PENERAPAN ISLAMIC HYPNOPARENTING DALAM MEMBANGUN KOMUNIKASI ORANG TUA-ANAK SESUAI DENGAN ALQURAN
Keywords:
Islamic Hypnoparenting, Komunikasi, Orang Tua, Anak, AlquranAbstract
Pada era teknologi saat ini, banyak orang tua yang tidak tahu kemana harus menuntun anaknya, hal ini dapat dilihat dari problem-problem yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari salah satu problem tersebut adalah kekerasan terhadap anak. Bentuk kekerasan yang sering dilakukan orangtua adalah kekerasan verbal atau kekerasan emosi, misalnya dilakukan dalam bentuk memarahi, membentak, memaki, memukul menggunakan benda keras, menampar bahkan merendahkan martabat anak melalui kata-kata yang tidak pantas didengar oleh anak-anak. Selain itu, rata-rata anak-anak menerima 460 komentar negatif atau kritik dan hanya 75 komentar positif atau dukungan setiap harinya yang dilakukan oleh orang dewasa. Didalam Alquran terdapat ayat yang memperhatikan betapa pentingnya menjaga tutur kata yang baik dan lembut dalam berkomunikasi kepada anak, khususnya pada Q.S. An-nisa ayat 9. Dimana penerapan Islamic Hypnoparenting, yakni seni mendidik anak masa kini ala Rasulullah SAW melalui komunikasi verbal maupun nonverbal, dengan memberikan sugesti-sugesti yang positif sehingga perkataan dan nasehat orang tua akan didengarkan dan disimpan dalam pikiran bawah sadar anak. Fokus penelitian ialah bagaimana Islamic Hypnoparenting yang sesuai dengan ajaran Alqur’an dapat diterapkan dalam membangun komunikasi yang baik antara orang tua dan anak. Metode Penelitian menggunakan metode library research. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Islamic Hypnoparenting yang terdapat dalam Q.S. An-Nisa Ayat 9 yaitu: Komunikasi menggunakan menganjurkan untuk selalu menggunakan bahasa yang positif, komunikasi terbuka dan menggunakan strategi yang tepat, komunikasi dengan kesabaran serta menggunakan teknik pengulangan dan komunikasi menggunakan kasih sayang, akan membantu orang tua membangun komunikasi yang efektif pada anak.











