PERAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN ANAK PERSPEKTIF IMAM GHAZALI DAN IBNU SINA

Studi Kasus Terhadap Fenomena Kriminalisasi Terhadap Guru

Authors

  • Bidayatul Hubbil Iffah Universitas KH. A. Wahab Hasbullah
  • M. Balya Asfihan Fajaron Universitas KH. A. Wahab Hasbullah
  • Lailatul Fitria Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Keywords:

Peran Orang Tua, Kriminalisasi Guru, Imam Al Ghozali, Ibnu Sina

Abstract

Fenomena kriminalisasi guru oleh orang tua siswa di Indonesia mengalami lonjakan signifikan sepanjang tahun 2024–2025, sebagaimana tercatat dalam Kanal Laporpres Kemendikbudristek. Hal ini mencerminkan pergeseran peran orang tua dari pendidik primer menjadi pengawas material semata, mengabaikan sinergi dengan guru sebagai pelanjut amanah pendidikan. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan library research dan analisis studi kasus untuk mengkaji peran orang tua perspektif Imam Al-Ghazali dalam karyanya Ihya' Ulum al-Din yang memandang anak sebagai amanah fitrah, dibentuk melalui pembiasaan, keteladanan, adab, serta larangan kekerasan dan Ibnu Sina, yang menganjurkan pendekatan holistik bertahap potensi kognitif, moral dan psikologis, tanpa paksaan, melalui fasilitasi keluarga sebagai lingkungan pertama. Data sekunder penelitian ini adalah teks klasik, jurnal, dan kebijakan yang dianalisis secara komparatif tematik. Hasil menunjukkan kelalaian orang tua di rumah sebagai akar kriminalisasi, kontras disiplin guru yang Islami. Kesimpulan merekomendasikan workshop musyawarah orang tua dan guru, integrasi modul "Pendidikan Keluarga Islam" di LMS, serta mediasi pra-hukum untuk sinergi efektif, mengembalikan pendidikan ke tujuan nasional UUD 1945 dan UU No. 14/2005 yaitu untuk membentuk manusia yang beriman, berkarakter, dan bertanggung jawab.

Downloads

Published

2026-01-07