KOMODIFIKASI HADIS DALAM INDUSTRI FASHION MUSLIM
Keywords:
Komodifikasi Hadis, Fashion Muslim, DesakralisasiAbstract
Penelitian ini mengevaluasi fenomena komodifikasi hadis dalam industri fashion Muslim di Indonesia, sebuah sektor yang mengalami pertumbuhan eksponensial seiring dengan kebangkitan kelas menengah Muslim urban. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk membedah mekanisme pergeseran fungsi hadis dari teks otoritatif keagamaan menjadi instrumen branding dan copywriting komersial. Menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi agama, penelitian ini mengumpulkan data melalui studi pustaka, analisis konten media sosial, dan observasi terhadap materi promosi berbagai merek fashion Muslim terkemuka. Temuan kunci menunjukkan bahwa komodifikasi agama tidak hanya terjadi pada tingkat simbolik tetapi juga pada tingkat tekstual, di mana hadis-hadis tentang 'keindahan' (jamal) dan 'aurat' dimanipulasi untuk menciptakan narasi kesalehan aspirasional. Proses ini mengakibatkan desakralisasi teks suci, di mana hadis kehilangan konteks historisnya (asbab al-wurud) dan silsilah transmisinya (sanad) demi nilai tukar pasar. Meskipun hal ini memperluas jangkauan dakwah di ruang publik, terdapat risiko erosi otoritas keagamaan tradisional dan munculnya "agama intensitas rendah" yang sangat bergantung pada konsumsi material.











