ANALISIS HUBUNGAN GURU DAN MURID DALAM PENDIDIKAN ISLAM
Tinjauan Teori Exchange Dan Teori Feminisme
Keywords:
Hubungan Guru Dan Murid, Teori Exchange, Teori FeminismeAbstract
Hubungan antara guru dan murid dalam pendidikan Islam merupakan fondasi penting yang menentukan kualitas proses pembelajaran. Melalui tinjauan Teori Exchange dan Teori Feminisme, artikel ini menganalisis dinamika relasi tersebut secara lebih kritis dan komprehensif. Teori Exchange digunakan untuk memahami interaksi guru–murid sebagai hubungan timbal balik yang melibatkan pertukaran nilai, seperti ilmu, perhatian, motivasi, penghargaan, dan komitmen belajar. Analisis ini menunjukkan bahwa keseimbangan pertukaran dan adanya keterikatan emosional mampu memperkuat efektivitas proses pendidikan Islam. Sementara itu, Teori Feminisme dipakai untuk menelaah aspek relasi kuasa, kesetaraan gender, serta potensi bias dalam praktik pendidikan, terutama dalam konteks murid perempuan. Perspektif ini menegaskan pentingnya interaksi yang adil, inklusif, dan bebas dari dominasi, sejalan dengan nilai-nilai Islam yang menekankan keadilan, kasih sayang, dan penghargaan terhadap martabat manusia. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi kedua teori tersebut memperkaya pemahaman tentang hubungan guru–murid yang ideal: hubungan yang timbal balik, setara, berorientasi pada pengembangan holistik, dan berlandaskan etika pendidikan Islam. Artikel ini menegaskan bahwa membangun relasi guru–murid yang adil dan saling menguntungkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran serta mendukung terbentuknya karakter peserta didik yang berdaya.











