LEGITIMASI PENGETAHUAN DAN NILAI DALAM PENDIDIKAN KALIGRAFI BERSANAD: STUDI KASUS PESANTREN KALIGRAFI SAKAL JOMBANG
Keywords:
filsafat ilmu, studi kasus, ontologi, epistemologi, aksiologi, pesantren, kaligrafi, sanad.Abstract
Penelitian ini mengkaji legitimasi pengetahuan dan nilai dalam pendidikan kaligrafi bersanad melalui studi kasus Pesantren Kaligrafi SAKAL Jombang. Fokus kajian diarahkan pada bagaimana “pengetahuan kaligrafi” dipahami (ontologi), bagaimana pengetahuan tersebut dianggap sah melalui mekanisme pembelajaran (epistemologi), serta nilai apa yang menyertai dan mengarahkan proses pendidikan (aksiologi). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal. Data dikumpulkan melalui observasi pembelajaran, wawancara semi-terstruktur dengan dua pengajar (U1, U2) dan dua santri (S1, S2), serta dokumentasi berupa lembar latihan bertanda tashih dan aturan/adab pembelajaran. Analisis dilakukan secara tematik dengan pengodean ONT/EPI/AKS dan triangulasi teknik-sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan kaligrafi dipahami sebagai gabungan keterampilan teknis dan kaidah normatif yang dibingkai oleh makna religius. Legitimasi epistemik dibentuk melalui rangkaian taqlidi–latihan berulang–tashih–pengesahan, dengan peran otoritas guru dan tradisi sanad sebagai penguat validitas. Pada sisi aksiologis, pendidikan kaligrafi bersanad menanamkan nilai adab, disiplin, kesabaran, dan ketelitian, sehingga nilai menjadi bagian yang mengarahkan proses sekaligus standar keberhasilan pembelajaran











