MAKNA SOSIAL DAN NILAI BUDAYA DALAM ALAT MUSIK PANTING MASYARAKAT BANJAR

Authors

  • Zalda Maulidia Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Kiki Zakiah Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Rezandi Sabila Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Desi Fajriyanti Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Muhammad Habilah Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Syairul Bahar Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Farkhan Abdurochim Alfarauq Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

Keywords:

Panting, budaya Banjar, makna sosial, nilai budaya

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna sosial dan nilai budaya yang terkandung dalam alat musik Panting pada masyarakat Banjar di Kalimantan Selatan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif melalui wawancara dengan narasumber asli Banjar serta studi kepustakaan dari berbagai sumber ilmiah. Analisis data dilakukan dengan teknik tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Panting memiliki fungsi sosial sebagai sarana hiburan, media integrasi sosial, serta penyampai pesan moral yang memperkuat solidaritas masyarakat. Nilai budaya tercermin dalam syair, struktur pertunjukan, dan teknik permainan yang mengandung filosofi hidup masyarakat Banjar, termasuk nilai religius dan kearifan lokal. Selain itu, Panting mengalami transformasi seiring perkembangan teknologi sehingga tetap relevan dalam konteks budaya modern. Penelitian ini menegaskan bahwa Panting berperan penting dalam pembentukan identitas budaya dan pelestarian tradisi masyarakat Banjar.

Downloads

Published

2025-12-09