ONTOLOGI SAINS ISLAM DALAM PERSPEKTIF TAFSIR AL-QUR'AN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Authors

  • Abu Hasansyabana Institut Agama Islam Darussalam
  • Mardhiya Agustina Institut Agama Islam Darussalam
  • Rabi’ah Sekolah Tinggi Agama Islam Rasyidiyah Khalidiyah

Keywords:

Ontologi sains Islam, Tafsir Al-Qur’an, Pendidikan Agama Islam

Abstract

Penelitian ini mengkaji ontologi sains perspektif Islam melalui penafsiran Tafsir Al-Manar karya Muhammad Abduh dan Muhammad Rasyid Ridha, serta Tafsir Al-Jawahir karya Thanthawi Jauhari. Fokus penelitian mencakup tiga dimensi: hakikat wujud (ontologi keberadaan), hakikat alam (realitas kosmologi), dan hakikat manusia (eksistensi insani), beserta implikasinya terhadap pendidikan agama Islam kontemporer. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif analitis non-komparatif dengan menghimpun ayat-ayat pilihan dan menelaah penafsiran kedua tafsir secara independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua tafsir mengintegrasikan dimensi rasional dan ilmiah dalam memahami Al-Qur'an, menekankan pentingnya penggunaan akal dalam memahami wahyu, dan menyatukan epistemologi ilmu agama dengan epistemologi sains. Implikasinya terhadap pendidikan agama Islam kontemporer meliputi: reformasi kurikulum terintegrasi, pengembangan keterampilan berpikir kritis, dan penghilangan dikotomi ilmu. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman mendalam tentang bagaimana perspektif sistem pendidikan Islam dapat diwujudkan dalam praktik pendidikan modern.

Downloads

Published

2025-12-17