti efektif dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik. Faktor pendukung dalam strategi ini meliputi kreativitas mahasiswa, dukungan guru pamong, serta kesiapan siswa dalam menerima metode inovatif. Namun, hambatan seperti keterbatasan sarana pembelajaran dan perbedaan motivasi siswa tetap menjadi tantangan. Secara keseluruhan, strategi pembelajaran aktif yang diterapkan mahasiswa PPL berkontribusi besar dalam meningkatkan partisipas</p> 2026-03-09T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4100 KASIH KARUNIA ALLAH: KAJIAN HISTORIS KRITIS TERHADAP YOHANNES 4:10 DAN RELEVANSINYA BAGI ORANG KRISTEN MASA KINI 2026-03-10T21:02:44+00:00 Romi Oktavia Tumangge romioktafiatgr@gmail.com <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami makna kasih karunia Allah dalam Yohanes 4:10 dan memahami relevansi kasih karunia Allah dalam Yohanes 4:10 bagi kehidupan orang Kristen saat ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan historis kritis. Hasil dari penelitian ini adalah makna teologis pengampunan berdasarkan Yohanes 4:10 yaitu (1) Air hidup kebutuhan manusia dalam hal ini dapat dijadikan sebagai perumpamaan sebagai pengampunan, dimana air hidup merupakan kebutuhan primer manusia. (2) Air hidup menggambarkan ketenangan dapat dijadikan sebagai perumpamaan dalam pengampunan atas kesalahan orang lain yang dilakukannya. (3) Air hidup mengalir bukan tergenang, dimana semestinya manusia yang masih melakukan kesalahan harus diampuni jangan menjadikan kesalahan orang lain menjadi dendam. Relevansi Kasih karunia Allah dalam yohanes 4:10 bagi kehidupan orang percaya saat ini yaitu (1) Pengampunan mengajarkan untuk mempraktikkan kasih karunia dan belas kasihan terhadap sesama manusia. (2) Mengampuni bukan berarti menghilangkan kesalahan atau membela orang yang bersalah. (3) Menghidupi damai dalam kehidupan sehari-hari, dimana manusia merupakan makhluk hidup yang saling membutuhkan.</p> 2026-03-10T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4102 PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP MOTIVASI KERJA GURU DI SMPN 3 TARUTUNG TAHUN AJARAN 2025/2026 2026-03-11T07:02:08+00:00 Grace Sirait graceyalesirait@gmail.com <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap motivasi kerja guru di SMPN 3 Tarutung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif inferensial. Sampel penelitian ini adalah seluruh guru di SMPN 3 Tarutung sebanyak 37 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuisioner tertutup yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sebanyak 27 item untuk variabel X dan 18 item untuk variabel Y. Hasil analisis data menunjukkan data berikut ini: 1) uji korelasi <em>&nbsp;</em>diperoleh nilai r<sub>xy</sub>=0,679&nbsp; dengan nilai r<sub>tabel </sub>yaitu 0,274, sehingga r<sub>hitung</sub>=0,679 &gt; r<sub>tabel</sub>=0,274 dengan demikian terdapat hubungan yang positif antara variabel X dengan variabel Y yaitu hubungan yang positif antara gaya kepemimpinan kepala sekolah dengan motivasi kerja guru SMPN 3 Tarutung, 2) uji signifikan hubungan (uji t) diketahui bahwa t<sub>hitung</sub>&gt; t<sub>tabel</sub> yaitu 5,466 &gt; 1,689 dengan demikian dapat diketahui bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara variabel X dengan variabel Y, 3) uji pengaruh variabel (r<sup>2</sup><strong>) </strong>diperoleh nilai r<sup>2</sup>=0,445 dari nilai uji pengaruh variabel (r<sup>2</sup>) dapat diketahui persentase pengaruh gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap motivasi kerja guru di SMPN 3 Tarutung adalah 46,1%, 4) analisis regresi linear sederhana dengan persamaan Y = 15,927 + 0,588X menunjukkan bahwa dalam keadaan konstanta = 15,92 maka untuk setiap penambahan variabel X sebesar satu satuan unit maka akan terjadi penambahan variabel Y sebesar 0,58, 5) uji hipotesa diperoleh nilai signifikansi 0,000 &lt; 0,05, sehingga H<sub>0 </sub>ditolak. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap motivasi kerja guru di SMPN 3 Tarutung.</p> 2026-03-11T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4103 INTEGRASI TUJUH KEBIASAAN ANAK INDONESIA HEBAT DALAM PENDIDIKAN KARAKTER ISLAMI UNTUK MENDUKUNG SDG 4 (PENDIDIKAN BERKUALITAS) 2026-03-11T08:45:28+00:00 Devi Fatwanti devifatwanti@uidepok.ac.id Dian Safitri Safitridian694@gmail.com <p>Perkembangan teknologi digital yang berlangsung sangat cepat pada era modern membawa pengaruh besar terhadap kehidupan generasi muda. Perubahan tersebut tidak hanya berdampak pada aspek pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga memunculkan berbagai tantangan moral serta kebingungan nilai dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, penguatan pendidikan karakter yang berlandaskan nilai spiritual dan dibangun melalui pembiasaan positif menjadi semakin penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana konsep tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat dapat dipahami dalam perspektif pendidikan Islam serta menelaah kontribusinya terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya SDG 4 yang menekankan pendidikan berkualitas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur sistematis. Data penelitian diperoleh dari berbagai sumber ilmiah yang berkaitan dengan pendidikan karakter Islam serta konsep pendidikan berkelanjutan. Data tersebut kemudian dianalisis melalui proses reduksi informasi, pengelompokan tema, dan sintesis konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat memiliki keterkaitan yang erat dengan konsep pendidikan Islam seperti tarbiyah, ta’dib, dan tazkiyah al-nafs. Nilai-nilai tersebut mencerminkan prinsip tauhid, keseimbangan hidup, kedisiplinan, serta tanggung jawab sosial. Nilai tersebut berperan dalam membentuk karakter spiritual, sosial, dan ekologis peserta didik yang selaras dengan prinsip pendidikan inklusif dan berkelanjutan sebagaimana ditekankan dalam SDG 4. Secara teoritis penelitian ini memberikan kontribusi berupa kerangka konseptual yang mengintegrasikan pendidikan karakter Islam dengan program kebiasaan nasional dalam sistem pendidikan berkelanjutan. Secara praktis, penelitian ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam membentuk kebiasaan positif sebagai bagian dari pendidikan karakter dalam kehidupan sehari-hari.</p> 2026-03-11T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4104 PENDAMPINGAN PASTORAL PADA SISWA DENGAN MASALAH PENGENDALIAN DIRI DI SMA NEGERI 1 SIPOHOLON 2026-03-11T11:34:27+00:00 Yanti Christina Simatupang Yantichristinasimatupang17@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis secara jelas bagaimana implementasi pendampingan yang diberikan kepada siswa yang mengalami masalah pengendalian diri dalam lingkungan sekolah di SMA Negeri 1 Sipoholon. Penelitian ini menggunakan Pendekatam CBT, pendekatan CBT dipilih karena fokusnya pada hubungan antara pikiran, perasaan, dan perilaku, serta strategi praktis untuk mengubah pola perilaku yang kurang tanggap. Subjek penelitian terdiri dari siswa yang mengalami kesulitan dalam mengendalikan perilaku dan emosi. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil pendampingan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran diri, kemampuan mengenali pemicu perilaku, tanggung jawab yang spontan. Temuan ini menunjukkan bahwa CBT dapat menjadi pendekatan efektif dalam mendukung pengembangan pengendalian diri pada remaja di lingkungan sekolah.</p> 2026-03-11T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4105 ANALISIS DAMPAK PSIKOSOSIAL PENEMPATAN KAUM LANSIA DI PANTI JOMPO ANUGRAH PEMATANG SIANTAR 2026-03-11T13:18:30+00:00 Lady Anjelina Simatupang ladyanjelinasimatupang@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak psikososial yang dialami kaum lansia setelah ditempatkan di Panti Jompo Anugrah Pematang Siantar. Menggunakan metodologi penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus pastoral, penelitian ini berfokus pada pemahaman mendalam mengenai pengalaman, kebutuhan emosional, serta dinamika relasional para lansia dalam konteks pelayanan pastoral. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi pendukung, kemudian dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola dan makna yang muncul dari pengalaman para partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penempatan lansia di panti jompo membawa dampak psikososial yang beragam, meliputi perubahan kondisi emosional, penyesuaian terhadap lingkungan baru, serta kebutuhan akan pendampingan spiritual dan dukungan sosial. Pendekatan pastoral terbukti berperan penting dalam membantu lansia mengatasi perasaan kesepian, kecemasan, serta meningkatkan rasa diterima dan bermakna. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi pelayanan pastoral dalam sistem perawatan lansia di panti jompo untuk mendukung kesejahteraan psikososial mereka secara holistik.</p> 2026-03-11T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4106 PENGARUH METODE SOSIODRAMA TERHADAP KREATIVITAS BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 SALAK TAHUN PEMBELAJARAN 2023/2024 2026-03-12T03:02:39+00:00 Christotes S BoangManalu christotesbm53@gmail.com Andar Gunawan Pasaribu andargunawanpasaribu@gmail.com Senida Harefa senida.harefa@gmail.com Lustani Samosir lustani_s@yahoo.co.id Hasudungan Simatupang hasudungansimatupang2@gmail.com <p style="margin: 0cm; text-align: justify;"><span lang="EN-US" style="color: black;">Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh metode Sosiodrama terhadap kreativitas belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Salak Tahun Pembelajaran 2023/2024. Hipotesa penelitian adalah terdapat pengaruh yang positif dan signifikan metode sosiodrama terhadap kreativitas belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Salak Tahun Pembelajaran 2023/2024.</span><span lang="EN-US"> <span style="color: black;">Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan bentuk desain <em>true-experimental design</em>. Populasi seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Salak Tahun Pembelajaran 2023/2024 yang beragama Kristen Protestan berjumlah 188 orang. Sampel penelitian ditetapkan secara sampel (<em>purposive sampling</em>) bertujuan yaitu siswa kelas VIII-3 berjumlah 32 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VIII-6 berjumlah 32 orang sebagai kelas kontrol.</span> <span style="color: black;">Data penelitian dianalisa menggunakan uji t <em>Pooled Varians</em> diperoleh&nbsp; t<sub>hitung</sub>=31,27 &gt; t<sub>tabel</sub>=2,00030 dan berada pada sebelah kanan kurva tepatnya pada daerah penolakan H<sub>0</sub> dan penerimaan Ha yaitu terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara metode sosiodrama terhadap kreativitas belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Salak Tahun Pembelajaran 2023/2024.</span> <span style="color: black;">Tingkat kreativitas belajar di bidang Pendidikan Agama Kristen lebih rendah pada siswa kelas VIII-6 yang diajarkan dengan menggunakan metode ceramah karena dari hasil penelitian diperoleh hanya 69% siswa kreatif. Sementara tingkat kreativitas belajar di bidang Pendidikan Agama Kristen lebih tinggi pada siswa kelas VIII-3 yang diajarkan dengan menggunakan metode sosiodrama karena dari hasil penelitian diperoleh 83,5% siswa kreatif.</span></span></p> 2026-03-12T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4107 ANALISIS KEBERFUNGSIAN SOSIAL KELUARGA DALAM FENOMENA SHARENTING: PERSPEKTIF EKOLOGI BRONFENBRENNER 2026-03-13T06:39:35+00:00 Regina Rasyid Althaaf reginarasyid@student.upi.edu Gina Indah Permata Nastia gina.nastia@upi.edu <p>Fenomena <em>sharenting</em> atau kebiasaan orang tua membagikan konten anak di media sosial telah menjadi tren global yang menimbulkan perdebatan terkait privasi anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik <em>sharenting</em> melalui perspektif Teori Ekologi Bronfenbrenner dan konsep keberfungsian sosial keluarga. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan studi literatur terhadap berbagai jurnal penelitian terkait literasi digital, hak anak, dan dinamika keluarga di era digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik <em>sharenting</em> dipengaruhi oleh interaksi kompleks antar-lapisan lingkungan, di mana tekanan norma budaya digital di level makrosistem dan algoritma platform di level eksosistem mendorong orang tua untuk melakukan eksploitasi harian. Kondisi ini memicu disfungsi sosial dalam keluarga, ditandai dengan kegagalan orang tua dalam menjalankan peran protektifnya sebagai penjaga privasi anak. Dampak risiko yang ditemukan meliputi ancaman kejahatan digital (<em>digital kidnapping</em>), pelanggaran martabat anak sesuai Konvensi Hak Anak, hingga potensi konflik psikologis jangka panjang antara orang tua dan anak. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan literasi digital dan penguatan regulasi perlindungan data pribadi anak sangat mendesak untuk dilakukan guna mengembalikan keberfungsian sosial keluarga yang sehat di era digital.</p> 2026-03-13T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4108 HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERILAKU SOSIAL REMAJA 2026-03-13T09:01:47+00:00 Kerin Ari Chaniago kerinarichaniago@gmail.com Innaya Aulia Putri innayaaulia48@gmail.com Risma Anita Puriani rismary@fkip.unsri.ac.id <p>Artikel ini membahas hubungan pola asuh orang tua terhadap perilaku sosial remaja. Masa remaja adalah fase ketika anak mulai menghadapi berbagai tantangan dalam beradaptasi dengan lingkungan sosial, sehingga peran orang tua sangat penting dalam membantu mereka. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur dengan mempelajari dari jurnal dan buku nasional maupun internasional yang terkait dengan pola asuh dan perilaku sosial remaja. Penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua sangat berpengaruh terhadap kualitas perilaku sosial remaja. Pola asuh yang otoritatif atau demokratis terbukti lebih efektif dalam membentuk perilaku sosial yang positif, seperti empati, kerja sama, kepedulian pada orang lain, dan kemampuan untuk beradaptasi. Sementara itu, pola asuh yang terlalu keras atau terlalu bebas sering kali menyebabkan masalah seperti kekerasan, kecemasan saat berinteraksi, dan kurangnya kemampuan sosial. Selain itu, dampak pola asuh terhadap perilaku sosial remaja juga dipengaruhi oleh faktor psikologis internal seperti kemampuan mengendalikan diri dan kecerdasan emosional. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk menggunakan pola asuh yang hangat, responsif, dan tetap memberikan pengawasan yang konsisten agar mampu mendukung perkembangan sosial remaja secara optimal.</p> 2026-03-13T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4109 IMPLEMENTASI DALAM KONTEKS SOSIAL DAN PENDIDIKAN 2026-03-13T09:33:22+00:00 Lara Ida Pasaribu larapasaribu4@gmail.com Luciana Pratiwi Lumbantobing lucianatobing19@gmail.com Gyo Lorina giolorina0861@gmail.com Riris Ledyana Barasa ririsbarasa293@gmail.com Bernard Bistok Lubis b@gmail.com <p>Keberagaman agama, budaya, dan kelompok sosial di Indonesia membutuhkan pendekatan inklusif dalam kehidupan bermasyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai inklusif dalam konteks sosial dan pendidikan melalui tiga aspek utama: pendidikan agama inklusif, moderasi agama di media sosial, dan penguatan peran KUA inklusif. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, yang melibatkan analisis berbagai jurnal dan dokumen yang berkaitan dengan moderasi agama dan inklusivitas.Penelitian menunjukkan bahwa pendidikan agama inklusif dapat membantu mengembangkan sikap toleransi dan menghormati keberagaman. Selain itu, media sosial dapat menjadi cara efektif untuk menyebarkan nilai-nilai moderasi beragama melalui jangkauan digital inklusif. Sementara itu, KUA, sebagai lembaga penyedia layanan keagamaan, memainkan peran strategis dalam membangun masyarakat yang harmonis melalui pelayanan yang adil dan terbuka bagi semua lapisan masyarakat. Oleh karena itu, menerapkan inklusivitas dalam pendidikan dan lembaga sosial penting untuk menjaga harmoni dan stabilitas sosial di Indonesia.</p> 2026-03-13T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4121 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTERGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PAK SISWA KELAS VIII SMP SATU ATAP NEGERI 5 PANGURURAN TAHUN PEMBELAJARAN 2025/2026 2026-03-16T03:24:20+00:00 Gabe Situmorang gabesitumorang19@gmail.com Sabar Rudi Sitompul sab@gmail.com Sandy Ariawan san@gmail.com <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh positif dan signifikan model pembelajaran <em>Cooperative Intergrated Reading And Composition (CIRC)</em> terhadap motivasi belajar&nbsp; PAK siswa kelas VIII SMP Satu Atap Negeri 5 Pangururan Tahun Pembelajaran 2025/2026. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian statistik inferensial deskriptif kuantitatif. Populasi adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Satu Atap Negeri 5 Pangururan Tahun Pembelajaran 2025/2026 yang beragama Kristen Protestan sebanyak 104 orang dan ditentukan sampel penelitian sebanyak 86 orang siswa menggunakan rumus NEA oleh Krejcie dan Morgan. Data dikumpulkan dengan angket tertutup sebanyak 40 butir. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan model pembelajaran <em>Cooperative Intergrated Reading And Composition (CIRC)</em> terhadap motivasi belajar&nbsp; PAK siswa kelas VIII SMP Satu Atap Negeri 5 Pangururan Tahun Pembelajaran 2025/2026, hal ini dibuktikan melalui analisa data berikut ini: 1) Uji persyaratan analisis: a) uji hubungan yang positif diperoleh nilai r<sub>xy</sub> = 0,567 &gt; r<sub>tabel(=0,05,n=</sub><sub>86</sub><sub>) </sub>= 0,213. b) Uji hubungan yang signifikan diperoleh nilai t<sub>hitung</sub>= 6,301 &gt; t<sub>tabel(=0,05,dk=n-2=</sub><sub>84</sub><sub>)</sub>= 2,000. 2) Uji pengaruh: a) Uji persamaan regresi, diperoleh persamaan regresi = 23,22 + 0,62X. b) Uji koefisien determinasi regresi (r<sup>2</sup>) = 32,1%. 3) Uji hipotesis dengan menggunakan uji&nbsp; F diperoleh F<sub>hitung</sub> &gt; F<sub>tabel=(=0,05,dk pembilang k=33,dk penyebut=n-2=86-2=84)</sub> yaitu 39,70 &gt; 1,39. Dengan demikian H<sub>a</sub> yaitu terdapat pengaruh yang positif dan signifikan model pembelajaran <em>Cooperative Intergrated Reading And Composition (CIRC)</em> terhadap motivasi belajar&nbsp; PAK siswa kelas VIII SMP Satu Atap Negeri 5 Pangururan Tahun Pembelajaran 2025/2026 diterima dan H<sub>0</sub> ditolak.</p> 2026-03-16T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4122 PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AIR (AUDITORY INTELECTUALLY REPETITION) TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN SISWA KELAS VIII SMP N 3 TARUTUNG TAHUN PEMBELAJARAN 2023/2024 2026-03-16T03:38:30+00:00 David Eliazer Sihite davideliazersihite@gmail.com Sabar Rudi Sitompul sab@gmail.com Dorlan Naibaho de@gmail.com <p>Penelitian bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh positif dan signifikan dari penggunaan model pembelajaran <em>Auditory Intelectually Repetition </em>(AIR) terhadap keaktifan belajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara Tahun Pembelajaran 2023/2024. Hipotesis penelitian yaitu terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara model pembelajaran <em>Auditory Intelectually Repetition </em>(AIR) terhadap keaktifan belajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara Tahun Pembelajaran 2023/2024. Metode penelitian eksperimen berdesain <em>One Shot Case Study </em>yaitu penelitian dengan pemberian <em>treatment </em>perlakuan kepada kelompok atau sampel dan selanjutnya diobservasi hasilnya. Juga menggunakan metode kuantitatif deskriptif inferensial. Populasi seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara Tahun Pembelajaran 2023/2024 yang beragama Kristen Protestan berjumlah 192 orang. Sampel ditentukan dengan teknik <em>purposive sampling</em> (sampel bertujuan) yaitu kelas VIII-3 yang berjumlah 34 orang. Instrumen penelitian berupa angket tertutup dan observasi. Hasil analisis data diperoleh: a) Nilai r<sub>hitung</sub>=0,556&gt;r<sub>tabel</sub>=0,339 dan t<sub>hitung</sub>=3,784&gt;t<sub>tabel</sub>=2,042 menunjukkan adanya hubungan yang positif dan signifikan. b) Persamaan regresi . c) Uji determinasi diketahui besarnya pengaruh 30,91%. d) Uji hipotesis diperoleh F<sub>hitung</sub>=14,014&gt;F<sub>tabel</sub>=3,32 maka H<sub>0</sub> ditolak dan H<sub>a</sub> diterima. Penelitian menyimpulkan terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara model pembelajaran <em>Auditory Intelectually Repetition </em>(AIR) terhadap Keaktifan belajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara Tahun Pembelajaran 2023/2024.</p> 2026-03-16T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4130 DAMPAK EKSPLOITASI PEKERJA ANAK TERHADAP AKSES DAN KEBERLANJUTAN PENDIDIKAN 2026-03-19T04:24:57+00:00 Aulia Ramadhani Indiah Madjid auliarramadhani@student.upi.edu Gina Indah Permata Nastia gina.nastia@upi.edu <p>Eksploitasi anak merupakan permasalahan serius yang berkaitan dengan pemenuhan hak dasar anak, khususnya dalam bidang pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak eksploitasi pekerja anak terhadap akses dan keberlanjutan pendidikan, serta mengidentifikasi upaya penanganan yang dapat dilakukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur yang bersumber dari berbagai jurnal ilmiah dan laporan penelitian relevan. Hasil penelitian menunjukkan dampak terlihat pada terhambatnya akses pendidikan, seperti keterbatasan waktu, biaya, dan kesempatan belajar, serta terganggunya keberlanjutan pendidikan yang ditandai dengan penurunan prestasi hingga risiko putus sekolah. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memperkuat siklus kemiskinan antargenerasi. Oleh karena itu, diperlukan peran berbagai pihak melalui penegakan hukum dan peningkatan kesadaran orang tua agar hak pendidikan anak dapat terpenuhi secara optimal.</p> 2026-03-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4133 INTERNALISASI NILAI NASIONALISME DALAM KEGIATAN PENGAMANAN LEBARAN DAN AKSI SOSIAL (STUDI PADA PC PPM MAJALENGKA) 2026-03-24T01:58:32+00:00 Enda Suhendra palabuan981@gmail.com <p>Nasionalisme sebagai nilai fundamental menghadapi tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi, sehingga diperlukan upaya kontekstual dalam penanamannya. Penelitian ini bertujuan menganalisis internalisasi nilai nasionalisme melalui kegiatan pengamanan Lebaran dan aksi sosial oleh PC PPM Majalengka.. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif untuk menggali makna, persepsi, dan pengalaman sosial para pelaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Pos Pengamanan, pembagian takjil, dan pelayanan masyarakat menjadi media efektif dalam menanamkan nilai gotong royong, solidaritas, disiplin, dan cinta tanah air. Proses internalisasi berlangsung melalui keterlibatan aktif, keteladanan, dan interaksi sosial. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat eksistensi organisasi serta membangun citra positif di masyarakat sebagai organisasi yang peduli, responsif, dan berkontribusi nyata dalam menjaga stabilitas sosial.</p> 2026-03-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4134 KETERLIBATAN PC PPM CIANJUR DALAM PELAYANAN PUBLIK SAAT ARUS MUDIK 1447 H 2026-03-24T02:10:17+00:00 U. Suhendar Kosasih suhendarari21@gmail.com <p>Fenomena arus mudik merupakan tradisi tahunan masyarakat Indonesia yang sarat nilai sosial, budaya, dan kebersamaan. Peningkatan mobilitas pada Idulfitri 1447 H memicu kepadatan lalu lintas dan menuntut pelayanan publik yang optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis keterlibatan PC PPM Cianjur dalam pelayanan publik selama arus mudik. Metode penelitian dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa PC PPM berperan aktif dalam Pos Pengamanan melalui pengaturan lalu lintas, pelayanan sosial, serta dukungan terhadap aparat pemerintah. Keterlibatan tersebut mencerminkan sinergi kolaboratif dalam meningkatkan efektivitas pelayanan publik di tengah keterbatasan sumber daya. Selain itu, aktivitas yang dilakukan menjadi media internalisasi nilai nasionalisme, seperti solidaritas, tanggung jawab sosial, dan pengabdian kepada negara. Dengan demikian, organisasi kemasyarakatan memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam menciptakan arus mudik yang aman, tertib, dan kondusif.</p> 2026-03-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4136 PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP FILM “BIDAAH” DI PRODI KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM UNISMUH MAKASSAR ANGKATAN 2022 2026-03-25T01:19:43+00:00 Ru’yatul Aini ruyatultoabo@gmail.com Meisil B. Wulur meisil@unismuh.ac.id M. Zakaria Al Anshori zakaria71@unismuh.ac.id <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya peran media film sebagai sarana penyampaian pesan keagamaan di era digital, khususnya dalam menghadirkan wacana kritis terkait praktik keberagamaan di masyarakat melalui film “Bidaah” yang memicu beragam respons. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas Muhammadiyah Makassar angkatan 2022 terhadap nilai-nilai dakwah dalam film tersebut serta meninjaunya dari perspektif dakwah dan komunikasi Islam. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis secara kualitatif dengan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memandang film “Bidaah” tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media dakwah yang memuat pesan akidah, syariah, dan akhlak serta kritik terhadap praktik keagamaan yang menyimpang, dengan sikap mahasiswa yang cenderung kritis, reflektif, dan menekankan pentingnya pemahaman berbasis dalil, tabayyun, serta kehati-hatian dalam menerima informasi keagamaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa film “Bidaah” memiliki potensi sebagai media dakwah yang edukatif dan reflektif dalam membentuk pola pikir keagamaan mahasiswa, dengan implikasi perlunya penguatan literasi media dan literasi keagamaan agar pesan yang disampaikan dapat dipahami secara proporsional dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.</p> 2026-03-25T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4137 LITERASI DIGITAL DALAM TRANSFORMASI RITUAL DI ERA DISRUPSI 2026-03-25T11:04:42+00:00 Hans Lumbangaol hans@gmail.com Christoffel Santoso Manalu cristopelmanalu2023@gmail.com Elsa Widyana Hutabarat el@gmail.com Dhea Miranda Simanjuntak de@gmail.com Friscilia Yong Manalu f@gmail.com Bernard Bistok Lubis berbe@gmail.com <p>Era Society 5.0 dan disrupsi teknologi telah memicu transformasi mendalam pada aspek sakralitas dan tata cara ritual keagamaan di masyarakat modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana digitalisasi mengubah pola peribadatan tradisional menjadi bentuk yang lebih terbuka, interaktif, dan melintasi batas geografis. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), penelitian ini menelaah berbagai jurnal akademik, buku sosiologi agama, dan dokumen fenomena digital terkini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi ritual di ruang siber menawarkan fleksibilitas akses terhadap nilai-nilai spiritual, namun di sisi lain memicu tantangan berupa krisis otoritas keagamaan tradisional dan risiko distorsi makna ritual akibat penyederhanaan konten digital. Dalam konteks ini, literasi digital keagamaan berperan sentral sebagai instrumen kritis untuk memverifikasi informasi dan menjaga integritas nilai etis-religius dari pengaruh negatif arus informasi yang tidak valid. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan literasi digital yang inklusif sangat diperlukan agar transformasi ritual tetap menjaga esensi spiritualitas yang sehat dan adaptif di tengah dinamika era disrupsi.</p> 2026-03-25T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4138 PENGARUH PERAN ORANGTUA DAN KOMPETENSI SPRITUAL GURU AGAMA KRISTEN TERHADAP KARAKTER KRISTIANI SISWA-SISWI KELAS VIII SMP NEGERI 4 ANGKOLA SANGKUNUR TAPANULI SELATAN T.A. 2025/2026 2026-03-26T08:28:44+00:00 Sri Devi Sihombing sssr@gmail.com Dapot Damanik dap@gmail.com <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) pengaruh peran orangtua&nbsp; terhadap karakter kristiani siwa-siswi kelas VIII SMP Negeri 4 Angkola Sangkunur&nbsp; Tapanuli Selatan T.A 2025/2026; 2) pengaruh peran kompetensi spritual guru agama kristen terhadap karakter kristiani siwa-siswi kelas VIII SMP Negeri 4 Angkola Sangkunur&nbsp; Tapanuli Selatan T.A 2025/2026; dan 3) pengaruh peran orangtua dan kompetensi spritual guru agama kristen secara bersama-sama terhadap karakter kristiani siwa-siswi kelas VIII SMP Negeri 4 Angkola Sangkunur&nbsp; Tapanuli Selatan T.A 2025/2026. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Populasi adalah seluruh Siswa-siswi kelasa VIII SMP Negeri 4 Angkola Sangkunur&nbsp; yang berjumlah 44 orang dan ditetapkan sampel sebanyak 39 orang menggunakan rumus slovin dengan teknik non probability sampling. Uji coba instrumen dilakukan kepada 32 orang siswa di SMP Negeri 1 Angkola Selatan sehingga diketahui bahwa semua instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel karena telah memenuhi kriteria nilai validitas dan reliabilitas. Data dikumpulkan dengan angket tertutup sebanyak 67 item. Hasil analisis data menunjukkan bahwa: 1) nilai F<sub>hitung</sub> &gt; F<sub>tabel</sub> yaitu 13,628 &gt; 3,23 dengan demikian diketahui bahwa terdapat pengaruh peran orangtua terhadap karakter kristiani siswa- siswi kelas VIII SMP Negeri 4 Angkola Sangkunur&nbsp; Tapanuli Selatan T.A 2025/2026. Pengaruh tersebut yakni sebesar 26,9%; 2) nilai F<sub>hitung</sub> &gt; F<sub>tabel</sub> yaitu 13,778 &gt; 3,23 dengan demikian diketahui bahwa terdapat pengaruh kompetensi spritual guru agama kristen&nbsp; terhadap karakter kristiani siswa-siswi kelas VIII SMP Negeri 4 Angkola Sangkunur&nbsp; Tapanuli Selatan T.A 2025/2026. Pengaruh tersebut yakni sebesar 27,1%; dan 3) nilai F<sub>hitung</sub> &gt; F<sub>tabel</sub> yaitu 10,717 &gt; 3,23 dengan demikian diketahui bahwa terdapat pengaruh peran orangtua dan kompetensi spritual guru agama kristen&nbsp; secara bersama-sama terhadap karakter kristiani siswa-siswi kelas VIII SMP Negeri 4 Angkola Sangkunur&nbsp; Tapanuli Selatan T.A 2025/2026. Pengaruh tersebut yakni sebesar 37,3% dengan demikian H<sub>a</sub> diterima dan H<sub>0</sub> ditolak.</p> 2026-03-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4140 تطوير أداة تقويم القواعد النحوية في ضوء مدخل الاختبار التشخيصي بأربعة مستويات (Four Tier Diagnostic Test) لتحديد المفاهيم الخاطئة عند طلبة المرحلة الثانوية 2026-03-27T13:52:43+00:00 Mohammad Fahmi Bajuri fahmibajuri12@gmail.com Afif Kholisun Nashoih afifkholis@unwaha.ac.id <p>Misconceptions are one of the problems that often occur in the learning process. Misconceptions occur when students form incorrect or incomplete understandings of basic concepts, which can potentially hinder their learning process in the future.&nbsp; This study aims to develop a four-tier diagnostic test instrument to identify students' misconceptions related to qawaid nahwiyah material at MTs Mu'allimin Mu'allimat Denanyar Jombang. The study uses the Research and Development (R&amp;D) method based on Sugiyono's development model. The small-scale pilot test subjects were students in class IX A, while the large-scale pilot test involved students in classes IX B and IX C. Data collection techniques included tests, questionnaires, and interviews. The instrument consists of a test blueprint, instructions, test questions, answer keys, scoring guidelines, and result interpretation guidelines. The validation results by experts indicated that the developed instrument was valid. The reliability of the instrument reached a score of 0.860, indicating a very high level of consistency. Item analysis showed that the instrument consisted of 22 questions with moderate difficulty and 3 questions with high difficulty. Based on discriminative power, 3 items are categorized as excellent, 12 items are categorized as good, and 12 items are categorized as adequate. The misconception profile of students shows that there is 25% misconception in CDQ answers, 33% in CDQ reasons, and 25% in the combination of CDQ answers and reasons. The highest misconception was in analyzing errors in sentences at 49%, and the lowest misconception was in analyzing the position of a word (tarkib) in a sentence at 10.5%.</p> 2026-03-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4141 DAMPAK KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP KESEHATAN MENTAL DAN UPAYA PEMULIHAN PSIKOLOGIS PEREMPUAN 2026-03-28T09:29:13+00:00 Nabillah Syah Putry 25080314123@mhs.unesa.ac.id Khaalishah Azzahra 25080314116@mhs.unesa.ac.id Indah Nur Fauzia 25080314136@mhs.unesa.ac.id Dearia Angelika Firdaus 25080314156@mhs.unesa.ac.id <p>Kekerasan seksual terhadap perempuan merupakan permasalahan serius yang berdampak signifikan terhadap kesehatan mental korban. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak kekerasan seksual terhadap kondisi psikologis perempuan serta mengidentifikasi upaya pemulihan yang dapat dilakukan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur dari berbagai sumber yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kekerasan seksual menimbulkan berbagai dampak psikologis, antara lain trauma psikologis yang ditandai dengan rasa takut, kecemasan, dan <em>flashback</em>, serta gangguan mental seperti depresi, kecemasan (<em>anxiety</em>), dan <em>Post-Traumatic Stress Disorder</em> (PTSD). Selain itu, korban juga mengalami penurunan kepercayaan diri dan kecenderungan menarik diri dari lingkungan sosial. Upaya pemulihan psikologis perempuan meliputi konseling dan terapi psikologis, dukungan dari keluarga dan lingkungan, pendampingan dari lembaga terkait, serta pemberdayaan untuk membangun kembali kepercayaan diri korban. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang komprehensif dalam proses pemulihan agar korban dapat kembali menjalani kehidupan secara optimal.</p> 2026-03-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4143 PERAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM MENDUKUNG MODERASI BERAGAMA DAN SIKAP INKLUSIF DI RUANG DIGITAL 2026-03-29T09:22:39+00:00 Andreas Tampubolon andreastampubolon2006@gmail.com Julio Saputra Sianturi jul@gmail.com Rahul Toppi L Toruan rahulsihombing593@gmail.com Steven Valentino Simanungkalit s@gmail.com Randi Hutasoit r@gmail.com Bernardbistok Lubis ber@gmail.com <p>Era disrupsi teknologi dan Society 5.0 telah memicu transformasi mendalam pada lanskap interaksi sosial masyarakat Indonesia yang majemuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pemanfaatan teknologi informasi dapat diarahkan untuk mendukung moderasi beragama dan menumbuhkan sikap inklusif di ruang siber. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (<em>library research</em>), penelitian ini menelaah berbagai jurnal akademik dan literatur terkait sosiologi teknologi serta teologi agama-agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang digital rentan memicu polarisasi akibat algoritma yang menciptakan <em>echo chamber</em> (ruang gema), yang dapat mengikis sikap inklusivisme. Dalam konteks ini, literasi digital berbasis teologi yang moderat dan perancangan sistem informasi yang inklusif oleh para pengembang teknologi berperan sentral. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi antara etika teknologi dan nilai-nilai inklusivisme sangat diperlukan agar ruang digital dapat menjadi medium yang memperkuat toleransi, bukan mempersempitnya</p> 2026-03-29T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4153 PENGGUNAAN MEDIA POWERPOINT SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DI MA DARUSSALAM JOMBANG 2026-04-02T02:26:39+00:00 Uum Laila Passa lailapassa0@gmail.com Lailatul Mathoriyah lai@gmail.com Dian Kusuma Wardani de@gmail.com <p>Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di madrasah sering dianggap kurang menarik karena masih didominasi metode ceramah dan penggunaan buku teks, sehingga berdampak pada rendahnya motivasi belajar siswa. Oleh karena itu, guru perlu memanfaatkan media pembelajaran yang lebih variatif, salah satunya media PowerPoint. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media PowerPoint dalam pembelajaran SKI, kendala penerapannya, serta pengaruhnya terhadap motivasi belajar siswa di MA Darussalam Jombang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media PowerPoint mampu meningkatkan motivasi belajar siswa. Hasil angket motivasi belajar menunjukkan persentase sebesar 78, 24% dengan kategori baik, yang didukung oleh meningkatnya minat, perhatian, dan keaktifan siswa selama pembelajaran. Kendala yang dihadapi berupa keterbatasan sarana prasarana dan waktu pembelajaran, namun dapat diatasi melalui persiapan media dan pengelolaan waktu yang efektif. Dengan demikian, media PowerPoint dapat dijadikan sebagai media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran SKI.</p> 2026-04-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4159 MANAJEMEN PENGEMBANGAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU SEKOLAH DASAR DI WILAYAH PESISIR : STUDI KASUS PULAU SELANGAN KOTA BONTANG 2026-04-04T22:34:02+00:00 Rusmiati Indrayani Indrayanirusmi@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis&nbsp; strategi pengembangan kompetensi pedagogik guru Sekolah Dasar Negeri 015 Pulau Selangan Kota Bontang. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kasus instrumental. Informan penelitian adalah guru dan kepala sekolah. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumen sedangkan teknik analisis data menggunakan model interaktif (Milles and Hubberman) yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kesimplan dilakukan berulang-ulang hingga diperoleh data yang kridibel. Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pengembangan kompetensi guru di wilayah pesisir memerlukan pendekatan kontekstual berorientasi kebutuhan nyata guru dan siswa, kolaborasi antar guru, praktik reflektif serta pemanfaatan lingkungan pesisir sebagai sumber belajar. Adapun program pengembangan guru dilaksanakan secara normatif melalui pelatihan berbasis kebutuhan.</p> 2026-04-04T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4166 OPTIMALISASI MANAJEMEN RETENSI ARSIP DAN POLA KOMUNIKASI KANTOR DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS TATA HUBUNGAN ANTAR UNIT KERJA 2026-04-07T09:00:58+00:00 Devi Fatwanti devifatwanti@uidepok.ac.id Eriska Yulia Zaza eriskazaza@gmail.com Zahra Aulia Putri pzahraaulia566@gmail.com <p>Efektivitas tata hubungan antar unit kerja sangat ditentukan oleh kelancaran akses informasi dan koordinasi yang didukung oleh pengelolaan arsip serta pola komunikasi yang terstruktur. Artikel ini bertujuan menganalisis optimalisasi manajemen retensi arsip dan pola komunikasi kantor dalam meningkatkan efektivitas tata hubungan antar unit kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur, mengacu pada empat penelitian terdahulu yang relevan di bidang kearsipan dan administrasi perkantoran. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan Jadwal Retensi Arsip (JRA) yang tidak optimal menyebabkan penumpukan arsip inaktif, kesulitan temu kembali informasi, serta inefisiensi ruang dan biaya. Hambatan implementasi seperti rendahnya dukungan manajemen, birokrasi internal yang kompleks, keterbatasan sumber daya manusia, dan resistensi terhadap digitalisasi semakin memperparah kondisi tersebut. Sebaliknya, digitalisasi arsip yang diikuti dengan pelatihan SDM dan koordinasi lintas unit terbukti mampu mempercepat aliran informasi dan memperlancar koordinasi antar bagian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi retensi arsip dan penguatan pola komunikasi kantor harus dilakukan secara terintegrasi melalui pengadaan infrastruktur digital, penyederhanaan prosedur, penguatan komitmen manajemen, serta penerapan sistem penghargaan berbasis kinerja. Pendekatan holistik ini tidak hanya menyelesaikan masalah teknis kearsipan tetapi juga menciptakan komunikasi yang teratur dan terukur antar unit kerja, yang pada akhirnya meningkatkan efektivitas tata hubungan organisasi secara berkelanjutan.</p> 2026-04-07T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4167 SISTEM PENYIMPANAN ARSIP DAN KOMUNIKASI HUBUNGAN KANTOR 2026-04-07T12:01:27+00:00 Devi Fatwanti devifatwanti@uidepok.ac.id Sophi Widiya Ningsih shopiiwidia@gmail.com Ahmad Darul Quthni ahmaddarul784@gmail.com <p>Artikel ini membahas dua aspek penting dalam organisasi, yaitu sistem penyimpanan arsip dan komunikasi kantor. Permasalahan utama yang diangkat adalah keterbatasan ruang dan peralatan penyimpanan arsip yang menghambat proses temu kembali dokumen. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menelaah literatur terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem penyimpanan arsip dapat dilakukan melalui sentralisasi, desentralisasi, maupun kombinasi, masing-masing dengan kelebihan dan kelemahan. Selain itu, komunikasi kantor terbukti berperan sebagai sarana utama dalam penyampaian informasi, instruksi, dan koordinasi, baik secara internal maupun eksternal, dengan dukungan media komunikasi yang beragam. Kesimpulannya, penerapan sistem penyimpanan arsip yang tepat serta komunikasi kantor yang efektif menjadi kunci dalam meningkatkan efisiensi dan pencapaian tujuan organisasi</p> 2026-04-07T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4181 SISTEM PENYIMPANAN ARSIP SERTA PENATAAN RUANG DAN TATA LETAK PERABOT KANTOR UNTUK EFISIENSI KERJA 2026-04-10T08:55:16+00:00 Devi Fatwanti devifatwanti@uidepok.ac.id Lailatul Mutia lailatulmutia37@gmail.com Muhammad Rasya muhammadrasya964@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan penerapan sistem penyimpanan arsip serta penataan ruang dan tata letak perabot kantor dalam meningkatkan efisiensi kerja di lingkungan perkantoran. Arsip sebagai sumber informasi memiliki peranan penting dalam menunjang kelancaran administrasi, sehingga diperlukan sistem penyimpanan yang efektif, sistematis, dan mudah diakses. Selain itu, penataan ruang dan tata letak perabot kantor yang ergonomis dan fungsional juga menjadi faktor penunjang produktivitas kerja pegawai.Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem penyimpanan arsip yang terorganisir, seperti penggunaan klasifikasi arsip berdasarkan jenis, subjek, dan waktu, mampu mempermudah proses pencarian dan pengelolaan dokumen. Di sisi lain, penataan ruang kerja yang memperhatikan aspek kenyamanan, pencahayaan, sirkulasi udara, serta penempatan perabot yang sesuai dengan alur kerja terbukti dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja pegawai.Penelitian ini juga menemukan bahwa adanya integrasi antara sistem penyimpanan arsip yang baik dengan tata ruang kantor yang tertata rapi dapat mengurangi waktu kerja yang terbuang, meminimalkan kesalahan dalam pengelolaan dokumen, serta menciptakan lingkungan kerja yang kondusif. Oleh karena itu, organisasi atau instansi diharapkan dapat menerapkan sistem kearsipan yang modern dan melakukan penataan ruang kerja secara optimal guna meningkatkan kinerja pegawai secara keseluruhan.</p> 2026-04-10T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4182 TATA KEARSIPAN KANTOR DAN MENEMUKAN KEMBALI ARSIP 2026-04-10T09:05:44+00:00 Devi Fatwanti devifatwanti@uidepok.ac.id Rifai r@gmail.com Zayyid Zidan Hakami za@gmail.com <p style="margin: 0cm; text-align: justify;"><span lang="EN-US">Tata kearsipan kantor merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung kelancaran administrasi dan pengelolaan informasi di suatu organisasi. Sistem kearsipan yang baik tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan dokumen, tetapi juga mempermudah proses penemuan kembali arsip secara cepat, tepat, dan efisien. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep tata kearsipan kantor serta strategi yang efektif dalam menemukan kembali arsip yang dibutuhkan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber terkait manajemen kearsipan.Hasil pembahasan menunjukkan bahwa penerapan sistem kearsipan yang terorganisir, seperti sistem abjad, numerik, kronologis, dan subjek, sangat berpengaruh terhadap kemudahan akses arsip. Selain itu, penggunaan teknologi digital juga menjadi solusi modern dalam meningkatkan efisiensi pencarian arsip. Faktor lain yang mendukung keberhasilan penemuan kembali arsip meliputi ketepatan dalam pengindeksan, konsistensi dalam penyimpanan, serta kompetensi sumber daya manusia dalam mengelola arsip.Dengan demikian, tata kearsipan yang baik dan sistematis akan meningkatkan efektivitas kerja, menghemat waktu, serta meminimalisir risiko kehilangan dokumen penting. Oleh karena itu, setiap organisasi perlu menerapkan sistem kearsipan yang sesuai dengan kebutuhan serta perkembangan teknologi.</span></p> 2026-04-10T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4199 PENGEMBANGAN MODUL INTERAKTIF HADIST ARBA’IN NAWAWI UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS V MI 2026-04-17T23:07:31+00:00 Alda Ridha Camelia Aldaridhaaa@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berupa modul interaktif Hadist Arba'in Nawawi yang dapat meningkatkan minat belajar siswa kelas V di MI Bahrul Ulum Tambakberas Jombang. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, khususnya materi hadist, yang cenderung disampaikan secara monoton dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Borg and Gall yang disederhanakan menjadi enam tahap, yaitu penelitian dan pengumpulan data awal, perencanaan, pengembangan produk awal, uji coba terbatas, revisi produk, dan uji coba lapangan. Subjek penelitian adalah siswa kelas V dengan instrumen pengumpulan data berupa angket, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul interaktif yang dikembangkan layak digunakan berdasarkan validasi ahli materi dan media serta tanggapan guru dan siswa, dengan tingkat kelayakan mencapai 90% dalam kategori sangat valid. Selain itu, terjadi peningkatan minat belajar siswa yang ditunjukkan dari nilai rata-rata pretest sebesar 79,8% menjadi 88% pada posttest. Dengan demikian, modul interaktif ini efektif digunakan sebagai alternatif bahan ajar dalam pembelajaran hadis di Madrasah Ibtidaiyah.</p> 2026-04-17T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4201 ANALISIS BIAYA PRODUKSI TERHADAP LABA PERUSAHAAN: SEBUAH LITERATURE RIVIEW 2026-04-19T09:11:21+00:00 Iin Trya Shavira iintryshv.ra@mhs.pelitabangsa.ac.id Supriyanto supriyanto@pelitabangsa.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh biaya produksi terhadap laba perusahaan melalui pendekatan literature review. Di tengah persaingan bisnis yang semakin kompetitif, pengelolaan biaya produksi menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan profitabilitas perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mengkaji 10 jurnal ilmiah yang dipublikasikan pada periode 2022–2026 dan relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian menyimpulkan bahwa biaya produksi berpengaruh signifikan terhadap laba perusahaan, baik secara parsial maupun simultan dengan variabel lain seperti biaya operasional dan penjualan. Namun demikian, terdapat beberapa penelitian yang menunjukkan hasil berbeda, yaitu biaya produksi tidak berpengaruh atau bahkan berpengaruh negatif terhadap laba. Perbedaan hasil tersebut dipengaruhi oleh faktor seperti sektor industri, kondisi ekonomi, periode penelitian, serta variabel pendukung lainnya. Oleh karena itu, hubungan antara biaya produksi dan laba perusahaan tidak bersifat linear, melainkan dipengaruhi oleh efektivitas pengelolaan biaya dan strategi perusahaan. Penelitian ini menegaskan bahwa pengendalian biaya produksi yang optimal, disertai peningkatan efisiensi operasional dan strategi penjualan yang tepat, dapat mendukung peningkatan laba perusahaan secara berkelanjutan.</p> 2026-04-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4206 PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM YANG INOVATIF DAN ADAPTIF DALAM MENGHADAPI TANTANGAN ABAD 21 2026-04-21T04:17:46+00:00 Devi Fatwanti devifatwanti@uidepok.ac.id Riski Utami r@gmail.com Anisa anisanisaa895@gmail.com Ayu Destiana an@gmail.com M. Haikal Zidni m@gmail.com Bagus Aji Pamungkas ber@gmail.com Muhammad Harun Arrasyid m@gmail.com M.Sholahuddin Musthofa m@gmail.com Abdullah Thoriq Aliyudin Bisri an@gmail.com <p>Abad ke-21 menghadirkan tantangan kompleks bagi dunia pendidikan, termasuk pendidikan Islam, yang menuntut respons kurikuler yang bukan sekedar relevan secara akademis, tetapi juga kontekstual dan berwawasan masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merancang model pengembangan kurikulum pendidikan Islam yang inovatif dan adaptif sebagai jawaban atas dinamika perubahan global, perkembangan teknologi digital, serta tuntutan kompetensi abad ke-21 seperti berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi (4C). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, yang mengintegrasikan berbagai sumber literatur terkait kurikulum pendidikan Islam, teori pembelajaran kontemporer, serta kebijakan pendidikan nasional dan internasional. Analisis dilakukan secara sistematis terhadap berbagai model pengembangan kurikulum yang relevan, dengan mempertimbangkan nilai-nilai keislaman sebagai fondasi utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum pendidikan Islam yang inovatif dan adaptif dapat diwujudkan melalui: (1) integrasi nilai-nilai Islam dengan kompetensi global secara holistik; (2) pemanfaatan teknologi digital sebagai media pembelajaran yang berbasis karakter; (3) pendekatan pembelajaran aktif dan berbasis proyek (project-based learning); serta (4) penguatan peran guru sebagai fasilitator yang melek budaya digital. Kurikulum yang dikembangkan tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan agama, tetapi juga membekali peserta didik dengan kecakapan hidup (life skills) yang komprehensif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi kurikulum pendidikan Islam di era abad ke-21 memerlukan sinergi antara otentisitas nilai-nilai Islam dan fleksibilitas terhadap perubahan zaman, sehingga mampu melahirkan generasi Muslim yang beriman, berilmu, dan berdaya saing secara global.</p> 2026-04-21T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4216 PROBLEMATIKA PERGANTIAN KURIKULUM PAI YANG BERULANG: DAMPAKNYA TERHADAP KESIAPAN GURU DAN SEKOLAH 2026-04-22T09:22:49+00:00 Devi Fatwanti devifatwanti@uidepok.ac.id Halimah Tussadiah htussadiah@gmail.com Ukasyah Ihsani ukasyahihsani717@gmail.com Aisha Cahya Jelita aishajelita22@gmail.com Faisal Hadi hadifasial165@gmail.com Ibnu Saiful ibnumhmd005@gmail.com Sulis Arieyati sulisarieyati@gmail.com Ammar Ahsan amarahsan29@gmail.com Siti Aslina sitirukoyahlinah@gmail.com Fathir Amardjati Fathiramar25@gmail.com <p>Perubahan kurikulum pendidikan di Indonesia terjadi berulang kali dalam kurun waktu yang relatif singkat, mulai dari Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), Kurikulum 2013, hingga Kurikulum Merdeka. Kondisi ini menciptakan tantangan tersendiri bagi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan satuan pendidikan. Artikel ini bertujuan mengkaji problematika yang ditimbulkan oleh pergantian kurikulum PAI yang berulang serta dampaknya terhadap kesiapan guru dan sekolah dalam mengimplementasikan kurikulum yang berlaku. Melalui kajian literatur terhadap berbagai hasil penelitian yang relevan, ditemukan bahwa guru PAI masih menghadapi kendala dalam hal adaptasi pedagogis, penguasaan administrasi pembelajaran, dan keterbatasan sarana pendukung berbasis teknologi. Di sisi sekolah, kesiapan kelembagaan kerap tidak seimbang dengan kecepatan perubahan kebijakan kurikulum. Temuan ini mengimplikasikan perlunya pendekatan implementasi yang lebih bertahap, pelatihan yang berkelanjutan dan berbasis kebutuhan riil guru, serta dukungan infrastruktur yang merata hingga ke daerah-daerah terpencil.</p> 2026-04-22T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Psikososial dan Pendidikan