FAKTOR PENYEBAB CERAI GUGAT DI PENGADILAN AGAMA MAROS DAN SOLUSINYA
Keywords:
Faktor, Cerai Gugat, Pengadilan Agama MarosAbstract
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui (1) Apa faktor penyebab cerai gugat di pengadilan agama Maros;(2) Bagaimana solusi pengadilan Pengadilan Agama Maros dalam mengatasi cerai gugat. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan ialah yuridis sosiologis, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data- data yang diperoleh pada penelitian ini ada dua yaitu data primer dan data sekunder. Data primer didapatkan melalui wawancara dengan Hakim Pengadilan Agama Maros. Data sekuder didapatkan dari jurnal, artikel, Undang-Undang, buku dan dokumen-dokumen terkait penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Faktor Penyebab Cerai Gugat di Pengadilan Agama Maros terbagi menjadi dua faktor yaitu, faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yaitu meliputi perselisihan, pertengkaran terus menerus, masalah finansial dan adanya ekspektasi yang tidak terpenuhi. Dan faktor eksternal meliputi perselingkuhan dan pengaruh lingkungan. (2) Solusi mengatasi cerai gugat di Pengadilan Agama Maros dengan melakukan pencegahan pra nikah dan pasca nikah, pra nikah dengan cara penyuluhan atau sosialisasi dan pasca nikah yaitu dengan cara mediasi. Implikasi dari penelitian ini adalah (1) Untuk Pengadilan Agama Maros hendaknya dapat memperluas dan meningkatkan kinerjanya agar dapat menjadi lembaga Pengadilan Agama yang dapat menjadi cermin bagi Pengadilan Agama lain, kemudian diharapkan memberikan pelayanan yang baik serta menguatkan kerjasama mitra Pengadilan Agama sehingga perceraian bisa berkurang. (2) Kepada masyarakat ataupun mahasiswa yang membaca penelitian ini agar kiranya lebih memahami bahwa menjalin sebuah keluarga bukanlah urusan kecil, namun butuh kematangan emosional, kedewasaan dan rasa tanggung jawab yang tinggi agar rumah tangga tetap menjadi utuh dan menjadi keluarga yang harmonis.











