STUDI AL-QUR’AN DALAM BINGKAI PAI MODERAT : REAKTUALISASI TURATS DAN EVALUASI PEMBELAJARAN
Keywords:
Studi Al-Qur’an, PAI moderat, landing turats, moderasi beragama, evaluasi pembelajaran.Abstract
Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk sikap keberagamaan peserta didik yang moderat, toleran, dan berakar pada nilai-nilai Al-Qur’an. Tantangan globalisasi, radikalisme, serta krisis moral menuntut pengembangan PAI yang tidak hanya normatif-doktrinal, tetapi juga kontekstual dan relevan dengan realitas sosial. Artikel ini bertujuan mengkaji studi Al-Qur’an dan penerapannya dalam PAI moderat dengan pendekatan landing turats, yakni upaya membumikan khazanah klasik Islam agar dapat dipahami dan diaplikasikan secara kontekstual dalam pembelajaran modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) terhadap sumber-sumber Al-Qur’an, kitab turats, literatur moderasi beragama, serta kebijakan pendidikan Islam di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai moderasi dalam Al-Qur’an, seperti wasathiyyah, tasamuh, tawazun, dan i’tidal, memiliki landasan yang kuat dan relevan untuk dikembangkan dalam PAI. Penerapan landing turats memungkinkan integrasi antara teks klasik dan kebutuhan pedagogis kontemporer, sehingga pembelajaran PAI tidak terjebak pada konservatisme tekstual maupun liberalisme ekstrem. Evaluasi pembelajaran PAI moderat perlu dilakukan secara komprehensif, mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik, dengan menekankan internalisasi nilai moderasi dalam sikap dan perilaku peserta didik. Dengan demikian, studi Al-Qur’an yang kontekstual dan evaluasi pembelajaran yang tepat dapat memperkuat peran PAI sebagai sarana pembentukan karakter Islam moderat di lembaga pendidikan.











