URGENSI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENANAMKAN ETIKA ISLAM PADA ANAK-ANAK DI ERA POST-TRUTH
Keywords:
Pendidikan Agama Islam, Etikan Islam, Anak-anak, Era Post-Truth, MoralAbstract
Dalam era post-truth yang ditandai dominasi opini dan emosional atas fakta objektif, generasi muda khususnya anak-anak berisiko kehilangan orientasi moral akibat paparan informasi yang tidak akurat dan manipulatif. Penelitian ini mengkaji urgensi pendidikan agama Islam sebagai benteng nilai dalam menghadapi tantangan tersebut. Melalui pendekatan kualitatif dan studi pustaka, sumber-sumber terkait pendidikan Islam, etika, perkembangan anak, serta fenomena post-truth dianalisis secara kritis. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan agama Islam mampu menanamkan nilai-nilai fundamental seperti kejujuran, amanah, tanggung jawab, dan ketakwaan sejak usia dini, melalui pendekatan kontekstual, dialogis, dan berbasis pengalaman. Penggabungan nilai-nilai Islam dalam kurikulum, literasi digital, serta keteladanan dari keluarga dan guru terbukti efektif membentuk karakter anak yang kritis, moral, dan berketahanan spiritual. Selain itu, integrasi etika Islam ke dalam berbagai aspek kehidupan serta peningkatan literasi nilai menjadi strategi penting dalam membentengi anak dari arus informasi hoaks dan relativisme kebenaran. Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan agama Islam bukan hanya relevan tetapi sangat mendesak diterapkan secara sinergis di rumah, sekolah, dan masyarakat guna menjaga integritas moral generasi penerus di era digital.











