ETIKA SPIRITUAL DALAM HADITS-HADITS TENTANG NIAT DAN ISTIQAMAH: KAJIAN MA’NAWI DENGAN PENDEKATAN TAZKIYAH AL-NAFS TERHADAP SPIRITUAL GENERASI Z
Keywords:
Niat, Istiqamah, Kajian Ma‘nawi Hadis, Tazkiyah al-Nafs, Generasi ZAbstract
Fenomena meningkatnya pencarian spiritual di kalangan Generasi Z tidak selalu berbanding lurus dengan kedalaman etika batiniah dan konsistensi praktik keagamaan. Di tengah arus digital yang cepat dan budaya pencitraan religius, spiritualitas kerap direduksi menjadi simbol dan performa, sehingga memunculkan kegelisahan makna dan ketidakajegan dalam beribadah. Artikel ini bertujuan mengkaji makna ma‘nawi hadis-hadis tentang niat dan istiqamah melalui pendekatan tazkiyah al-nafs, serta menelaah relevansinya terhadap pembentukan spiritualitas Generasi Z di era digital. Penelitian ini merupakan kajian kepustakaan dengan sumber utama hadis-hadis tematik tentang niat dan istiqamah yang terdapat dalam kitab-kitab hadis muktabar beserta syarahnya, serta karya-karya ulama terkait penyucian jiwa, khususnya Imam al-Ghazali. Analisis dilakukan dengan menekankan dimensi batiniah hadis untuk mengungkap peran niat sebagai orientasi spiritual amal dan istiqamah sebagai mekanisme penjagaan konsistensi batin. Hasil kajian menunjukkan bahwa niat dan istiqamah merupakan fondasi etika spiritual yang berfungsi menjaga keautentikan dan keberlanjutan praktik keagamaan. Pemahaman ma‘nawi atas kedua konsep ini menawarkan kerangka konseptual yang relevan untuk merespons krisis makna dan ketidakstabilan spiritual Generasi Z, sekaligus menegaskan pentingnya pendekatan tazkiyah al-nafs dalam pembinaan spiritual kontemporer.











