KONSEP PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF HAMKA DAN IMPLEMENTASINYA DI INDONESIA

Telaah Interpretasi QS. Al-Mujadalah Ayat 11 dan QS. Az-Zumar Ayat 9 dalam Kitab Tafsir Al-Azhar

Authors

  • Eva Neneng Hasanah Universitas KH. A. Wahab Hasbullah
  • Abd. Kholid Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Keywords:

Pendidikan Islam, Hamka, Tafsir Al-Azhar

Abstract

Pendidikan memainkan peran yang sangat penting dalam perkembangan suatu negara, karena pendidikan membentuk masa depan bangsa dan memastikan kesejahteraan warganya. Kualitas pendidikan secara langsung memengaruhi kemajuan suatu negara, karena pendidikan berkontribusi untuk menghasilkan individu-individu yang terampil, berpengetahuan, dan berbudi pekerti luhur. Dalam konteks pendidikan Islam, tujuannya bukan hanya untuk mengembangkan kemampuan intelektual, tetapi juga untuk membentuk perkembangan spiritual dan moral. Salah satu tokoh yang memberikan kontribusi besar dalam wacana pendidikan Islam adalah Haji Abdul Malik Karim Amrullah, yang lebih dikenal dengan nama Hamka. Melalui karya monumentalnya, Tafsir Al-Azhar, Hamka menawarkan interpretasi yang komprehensif terhadap beberapa ayat penting dalam Al-Qur'an, salah satunya adalah QS. Al-Mujadalah ayat 11, dan QS. Az-Zumar ayat 9, yang keduanya menekankan peran penting ilmu pengetahuan dalam mencapai kenaikan spiritual dan integritas moral. Penelitian ini bertujuan untuk menggali konsep pendidikan Islam dari perspektif Hamka, terutama terkait dengan tafsiran beliau terhadap QS. Al-Mujadalah ayat 11 dan QS. Az-Zumar ayat 9 dalam Tafsir Al-Azhar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian pustaka untuk menganalisis tafsir Hamka dan literatur terkait lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Hamka memandang ilmu pengetahuan sebagai alat yang sangat berpengaruh untuk mengangkat derajat individu di sisi Allah, menekankan bahwa mereka yang menggabungkan ilmu dengan iman dan karakter baik akan diangkat ke tingkat yang lebih tinggi. Tafsiran Hamka menunjukkan bahwa pendidikan harus menjadi sarana tidak hanya untuk memperoleh ilmu duniawi, tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran spiritual dan integritas moral. Penelitian ini juga mengeksplorasi bagaimana visi pendidikan Hamka dapat diimplementasikan dalam sistem pendidikan di Indonesia. Penelitian ini menyoroti pentingnya menciptakan lingkungan pembelajaran di mana nilai-nilai agama tidak hanya diajarkan sebagai bagian dari kurikulum terpisah, tetapi juga terintegrasi di seluruh mata pelajaran untuk membentuk karakter moral siswa. Implementasi pendekatan Hamka memerlukan kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat untuk memberikan pendidikan holistik yang memperhatikan aspek intelektual, spiritual, dan etika dalam kehidupan siswa. Dengan ini, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam bidang pendidikan Islam, khususnya di Indonesia, dengan memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang pandangan Hamka mengenai pendidikan dan memberikan rekomendasi praktis untuk mengintegrasikan nilai-nilai agama dan etika ke dalam sistem pendidikan nasional.

Downloads

Published

2025-08-30