PENGARUH FILM HOROR TERHADAP SENTIMEN TAKHAYUL MASYARAKAT

Authors

  • Hikmatu Ruwaida Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an Amuntai
  • Rasyediah Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an Amuntai
  • Rima Fitriah Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an Amuntai
  • Siti Khadijah Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an Amuntai
  • Tia Annajwa Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an Amuntai

Keywords:

Kuyang, Film, Takhayul

Abstract

Indonesia merupakan negara yang kaya akan keberagaman budaya, termasuk mitos dan kepercayaan lokal yang berkembang di berbagai daerah. Salah satu bentuk kepercayaan tradisional yang masih bertahan hingga kini adalah mitos tentang kuyang, yang dikenal luas di wilayah Kalimantan, terutama Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan. Fenomena ini menarik untuk diteliti karena menunjukkan bagaimana mitos dan kepercayaan lokal mampu bertahan dan mempengaruhi pola pikir serta perilaku masyarakat, bahkan di era yang semakin rasional. Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh film horor bertema kuyang terhadap sentimen takhayul masyarakat, khususnya di Kalimantan Selatan. Sebagai makhluk mitos yang erat kaitannya dengan tradisi lokal, kuyang menemukan relevansi baru melalui film sebagai media populer. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menganalisis pengalaman serta pandangan masyarakat terhadap film "Kuyang: Sekutu Iblis yang Selalu Mengintai." Hasil penelitian menunjukkan bahwa film horor dapat memperkuat keyakinan terhadap mitos lokal melalui visualisasi intens yang memicu respons emosional, terutama rasa takut. Meskipun demikian, penggambaran kuyang dalam film menuai kritik dari tokoh adat karena dianggap kurang akurat dibandingkan dengan cerita asli. Generasi muda, di sisi lain, memandang film ini sebagai media yang menarik dan relevan untuk memperkenalkan budaya lokal. Penelitian ini menegaskan peran film sebagai jembatan antara tradisi lokal dan modernisasi, sekaligus menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara unsur hiburan dan keaslian budaya agar warisan tradisional tetap terpelihara.

Downloads

Published

2025-06-26