PROGRAM MAGHRIB MENGAJI DALAM UPAYA PENUNTASAN BUTA AKSARA AL-QUR’AN DI DESA DAYANG SURI
Keywords:
Maghrib Mengaji, Buta Aksara Qur’an, pengabdian MasyarakatAbstract
Program Maghrib Mengaji merupakan bentuk pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk menuntaskan buta aksara Al-Qur’an di Desa Dayang Suri, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kondisi anak-anak desa yang meskipun telah mencapai jenjang Iqra’ tinggi, namun masih mengalami kesalahan dalam melafalkan huruf hijaiyah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melaui pendekatan edukati partisiparotis. Program dilaksanakan selama dua minggu dengan pendekatan partisipatif, yang melibatkan masyarakat secara aktif mulai dari identifikasi masalah hingga pelaksanaan kegiatan. Metode pembelajaran dilakukan melalui talaqqi dan pendekatan remedial dengan menurunkan jenjang bacaan guna memperkuat kemampuan dasar membaca Al-Qur’an. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kualitas bacaan peserta, serta tumbuhnya antusiasme masyarakat dalam mendukung kegiatan. Program ini berhasil menghidupkan kembali budaya mengaji selepas Maghrib sebagai bagian dari pembinaan spiritual di tingkat desa. Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif dan komunitas mampu menjadi solusi efektif dalam mengentaskan buta aksara Al-Qur’an secara berkelanjutan











