JEJAK SEJARAH RAPA’I : DARI MEDIA DAKWAH HINGGA WARISAN BUDAYA

Authors

  • Wafda Hasna Azizah Universitas Islam Negeri, Indonesia
  • Muhammad Ilhammudin Universitas Islam Negeri, Indonesia
  • Naela Fradis Universitas Islam Negeri, Indonesia
  • Nayla Tiara Puspa Universitas Islam Negeri, Indonesia
  • Nailah Safa Ayunityas Universitas Islam Negeri, Indonesia
  • Syairul Bahar Universitas Islam Negeri, Indonesia
  • Farkhan Abdurochim Alfarauq Universitas Islam Negeri, Indonesia

Keywords:

Rapa’i, Aceh, Media Dakwah, Warisan Budaya, Transformasi Budaya, Musik Tradisional

Abstract

Penelitian ini mengkaji jejak sejarah rapa’i sebagai alat musik tradisional Aceh, dari media dakwah pada masa Islamisasi hingga menjadi warisan budaya takbenda yang tetap hidup dalam masyarakat modern. Rapa’i tidak hanya berfungsi sebagai instrumen musik, tetapi juga sebagai media penyampaian nilai-nilai keislaman, simbol spiritual, serta sarana penguatan identitas sosial dan solidaritas masyarakat Aceh. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rapa’i memiliki makna historis, simbolik, dan spiritual yang mendalam, tetap memainkan peran penting dalam upacara adat, kegiatan keagamaan, dan pertunjukan modern. Transformasi rapa’i di era modern, seperti pertunjukan Ratu Jaro dan rapa’i geleng kontemporer, memperlihatkan adaptasi budaya yang fleksibel tanpa menghilangkan nilai tradisional. Dualisme fungsi rapa’i—sakral dan profan—menegaskan posisi rapa’i sebagai kesenian dinamis yang menghubungkan masa lalu dan masa kini, sekaligus menjadi simbol identitas budaya Aceh yang harus dilestarikan.

Downloads

Published

2025-12-09