REPRESENTASI MITOS DAN KEPERCAYAAN LOKAL DALAM FILM SEKAWAN LIMO: KAJIAN SEMIOTIKA ROLLAND BARTHES

Authors

  • Tundra Alif Juliant Universitas Negeri Yogyakarta

Keywords:

Film, Sekawan Limo, Mitos, Kepercayaan Lokal

Abstract

Fokus penelitian ini menganalisis pemaknaan Semiotika menurut Roland Barthes, yang meliputi denotatif, konotatif, dan mitos dalam film Sekawan Limo yang disutradarai oleh Bayu Eko Moektito. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, sedangkan cara mengumpulkan data menggunakan dokumentasi dan studi kepustakaan. Objek penelitian ini adalah beberapa scene yang mempresentasikan mitos dan kepercayaan lokal dalam film Sekawan Limo. Film sekawan Limo menceritakan petualangan lima sahabat yang mendaki Gunung Madyopuro, di mana mereka tidak hanya menghadapi tantangan fisik, tetapi juga misteri yang mengancam keselamatan mereka. Latar belakang film ini kaya akan budaya dan mitos lokal sehingga menciptakan nuansa Jawa Timur yang kuat. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa  ditemukan 6 scenes utama yang merepresentasikan mitos dan kepercayaan lokal. 6 scenes yang telah teridentifikasi ialah scene jangan menoleh ke belakang, jumlah pendaki harus genap, larangan tidur bersama bukan muhrim di tenda, jangan naik gunung waktu suro, kehadiran makhluk halus, dan ritual mengusir teror hantu. Selurunya telah ditemukan aspek denotasi, konotasi, dan mitos yang melingkupi serta dilakukan penjabaran lebih lanjut dengan dikaitkan dengan mitos dan kepercayaan lokal.

Downloads

Published

2024-12-08