PERAN SALAT DALAM MENGELOLA DEPRESI DARI PERSPEKTIF PSIKOLOGI AGAMA
Keywords:
Salat, Depresi, Psikologi Agama, Terapi Spiritual, Kesehatan MentalAbstract
Studi ini mengkaji fungsi salat dalam mengelola depresi dari perspektif psikologi agama. Menurut ajaran Islam, salat bukan hanya ritual yang diwajibkan tetapi juga praktik spiritual yang dapat memberi manfaat bagi kesejahteraan psikologis para penderitanya. Tinjauan terhadap literatur psikologis dan kesehatan mental mengungkapkan bahwa salat dapat menumbuhkan ketenangan batin, mengurangi stres, dan meningkatkan ketahanan mental saat menghadapi tantangan hidup. Praktik salat yang terfokus dan konsisten membantu memperdalam ikatan spiritual seseorang dengan Tuhan, yang pada gilirannya mendorong pengendalian diri, kesabaran, dan optimisme dalam interaksi sehari-hari.











