PENDIDIKAN KARAKTER SISWA DASAR MAAHAD TAHFIZ AL-QUR’AN DARUL FALAH, SIMPANG LIMA, SELANGOR, MALAYSIA: PERSPEKTIF RASIONALITAS TINDAKAN
Keywords:
Pendidikan Karakter, MTA Darul Falah, Rasionalitas TindakanAbstract
Pendidikan karakter menjadi fokus utama dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 mengenai Sistem Pendidikan Nasional, dengan tujuan mengembangkan nilai-nilai seperti nasionalis, religius, integritas, kemandirian, dan gotong royong. Dalam era digital saat ini, pendidikan karakter penting untuk membentuk individu yang beriman dan berkarakter baik. Ma'had Tahfidz Al-Qur’an Darul Falah mengintegrasikan nilai-nilai Qur'ani dalam kurikulumnya, yang mencakup ajaran tentang akhlak, etika, dan moral, guna membimbing siswa mengadopsi prinsip-prinsip seperti kejujuran, kesabaran, dan kasih sayang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program pendidikan karakter di Ma'had Tahfidz Al-Qur’an Darul Falah dari perspektif rasionalitas tindakan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dan fenomenologis, dengan merujuk pada teori tindakan rasional Max Weber. Praktik istighosah dan ibadah lainnya dianalisis sebagai bagian integral dari pembentukan karakter santri, untuk menunjukkan bagaimana tindakan rasional instrumental, nilai, afektif, dan tradisional berperan dalam kehidupan sehari-hari santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketaatan beribadah dan praktik istighosah tidak hanya menjadi kewajiban, tetapi juga manifestasi iman dan komitmen terhadap prinsip-prinsip Islam. Santri memperoleh tanggung jawab, disiplin, dan rasa hormat melalui peran kepemimpinan dalam kegiatan istighosah. Tradisi menghafal Al-Qur'an dan kegiatan sosial keagamaan di luar pesantren juga memperkuat karakter dan spiritualitas santri. Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang implementasi prinsip-prinsip Qur'ani dalam pendidikan karakter dan bagaimana rasionalitas mempengaruhi praktik tersebut, serta menawarkan rekomendasi untuk peningkatan kualitas pendidikan karakter di Ma'had Tahfidz Al-Qur’an Darul Falah.











