MENGIDENTIFIKASI PERAN MASYARAKAT TERHADAP PELESTARIAN RITUAL BADEO DI DESA BETUNG DI TENGAH MINIMNYA PARTISIPASI GENERASI MUDA
Keywords:
Pengobatan Tradisional, Pelestarian Budaya, Ritual Badeo.Abstract
Ritual Badeo merupakan salah satu bentuk pengobatan tradisional dan upacara tolak bala masyarakat Suku Petalangan di Desa Betung, Kabupaten Pelalawan. Tradisi ini memiliki nilai religius, sosial, dan budaya yang menjadi bagian penting dari identitas masyarakat setempat. Namun, perkembangan teknologi dan modernisasi telah berdampak pada menurunnya partisipasi generasi muda dalam pelestariannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran generasi muda, mengetahui pandangan masyarakat terhadap keterlibatan pemuda, serta merumuskan strategi untuk meningkatkan pelestarian ritual Badeo. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan naratif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan generasi muda masih bersifat pasif dan terbatas pada aspek pendukung seperti silat dan musik pengiring, sedangkan peran inti ritual tetap diwariskan secara turun-temurun. Masyarakat memandang pemuda memiliki potensi besar namun membutuhkan motivasi, ruang belajar, dan dukungan yang jelas. Penelitian ini merumuskan sejumlah strategi, meliputi penguatan pendidikan budaya, inovasi adaptif, pelatihan terstruktur, serta kolaborasi antara pemerintah, tokoh adat, masyarakat, dan akademisi. Temuan ini menegaskan bahwa keberlanjutan Ritual Badeo sangat bergantung pada regenerasi yang terencana serta keterlibatan aktif generasi muda sebagai pewaris budaya di tengah perubahan zaman.











