WISATA BANDAR BAKAU DUMAI SEBAGAI BENTUK PEMANFAATAN EKOSISTEM MANGROVE BERBASIS LINGKUNGAN
Keywords:
Geomorfologi pesisir; Ekosistem mangrove; Dinamika sedimen; Pengelolaan berkelanjutan; Saluran pasang surutAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika geomorfologi dan ekologi di kawasan pesisir Bandar Bakau Dumai, dengan fokus pada interaksi antara proses pasang surut, sedimentasi, dan vegetasi mangrove. Metode yang digunakan adalah observasi langsung di lapangan dan dokumentasi bentuk lahan seperti mudflat, mangrove platform, dataran abrasi, serta saluran pasang surut, disertai pengamatan jenis mangrove, zonasi, dan diameter batangnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan ini memiliki sistem pesisir yang kompleks dan dinamis, di mana deposisi sedimen dan erosi terjadi secara bersamaan dipengaruhi oleh arus pasang surut dan energi gelombang. Vegetasi mangrove berperan penting dalam menstabilkan garis pantai dengan menjebak sedimen, mengurangi erosi, dan mendukung terbentuknya lahan baru. Aktivitas manusia, seperti transportasi dan pemanfaatan pesisir, turut memengaruhi distribusi sedimen dan kestabilan ekosistem pesisir. Kesimpulannya, menjaga fungsi ekologis mangrove menjadi kunci untuk pengelolaan pesisir Bandar Bakau Dumai yang berkelanjutan. Temuan ini memberikan dasar bagi perencanaan lingkungan, strategi konservasi, serta penelitian lanjutan tentang geomorfologi pesisir dan ekologi mangrove.











