RELASI AFIRMASI DAN DO’A DALAM AL-QUR’AN
Kajian Tafsir Tematik Terkait Ayat-Ayat Afirmasi dan Do’a dalam Al-Qur’an
Keywords:
Do’a, Afirmasi, Al-Qur’an, Tafsir Tematik, Kesehatan Mental, Spiritualitas.Abstract
Berdo’a adalah bentuk ibadah utama dalam Islam yang memiliki peranan penting dalam kehidupan seorang Muslim. Berdo’a juga bukan hanya sekedar permintaan kepada Allah SWT saja, akan tetapi dengan melakukan berdo’a juga termasuk bentuk interaksi antara hamba dengan Tuhannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep afirmasi dalam do’a berdasarkan pandangan Al-Qur’an dengan pendekatan tafsir tematik (maudhu’i). Penelitian dilakukan melalui studi kepustakaan dengan metode deskriptif-kualitatif, dengan sumber data utama berupa Al-Qur’an serta tafsir-tafsir rujukan seperti Tafsir Ibnu Katsir, Al-Misbah, dan Tafsir Al-Azhar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa afirmasi dalam do’aberperan penting dalam membangun kesadaran spiritual serta memperkuat ketahanan mental. Unsur visualisasi tercermin dalam keyakinan yang kokoh dari para Nabi dan hamba-hamba pilihan Allah SWT dalam kisah Nabi Zakariya. Sementara itu, aktualisasi tampak melalui ajakan untuk melakukan amal shaleh dan menunjukkan sikap aktif dalam meraih jawaban atas do’a. Do’a yang diiringi keimanan dan usaha nyata mampu menghadirkan kedamaian batin dan semangat dalam menjalani kehidupan. Penelitian ini menyarankan agar do’a tidak hanya dipahami sebagai aktivitas ritual semata, melainkan juga sebagai media internalisasi nilai afirmatis yang berperan dalam pembentukan karakter. Afirmasi dalam Al-Qur’an mengajarkan bahwa keyakinan tanpa tindakan tak akan membuahkan hasil. Niai ini relevan dalam menghadapi tantangan hidup masa kini melalui spiritualitas yang kuat dan sikap yang proaktif.











