PERKEMBANGAN SISTEM TERJEMAH OTOMATIS BERBASIS KECERDASAN BUATAN: STUDI ANALISIS TERHADAP GOOGLE TRANSLATE DALAM MENERJEMAHKAN TEKS ARAB-INDONESIA

Authors

  • Dimas Farhan Wiguna Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia
  • Zetarihana Fadla Fachrina Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia
  • Ali Haidar Al Hadi Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia

Keywords:

penerjemahan, metode harfiah, transposisi, variasi, kreasi diskursif, Imam Abu Hanifah

Abstract

Penelitian ini mengkaji metode penerjemahan yang digunakan dalam kisah Imam Abu Hanifah dan tetangga mudanya. Fokus penelitian adalah penerjemahan kata demi kata, serta teknik transposisi, variasi, dan desain diskursif. Data diperoleh dari terjemahan yang disiapkan langsung oleh penerjemah dan dibandingkan dengan terjemahan mesin. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif. Analisis meliputi struktur kalimat, makna, dan ketepatan teknik penerjemahan yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjemahan manual menyampaikan nilai-nilai budaya dan pesan moral dalam teks lebih baik daripada terjemahan mesin, yang cenderung tidak berubah. Teknik variasi digunakan untuk menyesuaikan makna dengan budaya sasaran, sedangkan desain diskursif berfungsi untuk mempertahankan kesan sastra pada bagian cerita yang dinyanyikan. Temuan penelitian ini menggarisbawahi pentingnya pemahaman budaya dan penerapan teknik penerjemahan yang tepat ketika menerjemahkan teks-teks keagamaan dan cerita klasik.

Downloads

Published

2025-06-17