PENGALAMAN REMAJA DALAM KELUARGA TUNGGAL: DAMPAK DAN STRATEGI ADAPTASI DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN EMOSIONAL
Keywords:
Remaja,dukungan keluarga,strategi adaptasi,dampak emosionalAbstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengalaman generasi muda yang tinggal dalam keluarga dengan orang tua tunggal, dengan fokus pada dampak dan strategi koping untuk memenuhi kebutuhan emosional mereka. Metode penelitian kualitatif digunakan, di mana wawancara mendalam dilakukan dengan kaum muda dari keluarga orang tua tunggal. Hasil penelitian ini menunjukkan sejumlah implikasi penting bagi remaja, termasuk tantangan dalam pembentukan identitas, hubungan sosial, dan kesejahteraan psikologis.Efek psikologis yang paling umum adalah perasaan kesepian, kecemasan, dan harga diri rendah. Namun, sebagian besar generasi muda juga mengembangkan strategi penanggulangan yang kuat untuk mengatasi tantangan ini. Strategi tersebut antara lain mencari dukungan dari anggota keluarga lain atau di luar keluarga, mengekspresikan diri melalui seni atau aktivitas kreatif, dan mencari kedamaian melalui aktivitas seperti olahraga atau meditasi.Selain itu, hasil penelitian ini menyoroti pentingnya akses terhadap dukungan sosial dan sumber daya bagi remaja dalam keluarga orang tua tunggal. Remaja yang merasa didukung oleh keluarga, teman, atau komunitas memiliki kesejahteraan emosional yang lebih baik dibandingkan remaja yang merasa terisolasi. Oleh karena itu, hasil penelitian ini menekankan pentingnya layanan dukungan sosial dan psikologis yang diberikan kepada remaja dalam keluarga orang tua tunggal.Studi ini membantu untuk memahami pengalaman kaum muda yang tinggal di keluarga dengan orang tua tunggal dan menyoroti pentingnya sumber daya yang memadai untuk mendukung kesejahteraan mereka. Implikasi praktis dari temuan ini mencakup pengembangan program dukungan keluarga yang lebih luas, pendidikan bagi orang tua tunggal, dan akses yang lebih baik terhadap layanan kesehatan mental bagi generasi muda yang membutuhkannya. Penelitian tambahan juga diperlukan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang dinamika keluarga dengan orang tua tunggal dan strategi penanggulangan yang lebih spesifik bagi kaum muda.











