DIALEKTIKA KRISIS MORAL DAN RESILIENSI DAKWAH NABI NUH AS: ANALISIS TEMATIK PERSPEKTIF TAFSIR AL-MISBAH

Authors

  • Ikwal Pangsa Chaniago Universitas Islam Negeri Sunang Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Nasrulloh Universitas Islam Negeri Sunang Maulana Malik Ibrahim Malang

Keywords:

Kisah Nabi Nuh as., Tafsir Al-Misbah, Krisis Moral, Strategi Dakwah, Moral Leadership.

Abstract

Kisah Nabi Nuh as. dalam Al-Qur’an bukan sekadar narasi historis, melainkan prototipe sosiologis tentang bagaimana sebuah bangsa mengalami kejatuhan moral (moral collapse) dan bagaimana strategi dakwah profetik bekerja menghadapinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik krisis moral kaum Nabi Nuh as. serta mengidentifikasi strategi dakwah Nabi Nuh as. dalam perspektif Tafsir Al-Misbah karya Quraish Shihab dan relevansinya terhadap krisis moral modern. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) dan analisis tematik, penelitian ini menemukan bahwa krisis moral kaum Nuh berakar pada "inversi moral" dan "ghuluw" (sikap berlebihan) dalam mengultuskan simbol spiritual yang berujung pada penyembahan berhala. Strategi dakwah Nabi Nuh as. dikonstruksi melalui tiga pilar utama: keberlanjutan (istimrariyyah) melalui kesabaran aktif, ketegasan epistemik terhadap kebatilan, dan empati profetik (prophetic empathy) terhadap umat beriman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi tersebut sangat relevan untuk diimplementasikan dalam konteks modern sebagai model kepemimpinan moral (moral leadership). Penanganan krisis moral saat ini tidak cukup hanya dengan retorika, melainkan menuntut konsistensi antara nilai tauhid, integritas pribadi da’i, dan pendekatan rasional-kontekstual guna membangun kembali kesadaran spiritual masyarakat yang mengalami disorientasi nilai global.

Downloads

Published

2025-12-22