PENDEKATAN DAN CORAK PENAFSIRAN AL-QUR'AN

Authors

  • Nadila Ambriyani Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Nurcahaya Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Dian Nugrah Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Nabila Nursabrina Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Keywords:

Pendekatan Tafsir, Corak Tafsir, Manhaj, Ittijah, Transformasi Metodologi, Tafsir Al-Qur'an

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan dan corak penafsiran Al-Qur'an serta transformasinya dari era klasik hingga kontemporer. Al-Qur'an sebagai sumber utama ajaran Islam memerlukan upaya penafsiran yang sistematis untuk memahami pesan-pesannya secara komprehensif. Seiring perkembangan peradaban Islam, muncul berbagai pendekatan (manhaj) dan corak (ittijah/laun) penafsiran yang mencerminkan keragaman intelektual dan konteks sosio-historis para mufasir. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap karya-karya tafsir klasik dan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat delapan pendekatan utama dalam penafsiran Al-Qur'an: tafsir bil ma'tsur, bil ra'yi, tahlili, ijmali, maudhui, isyari, ilmi, dan muqarin. Adapun corak penafsiran meliputi corak lughawi, falsafi, ilmiah, fiqhi, tasawuf, dan adabi ijtima'i. Hubungan dialektis antara pendekatan dan corak menciptakan dinamika penafsiran yang saling mempengaruhi. Transformasi corak penafsiran dari era klasik yang tekstual-literal menuju era modern yang kontekstual-tematik dipengaruhi oleh faktor sosiologis, politik, dan teologis. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa keragaman pendekatan dan corak penafsiran merupakan kekayaan khazanah keilmuan Islam yang harus dipahami secara komprehensif untuk menghindari kesalahpahaman dalam memahami pesan Al-Qur'an dan menjaga relevansinya di berbagai konteks ruang dan waktu.

Downloads

Published

2025-12-14