KAJIAN TEORETIS TENTANG PERAN GURU NGAJI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BACAAN AL-QUR’AN SISWA
Keywords:
Guru Ngaji, Membaca Al-Qur’an, Literasi, Tajwid, Makhraj, Bimbingan SpiritualAbstract
Guru ngaji memegang peran penting dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa, baik dari segi teknis maupun spiritual. Kemampuan membaca Al-Qur’an merupakan kompetensi multidimensional yang meliputi penguasaan makhraj, tajwid, kefasihan, konsistensi latihan, dan adab membaca. Semua aspek ini membutuhkan bimbingan langsung dan berkelanjutan yang paling efektif diberikan oleh guru ngaji. Selain sebagai pengajar, guru ngaji berperan sebagai pembimbing spiritual, motivator, teladan, evaluator, dan manajer pembelajaran. Metode seperti sorogan, talaqqi-musyafahah, Iqra’/Ummi, Tilawati, drilling, dan muroja’ah rutin membantu menyampaikan intervensi pembelajaran yang sistematis dan sesuai kebutuhan siswa. Strategi individualisasi, pembiasaan, penguatan motivasi, serta kolaborasi dengan orang tua turut memperkuat hasil belajar. Kajian literatur menunjukkan bahwa pembelajaran di sekolah formal belum sepenuhnya cukup, sehingga kehadiran guru ngaji menjadi sangat penting dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an dan membangun budaya literasi Qur’ani di masyarakat.











