ANALISIS PEMIKIRAN IBRAHIM MUSTHAFA DALAM PERKEMBANGAN ILMU NAHWU: ANALISIS KRITIS DAN EPISTEMOLOGIS

Authors

  • Muhammad Attila Rifiananda Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Akhmad Aliudin Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Fauzi Ridwan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Candra Agus Saputra Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Keywords:

Ibrāhīm Muṣṭafā, Ilmu nahwu, Pembaharuan Epistemologis

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemikiran Ibrāhīm Muṣṭafā dalam pembaharuan ilmu nahwu melalui pendekatan kritis dan epistemologis. Tokoh ini dikenal sebagai reformis dalam bidang gramatika Arab yang berusaha menyederhanakan dan memodernisasi ilmu nahwu agar lebih fungsional, komunikatif, dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran kontemporer. Melalui karya utamanya Iḥyā’ an-Naḥwi, Ibrāhīm Muṣṭafā menyampaikan kritik tajam terhadap kerumitan teori klasik, khususnya konsep ‘āmil, sistem i’rab, dan pendekatan analogi yang dinilai terlalu spekulatif dan membingungkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan analisis epistemologis-komparatif, terutama dengan membandingkan konstruksi pemikiran Ibrāhīm Muṣṭafā dengan Imam Sībawaih sebagai tokoh sentral ilmu nahwu klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibrāhīm Muṣṭafā menawarkan transformasi mendalam dalam struktur, istilah, dan metode pengajaran nahwu yang lebih sederhana dan bermakna. Gagasannya merepresentasikan pergeseran paradigma ilmu nahwu dari pendekatan tekstual ke arah praktis dan kontekstual, sekaligus menjadi jembatan antara tradisi klasik dan dinamika linguistik modern.

Downloads

Published

2025-04-18