DEKONSTRUKSI MAKNA QAWWAM DALAM TAFSIR KLASIK MENUJU PARADIGMA HERMENEUTIKA KONTEMPORER
Keywords:
Qawwam, tafsir klasik, hermeneutika, maqashid syariah, kesetaraan genderAbstract
Makna qawwam dalam Al-Qur'an telah menjadi subjek kajian yang luas, terutama dalam tafsir klasik yang menempatkan laki-laki sebagai pemimpin mutlak atas perempuan. Namun, pendekatan hermeneutika kontemporer menafsirkan qawwam sebagai tanggung jawab bersama dalam keluarga, menekankan prinsip keadilan dan keseimbangan gender. Studi ini menyoroti pergeseran interpretasi qawwam dari tafsir klasik menuju pendekatan yang lebih inklusif dan berkeadilan. Dengan menggunakan metode analisis kualitatif berbasis studi literatur, penelitian ini menemukan bahwa pemaknaan qawwam dapat berkembang sesuai dengan nilai maqashid syariah. Kesimpulannya, reinterpretasi qawwam berperan dalam menciptakan sistem hukum Islam yang lebih responsif terhadap perubahan sosial dan mendukung kesetaraan gender.











