PERBANDINGAN KOMPETENSI SHARAF ANTARA LULUSAN PESANTREN MODERN DAN PESANTREN SALAFI (STUDI KASUS PESANTREN TURUS PANDEGLANG, BANTEN)

Authors

  • Farid Ahmad Zulqornaen Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia

Keywords:

Kompetensi Sharaf, Pesantren Salafi, Pesantren Modern

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kompetensi ilmu sharaf antara lulusan pesantren salafi dan pesantren modern, dengan studi kasus Pondok Pesantren Turus Pandeglang, Banten. Ilmu sharaf merupakan salah satu cabang ilmu alat yang esensial dalam pembacaan dan pemahaman kitab kuning. Perbedaan sistem pendidikan di pesantren salafi dan pesantren modern menciptakan karakteristik kompetensi yang berbeda pada lulusannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara sebagai teknik pengumpulan data utama. Informan terdiri dari pengasuh pesantren, guru sharaf, dan alumni dari kedua jenis pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lulusan pesantren salafi cenderung unggul dalam hal hafalan dan ketepatan pelafalan bentuk tashrif, namun kurang dalam penalaran teoritis. Sementara itu, lulusan pesantren modern menunjukkan kompetensi dalam memahami dan menjelaskan konsep-konsep sharaf secara sistematis, tetapi memiliki kelemahan dalam membaca teks Arab klasik tanpa harakat. Penelitian ini merekomendasikan penggabungan kekuatan dari kedua pendekatan dalam model pembelajaran sharaf yang integratif dan kontekstual. Dengan demikian, santri di masa depan dapat menguasai sharaf baik secara praktis maupun teoretis. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi terhadap pengembangan kurikulum pembelajaran bahasa Arab di pesantren dan lembaga pendidikan Islam di Indonesia. 

Downloads

Published

2025-06-07